Candi Lor, Berwisata Sambil Menikmati Keeksotisan Peninggalan Jaman Sejarah
Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu objek wisata di Jawa Timur yang memiliki beberapa tempat wisata yang menawan. Pesona indah tempat wisata, keasyikan situs bersejarah dan pesona budaya dan seni Kabupaten Nganjuk adalah alasan untuk mengunjungi lokasi ini.

Padatnya kegiatan atau kerjaan yang anda lakukan sehari-hari sering memberikan perasaan stres dan tekanan yang berat dalam hidup anda, maka dari itu liburan terbilang penting agar anda bisa melemaskan otot di badan anda dan menikmati keindahan alam yang diciptakan Yang Maha Kuasa sekaligus melarikan diri dari penatnya keadaan kota yang penuh dengan kemacetan dan polusi udara yang bisa merusak kesehatan. Malang sebagai salah satu kabupaten di Jawa Timur bisa menjadi tujuan wisata yang pas terutama jika anda mencari obyek wisata alam, karena di sana anda bisa menemukan banyak sekali wisata alam yang mengagumkan termasuk yang akan kita bahas kali ini yaitu Candi Lor.

Candi Lor adalah salah satu tempat wisata yang bisa anda temukan di desa Candirejo kecamatan Loceret kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Dengan pengaruh kerajaan-kerajaan yang dulu pernah berkuasa di Pulau Jawa, wilayah ini memiliki banyak peninggalan bersejarah, dari mulai senjata, perhiasan, prasasti, arca sampai candi. Di Jawa Timur sendiri banyak candi-candi yang tersebar di beberapa daerah, termasuk Nganjuk yang memiliki Candi Lor. Candi Lor yang disebut sebagai cikal bakal lahirnya kota Nganjuk ini memiliki arsitektur bangunan yang masih sama seperti dulu dan belum pernah dilakukan pemugaran atau renovasi walaupun beberapa bagian candi ada yang sudah rusak. Meski begitu, sepertinya kerusakan tersebut menjadi suatu daya tarik unik yang disukai pengunjung.

Sedikit sejarah mengenai Candi Lor. Dari prasasti Anjuk Ladang, diketahui bahwa Mpu Sindok, raja Mataram Hindu yang bergelar Sri Maharaja Sri Isyana Wikrama Dharmottunggadewa memerintahkan Rakai Hinu Sahasra, Rakai Baliswara serta Rakai Kanuruhan pada tahun  859 Caka atau 937 Masehi untuk membangun sebuah bangunan suci bernama Srijayamerta sebagai pertanda penetapan kawasan Anjuk Ladang (kemudian nama ini menjadi "Nganjuk") sebagai kawasan swatantra atas jasa warga Anjuk Ladang dalam peperangan melawan tentara Melayu.

Pada bangunan Candi Lor ini anda juga bisa menemukan 2 buah makam, yaitu Abdu Dalem Kinasih Empu Sindok yang bernama: Eyang Kerto dan Eyang Kerti. Selain terdapat makam, juga kita dapat jumpai pohon yang sangat besar yang umurnya kurang lebih 500 tahun. Pohon kepuh ini berdiri di atas bangunan candi. Bahan baku pada bangunan Candi Lor adalah bata berukuran tinggi 5,6 m, panjang 7 m dan lebar 4,2 m.

Bila anda berkunjung kesana, anda tidak hanya mendapatkan pemandangan candi yang eksotis dan elok, anda juga bisa merasakan nuansa sejuk yang ada di sana. Selain itu bila anda mengajak anak-anak, anda bisa menceritakan sedikit sejarah tentang Candi Lor kepada mereka.

 

Fasilitas di Candi Lor

Fasilitas yang ada di obyek wisata Candi Lor memang tidak terlalu banyak atau lengkap, namun ada beberapa yang bisa anda temui, seperti di antaranya adalah;

- Lahan parkir

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor, anda tidak perlu khawatir dengan masalah parkir karena di sana telah disediakan area parkir yang lumayan luas dan juga memadai.

- Warung atau tempat makan

Setelah puas melihat-lihat area candi di berjam-jam pastinya membuat perut anda lapar. Tak perlu bingung apabila anda tidak ada waktu atau lupa untuk menyiapkan bekal. Di sekitar pantai anda dapat menemukan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

- Gazebo

Dengan dibangunnya gazebo-gazebo di sana, anda bisa dengan santai duduk-duduk sembari menikmati pemandangan candi di depan anda dan pegunungan di sekitarnya.

- Penginapan

Di sekitar area wisata Candi Lor, untuk anda yang butuh tempat penginapan bisa mencari yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda.

- Toilet umum

Salah satu fasilitas penting ini juga telah disediakan di sana jadi anda tidak usaj repot-repot mencari toilet di luar area candi.

 

Hunting Foto di Candi Lor

Dengan maraknya media sosial akhir-akhir ini, membuat orang-orang yang pergi berwisat berlomba-lomba mendapatkan foto yang terbaik untuk bisa diupload dan dilihat banyak orang. Maka dari itu kamera handphone atau kamera professional sepertinya tidak boleh absen jika anda sedang berekreasi. Di Candi Lor, anda bisa menyalurkan hobi berfoto anda dengan memfoto uniknya bangunan candi. Walaupun memang sudah rusak di sana sini, sepertinya hal itu semakin menambah estetika dan rasa autentik tersendiri. Sendiri ataupun bersama keluarga, teman-teman anda bisa berfoto dengan latar belakan candi dan juga pemandangan di sekitarnya yang elok. Pastikan anda upload ke berbagai media sosial yang anda punya agar bisa lebih memperkenalkan obyek wisata ini.

 Baca juga : Petungsewu Wildlife Education, Berwisata Sambil Mengikuti Program Edukasi

Akses Jalan Menuju ke Candi Lor

Bagi anda yang ingin menuju ke tempat obyek wisata ini, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor dan langsung saja arahkan kendaraan anda  kesulitan untuk menemukan lokasinya, anda bisa menyalakan aplikasi gps anda untuk menuntun anda menuju ke desa Candirejo kecamatan Loceret. Untuk lebih mudahnya lagi anda juga bisa naik transportasi umum yang banyak melewati sana.

 

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Candi Lor

Obyek wisata Cemoro Sewu dibuka selama 24 jam untuk para wisatawan yang mau berkunjung, dan juga anda yang akan kesana tidak perlu membayar tiket masuk, hanya perlu membayar biaya tiket parkir saja bagi yang membawa kendaraan pribadi.

 

Tips Berlibur ke Candi Lor

  • Pastikan anda dalam kondisi yang prima
  • Jangan mencoret-coret dinding candi
  • Persiapkan kendaraan yang akan anda gunakan
  • Bawalah bekal makanan dan minuman dari rumah

 

 

Tempat Wisata Lainnya