Candi Dermo, Berwisata Sambil Menikmati Benda Peninggalan Sejarah
Sidoarjo walaupun namanya masih kalah dengan kota tengganya yaitu Surabaya ternyata menyimpan beberapa obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi. Selain itu bagi anda yang gemar berbelanja, di sana juga ada sentra perajin tas dan dompet yang sangat terkenal.

Di negara kita Indonesia yang tercinta sejak dahulu memang sudah kaya akan budaya, termasuk di pulau Jawa sendiri. Kerajaan-kerajaan yang muncul pada jaman dahulu kala di berbagai daerah di Jawa Timur tentunya meniunggalkan banyak benda-benda bersejarah, mulai dari senjata, perhiasan, prasasti, candi dan yang lainnya. Sekali-sekali tidak ada salahnya kita sebagai masyarakat yang tinggal di Indonesia mempelajari lebih dalam tentang hal-hal bersejarah di sekitar kita. Caranya pun mudah dan bisa anda buat menyenangkan dengan berkunjung ke tempat-tempat yang bersejarah. Sambil menyelam minum air. Sambil berekreasi, anda bisa mempelajari sejarah yang pernah terjadi di negara kita. Di Sidoarjo, pastikan anda tidak melewatkan Candi Dermo dari daftar tempat wisata yang akan anda kunjungi.

Candi Dermo adalah salah satu candi yang bisa anda temui di Dusun Candi Santren, Desa Candi Negoro, Kec. Wonoayu, Kab. Sidoarjo, Jawa Timur. Di Sidoarjo memang sudah terkenal dengan kerajinan tas dan dompetnya yang membuat obyek wisata lain di sana agak tertutup pamornya. Tidak banyak yang tahu jika di Sidoarjo anda bisa menemukan sebuah bangunan peninggalan sejarah yaitu sebuah candi yang bernama Candi Dermo.

Sebagai salah satu obyek wisata yang bersejarah di Sidoarjo, Candi Dermo ini sangat dijaga dan dirawat untungnya (karena banyak candi yang tidak terawat juga). Candi Dermo berusia sekitar 14 abad namun bangunan candi ini telah mengalami cukup banyak perbaikan dan saat ini dalam proses pemugaran, banyak bagian candi yang mengalami kerusakan yang mungkin di sebabkan oleh tangan-tangan para pengunjung yang tidak bertanggung jawab ataupun termakan waktu yang sudah cukup lama. Candi Dermo ini dulu mempunyai empat arca yang menempel di dinding-dindingnya akan tetapi sekarang sudah di lepas oleh juru kunci candi karena ada salah satu bagian arca yang hilang. Tetapi candi ini masih terlihat jelas dan bagus.

Di area kompleks Candi Dermo, ada 4 buah Arca dengan 2 macam jenis, yakni Arca Manusia Bersayap dan Arca Kolo. Tetapi sayang sekali, sekarang salah satu dari arca-arca tersebut ada yang sudah hancur, sehingga kini Candi Dermo hanya memiliki 3 Arca saja, dan pemugaran pernah dilakukan selama 2 kali sekitar tahun 1905-1914, yaitu pada masa Penjajahan Belanda, sehingga sebagian badan candi sudah direnovasi.

Luas kompleks Candi ini tak begitu luas. Bangunan candi dengan tinggi 11.05 m, panjang 10.84 m dan lebar 10.77 ini memiliki luas halaman sekitar 22 m x 20 m dengan sebuah pos kecil di pelataran depan. Walaupun begitu tempat ini masih sangat menarik untuk dikunjungi terutama dengan anak anda agar mereka mengetahui benda-benda peninggalan sejarah dari kerajaan-kerajaan yang pernah ada di Indonesia.

 

Fasilitas di Candi Dermo

Fasilitas yang ada di obyek wisata Candi Dermo memang tidak terlalu banyak atau lengkap, namun ada beberapa yang bisa anda temui, seperti di antaranya adalah;

- Lahan parkir

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor, anda tidak perlu khawatir dengan masalah parkir karena di sana telah disediakan area parkir yang lumayan luas dan juga memadai.

- Warung atau tempat makan

Bermain-main di pantai berjam-jam pastinya membuat perut anda lapar. Tak perlu bingung apabila anda tidak ada waktu atau lupa untuk menyiapkan bekal. Di sekitar area wisata dapat menemukan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

- Gazebo

Dengan dibangunnya gazebo-gazebo di sana, anda bisa dengan santai duduk-duduk sembari menikmati pemandangan candi.

- Penginapan

Di sekitar area wisata, untuk anda yang butuh tempat penginapan bisa mencari yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda.

- Toilet umum

Salah satu fasilitas penting ini juga telah disediakan di sana jadi anda tidak usah repot-repot mencari toilet.

- Mushola

Bagi anda yang ingin menunaikan ibadah sholat bisa langsung menuju ke mushola yang sudah ada di sana.

 

Hunting Foto di Candi Dermo

Walaupun wilayah obyek wisata ini tidak terlalu luas dan bukan wisata alam, anda masih bisa menyalurkan hobi fotografi anda dengan memanfaatkan pemandangan dari berbagai benda-benda bersejarah seperti Candi Dermo dan yang lainnya. Ada juga spot menarik favorit pengunjung yang bisa anda gunakan sebagai latar belakang foto anda bersama teman-teman anda atau keluarga, yaitu di depan arca-arca yang ada di sana, Arca Manusia Bersayap dan Arca Kolo. Jika anda sudah puas mendapatkan banyak foto, anda bisa mengunggahnya di berbagai media sosial yang anda punya. Dengan begitu anda bisa membantu untuk lebih memperkenalkan obyek wisata sejarah ini kepada masyarakat luas agar mereka tertarik untuk datang.

 Baca juga : Monumen Tumpak Rinjing, Berwisata Sambil Mengenang Jasa Para Pahlawan

Akses Jalan Menuju ke Candi Dermo

Bagi anda yang ingin menuju ke tempat obyek wisata ini, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor dan langsung saja arahkan kendaraan anda  kesulitan untuk menemukan lokasinya, anda bisa menyalakan aplikasi gps anda untuk menuntun anda menuju ke Candi Dermo. Untuk lebih mudahnya lagi anda juga bisa naik transportasi umum yang banyak melewati sana.

 

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Candi Dermo

Obyek wisata Candi Dermo dibuka selama 24 jam untuk para wisatawan yang mau berkunjung, dan juga anda yang akan kesana tidak perlu membayar tiket masuk, hanya perlu membayar biaya tiket parkir saja bagi yang membawa kendaraan pribadi.

 

Tips Berlibur ke Candi Dermo

  • Pastikan anda dalam kondisi yang prima
  • Pakailah alas kaki yang nyaman
  • Persiapkan kendaraan yang akan anda gunakan
  • Bawalah bekal makanan dan minuman dari rumah
  • Jangan mencoret-coret dinding candi
  • Buanglah sampah pada tempatnya
Loading...

Artikel Terkait