Goa Sengayau, Surga Pecinta Wisata Susur Goa di Kabupaten Merangin
Goa Sengayau merupakan sebuah kompleks goa yang memiliki puluhan goa dengan karakteristik serta keindahan berbeda. Masih merupakan bagian dari Taman Nasional Kerinci Seblat, kawasan goa ini menyajikan alam yang lestari serta keindahan stalaktit, stalakmit serta ornamen bebatuan didalamnya.

Ekowisata Kabupaten Merangin memang telah menjadi salah satu daya tarik bagi wisatawan. Pada daerah yang memiliki potensi alam luar biasa ini, tersebar berbagai tempat-tempat menarik seperti goa, geopark, danau dan sungai. Bagi para pecinta wisata susur goa, terdapat sebuah kawasan yang dipenuhi dengan goa-goa cantik yaitu Goa Sengayau.

Kawasan Goa Sengayau diperkirakan memiliki puluhan goa, bahkan mencapai 100 goa yang belum seluruhnya berhasil di petakan. Goa-goa yang ada dikawasan ini masih sangat terjaga dan alami. Pengunjung pun bisa menikmati aneka stalaktit dan stalakmit, serta berbagai hiasan dengan bentuk dan keindahan yang berbeda. Tak hanya itu saja, pada salah satu goa juga terdapat batuan yang membentuk pilar raksasa dan juga menyerupai manusia.

Goa Sengayau

Secara geografis, kompleks Goa Sengayau ini tepatnya berada pada Desa Sungai Pinang, Kecamatan Sungai Manau, Kabupaten Merangin, Jambi. Lokasi dari goa berjarak kurang lebih 53 kilometer di utara Kota Bangko. Perjalanan menuju ke Desa Sungai Pinang bisa dilakukan dengan menggunakan beberapa transportasi umum yang ada di Kabupaten Merangin.

Perjalanan menuju ke kawasan Goa Sengayau pun bisa dikatakan cukup memantang karena melewati medan terjal dengan kemiringan mencapai 35 derajat. Setidaknya wisatawan harus berjalan selama kurang lebih 30 menit, untuk mencapai pintu masuk goa. Selama perjalanan, pengunjung juga akan melewati hutan dengan vegetasi yang beragam.

Pesona Goa Sengayau

Meskipun cukup sulit untuk menuju ke lokasi ini, nyatanya banyak wisatawan yang tertantang dan tertarik untuk berkunjung. Kompleks Goa Sengayau merupakan kawasan karst dengan perbukitan yang luasnya mencapai 10.000 hektar. Daerah ini juga merupakan kawasan zona penyangga dari Taman Nasional Kerinci Seblat. Tak mengherankan jika kondisi alam pada daerah ini masih lestari dan begitu alami.

Kawasan Goa Sengayau menyajikan puluhan goa dengan karakteristik yang berbeda. Tercatat ada puluhan goa di daerah ini, namun baru 12 goa yang telah dimapping oleh Ekspedisi Mapala Siginjai Unja. Uniknya, sebagian goa-goa ini diberi nama sesuai dengan nama orang yang pertama kali menemukannya seperti Goa Ahmad dan Goa Ventaris.

Goa Sengayau

Selain kedua nama goa tersebut, masih ada goa-goa lain seperti Goa Masjid, Goa Lapangan, Goa Tancap, Goa Riben, Goa Siginjai, Goa Air Daya, dan Goa Sempit. Goa-goa yang ada di kawasan Goa Sengayau ini menawarkan keindahan yang tersendiri, serta ada goa vertical dan juga goa horizontal.

Goa Masjid menjadi goa terbesar diantara goa lainnya yang ada di kawasan Goa Sengayau. Memiliki lorong dengan panjang yang mencapai 500 meter, goa ini termasuk merupakan salah satu goa horizontal. Didalam goa terdapat sebuah ruangan yang besar dan luas, serta atapnya berbentuk menyerupai kubah masjid.

Goa ini cukup sering dikunjungi para pecinta wisata susur goa karena keindahannya. Sayangnya, keindahan Goa Masjid sedikit ternodai dengan aksi vandalisme yang dilakukan orang-orang tak bertanggung jawab. Banyak dijumpai coretan-coretan di dinding goa, yang sungguh sangat disayangkan.

Selain Goa Masjid, Goa Lapangan juga menjadi tujuan favorit di kawasan Goa Sengayau. Disebut Goa Lapangan, karena goa ini memiliki ruangan yang sangat luas layaknya sebuah lapangan. Goa ini termasuk dalam goa vertical yang memiliki dua pintu masuk, serta terdapat lorong-lorong didalamnya.

Goa-goa di kawasan ini, saling terhubung antara satu dengan lainnya. Seperti Goa Lapangan yang jika ditelusuri akan tembus menuju ke Goa Masjid. Saat menelusuri goa ini, wisatawan akan disajikan dengan banyak ornamen cantik seperti stalaktit, stalakmit, helektit, batuan berbentuk pilar besar, dan juga gorden. Selain itu ada juga batuan yang berbentuk mirip gajah, dan juga menyerupai orang duduk layaknya sedang sholat.

Fasilitas Goa Sengayau

Medan terjal, dan lokasi goa yang bisa dibilang cukup susah dijangkau membuat fasilitas di kawasan Goa Sengayau ini masih terbilang minim. Masih belum bisa dijumpai aneka fasilitas seperti kamar mandi, mushola atau masjid. Namun didekat pintu masuk kawasan goa, terdapat sebuah lahan cukup luas yang bisa digunakan wisatawan untuk beristirahat.

Pada shelter ini, pengunjung biasanya mendirikan tenda untuk bercamping. Tersedia pula sumber air yang bisa dimanfaatkan untuk minum serta memasak makanan. Disekitar kawasan goa juga belum bisa dijumpai pedagang makanan, jadi wisatawan hendaknya membawa keperluan logistik secukupnya sebelum berencana menyusuri kawasan Goa Sengayau.

Para pengunjung mayoritas menginap dengan bercamping disekitar goa, karena masih belum ada homestay yang bisa ditemukan. Alternatif lain, wisatawan bisa menuju ke Kota Bangko untuk mencari hotel dan penginapan.

Baca Juga: Jam Gento, Landmark Kota Bangko dengan Sajian Panorama yang Indah

Berpetualang di kawasan Goa Sengayau akan menawarkan pengalaman tersendiri yang cukup seru. Berikut beberapa aktivitas yang bisa kamu lakukan saat menyusuri goa-goa ini.

Menikmati Keindahan Goa

Para penghobi wisata susur goa akan benar-benar dimanjakan dengan keindahan goa-goa di kawasan Goa Sengayau. Banyak sekali goa di kawasan ini yang bisa ditelusuri dan dinikmati keindahannya. Berbagai bentuk batuan, stalakmit dan stalakmit bisa dijumpai didalam perut goa. Di goa-goa ini kamu juga bisa melihat batuan menyerupai pilar raksasa, gorden, dan juga batu berbentuk mirip manusia.

Uniknya, wisatawan tak perlu repot-repot untuk keluar masuk dari goa satu ke goa lainnya. Karena lorong-lorong di goa-goa ini saling berhubungan sehingga cukup memudahkan dalam penelusuran. Sensasi memasuki goa dengan pintu masuk vertical dan horizontal juga menawarkan sebuah tantangan tersendiri. Meskipun cukup melelahkan, semua itu akan terbayar dengan pesona keindahan goa-goa di tempat ini.

Hunting Foto

Tak hanya sensasi berpetualang yang ditawarkan, tetapi keindahan bebatuan dan segala ornamen didalam goa juga menarik untuk diabadikan. Diperlukan kamera dan pencahayaan yang prima untuk mengambil gambar, karena memang ketersediaan cahaya yang minim didalam goa. Permukaan goa yang tidak rata, juga menyajikan tantangan tersendiri bagi para pemotret.

Banyak sekali objek yang bisa dipotret, aneka bentuk batuan, stalaktit, stalakmit dan helektit menjadi contohnya. Kamu juga bisa menjadikan objek-objek tersebut sebagai background berfoto bersama teman susur goa. Selalu berhati-hati, dan waspada serta jangan sampai kamu merusak keindahan goa saat mengambil gambar.

Baca Juga: 235 Tempat Wisata di Jambi Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi

Tips Berwisata di Goa Sengayau

  • •Datanglah ke kawasan goa saat cuaca cerah, karena akan sangat sulit mencapai lokasi ketika hujan.
  • •Ajaklah teman, atau orang yang berpengalaman serta mengetahui persis keadaan medan.
  • •Kamu juga bisa menyusuri goa bersama komunitas pecinta alam setempat.
  • •Gunakan pakaian yang nyaman, dan jangan lupa pakai sepatu yang nyaman.
  • •Bawalah perlengkapan susur goa dari rumah, dan jika kamu ingin menginap sebaiknya bawa juga tenda.
  • •Jangan lupa membawa bekal makanan dan minuman secukupnya, untuk keperluanmu selama menyusuri goa.
  • •Diharapkan untuk setiap pengunjung untuk menjaga keindahan dan kelestarian goa, serta jangan merusak dan mencorat-coret dinding goa.
  • •Tetaplah jaga kebersihan goa, dengan membuang sampah pada tempatnya.

 

Tempat Wisata Lainnya