Candi Singosari, Berwisata Sambil Belajar Sejarah Dinasti Singosari
Malang adalah salah satu kota yang bersih dan sejuk di Jawa Timur, tanpa diragukan lagi, sudah terkenal sejak dulu. Sisa-sisa sejarah yang tersebar di sekitar Malang menampilkan bahwa tempat ini memainkan peran penting di masa depan dan membentang dari 112 ° 17 '10,90 ° sampai 112 ° 57' 0,00 ° BT Bujur dan memanjang dari 7 ° 44 '55,11 ° sampai 8 ° 26 '35,45 ° Lintang Selatan.

Negara kita yang tercinta sejak dahulu memang sudah kaya akan budaya, termasuk di pulau Jawa sendiri. Kerajaan-kerajaan yang muncul pada jaman dahulu kala di berbagai daerah di Jawa Timur tentunya meninggalkan banyak benda-benda bersejarah, mulai dari senjata, perhiasan, prasasti, candi dan yang lainnya. Sekali-sekali tidak ada salahnya kita sebagai masyarakat yang tinggal di Indonesia mempelajari lebih dalam tentang hal-hal bersejarah di sekitar kita. Caranya pun mudah dan bisa anda buat menyenangkan dengan berkunjung ke tempat-tempat yang bersejarah. Sambil menyelam minum air. Sambil berekreasi, anda bisa mempelajari sejarah yang pernah terjadi di negara kita. Di Malang, pastikan anda tidak melewatkan Candi Singosari dari daftar tempat wisata yang akan anda kunjungi.

Candi Singosari adalah salah satu tujuan wisata yang berlokasi di Desa Candirenggo, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Candi-candi di Jawa Timur, terutama yang ada di Malang sebagian besar memiliki hubungan sejarah yang kuat dengan Kerajaan Singosari. Dinasti Singosari adalah keturunana dari Ken Dedes dan kedua suaminya, Tunggul Ametung dan Ken Arok. Sejarah tentang kerajaan ini juga melahirkan legenda terkenal tentang keris buatan Mpu Gandring.

Bangunan Candi Singosari ini berada di lahan yang berukuran 200 x 400 meter. Dalam kompleks candi ini, ada beberapa beberapa candi lainnya yang merupakan satu kesatuan. Sedangkan bangunan candi utama sendiri berukuran 14 x 14 meter dengan ketinggian mencapai 15 meter. Pada dinding candi ini, terdapat relief – reliref yang terpahat indah.

Di dalam kompleks percandian ini ada juga sepasang arca raksasa Dwarapala yang tingginya 4 meter. Uniknya, arca raksasa tersebut membawa gada namun menghadap ke bawah. Maknanya adalah, walaupun penjaganya adalah raksasa, namun mereka menyambut dengan rasa belas kasih. Sebenarnya terdapat juga arca – arca lain di Candi Singosari ini. Namun, arca – arca tersebut berada di Monumen Nasional dan ada juga yang berada di Kerajaan Belanda.

Selain terdapat patung raksasa, di kompeks Candi Singosari ini juga terdapat banyak artefak peninggalan jaman dulu. Artefak – artefak ini terdapat berbagai bentuk, ada yang berupa arca atau bagian bangunan. Benda – benda sejarah tersebut adalah hasil temuan dari sekitar lokasi kompleks percandian. Hal ini tidak mengherankan, karena dulunya tempat ini diduga dekat dengan pusat Kerajaan Singosari. Namun sayangnya, saat ini hanya Candi Singosari yang berhasil diketemukan.

Candi Singosari dibangun dengan bentuk menyerupai limas, yaitu batu-batu andesit disusun dari bawah hingga ke atas lalu dipahat dengan bagian atas lebih kecil dari bagian bawah candi. Bagian-bagian dari Candi Singosari juga memiliki fungsi yang memiliki arti tersendiri. Batur (pondasi), kaki candi, tubuh candi dan atap memiliki fungsi yang berbeda-beda kegunaannya.

Pada bagian Batur atau pondasi dipercaya berfungsi sebagai pondasi yang menjadi tonggak berdirinya Candi Singosari. Kaki Candi Singosari menjadi ruangan relung-relung yang ada disini. Selain itu, terdapat arca Resi Agastya yang dipercaya sebagai penyebar agama hindu dari India ke tanah Jawa.

 

Fasilitas di Candi Singosari

Bagi anda yang ingin berkunjung ke wisata sejarah Candi Singosari, jangan khawatir karena di sini telah ada beberapa fasilitas yang disediakan untuk pengunjung yang datang, seperti di antaranya adalah;

- Lahan parkir

Jika anda mengunjungi tempat wisata ini menggunakan kendaraan pribadi, anda tidak perlu lagi memikirkan masalah lahan parkir karena di tempat ini sudah ada area parkir yang memadai untuk kendaraan bermotor anda.

- Warung atau tempat makan

Bagi anda yang merasa lapar atau haus namun tidak membawa bekal sendiri, di luar area Candi Singosari anda bisa menemukan warung-warung milik penduduk lokal yang menjual makanan dan minuman

- Toilet umum

Salah satu fasilitas penting yang sepertinya harus ada di setiap obyek wisata ini juga telah disediakan pihak pengelola. Jadi untuk anda yang ingin buang air kecil tinggal mencari toilet yang ada di sekitar area sana.

- Gazebo

Selesai dari melihat-lihat candi anda bisa memanfaatkan gazebo di sana untuk bersantai, duduk-duduk sembari menikmati sejuknya semilir angin dan pemandangan alami yang ada di sekeliling anda.

 

Hunting Foto di Candi Singosari

Sudah dari dulu bila ada orang yang berekreasi ke suatu tempat sepertinya wajib untuk membawa kamera. Jadi walaupun anda tidak membeli souvenir, anda masih punya kenang-kenangan yang bisa anda lihat nantinya. Bagi yang suka fotografi di outdoor atau luar ruangan, anda bisa menyalurkan hasrat anda untuk mengabadikan momen-momen dan pemandangan yang ada di Candi Singosari. Bentuk candi yang unik dan eksotis sangat pas sebagai latar belakang foto anda, selain itu anda juga memfoto relief-relief yang terlihat menghiasi dinding candi. Jangan lupa ada arca raksasa yang memegang gada bisa anda jadikan spot foto berikutnya, yang jelas anda bebas mengeksplor area agar bisa mendapatkan foto yang bagus. Setelah itu anda bisa mengunggah foto-foto yang anda dapat ke media sosial milik anda.

 Baca juga : Pantai Bantol, Berwisata Sambil Memancing Lobster

Akses Jalan Menuju ke Candi Singosari

Bila anda mau mengunjungi Candi Singosari, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor. Dari Jalan Mondoroko, silakan anda cari Bank BCA KCP Singosari. Disebelah bank tersebut, terdapat jalan Kertanegara. Silakan ikuti jalan Kertanegara tersebut hingga menemukan bangunan Candi Singosari yang berada di sebelah kanan (utara) jalan.

 

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Candi Singosari

Obyek wisata Candi Singosari dibuka selama 24 jam untuk para wisatawan yang mau berkunjung, dan juga anda yang akan kesana tidak perlu membayar tiket masuk, hanya perlu membayar biaya tiket parkir saja bagi yang membawa kendaraan pribadi.

 

Tips Berlibur ke Candi Singosari

  • Pastikan anda dalam kondisi yang prima
  • Persiapkan kendaraan yang akan anda gunakan
  • Bawalah bekal makanan dan minuman dari rumah
  • Jangan mencoret-coret dinding candi

Tempat Wisata Lainnya