Dam Betuk, Waduk dengan Panorama Kebun Sawit dan Karet
Dam Betuk merupakan sebuah bendungan atau waduk yang beralih fungsi menjadi tempat wisata. Bendungan ini mulanya dibuat untuk irigasi ladang dan kebun karet disekitarnya. Namun karena keindahan yang dimiliki, waduk ini pun kini semakin ramai dikunjungi wisatawan.

Seiring berjalannya waktu, banyak tempat-tempat wisata baru yang bermunculan di Kabupaten Merangin. Masyarakat lokal pun mempunyai banyak pilihan untuk menghabiskan waktu akhir pekan bersama keluarga dan orang-orang terdekat. Selain beberapa danau alami, terdapat pula sebuah bendungan yang keindahannya cukup mempesona, tempat wisata ini dikenal masyarakat sebagai Dam Betuk.

Panorama yang ditawarkan Dam Betuk ini cukup menawan, dengan hamparan air tenang serta dikelilingi pepohohan, dan juga perkebunan warga. Suasana asri bisa dirasakan wisatawan, waduk ini juga sangat cocok untuk bersantai serta melepas penat. Hembusan semilir angin yang tiada berhenti juga akan memanjakan pengunjung saat berada di tempat wisata ini.

Dam Betuk

Secara administratif, Dam Betuk terletak pada Desa Tambang Baru, Kecamatan Tabir Lintas, Kabupaten Merangin, Jambi. Lokasi waduk berjarak sekitar 30 kilometer dari Kota Bangko, yang bisa ditempuh dengan berkendara selama kurang lebih 45 menit. Terdapat pula angkutan umum yang bisa digunakan, namun mengendarai kendaraan pribadi tentu lebih praktis dan fleksibel.

Wisatawan bisa melewati Jalan Lintas Tengah Sumatera untuk menuju Dam Betuk. Saat memasuki gapura waduk, pengunjung akan disambut dengan deretan pohon karet disepanjang kiri dan kanan jalan. Sering pula banyak gerombolan monyet yang berkeliaran di kebun karet ini. Wisatawan bisa memberi makan monyet-monyet tersebut, tetapi harus tetap waspada dan menjaga jarak.

Pesona Dam Betuk

Memiliki luas yang mencapai 100 hektar, Dam Betuk sejatinya dibangun untuk keperluan irigasi sawah dan kebun disekitarnya. Namun kini waduk ini juga menjadi tempat wisata karena memiliki panorama yang mempesona. Meskipun air pada waduk tak begitu jernih, namun suasana yang ditawarkan tetap saja mampu memanjakan wisatawan.

Waduk dikelilingi oleh kebun karet dan juga ladang sawit, sehingga panorama hijaunya pepohonan akan sangat sejuk dipandang mata. Nama betuk sendiri didapat dari banyak jenis ikan betok, atau betuk yang tinggal di waduk. Masyarakat pun akhirnya mengenal waduk dengan sebutan Dam Betuk.

Dam Betuk

Pada pinggir waduk, terdapat pepohonan rindang serta lahan yang cukup luas untuk piknik. Wisatawan bisa menggelar tikar dibawah pohon, sambil menyantap bekal yang dibawa. Tempat ini memang sangat nyaman untuk berekreasi bersama keluarga. Anak-anak pun akan merasa senang berwisata di waduk, karena terkadang ada pertunjukan atraksi kesenian seperti kuda lumping di tepi waduk.

Dam Betuk juga menjadi tempat budidaya ikan dengan metode keramba. Berbagai jenis ikan seperti ikan nila dapat dijumpai di waduk ini. Sekitar 70 keramba tersebar pada waduk, dan wisatawan pun bisa melihat gerombolan ikan tersebut. Rencananya, pemerintah setempat akan terus memajukan waduk ini dengan membangun pasar ikan didekatnya.

Selain menikmati keindahan waduk, wisatawan juga bisa melihat aktivitas warga setempat yang tengah mencari ikan. Pengunjung pun bisa mengelilingi waduk dengan naik perahu milik nelayan ini. Namun wisatawan harus meminta izin terlebih dahulu kepada pemiliki perahu. Menyusuri waduk dengan naik perahu sangat mengasyikkan, dan wisatawan bisa lebih dekat melihat aneka keindahan yang ditawarkan waduk.

Dam Betuk juga menawarkan pemandangan yang tak kalah mempesona dikala senja. Saat matahari terbenam panorama yang disajikan sangat indah, dengan rona matahari perlahan seolah ditelan waduk. Fenomena sunset ini juga menjadi daya tarik tersendiri, sehingga banyak wisatawan yang datang menjelang sore hari.

Fasilitas Dam Betuk

Meskipun tak begitu lengkap, di Dam Betuk ini terdapat beberapa fasilitas yang cukup memadai. Wisatawan bisa menemukan pos retribusi, tempat parkir yang cukup nyaman dan luas, dan juga kamar mandi. Pemerintah setempat juga berencana akan membangun beberapa fasilitas baru seperti pusat jajanan, pemberian wahana bermain air, dan masih banyak lagi.

Saat ini memang masih sedikit warung atau pedagang yang berjualan di sekitar waduk, namun wisatawan bisa makan bersama ditepian waduk dengan membawa bekal sendiri dari rumah. Pada waduk ini memang belum disediakan perahu wisata, namun apabila ingin berkeliling waduk wisatawan bisa bertanya langsung pada nelayan yang memiliki perahu.

Baca Juga: Danau Kumbang, Danau Eksotis di Puncak Gunung Masurai

Sedangkan untuk wisatawan yang ingin menginap, penginapan terdekat bisa ditemukan pada Kota Bangko yang hanya berjarak sekitar 30 kilometer dari lokasi waduk. Berwisata di Dam Betuk, merupakan alternatif yang menarik saat berada di Kabupaten Merangin, berikut beberapa kegiatan yang bisa kamu lakukan saat berada di waduk.

Menikmati Keindahan Waduk

Ketika kamu hendak refreshing dan bingung mau kemana, kamu bisa datang ke Dam Betuk ini. Suasana asri yang ditawarkan, serta panorama sekitar berupa deretan ladang karet bisa kamu nikmati disini. Kamu juga bisa mengajak teman, atau keluarga untuk bersama-sama bertamasya di waduk. Bawalah tikar dari rumah, maka kamu bisa bersantai sepuasnya di pinggir waduk.

Selain itu, kamu juga bisa berkeliling waduk dengan menaiki perahu yang dimiliki nelayan. Tentunya berpetualang menelusuri waduk sangat seru, dan kamu bisa lebih menikmati spot-spot indah yang dimiliki waduk ini. Saat sore hari, di tepian waduk kamu juga akan disajikan dengan panorama menawan berupa fenomena sunset yang indah.

Hunting Foto

Wisatawan yang hobi dalam fotografi, bisa berkunjung ke Dam Betuk untuk mengabadikan keindahannya. Banyak sekali spot-spot menarik, serta view yang bisa kamu potret dengan kamera. Salah satu spot yang sering digunakan berfoto yaitu dijembatan waduk. Saat menjelang senja, kamu pun bisa mengabadikan keindahan panorama sunset di waduk ini.

Tak jarang banyak pula muda-mudi datang, untuk berselfie dan saling bergaya didepan kamera. Waduk ini memang cukup instagramable, dan hasil fotonya bisa kamu unggah di akun sosial media pribadi. Jika kamu ingin mendapatkan spot dan background berbeda, kamu bisa berkeliling danau dan mencari background-backgrund menarik.

Baca Juga: 235 Tempat Wisata di Jambi Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi

Peta Lokasi Dam Betuk

Tips Berwisata di Dam Betuk

  • Datanglah pada sore hari saat cuaca tak panas, dan ini waktu yang tepat jika kamu ingin menikmati sunset.
  • Sebaiknya kamu jangan berenang atau mandi di waduk.
  • Ajaklah teman, dan keluarga agar liburanmu semakin seru dan ramai.
  • Jika membawa anak-anak, tetap pantau dan awasi mereka.
  • Jagalah selalu kebersihan waduk, dan jangan membuang sampah sembarangan.
  • Selalu lestarikan lingkungan waduk, dan jangan merusak fasilitas didalamnya. 
Loading...

Artikel Terkait