Candi Ngetos, Berwisata Sambil Mengenal Tempat Pendharmaan Hayam Wuruk
Kabupaten Nganjuk merupakan salah satu objek wisata di Jawa Timur yang memiliki beberapa tempat wisata yang menawan. Pesona indah tempat wisata, keasyikan situs bersejarah dan pesona budaya dan seni Kabupaten Nganjuk adalah alasan untuk mengunjungi lokasi ini.

Di negara kita Indonesia yang tercinta sejak dahulu memang sudah kaya akan budaya, termasuk di pulau Jawa sendiri. Kerajaan-kerajaan yang muncul pada jaman dahulu kala di berbagai daerah di Jawa Timur tentunya meninggalkan banyak benda-benda bersejarah, mulai dari senjata, perhiasan, prasasti, candi dan yang lainnya. Sekali-sekali tidak ada salahnya kita sebagai masyarakat yang tinggal di Indonesia mempelajari lebih dalam tentang hal-hal bersejarah di sekitar kita. Caranya pun mudah dan bisa anda buat menyenangkan dengan berkunjung ke tempat-tempat yang bersejarah. Sambil menyelam minum air. Sambil berekreasi, anda bisa mempelajari sejarah yang pernah terjadi di negara kita. Di Nganjuk, pastikan anda tidak melewatkan Candi Ngetos dari daftar tempat wisata yang akan anda kunjungi.

Candi Ngetos adalah salah satu candi di pulau Jawa yang lokasi tepatnya berada di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos, yang berjarak 17 Km dari arah Nganjuk Jawa Timur. Di antara masyarakat Nganjuk sekitarnya, candi ini sudah populer dari lama. Candi Ngetos adalah sebuah candi yang penting dari jaman Majapahit dan letaknya di lereng utara Gunung Wilis. Candi yang dikenal sebagai candi tempat persemayaman abu jenazah Prabu Hayam Wuruk tersebut memiliki ciri bangunan Majapahit. Di papan keterangan yang ada di sana tertulis bahwa candi ini dibuat pada abad ke 15. Sayang sekali bentuk asli candi ini secara fisik sudah rusak, bahkan beberapa bagiannya sudah hilang.

Sejarah mengenai Candi Ngetos belum banyak diketahui. Berdasarkan mitos yang berkembang, candi ini dipercaya sebagai tempat pendharmaan Hayam Wuruk, raja terbesar Majapahit yang bergelar Rajasa Negara. Yang mendirikan candi ini adalah paman Hayam Wuruk, yakni Raja Ngabei Siloparwoto dengan patihnya bernama Raden Bagus Condrogeni/ Condromowo dari kerajaan vassal Majapahit yang bernama Ngatas Angin (sekarang di sekitar Nganjuk). Candi ini didirikan di lereng Gunung Wilis yang merupakan salah satu gunung suci di tanah Jawa. Pendirian candi yang terletak di lereng gunung dimaksudkan agar bangunan suci berada lebih dekat dengan kediaman para dewa. Karena menurut kepercayaan pada masa silam, puncak gunung merupakan kediaman para dewa.

Karena letaknya di lereng gunung, anda tidak hanya akan mendapatkan pandangan Candi Ngetos, namun juga bisa melihat pepohonan dan tumbuh-tumbuhan yang tumbuh di sekitar. Selain itu udara yang di sana terasa sejuk dan adem, membuat pengunjung yang datang merasa betah. Jadi tunggu apalagi, jika anda ingin berwisata sambil mengenang sejarah, anda bisa datang ke Candi Ngetos.

 

Fasilitas di Candi Ngetos

Fasilitas yang ada di obyek wisata Candi Ngetos memang tidak terlalu banyak atau lengkap, namun ada beberapa yang bisa anda temui, seperti di antaranya adalah;

- Lahan parkir

Bagi anda yang membawa kendaraan pribadi baik mobil atau motor, anda tidak perlu khawatir dengan masalah parkir karena di sana telah disediakan area parkir yang lumayan luas dan juga memadai.

- Warung atau tempat makan

Bermain-main di sekitar candi selama berjam-jam pastinya membuat perut anda lapar. Tak perlu bingung apabila anda tidak ada waktu atau lupa untuk menyiapkan bekal. Di sekitar pantai anda dapat menemukan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual makanan dan minuman dengan harga terjangkau.

- Gazebo

Dengan dibangunnya gazebo-gazebo di sana, anda bisa dengan santai duduk-duduk sembari menikmati pemandangan candi-candi dan pepohonan hijau di sekitarnya.

- Penginapan

Di sekitar area candi, untuk anda yang butuh tempat penginapan bisa mencari yang sesuai dengan budget dan kebutuhan anda.

- Toilet umum

Salah satu fasilitas penting ini juga telah disediakan di sana jadi anda tidak usaj repot-repot mencari toilet di luar area candi.

 

Hunting Foto di Candi Ngetos

Di Candi Ngetos ini bagi anda yang menggemari seni fotografi bisa mengambil gambar dari spot-spot yang menarik. Pemandangan candi yang berwarna merah dengan bentuk unik pastilah sangat menarik untuk diabadikan lalu diposting ke media sosial anda agar banyak tahu tentang keindahan Candi Ngetos. Selain itu ada lokasi yang juga banyak digunakan para wisatawan lokal maupun luar negeri untuk berfoto bersama teman-teman atau hanya sekedar bersekfie ria, lokasi tersebut adalah di sekitar pepohonan rindang di sekitar area candi dan di depan relief-relief yang terpahat indah. Anda bisa meminta orang lain untuk mengambil foto anda saat anda duduk atau berdiri ditemani latar belakang candi yang indah.

 Baca juga : Jurang Gathuk, Berwisata Sambil Napak Tilas

Akses Jalan Menuju ke Candi Ngetos

Rute yang anda bisa lalui adalah rute standar untuk menuju Nganjuk, rute ini sangat mudah diikuti. Berikut rincian rute dari Blitar menuju Candi Ngetos: Blitar – Srengat – Kediri – Pace (Nganjuk) – Berbek – Ngetos. Poin penting rute ini adalah pada pertigaan Kantor Camat Pace, dari pertigaan tersebut rute yang tercepat berada pada percabangan sebelah kiri. Dengan menyusuri rute tersebut kami sampai di Berbek. Dari Berbek anda lanjutkan perjalanan ke arah Sedudo, tapi tidak sampai jauh kami sudah menjumpai plang menuju Candi Ngetos. Dengan mengikuti petunjuk dari plang tersebut anda bisa sampai di Candi Ngetos.

 

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Candi Ngetos

Obyek wisata Candi Ngetos dibuka selama 24 jam untuk para wisatawan yang mau berkunjung, dan juga anda yang akan kesana tidak perlu membayar tiket masuk, hanya perlu membayar biaya tiket parkir saja bagi yang membawa kendaraan pribadi.

 

Tips Berlibur ke Candi Ngetos

  • Pastikan anda dalam kondisi yang prima
  • Pakailah alas kaki yang nyaman
  • Persiapkan kendaraan yang akan anda gunakan
  • Bawalah bekal makanan dan minuman dari rumah
Loading...

Artikel Terkait