Candi Badut, Berwisata Sambil Melihat-lihat Peninggalan Sejarah di Malang
Malang adalah salah satu kota yang bersih dan sejuk di Jawa Timur, tanpa diragukan lagi, sudah terkenal sejak dulu. Sisa-sisa sejarah yang tersebar di sekitar Malang menampilkan bahwa tempat ini memainkan peran penting di masa depan dan membentang dari 112 ° 17 '10,90 ° sampai 112 ° 57' 0,00 ° BT Bujur dan memanjang dari 7 ° 44 '55,11 ° sampai 8 ° 26 '35,45 ° Lintang Selatan.

Bersyukurlah kita tinggal di negara yang sangat kaya akan kekayaan alam di berbagai daerah dari Sabang sampai Merauke. Karena itu lah tidak kaget jika di Indonesia anda bisa menemukan banyak sekali tujuan wisata yang menarik, baik yang buatan manusia atau yang alami. Di provinsi Jawa Timur, ada sebuah kabupaten yang terkenal dengan apelnya yaitu Malang. Malang sebagai salah satu destinasi favorit orang-orang untuk berlibur memiliki obyek wisata yang terbilang banyak dan pesonanya tidak perlu dipertanyakan lagi. Tempatnya yang berada di dataran tinggi juga memberikan suasana sejuk dan adem di kota ini, sehingga banyak orang betah menghabiskan waktu di Malang. Salah satu tempat rekreasi yang sayang jika anda lewatkan di sana adalah Candi Badut.

Candi Badut adalah obyek wisata yang bisa anda temukan di Desa Karang Besuki, Kecamatan Sukun, Kotamadya Malang, Jawa Timur. Malang selain banyak tempat wisata alamnya yang menarik untuk dikunjungi juga ada banyak tempat peninggalan sejarah yang bisa memberikan suasana berbeda untuk anda yang sedang berlibur. Di Candi Badut misalnya, anda bisa datang kesana dengan keluarga atau teman-teman anda.

Usia Candi Badut ini diperkirakan lebih dari 1400 tahun. Candi ini dibangun dengan maksud untuk memuliakan Resi Agastya yang sangat diagungkan oleh Raja Gajayana seperti yang tertera di Prasasti Dinoyo bertahun 760M. Gajayana juga membuat arca perwujudan dari Resi Agastya dari batu hitam. Namun sayang sekali arca ini tidak dapat ditemukan saat penggalian dan pembangunan kembali Candi Badut. Yang terdapat hanyalah Lingga dan Yoni, simbol Siwa dan Parwati serta arca Durga Mahisasuramardini.

Candi ini ditemukan tepatnya pada tahun 1921, di mana bentuknya pada saat itu hanya sebuah gundukan dari reruntuhan bebatuan bercampur tanah. Orang pertama yang memberitahukan keberadaan Candi Badut adalah Maureen Brecher, seorang kontrolir bangsa Belanda yang bekerja di Malang.

Di tempat wisata Candi Badut ini bangunan yg dibangun oleh raja terbuat dari batu andhesit dengan sketsa denah dari para ahli arkeolog berbentuk 4 persegi dimana mempunyai ukuran sekitar 17,27 meter x 14,04 meter. Dan memiliki tinggi mencapai 8 meter. Candi ini memiliki arah ke Barat. Candi Badut juga ternyata menjadi salah satu obyek wisata sejarah tertua di daerah Jawa Timur. Hal ini bisa dilihat dari jurnal rangkuman dimana menceritakan bahwa dibangun pada tahun 760 M.

Di dalam tubuh candi terdapat ruangan seluas sekitar 5,53 x 3,67 meter. Di tengah ruangan tersebut terdapat lingga dan yoni, yang merupakan lambang kesuburan bagi. Pada dinding di sekeliling ruangan terdapat relung-relung kecil yang tampaknya semula berisi arca.

 

Fasilitas di Candi Badut

Fasilitas yang ada di obyek wisata Candi Badut memang tidak terlalu banyak atau lengkap, namun ada beberapa yang bisa anda temui, seperti di antaranya adalah;

- Lahan parkir

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor, anda tidak perlu khawatir dengan masalah parkir karena di sana telah disediakan area parkir yang lumayan luas dan juga memadai.

- Warung atau tempat makan

Bermain-main di area Candi Badut berjam-jam pastinya membuat perut anda lapar. Tak perlu bingung apabila anda tidak ada waktu atau lupa untuk menyiapkan bekal. Di sekitar candi anda dapat menemukan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

- Gazebo

Dengan dibangunnya gazebo-gazebo di sana, anda bisa dengan santai duduk-duduk sembari menikmati pemandangan candi peninggalan sejarah dengan ditemani pepohonan di sekitar.

- Penginapan

Di sekitar area candi, untuk anda yang butuh tempat penginapan bisa mencari yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda. Atau anda juga bisa homestay di salah satu rumah penduduk.

- Toilet umum

Salah satu fasilitas penting ini juga telah disediakan di sana jadi anda tidak usah repot-repot mencari toilet di luar area candi.

 

Hunting Foto di Candi Badut

Walaupun wilayah obyek wisata ini tidak terlalu luas dan bukan wisata alam, anda masih bisa menyalurkan hobi fotografi anda dengan memanfaatkan pemandangan dari berbagai benda-benda bersejarah seperti beberapa peninggalan seperti prasasti, arca seperti durga, agastya dan juga lingga yoni dan yang lainnya. Ada juga spot menarik favorit pengunjung yang bisa anda gunakan sebagai latar belakang foto anda bersama teman-teman anda atau keluarga, yaitu di depan Selasa Pradaksi napatha dan hiasan Kalamakara. Jika anda sudah puas mendapatkan banyak foto, anda bisa mengunggahnya di berbagai media sosial yang anda punya. Dengan begitu anda bisa membantu untuk lebih memperkenalkan obyek wisata sejarah ini kepada masyarakat luas agar mereka tertarik untuk datang.

 Baca juga : Luweng Ombo, Berwisata Sambil Melihat Fenomena Goa Vertikal

Akses Jalan Menuju ke Candi Badut

Bagi para wisatawan yg hendak mengunjungi Candi Badut ini bisa menggunakan kendaraan pribadi dan angkutan umum. Harap memperhatikan petunjuk dengan benar. Pasalnya jalan menuju ke candi ini cukup kecil dan samar. Bisa pula menggunakan aplikasi Google Map yg akan menyajikan peta atau denah menuju ke kawasan wisata sejarah ini.

 

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Candi Badut

Obyek wisata Candi Badut dibuka selama 24 jam untuk para wisatawan yang mau berkunjung, dan juga anda yang akan kesana tidak perlu membayar tiket masuk, hanya perlu membayar biaya tiket parkir saja bagi yang membawa kendaraan pribadi.

 

Tips Berlibur ke Candi Badut

  • Pastikan anda dalam kondisi yang prima
  • Pakailah alas kaki yang nyaman
  • Persiapkan kendaraan yang akan anda gunakan
  • Bawalah bekal makanan dan minuman dari rumah

Tempat Wisata Lainnya