352 Tempat Wisata di Kalimantan Tengah Yang Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi
​Tempat wisata di Kalimantan Tengah tersebar di 13 Kabupaten dan 1 Kota yang ada di dalam wilayahnya. Beragamnya destinasi wisata di Kalteng membuat begitu banyak wisatawan domestik maupun asing berkunjung di berbagai wilayah di Kalimantan Tengah. Berikut ini beberapa daftar objek wisata di Kalteng yang menjadi primadona di Pulau Kalimantan.

Provinsi yang memiliki julukan Bumi Tambun Bungai juga tak kalah dengan Provinsi lainnya yang ada di Pulau Kalimantan dalam hal potensi akan obyek wisata. Memiliki topografi berbukit atau dataran tinggi dan juga dataran rendah di pesisir, menyimpan begitu banyak potensi wisata yang belum digali secara maksimal. Tempat wisata di Kalimantan Tengah banyak tersebar di berbagai Kabupaten dan Kota yang ada di dalamnya, yang memberika cukup banyak PAD pada daerahnya masing-masing.

Ada beberapa objek wisata Kalimantan Tengah yang memang menjadi unggulan dan sangat mampu mendatangkan begitu banyak wisatawan. Salah satunya adalah Taman Nasional Tanjung Puting atau Taman Nasionak Bukit Baka Bukit Raya yang namanya sudah sangat terkenal di luar negeri. Dan tak lain adalah sebagai rumah bagi satwa orang utan dan juga berbagai fauna lainnya yang dilindungi oleh undang-undang. Dan berikut ini beberapa destinasi yang tersebar di tiap-tiap Kabupaten dan Kota di Provinsi Kalimantan Tengah.


Tempat Wisata di Barito Selatan

Buat kalian yang ingin berkunjungi di Kabupaten Barito Selatan mungkin ada beberapa destinasi wisata yang cukup menarik yang bisa kamu kunjungi. Dan di website tempat.me bisa kamu jadikan sebagai acun berwisata kamu, khususnya di Kabupaten Barito Selatan. Dan salah satu tempat wisata di Kalteng yang cukup terkenal di Barito Selatan adalah, Desa Sanggu. Yakni desa wisata yang menyimpan begitu banyak obyek wisata di dalamnya. Dan selain itu masih banyak lagi tempat menarik lainnya yang ada di Barito Selatan, dan berikut ini daftar obyek wisatanya.

Bundaran H. Indar Buntok

Inilah salah satu landmark dari Kabupaten Barito Selatan yang berada di pusat Kota, Bundaran H. Indar Buntok. Tak jarang bundaran yang memiliki tulisan “Dahani- Dahanai Tuntung Tulus” yang memiliki arti “selamat Sentosa Adil dan Makmur Sampai Selama-Lamanya” ini menjadi spot selfie bagi wisatawan yang datang dari luar Kabupaten Barito Selatan. Memang terkadang menjadi suatu keharusan seperti berselfie ria, ketika kamu berkunjung ke kota lain dan mengunjungi salah satu landmark kota tersebut.

Bundaran Sanggu

Memiliki design atau arsitektur yang cukup ikonik itulah bundaran yang ada di dalam wilayah desa wisataa Sanggu, Kecamatan Dusun Selatan. Relief yang berada di bangunannya terlihat begitu artistik dengan warna emas yang dipadukan dengan taman di sekelilingnya yang begitu hijau. Lagi-lagi salah satu spot selfie ketika para wisatawan hendak mengunjungi berbagai tempat wisata di Kalimantan Tengah, tepatnya yang ada di Desa Sanggu, seperti Danau Sanggu, Danau Malawen, dan berbagai obyek lainnya.

Danau Malawen

Danau yang konon kabarnya dikeramatkan oleh Suku Dayak ini memang memiliki pesona yang begitu indah. danau Malawen ini hampir sama dengan danau yang ada di sebelahnya yakni Danau Sanggu yang juga memiliki fasilitas seperti gazebo, wahana air bebek-bebekan dan area pemancingan. Dan yang lebih mengesankan adalah adanya taman anggrek yang ada di kawasan Danau Malawen, berbagai jenis anggrek ada disana, seperti anggrek hitam yang bisa kamu lihat secara dekat juga tumbuh subur di taman anggrek. Tempat wisata di Kalimatan Tengah ini semakin indah, karena adanya pepohonan kelapa yang tumbuh di pinggiran danau, sekilas hampir mirip berada di pantai jika melihat berjajar rapi pepohonan kelapa.

Danau Sadar

Masih berada di dalam wilayah Kecamatan yang sama dengan Danau Sanggu dan Danau Malawen, tepatnya di Desa Danau Sadar, Kecamatan Dusun Selatan. Danau Sadar ini sering digunakan sebagai arena lomba dayung Kejurda, maka di sisi danau dibangun tribun untuk penonton. Danau yang memiliki air berwana hitam ini memang tampak begitu eksotis. Tak jarang juga wisatawan selain memancing di danau juga menikmati keindahan danau dengan berkeliling menggunakan sampan atau perahu. Meski sekarang sudah jarang digunakan sebagai tempat lomba dayung, namun tempat wisata di Kalimantan Tengah ini tetap memiliki pesona yang hanya butuh sedikit polesan saja untuk kembali terlihat indah.

Danau Sanggu

Inilah salah satu pesona dari desa wisata yang ada di wilayah Kecamatan Dusun Selatan. Seperti nama desanya Desa Sanggu, Danau Sanggu ini juga menyimpan keindahan yang sangat layak untuk dijadikan destinasi wisata favorit di Kabupaten Barito Selatan. Tempat wisata di Kalteng ini juga berdekatan dengan Danau Malawen yang konon kabarnya menjadi danau yang dikeramatkan oleh Suku Dayak di Barito Selatan. Memiliki fasilitas wahana air seperti bebek-bebekan, gazebo, dan arena bermain anak di pinggir danaunya, nyaris tidak pernah sepi pengunjung ketika hari libur. Apalagi lokasinya juga tidak begitu jauh dari pusat Kecamatan Dusun Selatan yang berjarak sekitar 20 km.

Gerbang Selamat Datang Barito Selatan

Jika kamu dari arah Palangka Raya dan memasuki wilayah Kabupaten Barito Selatan kamu akan menjumpai Gerbang Selamat Datang Barito Selatan yang cukup menarik untuk dilihat. Dulu sebelum hutannya yang di pinggir belum ditebang, tampak begitu indah dan memiliki kesan yang begitu asri. Tak jarang para pelancong yang memasuki Barito Selatan berhenti diGerbang Selamat Datang untuk melepaskan lelah selama perjalanan. Dan sudah pasti selfie diantara bangunan tersebut menjadi begitu menarik untuk di share di medsos.

Goa Liang Lempang

Ada destinasi wisata yang menyajikan pesona alam pedalaman Kabupaten Barito Selatan, yakni Goa Liang Lempang. Membutuhkan waktu kurang lebih 2 jam perjalanan dari desa terdekat, yakni Desa Palurejo yang berada di dalam wilayah Kecamatan Gunung Bintang. Tetapi kamu juga bisa menggunakan kendaraan roda dua dengan jenis motor trail karena medannya tidak rata. Alamnya yang masih begitu asri dengan kerapatan pepohonan hutan belantara, serta sungai-sungai yang begitu jernih airnya. Untuk memasuki Goa Liang Lempang ini cukup terjal, dan kamu juga harus berhati-hati ketika mendekati mulut goa. Goa Liang Lempang memiliki ornamen dinding yang begitu eksotis, seperti stalagtit dan stalagmitnya saja terlihat bersatu. Tempat wisata di Kalteng ini memang sangat cocok buat kalian yang suka akan aktfitas caving atau menyusuri goa.

Jembatan Kalahien

Usia jembatan yang baru sekitar 7 tahun ini menjadi salah satu akses jalan raya yang menghubungkan 4 Kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Yakni Kabupaten Barito Selatan, Palangka Raya, Barito Timur, dan Barito Utara. Sebenarnya Jembatan Kalahien ini memiliki potensi wisata yang cukup lumayan. Dan biasanya kebanyak jembatan memiliki spot wisata di pinggiranya, mulai dari café, jogging track, atau taman. Mungkin di Jembatan Kalahien saat ini belum dikelola, namun pesonanya pun tetap menggoda ketika hari mulai senja. Taka jarang jembatan ini menjadi tempat wisata di Kalteng yang menjadi favorit warga Barito Selatan ketika sore hari.

Kampung Terapung

Jika melihat Pasar Terapung mungkin sudah biasa jika kamu berkunjung ke Banjarmasin, tapi bagaimana kalau kamu mengunjungi Kampung Terapung atau Rumah Terapung yang ada di Barito Selatan. Cukup unik bukan? Tak heran juga jika terkadang banyak wisatawan asing yang cukup heran ketika pertama kali mengunjungi Kampung Terapung yang terletak di Desa Baru, tepatnya di Dusun Bambaler, Kecamatan Dusun Selatan. Jika dilihat dari design rumahnya memang sangat unik, dengan menggunakan kayu gelondongan yang ada di bawahnya atau berfungsi sebagai pondasi. Hal tersebut agar ketika air sedang pasang dan surut posisi rumah tetap berada di atas air. Jadi memang kecil kemungkinan untuk tenggelam. Kini Kampung Terapung tidak hanya sekedar kampung biasa, justru menjadi tempat wisata di Kalimantan Tengah yang memiliki pesona yang cukup unik dan membuat penasaran para wisatawan.

Kerbau Rawa

Salah satu destinasi wisata yang sangat unik yang ada di Kabupaten Barito Selatan adalah Kerbau Rawa. Kawasan yang akan dijadikan agrowisata ini memang memiliki ribuan kerbau yang potensinya cukup luar biasanya. Baik untuk peningkatan perekonomian maupun sebagai obyek wisata. Tempat wisata di Kalteng ini nantinya memang akan dikembangkan oleh pemerintah, dan diharapkan mampu menggaet lebih banyak lagi wisatawan, baik domestik maupun wisatawan manca. Cukup menarik ketika kamu berkunjung di Kerbau Rawa yang berlokasi di Kecamatan Jenamas. Bahkan tak jarang obyek wisata Kerbau Rawa ini menjadi spot fotografi.

Masjid Agung Baiturrahman Buntok

Tidak hanya sekedar menampilkan wisata alamnya saja, tetapi Barito Selatan juga memiliki obyek wisata religi di pusat Kota Buntok. Masjid Agung Baiturrahman yang begitu megah serta memiliki halaman yang cukup luas. Adanya taman serta kolam yang cukup luas semakin menambahkan kesan yang begitu adem dan nyaman. Sudah pasti akan menambah kekhusukan para jemaah yang ingin menjalankan ibadah di Masjid Agung Baiturrahman. Cukup sering berbagai kegiatan keagamaan diselenggarakan di masjid tersebut, apalagi ketika memasuki bulan suci Ramadhan, akan semakin banyak umat Islam yang memenuhi Masjid Agung Baiturrahman.

Rawa Wendu

Mungkin kamu sudah biasa berenang atau berendam di air yang jernih, berwarna kebiruan atau kehijauan. Dan kamu harus mencoba bereng di pemandian alam dengan air yang berwarna merah kecoklatan. Itulan obyek wisata kekinian yang ada di Barito Selatan, Rawa Wendu atau disingkat Rawen. Lokasinya masih berada di dalam satu wilayah dengan Danau Sanggu, yakni Desa Sanggu dan di dalam wilayah Kecamatan Dusun Selatan. Tempat wisata di Kalimantan Tangah ini memang dikelola dengan cukup baik, muali dari fasilitas dan juga akses jalannya. Rawa Wendu saat ini memang menjadi salah satu destinasi favorit wisatawan lokal, karena keunikan warna airnya yang merah kecoklatan dan juga alamnya yang masih begitu asri dengan banyaknya pepohonan. Warna merah pada air pemandian disebabkan adanya tumbuhan yang hidup di dasar pemandian yang memberikan warna merah agak kecoklatan.

Segitiga Bermuda Kalahien

Cukup mengerikan ketiga mendengar salah satu nama destinasi wisata di Kabupaten Barito Selatan ini, seperti nama kawasan Segitiga Bermuda si Samudra Atlantik yang begitu banyak menenggelamkan kapal hingga pesawat terbang. Tapi berbeda dengan Segitiga Bermuda Kalahien yang berada di jalan trans Kalimantan antara Barito Selatan dan Palangka Raya ini. Tempat wisata di Kalteng ini hanyalah sebuah sungai kecil yang ada di pinggiran jalan trans Kalimantan tetapi memiliki pesona yang begitu indah. memiliki air yang berwarna seperti di Rawa Wendu yang berwarna merah agak kecoklatan. Sebenarnya obyek wisata di Kalteng ini cukup menarik hanya saja tidak dikelola dengan baik. Bahkan aktifitas seperti river tubing pun juga bisa kamu lakukan di Segitiga Bermuda Kalahien.

Taman Iring Witu

Jika kamu terlalu malas untuk bepergian atau berwisata yang jauh dari pusat Kota Barito Selatan, Buntok, mungkin Taman Iring Witu bisa menjadi alternatif wisata di kala sore hari. Taman Iring WItu tergolong masih baru dan tempatnya cukup bersih dan juga nyaman untuk nongkrong atau hanya sekedar bersantai menikmati senja. Salah satu view yang cukup menarik perhatian adalah Sungai Barito yang tepat berada di pinggirnya. Buat wisatawan yang hobi memancing, bisa juga menikmati sore hari sembari memancing di pinggiran Taman Iring Witu. Tempat wisata di Kalimantan Selatan ini juga cocok buat berwisata keluarga, terutama anak-anak. Cukup banyak wahana bermain yang bisa disewa seperti mobil-mobilan, sepatu roda, atau permainan lainnya. Lokasi Taman Iring Witu terletak di Jalan Tugu pusat Kota Buntok. 

Tugu Pernyataan Kemerdekaan RI

Inilah salah satu bangunanan yang mencerminkan sebuah perjuangan dalam melawan kolonialisme Belanda di Kabupaten Barito Selatan. Cukup banyak pahlawan yang tidak terkenang yang ada di Barito Selatan yang berani mengorbankan nyawanya demi meraih kemerdekaan kala itu. Perwujudan dari sebuah perjuangan rakyat Barito Selatan itulah akhirnya dibuat Tugu Pernyataan Kemerdekaan RI yang berdekatan dengan Lapangan Kedaulatan Buntok. Menikmati sore hari sembari bersantai di Tugu Pernyataan Kemerdekaan RI di kala senja sepertinya juga cukup menyenangkan.

Tempat Wisata di Barito Timur

Sedikit sejarah tentang Kabupaten Barito Timur, dulunya adalah wilayah kekuasan dari Kerajaan Banjar ketika masih menganut agama Hindu hingga setelah beralih ke Kesultanaan Banjar setelah masuknya Islam. Namun berakhir ketika Belanda mulai masuk ke dalam wilayah Kalimantan Selatan, tepatnya pada tahun 1860. Kabupaten Barito Timur ini berbatasan dengan wilayah Provinsi Kalimantan Selatan, tepatnya dnegan wilayah Kabupaten Tabalong. Cukup strategis memang lokasinya dalam hal pengembangan potensi wisata yang ada. Dan berikut ini tempat wisata yang ada di Kalteng tepatnya di dalam wilayah Kabupaten Barito Timur.

Air Terjun Riam Kendong

Lagi-lagi infrastruktur menjadi kendala ketika ada objek wisata yang jauh dari perkotaan atau yang berada di daerah pedalaman. Seperti pada objek wisata Air Terjun Riam Kendong yang berada di tengah hutan yang memiliki akses jalan yang sangat buruk. Jika mulai memasuki musim penghujan kondisi jalannya agak licin, jadi memang kamu harus ekstra waspada. Tapi meskipun buruk jalannya, tempat wisata di Kalimantan Tengah ini sangat layak untuk dikunjungi. Memiliki debit yang cukup besar, kolamnya yang luas, banyaknya pepohonan yang mengelilinginya menjadi sajian utama di Air Terjun Riam Kendong. Sepertinya aktifitas berkemah sangat menyenangkan, kamu bisa mendirikan kemah di kawasan air terjun, serta mencari ikan di sungainya untuk lauk buat makan malam. Lokasinya terletak di Desa Malintut dan di dalam wilayah Kecamatan Raren Batuah.

Bendungan Karau

Disebut juga sebagai Bendungan Batu Putih, karena lokasinya yang terletak di Desa Batu Putih dan di dalam wilayah Kecamatan Dusun Tengah. Bendungan Karau ini merupakan hulu Sungai Karau yang tak kalah indahnya Bendungan Tampa yang ada di Desa Tampa, Kecamatan Paku Raya. Fungsinya pun juga sama yakni sebagai irigasi untuk areal persawahan di sepanjang Sungai Karao. Tapi sekarang justru menjadi salah satu tempat wisata di Kalteng yang banyak dikunjungi wisatawan. Karena memang pesona dari Bendungan Karau ini sungguh istimewa, bahkan kamu juga bisa melakukan river tubing di Sungai Karao sembari menikmati indahanya alam pedesaan.

Bendungan Tampa

Selain berfungsi untuk mencegah meluapnya air sungai dan juga sebagai irigasi, Bendungan Tampa kini menjadi salah satu tempat wisata di Kalteng yang menjadi favorit warga lokal Barito Timur. Selama perjalanan kamu ke Bendungan Tampa kamu akan disuguhi hamparan hijau areal persawahan Desa Tampa, yang notabene menjadi salah satu desa penghasil padi terbaik di Kabupaten Barito Timur. Selain itu kamu juga bisa menikmati areal persawahan di pinggir bendungan dengan menggunakan perahu atau rakit. Sudah pasti Bendungan Tampa ini menjadi surga para pemancing mania, karena begitu banyak ikan air tawar yang menghuni Bendungan Tampa. Lokasi Bendungan Tampa terletak di Desa Tampa, yang ada di dalam wilayah Kecamatan Paku Raya.

Gunung Pukang

Untuk menikmati indahnya sunrise ataupun eksotisme sunset tidak harus di pantai. Bahkan Kabupaten Barito TImur yang bukan wilayah pesisir juga memiliki pesona indah sunrise dan juga sunset, yakni di puncak Gunung Pukang. Berada di kawasan Pegunungan Bahlang, Gunung Pukang memang menjadi salah satu puncak tertinggi. Dan lebih asyiknya lagi kamu tidak perlu berjalan kaki dan mendaki hingga sampai puncaknya. Dengan akses jalan yang cukup memadai kamu bisa mencapai puncak dengan menaiki kendaraan roda dua. Udara yang begitu sejuk, hamparan rumput ilalang bisa kamu nikmati ketika berada di di tempat wisata di di Kalteng yang satu ini. Kamu juga bisa nge-camp di area puncak sembari menunggu indahnya sunrise di pagi hari. Lokasi Gunung Pukang terletak di Desa Ampari Buha atau Bahalang yang masih di dalam wilayah Kecamatan Patangkep Tutui.

Lewu Hante Telang Siong

Arti dari Lewu Hante adalah rumah besar atau rumah betang, yakni rumah adat Suku Dayak. Dan Lewu Hante yang terletak di Desa Telang Siong dan di dalam wilayan Kecamatan Dusun Timur adalah replikasi dari rumah betang yang kini justru menjadi kawasan wisata. Tak hanya melihat keindahan rumah adat saja, tetapi juga banyak tempat bersejarah lainnya yang masih di dalam kawasan Lewu Hante. Bahkan di belakang Lewu Hante pun juga terdapat perkebunan durian yang hampir setiap tahunnya selalu panen raya. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini juga sering mengadakan upacara adat Suku Dayak Manyaan yang cukup banyak wisatawan yang berkunjung untuk melihatnya lebih dekat dan mengenali berbagai macam adat istiadat Suku Dayak Manyaan.

Liang Ayah

Berdasarkan cerita rakyat Suku Maanyan, objek wisata Liang Ayah ini adalah hasil kutukan dari Nayubutituru terhadap orang-orang yang melakukan pengobatan wadian. Karena tidak memiliki sopan santun, seperti memukul-mukul gendang dengan tangan bvinatang hasil buruannya, maka langit pun menggelegar dan datanglah Nayubutituru yang mengutuk semua orang yang ada dib alai tersebut menjadi batu. Cerita yang turun temurun tersebut masih bisa kamu dengar hingga saat ini, jika kamu mengunjungi tempat wisata di Kalteng ini. Goa batu atau Liang Ayah ini terletak di wilayah Desa Batu Sahur, Kecamatan Dusun Tengah. Namun kamu masih harus berjalan kaki, karena akses jalannya belum bisa dilalui kendaraan. 

Liang Saragi

Ingin menikmati indahnya alam pedalaman yang ada di Kabupaten Barito Timur? Mungkin kamu bisa mengunjungi Liang Saragi yang terletak di Desa Ampari yang masih di dalam wilayah Kecamatan Awang. Sebenernya untuk menuju lokasi atau pintu gerbang Liang Saragi bisa menggunakan kendaraan roda doa, tetapi jalannya yang berbatu harus ekstra hati-hati. Dari pintu gerbang hanya berjarak kurang dari 700 meter menuju goa yang sudah masuk di dalam hutan. Liang Saragi atau Goa Saragi memang tidak terlalu besar atau memiliki kedalaman yang bisa dieksplorasi, jadi hanya goa-goa yang buntu namun uniknya di tengah Liang Saragi terdapat aliran air yang airnya sangat jernih. Dan di areal tempat wisata di Kalimantan Tengah ini juga masih terdapat banyak goa yang belum dieksplorasi. Jika kamu ingin berpetualang dan mencari spot wisata lainnya, sebaiknya kamu menggunakan pemandu dari desa setempat, agar tidak tersesat nantinya ketika berada di dalam hutan.

Makam Putri Mayang Sari

Tradisi blusukan pada seorang pemimpin rakyat sepertinya sudah ada sejak dari era berdirinya Kerajaan di Nusantara, seperti salah satunya adalah Putri Mayang Sari. Beliau adalah seorang putri dari Sultan Banjar yang pertama, Sultan Suriansyah. Meski Putri Mayang Sari adalah seorang pemimpin di Jaar Sangarwasi, yang beragama Islam namun tingkat toleransinya sangat tinggi terhadap masyarakat yang masih sangat kental akan adat istiadat Suku Dayak. Bahkan tak jarang pulau Putri Mayang Sari ini blusukan di setiap sudut desanya dan selalu perhatian akan kondisi perkampungan yang dipimpinnya. Maka tak heran juga jika Makam Putri Mayang Sari ini benar-benar dihormati oleh warganya dan diabadikan di Desa Jaar, Kecamatan Dusun Timur. Kini Makam Putri Mayang Sari sangat sering sekali dikunjungi para peziarah, apalagi pada bulan-bulan tertentu seperti pada bulan suci Ramadhan.

Makam Suta Ono

Pro dan kontra tentang sejarah ataupun pahlawan ketika era kolonialisme Belanda sepertinya tidak lagi hal yang aneh di negeri ini. Seperti pada salah satu keturunan Suku Dayak Maanyan yang dianggap sebagai pahlawan tapi di satu sisi dianggap sebagai pengkhianat bangsa. Suta Ono melindungi kepentingan Suku Dayak yang ditindas oleh Kerajaan Banjar, dan kemudian membantu penjajah Belanda ketika berperang melawan Kerajaan Banjar. Pahlawan atau pengkhianat menjadi sangat susah untuk dikatakan, karena beliau sendiri juga membela tanah leluhur dan juga mempersatukan Suku Dayak Maanyan atas penindasan Kerajaan Banjar ketika itu. Dan kini Makam Suta Ono justru menjadi tempat wisata di Kalimantan Tengah, khususnya wisata ziarah. Kamu bisa melihat berbagai penghargaan yang di berikan pemerintah kolonial Belanda pada makam beliau. Seperti penghargaan, bintang militer Williem Orde 3, bintang ksatria, medali Singa Belanda. Lokasinya makam sendiri terletak di Telang Siong yang masih di dalam wilayah Kecamatan Paju Epat.

Makam Temenggoeng Djaja Karti

Inilah salah satu tokoh yang cukup dikenal akan keteguhan dan rela mengorbankan apapun demi membela tanah leluhur. Temenggoeng Djaja Karti ini memang dikenal dari peristiwa Perang Banjar, ketika itu Perang Banjar adalah sebuah peralawanan dari Kesultanan Banjar melawan kolonialisme Belanda. Dan ada salahs atu tokoh pahlawan nasional yakni Pangeran Antasari yang gugur dalam peperangan tersebut. Dan Temenggoeng Daja Karti ini berada di pihak Belanda, jika menurut artikel yang ditulis di Wikipedia. Untuk lokasinya Makam Temenggoeng Djaja Karti ini terletak di Kelurahan Tamiang Layang yang masih di dalam wilayah Kecamatan Dusun Timur.

Museum Lewu Hante

Salah satu tempat wisata di Kalimantan Tengah tepatnya ada di Kabupaten Barito Timur yang wajib kamu kunjungi, Museum Lewu Hante. Museum ini cukup unik dan sangat berbeda dengan museum pada umumnya terutama pada bentuk bangunannya. Museum Lewu Hante yang berarti rumah betang atau rumah besar dalam bahasa suk Suku Dayak Manyaan. Dan memang benar bentuk arsitektur museum memang rumah betang. Di dalam kawasan Museum Lewu Hante ini terdapat 2 replika rumah betang dan yang satunya digunakan sebagai museum yang memiliki cukup banyak koleksi. Mulai dari benda peninggalan seperti guci, senjata tradisional Mandau, hingga benda peninggalan masa kolonialisme Belanda dan Jepang seperti samurai dan pistol. Di halaman museum pun juga terdapat café dan juga patung dengan memakai baju adat Suku Dayak. Lokasi Museum Lewu Hante terletak di Jalan Pasar Panas, Taniran, Kecamatan Banua Lima.

Sungai Patai

Salah satu destinasi wisata alam yang sangat menarik di Barito Timur adalah Sungai Patai yang terletak di Desa Pulau Patai yang masih di dalam wilayah Kecamatan Dusun Timur. Sungai Patai ini salah satu anak Sungai Barito, jadi juga masih cukup lumayan lebar dengan airnya yang cukup jernih dan sering dimanfaatkan oleh masayarakt sekitarnya. Kebanyakan wisatawan yang datang di Desa Pulau Patai adalah untuk berwisata memancing di Sungai Patai yang menyimpan begitu banyak ikan besar di bawahnya. Memang saat ini masih belum dikelola secara baik, tetapi cukup banyak mengundang perhatian para wisatawan terutama wisatawan yang suka memancing.

Taman Konservasi Anggrek Hitam

Mungkin banyak orang yang hanya melihat indahnya anggrek hitam dari internet atau photo saja. Kamu bisa melihat secara langsung kecantikan tanaman yang hampir punah ini di Kabupaten Barito Timur, tepatnya di Taman Konservasi Anggrek Hitam. Tempat wisata di Kalteng ini tepatnya terletak di Desa Murutuwu yang masih di dalam Kecamatan Paju Epat. Memiliki luas lahan sekitar 4 hektar ini berada di tengah hutan selain pepohonan yang menjulang tinggi, banyak sekali anggrek hitam dan juga jenis anggrek lainnya di bawahnya. Anggrek hitam ini memiliki bau yang begitu lembut dan harus, tak heran juga jika akhirnya begitu banyak yang memburu anggrek hitam yang tumbuh di Barito TImur.

Tempat Wisata di Barito Utara

Salah satu wilayah di Kalimantan Tengah yang cukup menarik untuk dikunjungi bagi para petualang sejati. Dan salah satunya adalah menyusuri Sungai Barito yang ada di pedalaman, karena memang wilayah Kabupaten Barito Utara adalah wilayah pegunungan serta wilayah pedalaman Sungai Barito. Sudah dipastikan akan menyimpan begitu banyak potensi wisata yang luar biasa, hanya saja belum terekplorasi secara penuh. Dan berikut ini beberapa tempat wisata di Kalimantan Tengah yang berada di Kabupaten Barito Utara.

Air Terjun Bunda Maria

Lokasinya tak jauh dari Gereja Bunda Maria yang berada di kawasan yang begitu teduh dengan banyaknya pepohonan. Jadi ya sudah bisa dipastikan bahwa Air Terjun Bunda Maria ini tidak pernah sepi akan pengunjung. Bisa berwisata religi bagi umat Katolik selanjutnya menikmati keindahan alam di Desa Hajk yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Teweh Baru. Meski air terjun ini tidak begitu tinggi namu memiliki debit air yang begitu deras serta airnya yang cukup jernih. Tempat wisata di Kalteng ini selalu ramai dikunjungi wisatawan ketika akhir minggu atau pas hari liburan.

Air Terjun Inih

Merasakan lelah ketika perjalanan menuju puncak Gunung Angah, kamu bisa rehat beberapa menit di Air Terjun Inih yang seketika menghilangkan rasa lelah kamu. Pesona Air Terjun Inih memang begitu menggoda siapapun yang mengunjunginya, meskipun hanya memiliki ketinggian kurang dari 10 meter namun kolamnya yang begitu luas di dalamnya menjadikan spot bermain air yang sangat menyegarkan. Lekukan bebatuan yang ada di sekitar air terjun yang berpadu dengan hijaunya pepohonan menciptakan lukisan alam yang sungguh luar biasa. Objek wisata di Kalteng ini memang tergolong jarang tersentuh tangan manusia, jadi kamu bisa merasakan keasrian alamnya yang begitu sempurna. Lokasinya sendiri masih masuk di wilayah Kecamatan Teweh Timur, tepatnya di Dusun Kuari, Desa Benangin.

Air Terjun Jantor Bukit Bambu

Suasananya yang begitu tenang, adem, gemericik air yang mendamaikan, tiulah gambaran Air Terjun Jantor Bukit Bambu. Air terjunnya sebenarnya tidak besar dan cukup sangat rendah, namun guyuran airnya tanpa putus dan kolamnya yang begitu luas itulah yang menjadi daya tarik objek wisata di Kalteng yang satu ini. Lokasi tepatnya terletak di Desa Lemo yang masih di dalam wilayah Kecamatan Teweh Tengah. Berada di dalam kawasan hutan serta banyaknya pepohonan yang mengelilinya semakin membuat Air Terjun Jantor Bukit Bambu begitu terlihat asri. Buat kalian yang suka nge-camp juga bisa mencoba berkemah di areal air terjun dan menikmati udara pagi yang begitu sejuk dan menyehatkan.

Air Terjun Jantor Uja

Satu lagi air terjun yang ada di kawasan kaki Gunung Angah dan berada di tengah-tengah hutan Benangin ini juga sangat keren untuk dilihat. Namun sebelum menuju kesana sepertinya kamu harus membawa perkebalan yang cukup seperti air minum ataupun makanan ringan. Dan lebih baiknya lagi kamu juga harus menggunakan pemandu dari desa setempat. memiliki ketinggian hampir 10 meter dengan tebing bebatuan serta hiasan pohon hutan yang masih cukup lebat memberikan suasana yang begitu mendamaikan sekaligus indah. Memiliki kolam alami yang cukup luas di bawahnya akan semakin membuat siapapun yang melihatnya tak sabar ingin merasakan segarnya air yang begitu jernih. Tempat wisata di Kalteng ini memang masih belum begitu banyak yang mengunjunginya, paling hanya para pendaki yang ingin menaklukkan puncak Gunung Angah. Lokasinya terletak di Desa Benangin, Kecamatan Teweh Timur.

Air Terjun Jantur Doyan

Keitka musim liburan akses jalan menuju Air Terjun Jantur Doyan ini nyaris macet layaknya kemacetan di kota besar, seperti Jakarta. Misalnya seperti hari libur hari raya Natal ataupun Idul Fitri, lokasi Air Terjun Jantur Doyan penuh akan wisatawan. Memang sangat menarik dan wajib untuk dikunjungi ketika kamu mengunjungi Kabupaten Barito Utara. Air terjun yang tingginya tidak lebih dari 10 meter ini memiliki air yang sangat jernih serta kolam alaminya yang begitu luas. Yang membuat kamu betah adalah berada di tengah hutan lindung yang cukup lebat pohonnya. Untuk menuju lokasi air terjun kamu harus berjalan kaki sejauh 500 meter dengan suguhan panorama alam hutan yang begitu hijau. Air Terjun Jantur Doyan memiliki fasilitas yang cukup lengkap, seperti gazebo, lokasi bermain anak juga tersedia di dalamnya. lokasinya sendiri terletak di Jalan Negara Km 18 Muara Teweh – Puruk Cahu.

Air Terjun Jantur Hongkong

Meski tebing dimana air terjun berada tidak tinggi dan konturnya yang landai, tetapi Air Terjun Jantur Hongkong ini cukup eksotis. terutama pada dinding tebing yang memiliki relief alami yang begitu indah dan sudah pasti kualitas airnya yang sangat jernih. Kolam yang tidak begitu luas di bawahnyapun akan selalu siap menyegarkan kamu dan mengembalikan rasa lelah kamus elama perjalanan menuju Air Terjun Jantur Hongkong. Apalagi dengan banyaknya pepohonan yang ada di pinggir air terjun, akan semakin mendamaikan suasana.  Tempa twisata di Kalteng ini terletak di Desa Luwe, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Lahei Barat.

Air Terjun Jantur Jalitung

Tak kalah indahnya jika mau dibandingkan dengan Air Terjun Jantur Doyan yang selalu penuh akan wisatawan. Air Terjun Jantur Jalitung juga memiliki kolam alami yang begitu luas dengan airnya yang begitu jernih, serta air terjunnya yang cukup landai. Mungkin hanya karena infrastrukturnya saja yang masih buruk dan juga fasilitas yang ada di objek wisata, jadinya tidak begitu dikenal banyak wisatawan. Padahal letaknya yang berada di areal hutan yang masih sangat alami membuat tempat wisata di Kalimantan Tengah ini begitu memukau. Buat kalian yang suka berkemah sepertinya sangat cocok banget, kamu bisa merasakan indahnya berdekatan dengan alam. Lokasi Air Terjun Jantur Jalitung, terletak di Desa Lemo yang masih di dalam wilayah Kecamatan Teweh Tengah.

Air Terjun Saluang

Semakin lengkap ketika kamu akan mendaki puncak Gunung Angah, tak hanya panorama perbukitan dan juga kehadiran sunrise dan sunset di puncaknya saja. tetapi selama perjalanan menuju puncaknya kamu juga akan disuguhi Air Terjun Saluang yang tak kalah indahnya dibandingkan dengan Air Terjun Inih yang masih berada di dalam kawasan Gunung Angah. Bahkan Goa Angah juga siap menjadi tempat rehat ketika kamu sudah lelah mendaki. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini seakan berbalut hijaunya dedaunan dari pepohonan hutan yang masih terjaga keasriannya. Untuk menuju lokasi wisata Air Terjun Saluang, memang lebih baik kamu menggunakan jasa pemandu dari desa terdekat, yakni dari Desa Benangin, Dusun Kuari yang masih di dalam wilayah Kecamatan Teweh Timur.

Balai Warik

Bisa dikatakan Balai Warik ini menjadi salah satu destinasi wisata yang lagi hits di Kabupaten Barito Utara. Cukup banyak para traveler yang mengunggah photo selfienya di Balai Warik. Dan memang instgramable banget viewnya, dan buat para traveler yang hobi fotografi bisa mendatangi Balai Warik dengan pesona alamnya yang begitu memukau. Tak hanya bagi dunia fotografi saja, tetapi wisatawan yang suka dengan aktfitas seperti river tubing bisa mencoba menyusuri aliran sungai, dengan panorama di kanan kirinya. Buat kalian yang suka mincing, sudah pasti bakalan banyak spot memancing di tempat wisata di Kalteng ini. Dan untuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Jambu dan masih di dalam wilayah Kecamatan Teweh Baru.

Bukit Payung

Mencari tempat wisata di Kalteng yang kekinian? Maka datang saja ke Kabupaten Barito Utara, tepatnya di Bukit Payung. Tak hanya suguhan akan indahnya pusat Kota Muara Teweh saja, tapi panorama alam yang begitu indahn tersaji sempurna di Bukit Payung. Mulai dari munculnya sang fajar hingga tenggelamnya sang matahari, kamu akan selalu dihadirkan indahnya alam Barito Utara. Hamparan rumput ilalang yang begitu hijau dan luas serasa menghiasi Bukit Payung menjadi lebih terlihat adem. Selfie, fotografi menjadi hal yang wajib dilakukan wisatawan ketika berada di puncak Bukit Payung. dan buat kalian yang berencana untuk photo pre-wed, Bukit Payung bisa menjadi lokasi pengambilan photo yang memberikan nuansa romantis.

Bumi Perkemahan Panglima Batur

Salah satu destinasi wisata yang cukup diandalakan oleh Kabupaten Barito Utara adalah Bumi Perkemahan Panglima Batur. Arsitektural bangunan untuk perkemahan yang sangat unik dan cukup tinggi kamu bisa melihat keindahan Danau Trahean yang tepat dihadapan Buper Panglima Batur. Tak heran jika kawasan tersebut menjadi salah satu tempat yang dijadikan berbagai acara oleh sekolah-sekolah di Barito Utara, terutama kegiatan Pramuka. Tapi juga terbuka untuk umum, buat kalian yang ingin menikmati keindahan alam yang berpadu dengan cantiknya Danau Trahean. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini tepatnya berada di Desa Trahean yang masih di dalam wilayah Kecamatan Teweh Selatan.

Bundaran Buah Durian

Dikenal juga sebagai Taman Bundaran Buah atau Tugu Buah ini cukup unik arsitekturalnya. Buat kalian yang ingin selfie bareng buah durian raksasa, bisa datang ke Kabupaten Barito Utara. Iya itulah buah durian yang menjadi maskot atau komoditas buah utama dari Kabupaten Barito Utara. Selain buah durian juga ada buah cempedak, manggis dan lain-lain yang memang menjadi salah satu komoditas Kabupaten Batara yang memang dikenal memiliki rasa yang begitu menggoda. Lokasi Bundaran Buah Durian ini terletak di jalan A. Yani, Muara Teweh.

Bundaran Bupati

Inilah salah satu pusat peradaban Kabupaten Batara yakni Bundaran Bupati. Lokasinya yang berada di tengah kota dan juga dihiasi dengan adanya Monumen Panglima Batur dan juga Taman Seribu Riam semakin membuatnya tak pernah sepi akan pengunjung. Mulai sore hari hingga malam hari. Buat kamu yang baru pertama kali datang di Barito Utara, maka menjadi hal yang wajib kamu lakukan nongkrong di Bundaran Bupati. Landmark Kabupaten Batara yang menjadi objek wisata di Kalteng ini selain menjadi spot wisata malam, juga menjadi obyek fotografi.

Danau Biru

Pertambangan batubara di Kalimantan memang tergolong massif dan banyak menyisakan kubangan besar dan juga kerusakan ekosistem. Tapi terkadang juga bisa menjadi destinasi wisata yang cukup unik dan menarik. Dan salah satunya adalah adanya Danau Biru yang berlokasi di Desa Hajak yang masih di dalam wilayah Kecamatan Teweh Baru. Kubangan yang cukup besar dan terjadinya proses alam, akhirnya meninggalkan rawa atau danau yang airnya berwarna biru atau warna tosca. Sangat cantik memang, jika kamu jadikan sebagai obyek fotografi maupun selfie. Meski tempat wisata di Kalteng ini belum begitu dikenal banyak traveler, namun berbagai photo yang ada di medsos setidaknya menjadi media promosi untuk Danau Biru yang ada di Desa Hajak. Dan akan semakin banyak wisatawan yang berdatangan.

Danau Butong

Pulau Kalimantan memang memiliki sumber daya alam yang sangat luar biasa, hampir semua komoditas dimilikinya dan salah satunya adalah batubara. Memiliki batubara yang nyaris tanpa habisnya juga memiliki sisi negatif, yakni rusaknya ekosistem dan salah satunya yang dikawatirkan di kawasan Danau Butong. Tempat wisata di Kalimantan Tengan ini masih sangat asri yang dikelilingi hutan bakau dan juga hutan rotan ini juga terancam kelestariannya karena adanya perijinan pertambangan batubara di kawasan Danau Butong. Sebagai kawasan konservasi adat yang mana kelestariannya masih terlindungi hingga kini diharapkan masih mampu mempertahankan ekosistem di Danau Butong. Buat kalian yang ingin menikmati indahnya danau yang berpadu dengan hutan yang juga masih lestasi, maka datang saja di Desa Butong, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Teweh Selatan.

Danau Trahean

Tempat wisata di Kalteng yang satu ini memang nyaris tidak pernah sepi akan pengunjung, apalagi lokasinya juga berdekatan dengan Bumi Perkemahan Panglima Batur, semakin membuat Danau TRahean ramai disambangi wisatawan. Berada di kawasan hijau panorama Danau Trahean ini memang begitu sempurna dan terlihat begitu asri. Buat kalian yang sudah bosan dengan kebisingingan perkotaan, bisa mengunjungi Danau Trahean agar lebih fresh. Buat kalian yang suka berkemah, juga bisa mendirikan tenda di areal Bumi Perkemahan Panglima Batur yang memang diperuntukkan untuk berbagai kegiatan, salah satunya Pramuka bagi anak-anak sekolah. Dan sudah pasti Danau Trahean juga menjadi surga bagi para pemancing mania yang ingin merasakan sensasi strike ikan-ikan yang ada di Danau Trahean. Lokasinya terletak di Desa Trahean dan di dalam wilayah Kecamatan Teweh Selatan.

Danau Trinsing

Ada keunikan tersendiri di Danau Trinsing, yakni bukan lokasi danaunya yang ramai akan wisatawan justru Dam Trinsing yang selalu ramai dikunjungi wisatawan yang ingin bermainan air. Padahal di danaunya sendiri fasilitasnya cukup lengkap, bahkan seperti sepeda bebek juga bisa kamu sewa untuk berkeliling Danau Trinsing. Untuk lokasinya sendiri juga tidak terlalu jauh dari pusat Kota Muara Teweh, yang hanya 30 km saja. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini juga menjadi destinasi utama para pemancing mania karena Danau Trinsing cukup menyimpan begitu banyak ikan air tawar di dalamnya. apalagi pinggiran danau sangat di penuhi pepohonan yang cukup lebat, menjadikan payung alami bagi para pemancing yang tak ingin kepanansan.

Goa Angah

Rasanya tak lengkap ketika kamu ingin mendaki puncak Gunung Angah tanpa mampir dulu di Goa Angah yang bisa kamu tempuh dalam beberapa jam dari Dusun Kuari, Desa Benangin dan di dalam wilayah Kecamatan Teweh Timur. Tempat wisata di Kalteng ini memang sangat menarik yakni memiliki dua pintu masuk ke dalam goa, bisa dari atas dan juga dari depan. Akan ada satu momentum yang harus kamu abadikan ketika berada di dalam Goa Angah, yakni ketika cahaya matahari masuk dari mulut goa dari atas terlihat begitu indah siluet cahaya yang begitu terang menerangi ruangan goa. Tak jarang banyak pecinta alam yang mengabadikan moment tersebut. Begitu juga dengan hiasan stalagmit dan stalagtit yang begitu mempesona di dalam goa.

Gunung Angah

Selain Gunung Lumut yang mencajdi puncak tertinggi di Kabupaten Barito Utara masih ada perbukitan lagi yang cukup menantang untuk di taklukkan, yakni Gunung Angah. Suguhan panorama alam hutan yang masih sangat asri nyaris tidak pernah dijamah manusia ini menyimpan beragam spot wisata yang sangat menarik. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini memang tidak bisa dibilang dekat atau mudah aksesnya, kamu harus harus membawa perbekalan yang cukup seperti air minum dan makanan ringan karena butuh waktu berjam-jam dari desa terdekat. Lokasinya terletak di Desa Benangin, tepatnya di Dusun Kuari, Kecamatan Teweh Timur. Dan akan lebih baik juga jika kamu belum pernah ke Gunung Angah sebaiknya menggunakan pemandu dari desa terdekat. Selain tidak salah arah kamu juga akan diajak ke spot wisata lainnya seperti Goa Angah dan Air Terjun Saluang.

Goa Liang Naga

Tak banyak traveler yang tahu akan objek wisata di Kalteng yang satu ini, yakni Goa Liang Naga yang terletak di pinggiran sungai Desa Liang Naga dan di dalam wilayah Kecamatan Teweh Baru. Untuk akses menuju lokasi akan semakin menarik jika kamu menyusuri sungai sembari menikmati indahnya alam pedesaan Desa Liang Naga. Memang Goa Liang Naga ini tidak begitu terlihat, apalagi jika air sungainya naik makam akan semakin tertutup oleh air. Untuk kedalaman goanya sendiri belum diketahui, mungkin para penyukai caving yang professional bisa mencoba untuk memasuki Goa Liang Naga, dan melihat keindahan apa saja yang ada di dalamnya.

Gunung Lumut

Kesempatan untuk menjadi Taman Nasional sangatlah besar yang sebelumnya menjadi kawasan Hutan Lindung. Hal tersebut karena di kawasan Gunung Lumut yang memiliki luas 8.000 hektar memiliki berbagai macam flora dan fauna di dalamnya. gunung Lumut ini ibarat jantungnya Pulau Kalimantan karena lokasinya berada di tengah-tengah Pulau Kalimantan. Gunung yang memiliki ketinggian sekitar 1210 mdpl ini memang memiliki medan yang cukup sulit untk mencapai puncak gunung. Terlepas dari cerita mitos Suku Dayak Kaharingan yang menganggap bahwa kawasan Gunung Lumut adalah wilayah yang dikeramatkan. Dan konon kabarnya di puncak gunung terdapat perkampungan abadi, yang ditempati oleh orang-orang yang sudah meninggal. Buat kalian yang suka berpetualang, mungkin Gunung Lumut bisa menjadi destinasi wisata yang harus kamu taklukkan. Tempat wisata di Kalteng ini secara administratif masuk di dalam wilayah Kecamatan Gunung Purei.

Gunung Pararawen

Jika Gunung Lumut masih terlalu berat untuk didaki, mungkin kamu bisa mencoba alternatif lainnya yakni di Gunung Pararawen. Lokasinya terletak di Desa Pendreh, tepatnya di Dusun Pararawen, Kecamatan Teweh Tengah. Sangat menarik memang panoramanya ketika kamu hendak mendaki Gunung Pararawen. Kamu akan melewati sungai-sungai yang begitu jernih yang berada di tengah hutan lindung. Sudah pasti hamparan pepohonan besar menjulang tinggi akan selalu menemani perjalanan kamu mendaki Gunung Pararawen. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini juga masih dihuni oleh fauna owa liar yang jumlahnya cukup banyak apalagi luas kawasan hutan lindung Gunung Pararawen ini 5.300 hektar.

Hutan Pinus Wonorejo

Tak mau kalah dan ketinggalan dengan kota-kota besar lainnya yang ada di Indonesia yang memiliki objek wisata seperti hutan pinus. Misalnya seperti Jogja yang memiliki Hutan Pinus Mangunan, belum lagi kota lainnya yang juga menyajikan destinasi wisata yang sama. Hutan Pinus Wonorejo memang sedang hits di kalangan anak muda penggila selfi dengan mengambil background hutan pinus atau bisa juga selfi dengan bergelantungan di hammock diantara pohon pinus. Objek wisata di Kalteng ini tak begitu jauh dari pusat Kota Muara Teweh, hanya beberapa menit saja dan untuk aksesnya sendiri juga cukup mudah. Hutan Pinus Wonorejo ini memang diharapkan ke depannya akan mampu lebih banyak menyedot wisatawan, terutama ketika hari libur tiba.

Jembatan Gantung Desa Trinsing

Desa Trinsing yang ada di dalam wilayah Kecamatan Teweh Selatan tidak hanya memiliki spot wisata seperti Danau Trinsing saja. Tapi juga memiliki spot fotografi yang sangat menarik, yakni Jembatan Gantung yang terbuat dari kayu. Tak jarang jembatan tersebut menjadi tujuan wisatawan yang kebanyak anak-anak muda yang ingin update foto di media sosialnya. Dan memang instagramable banget tinggal kamu mencari angle yang tepat untuk hasil yang maksimal.

Liang Idai

Buat kalian yang suka akan aktfitas seperti caving atau menyusuri goa, mungkin bisa mencoba untuk mengunjungi Liang Idai yang terletak di Desa Pendreh dan di dalam wilayah Kecamatan Teweh Tengah. Tapi jangan lupa untuk selalu membawa perlengkapan seperti senter karena sudah pasti di dalam Liang Idai sangatlah gelap. Ketika kamu berada di dalam Liang Idai kaamu akan disuguhi relief alam dinding goa yang sangat eksotis serta adanya stalagmit dan stalagtit yang menjadi sajian utama tempat wisata di Kalimantan Tengah ini.

Liang Pandan

Objek wisata yang satu ini berbeda dengan Liang Pandan yang ada di Puruk Cahu, Kabupaten Murung Raya, tetapi Liang Pandan yang ada di Kabupaten Batara. Mungkin ada traveler yang dari Barito Utara yang bisa melengkapi untuk lokasi wisata Liang Pandan, terutama untuk wilayah administratifnya berada di desa apa serta kecamatannya. Katanya Liang Pandan panorama alam yang begitu indah, selain ada goa yang tertutup pohon-pohon besar menjadi sajian yang cukup indah. Dan katanya pula untuk mencapai tempat wisata di Kalteng ini butuh berjalan kaki dengan menyusuri hutan dalam beberapa menit. Mungkin anda bisa melengkapinya di kolom komentar untuk lokasi Liang Pandan.

Makam PT. Mangkusari

Pahlawan Indonesia memang tersebar di berbagai pelosok negeri, seperti yang ada di Kabupaten Barito Utara ada seorang tokoh pejuang yang sangta gigih melawan penjajah Belanda Ketika itu, yakni PT. Mangkusari. Beliau bersama Kerajaan Banjar melawan berbagai macam bentuk kolonialisme Belanda. Dan kini makamnya pun sering dikunjungi peziarah yang ingin mendoakan beliau. Dan terkadang para peziarah tak hanya datang dari Barito Utara saja, namun dari berbagai wilayah di luar Kabupaten Batara. Dan untuk lokasi makamnya sendiri terletak di Desa Jambu, Kecamatan Teweh Baru.

Monumen Panglima Batur

Inilah sosok pahlawan yang lahir di Buntok yang sangat dihormati oleh masyarakat Barito Utara dan juga Kerajaan Banjar. Beliau ini adalah Panglima yang berasal dari Suku Dayak Bakumpai yang telah memeluk agama Islam dan cukup setia dengan Sultan Muhammad Seman. Dan Panglima Batur ini menjadi salah satu tokoh penting dalam Perang Banjar atau disebut juga Perang Barito yang ketika itu mempertahankan Benteng Manawing dari gempuran Belanda. Namun peperangan yang tidak seimbang akhirnya runtuhlah Benteng Manawing dan membuat Sultan Muhamad Seman meninggal. Panglima Batur sendiri akhirnya dalam pelarian dan akhirnya ditangkap dan dijatuhi hukuman mati di Banjarmasin pada tahun 1905. Awalnya makam beliau dikebumikan di belakang Masjid Jami’ Banjarmasin dan akhirnya di pindah di Makam Pahlawan Banjar. Atas jasa perjuangan beliau akhirnya dibangunlah Monumen Panglima Batur yang lokasinya tepat di kediaman Bupati Barito Utara. 

Pantai Pasir Putih

Akan banyak traveler yang kaget ketika mendengar salah satu destinasi wisata di Kabupaten Batara yang satu ini. Pantai Pasir Putih namanya, padahal wilayah Barito Utara bukan merupakan wilayah pesisir, tapi memiliki pantai. Dan tak lain adalah Sungai Barito yang pinggiran sungainya memiliki tanah berpasir yang berwarna agak keputihan dan hampir mirip pasir pantai. Untuk lokasinya sendiri pun juga tidak jauh dari pusat Kota Muara Teweh. Kamu bisa bersantai di pinggiran Sungai Barito sembari menikmati indahnya senja sore hari. Atau buat kalian yang memiliki hobi memancing, sudah pasti akan banyak spot yang banyak dihuni ikan tawar. Kamu juga bisa menikmatinya dengan menggunakan perahu atau ban pelampung dan menyusuri indahnya setiap sudut Sungai Barito.

Pulau Kelapa

Tak hanya wilayah Indonesia Timur atau Sumatera saja yang memiliki kawasan perkebunan kelapa, Kabupaten Batara juga memiliki. Yakni Pulau Kelapa namanya yang masih di daerah Muara Teweh yang akhir-akhir ini menjadi trending di medsos dengan berbagai gaya selfie dengan background pepohonan kelapa yang menjulang tinggi. Berpadu dengan rerumputan yang begitu hijau di bawahnya akan menghasilkan harmoni warna alam yang begitu indah. buat kalian yang demen banget dengan dunia fotografi mungkin bisa mencoba untuk berkunjung ke Pulau Kelapa.

Rumah Betang Muara Mea

Sangat menarik ketika kamu mengunjungi kawasan Gunung Lumut yang semula hanya menjadi kawasan hutan lindung, kini diusulkan untuk menjadi Taman Nasional. Tak hanya menyuguhkan flora dan faunanya saja, tetapi kamu juga bisa menikmati berbagai macam adat-istiadat atau warisan leluhur dari Suku Dayak, yakni bangunan Rumah Betang. Rumah Betang Muara Mea ini memang diprakarsai oleh Kepala Desa Muara Mea sebagai sentra ekonomi bagi berbagai macam kerajinan masyarakat setempat. Bahkan kamu pun juga bisa merasakan tinggal di Rumah Betang Muara Mea . Cukup sering berbagai kegiatan yang berhubungan dengan tradisi Suku Dayak dilaksanakan di tempat wisata di Kalimantan Tengah tersebut. Hal tersebut memang untuk menggaet wisatawan yang ingin berkunjung di kawasan Gunung Lumut dan ingin melihat lebih dekat seperti apa kebudayaan Suku Dayak.

Rumah Betang Nihan

Seperti layaknya desa-desa yang ada di Pulau Bali yang cukup kental akan adat istiadatnya, sama halnya dengan salah satu desa di Kabupaten Barito Utara. Desa Nihan namanya yang masih di dalam wilayah Kecamatan Lahei Barat yang hampir mayoritas penduduknya memeluk Hindu Kaharingan dan juga masih sangat kental menjalankan berbagai macam adat istiadat nenek moyangnya. Dan salah satunya adalah adanya Rumah Betang atau Rumah Panjang yang merupakan rumah adat dari Suku Dayak yang ada di Pulau Kalimantan. Rumah Betang Nihan ini ada dihuni sekitar 10 kepala keluarga yang hingga kini arsitekturalnya masih sangat tradisional yang sudah memiliki umur puluhan tahun. sebagai warisan leluhur Rumah Betang ini mendapatkan anggaran dari DPRD yang berguna untuk perawatan. Dan kini Rumah Betang Nihan justru menjadi tempat wisata di Kalteng, tepatnya di Barito Utara yang jaraknya hanya sekitar 1 jam perjalanan menggunakan perahu dari pusat Kota Muara Teweh.

Rumah Betang Tambaba

Jika kamu ingin melihat lebih dekat bagaimana arsitektur asli Rumah Betang yang sudah berumur ratusan tahun, kamu bisa mengunjungi Desa Tambaba yang ada di dalam wilayah Kecamatan Gunung Purei. Hampir mayoritas kayu yang digunakan rumah betang tersebut dari kayu ulin atau kayu belian yang memang memiliki kekuatan dan juga tahan terhadap berbagai macam cuaca. Dinding Rumah Betang Tambaba ini terbuat dari kulit kayu dan memiliki ketinggian hampir 2 meter. Selain menjadi tempat wisata di Kalimantan Tengah, Rumah Betang Tambaba ini seharusnya juda menjadi cagar budaya yang tetap harus dijaga.

Sungai Barito

Sepertinya agenda wisata kamu tak akan lengkap ketika mengunjungi Barito Utara tanpa mengarungi Sungai Barito di pusat Kota Muara Teweh. Berbagai aktifitas nelayan cukup menarik kita perhatikan di Sungai Barito. Memang bagi masyarakat Barito Utara itu hal yang biasa mereka lihat, tapi bagi wisatawan yang dari luar Kalimantan bisa menjadi daya tarik tersendiri. Kamu bisa juga menyewa perahu motor dan mengarungi Sungai Barito hingga ke desa dan menikmati keindahan panorama desa di Kabupaten Barito Utara. Sungai Barito di Kota Muara Teweh memang belum begitu diekplor lebih lanjut, padahal potensi untuk menjadi tempat wisata di Kalimantan Tengah cukup besar dan mampu memikat wisatawan domestik maupun manca.

Taman Seribu Riam

Pusat Kota Barito Utara memang tergolong sangat ramai, apalagi ada spot-spot cantik di tengah kota, seperti Bundaran Bupati, Monumen Panglima Batur, dan tak ketinggalan Taman Seribu Riam. Memiliki arsitektural hampir mirip dengan Monumen Panglima Batur, hanya design tugu perisai Suku Dayak saja yang membedakannya. Selfie akan menjadi suatu kewajiban ketika kamu baru pertama kali menginjakkan kaki di Kabupaten Barito Utara. Taman Seribu Riam kini menjadi salah satu altertatif destinasi wisata di Kalimantan Tengah tepatnya di Kabupaten Batara. 

Telaga Biru

Tak hanya Desa Hajak saja yang memiliki Danau Biru atau Telaga Biru, tetapi di Desa Pendreh yang masih di Kecamatan Teweh Tengah juga memiliki Telaga Biru yang juga indah. Kubangan bekas galian batubara tersebut memang sudah cukup lama dibiarkan dan akhirnya proses alam lah yang membentuknya menjadi Telaga Biru yang begitu indah. objek wisata di Kalimantan Tengah ini memang cukup bisa diandalkan untuk menggaet lebih banyak lagi wisatawan yang datang. Salah satunya adalah traveler yang hobi banget dengan dunia fotografi. Telaga Biru bisa menjadi spot untuk fotografi atau hanya sekedar selfie. Apalagi dengan adanya perbukitan yang begitu hijau mengelilingi telaga, akan menciptakan sebuah karya seni yang begitu indah.

Waterboom Muara Teweh

Kabupaten Barito Utara tidak hanya menyajikan pesona alamnya saja, tetapi juga ada spot destinasi wisata keluarga yang juga menarik untuk dikunjungi. Dan salah satunya adalah Waterboom Muara Teweh yang memiliki fasilitas bagi wisatawan yang cukup memadai. Obyek wisata di Kalteng yang ada di pusat Kota Muara Teweh ini memang selalu ramai dikunjungi wisatawan, terutama ketika akhir minggu atau musim liburan. Waterboom Muara Teweh memang saat ini telah menjadi alternatif wisata yang cukup favorit bagi wisatawan lokal Kabupaten Barito Utara.

Tempat Wisata di Gunung Mas

Sepertinya nama Kabupaten Gunung Mas ini sangat tepat, karena Kabupaten yang berbatasan langsung dengan Kalimantan Barat ini terdapat Pegunungan Muller dan Pegunungan Schwaner yang memiliki puncak tertinggi yang bernama Bukit Raya. Potensi yang cukup besar benar-benar dimiliki Kabupaten Gunung Mas, dalam hal ini pada sektor pariwisata. Adanya dua pegunungan tersebut menjadi salah satu ikon tempat wisata di Kalimantan Tengah yang sudah sangat dikenal oleh berbagai kalangan traveler. Selain dua objek tersebut masih banyak lagi destinasi wisata di Kabupaten Gunung Mas yang masih tersembunyi. Dan berikut ini daftar objek wisata yang ada di Kabupaten Gunung Mas.

Air Terjun Batu Mahasur

Tak sedikit orang yang ingin awet muda di dunia ini, padahal cukup mudah dan murah untuk tetap tampil awet muda tanpa menghabiskan uang untuk beli kosmetik. Tidak percaya? Maka kamu bisa dateng aja di objek wisata di Kabupaten Gunung Mas yang satu ini. Air Terjun Batu Mahasur namanya, konon kabarnya air yang ada di air terjun bisa membuat wajah kamu lebih awet muda. Tak heran jika mitos itu akhirnya dipercaya banyak orang dan begitu banyak wisatawan yang mengunjungi Air Terjun Batu Mahasur. Objek wisata di Kalteng ini memang telah menjadi andalan Kabupaten Gunung Mas, maka pembenahan akan fasilitasnya pun juga cukup diperhatikan. Kamu bisa bersantai di gazebo atau menikmati segarnya air menggunakan pelampung. Ingin memacu adrenalin, mungkin kamu bisa maelakukan cliff jumping. Air terjun yang memiliki ketinggian sekitar 12 meter ini lokasinya tidak jauh dari pusat Kota Kuala Kurun dan kurang dari 2 km jaraknya.

Air Terjun Bawin Kameloh

Tak jauh dari objek wisata andalan yakni Air Terjun Batu Mahasur, juga ada destinasi wisata air terjun yang tak kalah indahnya, yakni Air Terjun Bawin Kameloh. Memiliki tebing yang cukup tinggi dan lebih tinggi daripada Air Terjun Batu Mahasur. Dan uniknya lagi dibalik air terjunnya juga terdapat goa, dan kamu bisa bersantai di dalamnya sembari menikmati indahnya air terjun. Memang jika dilihat dari segi fasilitas masih lengkap Air Terjun Batu Mahasur, namun objek wisata di Kalteng ini juga tak kalah asrinya, yang sama-sama berada di kawasan Taman Hutan Raya Gunung Mas. Satu lagi yang sangat ektois adalah air yang ada di kolamnya memiliki warna merah dan kecoklatan.

Air Terjun Hatowan

Inilah salah satu air terjun yang berlokasi di tengah hutan yang menyuguhkan pesona alam Kabupaten Gunung Mas yang masih sangat terjaga keasriannya. Untuk mengunjunginya, pertama yang kamu siapkan adalah stamina serta berbagai macam perbekalan, karena kamu harus berjalan kaki menyusuri jalan setapak sejauh 1 km. tapi rasa lelah sepertinya tidak akan terasa, karena kamu akan disibukkan dengan pesona alam hutan yang begitu indah. Kamu akan melewati sungai-sungai kecil yang memiliki air yang sangat jernih serta pepohonan besar yang menjulang tinggi ke angkasa. Air Terjun Hatowan ini memiliki tiga tingkat dengan debit airnya yang sangat besar. Jika kamu ingin merasa sensasi mandi di sungai maka kamu bisa menaiki hingga tingkat paling atas. Kolam alami yang cukup luas akan membuat tergiur untuk cepet-cepet nyebur. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini tepatnya berada di Desa Tumbang Sian yang masih di dalam Kecamatan Kahayan Hulu Utara.

Air Terjun Sungai Saluhan

Lokasinya tak jauh juga dengan Air Terjun Bawin Kameloh, tepatnya terletak di Desa Tumbang Tambirah yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kurun. Sebenarnya kalau melihat air terjunnya sama seperti riam karena memang tidak tinggi, tapi pesona akan Sungai Sauhan itulah yang membuat objek wisata di Kalimantan Tengah ini selalu dibanjiri wisatawan. Sudah pasti bermain air menjadi hal wajib ketika kamu mengunjungi Air Terjun Sungai Saluhan. Mungkin kamu juga bisa mencoba untuk melakukan river tubing di Sungai Saluhan dan menikmati pesona Taman Hutan Raya Kabupaten Gunung Mas. Tidak begitu jauh dari pusat Kota Kuala Kurun yang hanya 5 km saja jaraknya.

Batu Antang

Semakin lengkap wisata kamu ketika mengunjungi Batu Suli, kamu bisa juga mampir ke objek wisata lainnya yang berhadapan dengan Batu Suli. Kamu bisa menggunakan perahu untuk menyeberangi Sungai Kahayan. Batu Antang ini menurut cerita legenda adalah batu yang digunakan oleh Tamanggung Amai Rawang untuk bersemedi dan melakukan ritual yang disebut Manajah Antang atau ritual untuk memanggiul roh leluhur. Yang ketika itu sedang menghadapi serangan dari orang Ot yang sebelumnya menghabisi warga Desa Upon Batu dimana desa tersebut sebagai tempat tinggal Tamanggung Amai Rawang. Untuk mengunjungi objek wisata di Kalteng ini, kamu harus mentaati beberapa peraturan, seperti tidak berbicara kotor, atau berbuat hal-hal yang tidak selayaknya. Dan salah satu alasannya adalah Batu Antang sudah menjadi benda cagar budaya yang harus kita jaga keberadaannya.

Batu Suli

Jika membandingkan ukuran dan ketinggian Batu Suli memang jauh lebih kecil jika dibandingkan dengan Batu Kelam atau Bukit Kelam yang ada di Kabupaten Sintang, Kalimantan Barat. Tetapi panorama indahnya yang ada di Batu Suli benar-benar tak kalah indah dan menakjubkannya. Apalagi di sisinya ada Sungai Kahayan yang menyimpan pesona keindahan di dalamnya. batu Suli bisa menjadi alternatif bagi para pemanjat tebing selain Puruk Sandukui yang tergolong sangat berat dan hingga kini belum ada seorang pun yang mencapai puncak. Kawasan Batu Suli memang sangat cocok buat kalian yang suka berpetualng dan mendirikan kemah di kawasan Batu Suli. Dan sudah pasti tempat wisata di Kalteng ini juga cocok banget bagi kalian yang suka memancing. Lokasinya terletak di antara Desa Tumbang Manange dan Desa Upon Batu yang masih di dalam wilayah Kecamatan Tewah.

Bendungan Sakata Juri

Pembangunan awal dari Bendungan Sakata Juri memang bukan ditujukan sebagai objek wisata yang ada di Kabupaten Gunung Mas. Namun karena di kawasan bendungan ini cukup menarik akhirnya banyak wisatawan lokal yang liburan di Bendungan Sakata Juri. Bahkan akhir-akhir ini lokasi aliran air yang dari bendungan justru menjadi spot wisatawan untuk bermainan air, mulai dari sekedar berendam hingg berenang. Dan akhirnya kini mendapat perhatian dari pemerintah, agar melakukan berbagai pembenahan agar menjadi salah satu objek wisata di Kalimantan Tengah khususnya di Kabupate Gunung Mas. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kurun Seberang yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kuala Kurun.

Danau Biru Tewang Pajangan

Hampir mirip dengan Danau Biru yang ada di Kabupaten Katingan, yang berawal dari pertambangan dan akhirnya membentuk kubangan dan karena proses alamlah akhirnya menjadi Danau Biru yang begitu indah. objek wisata di Kalteng ini memang lagi hits di kalangan traveler anak muda, dan cukup banyak postingan photo selfie di Danau Biru Tewang Pajangan. Buat kalian yang menyukai dunia fotografi, Danau Biru Tewang Pajangan ini memang bisa kamu jadikan sebagai objek foto yang mampu menghasilkan sebuah karya seni yang begitu indah. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Tewang Pajangan yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kurun.

Monumen Tambun Bungai

Ada satu spot wisata yang cukup wajib kamu kunjungi ketika kamu menginjakkan kaki di Kabupten Gunung Mas, yakni Monumen Tambun Bungai. Meraka adalah tokoh yang melegenda di bumi Kalimantan, bisa dikatakan sebagai nenek moyang Suku Dayak yang memiliki kebijaksanaan dan juga keberanian dalam membela kebenaran. Selain itu juga dianggap sebagai tokoh spiritual bagi Suku Dayak, dan tak mengherankan nama mereka dibadikan menjadi nama-nama jalan di Kota-Kota Kalimantan. Meskipun banyak situs-situs peninggalan mereka yang sudah hancur karena termakan usia, namun dengan adanya Monumen Tambun Bungai ini bisa mengingatkan kembali bagi generasi selanjutnya. Kini Monumen Tambun Bungai telah menjadi salah satu ikon wisata di Kabupaten Gunung Mas, yang cukup sering dikunjungi wisatawan.

Pegunungan Schwaner

Kabupaten Gunung Mas memang sangat potensial untuk mengembangkan potensi wisata, karena begitu banyak spot dataran tinggi dan juga pegunungan. Selain Pegunungan Muller, dimana Puruk Sandukui berada masih ada Pegunungan Schwaner yang memiliki ketinggian 2278 mdpl yang terkenal dengan Bukit Raya dan juga menjadi Gunung tertitingi di Kalimantan. Memang secara administratif Pegunungan Schwaner dan Bukit Raya masuk di dalam wilayah Kabupaten Katingan, tapi untuk aksesnya juga bisa dari Kabupaten Gumas bagian barat. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini memang menwarkan keindahan alam yang begitu sempurna. Kamu bisa melihat indahnya sunrise dan eksotisnya sunset dan juga alam hutan pulau terbesar ketiga di dunia, tepatnya di Provinsi Kalimantan Tengah.

Puruk Sandukui

Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini bisa dikatakan sebagai ikon wisata Kabupaten Gunung Mas. Jika di Provinsi Kalimantan Barat memiliki Batu Kelam, maka di Kalimantan Tengah memiliki Puruk Sandukui atau Bukit Telunjuk. Dikatakan Bukit Telunjuk karena bentuk bukit yang memiliki ketinggian sekitar 250 meter ini mirip seperti jari telunjuk. Puruk Sandukui itu sendiri berarti Tebing Tambatan, konon kabarnya Puruk Sandukui ini pada jaman dahulu dijadikan sebagai tambatan kapal Nabi Nuh. Karena tingkat kesulitan dan juga bukitnya yang sangat terjal, hingga saat ini belum ada seorang pendaki yang mampu menaklukkan Puruk Sandukui. Dan akhir-akhir ini tersiar kabar bahwa Mapala UI mencoba untuk mendaki hingga Puruk Sandukui pada bulan Agustus 2017, dan ingin mengibarkan Sang Saka Merah Putih di atas puncak Puruk Sandukui. Lokasi Puruk Sandukui ini terletak di Desa Harowu yang berada di dalam wilayah Kecamatan Miri Manasa. Sebagai tambahan, Desa Harowu ini dihuni oleh Suku Ot Danum (Suku Hulu Sungai) yang juga memiliki cerita legenda asal-usul yang begitu menarik untuk disimak.

Rumah Betang Toyoi

Sepertinya kita semuanya harus belajar lagi tentang toleransi perbedaan beragama seperti yang ada pada Rumah Betang Toyoi. Rumah adat Suku Dayak ini dibangun pada tahun 1869 dan menjadi benda cagar budaya yang dihuni setidaknya ada sekitar 30 kepala keluarga. Yang sangat mengagumkan adalah semua orang yang tinggal di Rumah Betang tersebut memiliki keyakinan yang berbeda-beda, ada yang menganut Islam, Hindu Kaharingan, dan juga Kristen. Dan semuanya hidup berdampingan dan saling menghargai keyakinannya masing-masing. Tak heran juga jika cukup sering wisatawan atau media yang meliput objek wisata di Kalteng, tepatnya di Desa Tumbang Malahoi, Kecamatan Rungan ini. Inilah salah satu benih perdamaian yang berharap terus tumbuh dan menjadi inspirasi bagi semua kalangan di negeri ini.

Rumah Betang Damang Batu

Meskipun kini hanya tinggal puingnya saja, namun memiliki nilai sejarah yang sangat penting bagi keseluruhan masyarakat Suku Dayak. Di Rumah Betang Damang Batu inilah tradisi “mengayau” atau memenggal kepala musuh dalam peperangan antar sub Suku Dayak berakhir. Tepatnya pada tahun 1894 upaya perdamaian dan mengakhiri tradisi “mengayau” diprakarsai oleh salah satu Residen Belanda ketika itu yang membutuhkan waktu yang cukup lama hampir 2 bulan untuk mengumpulkan semua Kepala Suku Dayak di tanah Borneo. Dan Rumah Betang Damang Batu inilah yang menjadi tempat bersejarah berkumpulnya hampir seluruh kepala Suku Dayak yang sepakat untuk mengakhiri peperangan dan juga tradisi “mengayau”. Kini selain menjadi objek wisata di Kalteng juga menjadi cagar budaya bagi Kabupaten Gunung Mas, dan juga bagi seluruh Suku Dayak di tanah Borneo. Lokasinya terletak di Desa Tumbang Anoi dan di dalam wilayah Kecamatan Damang Batu.

Rumah Betang Temanggung Singa Keting

Tidak hanya sekedar mengunjungi benda cagar budaya saja, ketika kamu akan ke Rumah Betang Temanggung Singa Keting. Tetapi kamu juga bisa menikmati indahnya alam pedesaan dan juga hutan yang masih sangat asri di Kabupaten Gumas. Membutuhkan waktu berjam-jam perjalanan darat dan juga air dengan mengarungi Sungai Kahayan dari Desa Tumbang Miri. Rumah Betang yang satu ini adalah warisan dari Suku Dayak Ot Danum yang merupakan Suku Dayak asli dari Hulu Sungai Kahayan. Jadi budaya serta adat istiadatnya pun masih sangat kental. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini terletak di Desa Tumbang Korik yang masih di dalam wilayah Kecamatan Damang Batu.

Sungai Kahayan

Tak lengkap rasanya ketika kamu berkunjung di Kabupaten Gumas, tanpa mengarungi dan menikmati indahnya Sungai Kahayan. Kamu cukup menyewa perahu motor untuk bisa ke hulu Sungai Kahayan yang juga memiliki objek wisata ikonik, yakni Batu Suli dan juga Batu Antang yang lokasinya sangat berdekatan. Selain itu suguhan panorama pedesaan di pinggir Sungai Kahayan juga menjadi sajian yang begitu indah untuk dinikmati. Sungai Kahayan selain menjadi akses transportasi air juga menjadi tempat dimana masyarakat mengais rejeki dengan menjadi nelayan. Sudah pasti Sungai Kahayan juga menjadi surga buat para traveler yang ingin merasakan sensasi strike ikan-ikan besar penghuni Sungai Kahayan. Sungai Kahayan juga memiliki potensin untuk arung jeram yang ada di daerah hulu yang memiliki arus yang cukup kuat. Selain Sungai Kahayan ada juga objek wisata di Kalteng yang ada di Kabupaten Gumas, yakni Sungai Miri yang juga menawarkan keindahan alam Pulau Kalimantan.

Sungai Miri

Salah satu akses menuju destinasi wisata ikonik di Kabupaten Gumas, yakni Puruk Sandukui adalah melalui Sungai Miri. Dan ketika mendekati hulu cukup banyak riam yang cukup ekstrim serta arusnya yang sangat deras. Sudah pasti potensi akan wisata olahraga arung jeram sangatlah besar di Sungai Miri, hanya membutuhkans edikit sentuhan dan berbagai promosi agar semakin banyak para penguji adrenalin menjajal dahsyatnya jeram-jeram yang ada di Sungai Miri. Selain itu pesona alam pedalaman hulu Sungai Miri juga menjanjikan sebuah petualangan yang sangat berbeda, yang sepertinya sangat jarang di jamah manusia. Kamu bisa memulai menikmati tempat wisata di Kalimantan Tengah ini mulai dari Desa Harowu, Kecamatan Miri Manasa.

Tempat Wisata di Kapuas

Kabupaten Kapuas dengan Ibukotanya Kuala Kapuas memang cukup dikenal dengan tata kotanya yang begitu indah menjadikannya salah satu kota tujuan bagi para pelancong atau wisatawan. Dibukanya jalur darat trans Kalimantan semakin memudahkan para traveler yang ingin mengunjungi berbagai objek wisata di Kabupaten Kapuas. Dan memang banyak tyempat wisata di Kalimantan Tengah yang masih tersimpan di Kabupaten Kapuas. Dengan kondisi topografinya mulai dari pegunungan dan juga pesisir yang berhadapan langsung dengan laut Jawa akan mampu memikat wisatawan berkunjung di Kabupaten Kapuas. Dan berikut ini beberapa destinasi wisata andalan yang dimiliki oleh Kabupaten Kapuas.

Air Terjun Batu Puti

Mungkin ketinggian air terjun ini sekitar 80 hingga 100 meter yang juga memiliki debit air yang sangat besar. Namun jika kamu ingin mendekati Air Terjun Batu Puti, kamu harus ekstra hati-hati, karena tebingnya cukup terjal dan ketika kondisi hujan cukup licin. Lokasi objek wisata di Kalteng ini sangat berdekatan dengan pemukiman penduduk Desa Masuparia yang berada di balik tebing. Yang paling mengesankan adalah kondisi alam sekitar air terjun yang masih sangat asri, nyaris tidak pernah disentuh tangan-tangan jahil manusia. Seperti pepohonan yang seakan menjadi payung bagi kolam-kolam kecil yang ada di bawah air terjun. Melakukan aktifitas seperti river tubing di bawah Air Terjun Batu Puti sepertinya sangat menyenangkan sembari bersantai menikmati keindahan alam hutan di sekitarnya.

Air Terjun Bunut

Informasi mengenai dimana tepatnya Air Terjun Bunut ini masih tergolong sangat minim, yang pasti lokasinya terletak di Desa Tumbang Tukun yang masih di dalam Kecamatan Pasak Telawang. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini memiliki kondisi alam yang tak kalah asrinya dengan Desa Masuparia, dimana beberapa air terjun berada di sana. Pepohonan yang begitu lebat di kawasan air terjuh semakin meneduhkan dan seakan menjadi payung alami yang memayungi kolam yang cukup luas di bawahnya. Aktifitas berenang maupun sekedar berendam, menjadi hal yang wajib kamu lakukan utnuk menghilangkan rasa lelah selama perjalanan menuju Air Terjun Bunut.

Air Terjun Masupa

Memang masih belum begitu banyak traveler yang telah mengunjungi Air Terjun Masupa, karena memang lokasinya sangat tersembunyi di tengah hutan belantara dan juga Gunung Puti. Dan hingga saat ini hanya para traveler yang sangat menyuakai petualangan saja yang mengunjunginya. Jika kamu ingin melihatnya lebih dekat, jangan lupa untuk memabawa perbekalan secukupnya, dan tak kalah penting lainnya adalah menyiapkan stamina yang prima. Butuh waktu berjam-jam berjalan kaki menuju Air Terjun Masupa. Tinggi Air Terjun Masupa ini hampir sekitar 80 meter hanya saja konturnya yang landai dan tidak terjal. Memiliki debit air yang cukup besar serta adanya kolam di bawahnya yang siap menghilangkan rasa lelah kamu setelah berjalan kaki melewati hutan belantara. Tempat wisata di Kalteng ini letaknya di Desa Masupa Ria dan di dalam wilayah Kecamatan Mandau Talawang.

Air Terjun Masupa Bahandang

Inilah air terjun yang satu aliran sungai dengan Teluk Batu yang biasanya dijadikan spot untuk bersantai para traveler yang merasa lelah melakukan perjalanan. Air Terjun Masupa Bahandang ini cukup tinggi sekitar 80 meter dan memiliki tiga tingkat air terjun. Namun perjalanan menuju Air Terjun Masupa Bahandang ini tidaklah mudah, kamu harus melewati hutan yang masih perawan serta tak jarang harus mendaki. Setidaknya membutuhkan waktu hampir 4 jam berjalan kaki hingga sampai di lokasi wisata di Kalimantan Tengah ini. Secara administratif Air Terjun Masupa Bahandang ini masih masuk di dalam wilayah Masuparia, Kecamatan Mandau Talawang.

Bundaran Besar Kuala Kapuas

Inilah salah satu landmark dari Kabupaten Kapuas, yakni Bundaran Besar Kuala Kapuas. Menjadi hal yang sangat wajib buat kalian yang baru pertama kali datang di Kuala Kapuas, minimal selfie di Bundaran Besar Kuala Kapuas. Selain ikonik, sepertinya kamu belum pernah menginjakkan kaki di Kuala Kapuas, jika belum selfie di pusat peradaban Kuala Kapuas. Tidak hanya menyajikan bundaran besar serta Tugu Garingnya saja, tapi di beberapa sisi di pinggiran bundaran juga terdapat taman, yang biasanya digunakan sebagai tempat nongkrong untuk menikmati gemerlapnya pusat Kota Kuala Kapuas. Selain menjadi landmark atau maskot Kota Kuala Kapuas, Bundaran Besar tersebut juga menjadi destinasi wisata di Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Kapuas.

Gereja Imanuel

Selain Humai Hai Loendjoe, Gereja Imanual juga termasuk benda cagar budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Kapuas. Gereja ini dibangun pada tahun 1876 oleh para pekerja keagamaan atau misionaris yang mendapatkan dana dari Zending Barmen, yakni organisasi atau yayasan misionaris. Dengan usianya yang sudah lebih dari ratusan tahun tersebut masih tetap kokoh berdiri hingga saat ini. Meskipun beberapa kali mengalami perbaikan di bagian-bagian tertentu. Selain menjadi benda cagar budaya, sudah pasti menjadi tempat wisata di Kalteng khususnya wisata religi bagi umat Kristiani. Yang paling menarik dengan Gereja Imanuel ini adalah selain terbuat dari kayu ulin ada kaca mozaik yang sangat langka yang hanya ada 2 buah di dunia. Lokasi Gereja Imanuel terletak di Desa Saka Mangkahai yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kapuas Barat.

Guest House Kota Air

Ingin merasakan indahanya bersantai di atas Sungai Kapuas? Mungkin kamu harus mencoba Guest House Kota Air yang sangat terkenal di Kabupaten Kapuas. Guest House Kota Air ini memiliki arsitektur yang sangat unik serta memiliki berbagai maca fasilitas di dalamnya. mulai dari tempat tidur, kamar mandi dalam, ac, tv, dan beberapa fasilitas pendukung lainnya. Namun kamu harus siap merogoh kocek mulai dari Rp. 500.000 hingga jutaan rupiah untuk menginap di Guest House Kota Air. Lokasinya juga ada di dalam obyek wisata Taman Pelabuhan KP3 yang cukup ramai dikunjungi wisatawan yang ingin bersantai di dalam tamans embari menikmati segarnya hembusan udara Sungai Kapuas.

Huma Hai Loendjoe

Selain Gereja Imanuel yang ada di Desa Mangkahai, Rumah Besar atau Humau Loendjoe juga masuk di dalam benda cagar budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Kapuas. Rumah Besar yang terbuat dari kayu ulin ini berbentuk panggunggung yang tingginya lebih dari 1 meter. Humai Hai Loendjoe dibangun oleh Bapak Loendjoe pada tahun 1907 dan mengajak saudara-saudaranya hidup bersama dalam satu atap. Yang setiap bagian ruangan hanya dibatasi kelambu saja. Jika kamu ingin melihat seperti apa kondisi Humau Hai Loendjoe, lokasinya terletak di Desa Saka Tampak yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kapuas Barat.

Makam Pahlawan Surya Chandra

Agak sedikit miris jika melihat Makam Pahlawan Surya Chandra yang banyak ditumbuhi ilalang dan semak belukar, dan seakan lepas dari perhatian. Padahal beliau adalahs eorang pejuang yang dengan berani melawan penjajahan Belanda dalam merebut kembali kemerdekan NKRI. Dan bagi kalangan pejuang memang daerah Desa Anjir Serapat begitu banyak pahlawan yang tidak dikenal dengan berani melakukan perlawanan. Makam Pahlawan Surya Chandra bisa menjadi objek wisata ziarah yang bisa menambah daftar obyek wisata yang dimiliki oleh Kabupaten Kapuas. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Anjir Serapat yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kapuas Timur.

Makam Sandung

Akan lebih lengkap agenda wisata kamu, maka Makam Sandung juga kamu masukkan ke daftar lokasi wisata yang harus kamu kunjungi ketika berada di Kabupaten Kapuas. Makam Sandung adalah sebuah situs budaya dari Suku Dayak Ngaju. Yakni rumah yang difungsikan untuk menyimpan tulang belulang Suku Dayak setelah melalui proses upacara adat yang dinamakan “Tiwah”. Dan pada umumnya bagi Suku Dayak Kaharingan yang biasa melakukan upacara tersebut. Makam Sandung yang menjadi objek wisata di Kalteng khususnya wisata budaya dan ziarah memang cukup menyedot perhatian wisatawan. Setidaknya kita juga lebih tahu budaya leluhur dari Suku Dayak. Lokasinya sendiri terletak di Desa Sei Pasah yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kapuas Hilir.

Masjid Agung Al Mukarram

Inilah tempat peribadahan bagi umat Islam yang ada di Kabupaten Kapuas yang pernah manyabet juara 2 Masjid Agung Percontohan Imaroh atau Kemakmuran di Tingkat Nasional. Masjid yang didominasi warna hijau ini memang tampak begitu megah dengan arsitekturalnya yang begitu indah. di halaman depan masjid terdapat menara yang cukup tinggi serta ada kolam yang semakin menambah estetika tempat ibadah itu sendiri. Berbagai kegiatan keagamaan juga sering dilakukan di Masjid Agung Al Mukarram, seperti pengajian dan lain-lain. Untuk lokasinya sendiri terletak di Selat Tengah dan di dalam wilayah Kecamatan Selat.

Pantai Cemara Labat

Meski tidak memiliki hamparan pasir putih tapi bukan berarti Pantai Cemara Labat kehilangan akan pesona indahanya. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini justru memiliki keunikannya tersendiri, misalnya seperti adanya hamparan rerumputan yang luas, hamparan perasawahan yang tak jauh dari bibir Pantai Cemara Labat. Dan yang paling diminati banyak pengunjung adalah hutan bakau yang dihuni oleh monyet ekor panjang. ada dua akses yang bisa kamu gunakan untuk mengunjungi Pantai Cemara Labat, bisa menggunakan jalur darat atau menggunakan perahu klotok atau perahu motor. Lokasi Pantai Cemara Labat terletak di Lupak yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kapuas Kuala.

Pulau Gabang

Tak hanya Pulau Lampahen dan Pulau Telo saja yang saat ini menjadi perhatian pemerintah yang memiliki potensi wisata yang luar biasa. Namun Pulau Gabang juga tak kalah indahnya, bahkan ada semacam tradisi “memberi Makan Buaya” yang cukup terkenal. Menurut cerita rakyat dulu ada seorang yang sangat hebat yang mampu menaklukkan buaya siluman di Pulau Gabang, dan singkat cerita orang hebat yang bernama Datu Jafar tersebut melepaskan tiga buaya sebagai penjaga Pulau Gabang. Atas perintahnya, masyarakat Pulau Gabang harus memberiknya makan satu tahun sekali. Dan kini tradisi semacam itu menjadi hal yang memang sangat menarik untuk dilihat, sebagai kearifan lokal yang masih terjaga hingga kini. Selain tradisi tersebut Pulau Gabang juha menjadi objek wisata di Kalteng yang masih terus diupayakan untuk pengembangannya. Lokasinya terletak di Desa Batanjung yang amsih di dalam wilayah Kecamatan Kapuas Kuala.

Pulau Lampahen

Ingin menghilangkan rasa kepenataan karena terlalu lama di perkotaan, kamu bisa mengagendakan untuk mengunjungi Pulau Lampahen. Berbeda dengan pulau-pulau lainnya, maupun dengan Pulau Telo yang sama-sama di Kabupaten Kapuas. Pulau Lampahen menjadi tempat tumbuhnya primate, bahkan dalam perjalanan kamu menuju Pulau Lampahen, dengan melalui Sungai Hampalam kamu juga akan disuguhi monyet hidung besar, yakni Bekantan. Biasanya mereka bergelantungan di pohon bakau yang berada di pinggir Sungai Hampalam. Dan memang sepertinya kedepannya, tempat wisata di Kalimantan Tengah ini akan dijadikan sebagai konservasi bagi hewan langka seperti Bekatan, Orang Utan, dan juga monyet lainnya.

Pulau Telo

Inilah salah satu destinasi wisata alam yang menjadi andalan Kabupaten Kapuas yakni Pulau Telo. Hanya saja, objek wisata di Kalteng ini belum dikelola dengan baik jadi kesan yang begitu alami masih sangat melekat. Ada 4 pulau yang di tengah-tengah Sungai Kapuas, jadi untuk mengunjunginya kamu bisa menyewa perahu nelayan sembari menikmati indahnya Sungai Kapuas, tapi juga bisa melalui jembatan. Luas wilayah Pulau Telo sekitar 88 ribu hektar yang mayoritas penduduknya bertani. Kondisi alamnya masih sangat asri, bahkan kamu bisa menemui berbagai macam jenis burung yang ada di pinggiran pulau besar maupun pulau kecilnya. Buat kalian yang hobi banget memancing, Pulau Telo bisa menjadi spot terbaik untuk merasakan sensasi tarikan ikan-ikan besar yang menghuni Sungai Kapuas. Lokasi Pulau Telo terletak di Desa Pulau Telo, yang masih di dalam Kecamatan Selat.

Pura Jagatnatha

Ingin merasakan nuansaa seperti di Pulau Dewata ketika berada di Kabupaten Kapuas? Ada salah satu destinasi yang mirip sekali seperti perkampungan yang ada di Pulau Bali, yakni ada di Desa Kecamatan Basarang. Ketika kamu memasuki wilayah tersebut sangat kental sekali adat orang Bali, mulai dari rumah dan juga berbagai hiasan yang ada di halamannya. Dan tidak ketinggalan adanya Pura Jagatnatha yang menjadi tempat peribadahan bagi umat Hindu Bali yang ada di Kabupaten Kapuas. Tak jarang juga saat ini justru menjadi salah satu objek wisata di Kalteng, tepatnya di Kabupaten Kapuas. Apalagi ketika ada upacara keagamaan bagi umat Hindu Bali yang ada di desa tersebut.

Riam Katimpun

Desa Masuparia, Kecamatan Mandau Telawang memang potensi akan tempat wisatanya sungguh luar biasa. Tidak hanya menyajikan keindahan air terjun dan Bukit atau Gunung Puti saja, tetapi juga sungai yang berpotensi menjadi wisata olahraga arung jeram. Salah satunya adalah Riam Katimpun, memiliki air yang jernih, arusnya yang cukup kuat, serta banyaknya riam dan juga rintangan bebatuan di tengah sungai menjadi tantangan tersendiri bagi para pecinta arung jeram. Hanya saja objek wisata di Kalimantan Tengah ini belum digarap atau mungkin saja, belum pernah ada yang mencoba berarung jeram di Riam Katimpun atau Sungai-sungai yang ada di Desa Masuparia.

Rumah Betang Desa Tumbang Bukoi

Hampir setiap Kabupaten yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah tidak lepas dari yang namanya Rumah Betang yang menjadi rumah adat Suku Dayak. Dan hingga kini pun juga masih ada sisa-sisa Rumah Betang yang memiliki umur puluhan hingga ratusan tahun. salah satunya adalah Rumah Betang Desa Tumbang Bukoi yang katanya dibangun pada tahun 1800 yang berlokasi di hulu Sungai Kapuas, tepatnya di wilayah Kecamatan Mandau Talawang. Tetapi kamu juga bisa melihat replikasi dari Rumah Betang yang usianya sudah lebih dari 200 tahun di Alun-Alun Kota Kuala Kapuas.

Rumah Betang Sei Pasah

Desa Sei Pasah memang lagi digenjot oleh pemerintah dan dijadikans ebagai salah satu dewa wisata yang ada di Kabupaten Kapuas. Selain menampilkan desa budaya yang cukup kental dengan adat istiadatnya juga ada Replika Rumah Betang yang baru beberapa tahun selesai dibangun. Cukup menarik memang, diharapkan wisatawan jauh lebih mengenak berbagai macam budaya Suku Dayak yang ada di Desa Sei Pasah, Kecamatan Kapuas Hilir. Selain itu di Desa Sei Pasah juga terdapat Makam Sandung sebagai situs budaya Suku Dayak Ngaju.

Sungai Kapuas

Siapa bilang sunset hanya hadir di pantai saja, dan yang pasti pesona sunset dibalik Sungai Kapuas juga tak kalah indahnya dengan pantai manapun. Tak jauh dari pusat Kota Kuala Kapuas, cukup banyak spot untuk menikmati senja di pinggiran Sungai Kapuas. Kamu juga bisa menikmati berbagai macam kesibuykan nelayan yang ada di pinggiran Sungai Kapuas dengan menggunakan perahu dan berkeliling di sepanjang sungai. Tempat wisata di Kalteng ini jelas menjadi surga bagi para pemancing mania, Sungai Kapuas yang juga menjadi tempat mengais rejeki para nelayan menyimpan begitu banyak ikan di dalamnya.

Taman Kota Kuala Kapuas

Kabupaten Kapuas memang menjadi salah satu Kabupaten yang menjadi pusat perhatian, karena tata kotanya yang begitu indah. dan salah satunya adalah adanya beberapa Taman Kota yang ada di pusat Kota Kuala Kapuas yang semakin membuat pusat kotanya menjadi begitu asri. Menjadi ruang terbuka hijau, bagi masyarakat yang ingin bersantai sembari menikmati indahnya kota. Tak jarang juga jika Taman Kota Kuala Kapuas menjadi objek fotografi dari beberapa fotografer professional. Karena tidak hanya menampilkan keasriannya saja, dari sisi estetika-nya pun juga diperhatikan dalam pembangunan Taman Kota Kuala Kapuas.

Taman Pelabuhan KP3

Ingin melengkapi agenda wisata kamu ketika berada di Kabupaten Kapuas?? Maka Taman Pelabuhan KP3 ini harus kamu masukan ke daftar wisata kamu ketika berada di Kapuas. Tidak sekedar taman biasa yang berada di pusat kota, tetapi pemandangan yang ada di Taman Pelabuhan KP3 ini benar-benar istimewa. Mulai dari tamannya yang begitu bersih dan sangat teduh, serta lokasinya yang tepat di pinggi Sungai Kapuas dan juga salah satu Guest House “Kota Air” yang begitu eksotis juga tersaji di Taman Pelabuhan KP3. Tak heran jika banyak masyarakat lokal yang menikmati senja di Taman Pelabuhan KP3 ini. Kamu bisa bersantai di taman di bawah kanopi atau duduk menikmati Sungai Kapuas tepat di pinggir sungai atau buat kalian yang suka memancing bisa juga mencoba sensasi strike di pinggiran Sungai Kapuas. Tempat wisata di Kalteng ini terletak di Jalan Sudirman Kuala Kapuas yang tidak jauh dari pusat kota.

Teluk Batu Masuparia

Desa Masuparia yang ada di dalam wilayah Kecamatan Mandau Talawang, seperti sangat layak jika dijadikan sebagai desa wisata karena memiliki begitu banyak objek wisata yang bisa diandalkan. Dan salahs atunya adalah Teluk Batu. Jika kamu ingin mengunjungi Air Terjun Masuparia, maka akan semakin lengkap jika mampir juga di Teluk Batu, karena masih berada di dalam area Desa Masuparia. Dan tak jarang Teluk Batu ini dijadikan peristirahatan para traveler yang ingin mengeksplorasi lebih jauh alam Desa Masuparia. Dengan air sungainya yang begitu jernih, sudah pasti menjadi spot untuk berenang atau berendam yang sangat menenangkan. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini biasanya juga dipakai untuk lokasi berkemah.

Tempat Wisata di Katingan

Sepertinya tidak akan pernah selesai ketika membahas potensi wisata di wilayah Provinsi Kalimantan Barat, mulai dari setiap Kabupatennya memiliki beragam destinasi wisata yang sangat menarik. Dan salah satunya adalah Kabupaten Katingan yang menyimpan potensi wisata yang luar biasa. Wilayah yang dahulunya sebagai jajahan Kerajaan Majapahit ini memiliki destinasi wisata andalan, seperti Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya salah satunya. Dan ada beberapa lagi tempat wisata di Kalimantan Tengah yang terdapat di wilayah Kabupaten Katingan. Berikut ini beberapa objek wisata menarik yang ada di Kabupaten Katingan.

Air Terjun Beruang

Jika mendengar namanya dari objek wisata di Kalteng ini seperti tempat dimana banyak ditemukan beruang atau sebagai tempat tinggal beruang madu yang cukup banyak ditemui di Pulau Kalimantan. Mungkin asal muasalnya dulu seperti, tapi untuk saat ini tetap aman untuk dikunjungi. Untuk informasi salah satu objek wisata di Katingan ini memang masih minim begitu juga untuk pengunjungnya. Padahal Air Terjun Beruang ini cukup menarik untuk dikunjungi, dengan pesona alam sekitarnya yang masih begitu asri alamnya. Lokasinya sendiri terletak di Desa Tumbang Baraoi yang masih di dalam wilayah Kecamatan Petak Malai.

Air Terjun Bitah Samba

Inilah salah satu pesona indah dari banyaknya lokasi yang menawan yang ada di dalam Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. Air Terjun Bitah Samba meski tidak begitu tinggi, namun memiliki kolam yang begitu luas di bawahnya serta memiliki air yang sangat jernih. kawasan tempat wisata di Kalteng yang satu ini biasanya digunakan sebagai “shelter” atau tempat untuk beristirahat para pendaki Gunung Bukit Raya. Tak jarang juga banyak wisatawan yang nge-camp di kawasan Air Terjun Bitah Samba. Salah satu aktifitas yang harus kamu lakukan sepertinya mencicipi segarnya air yang ada di kolam alami Air Terjun Bitah Samba. Namun untuk mengunjungi Air Terjun Bitah Samba mungkin kamu harus menyiapkan stamina yang cukup prima dan tak lupa juga membawa perbekalan. Kamu bisa mengawalinya dari Desa Tumbang Habangoi yang berada di dalam wilayah Kecamatan Petak Malai.

Air Terjun Nusi

Belum begitu banyak traveler yang tahu akan objek wisata di Kalimantan Tengah yang satu ini. Air Terjun Nusi namanya yang berada di tengah hutan Desa Kajamei, Kecamatan Bukit Raya. Membutuhkan setidaknya 1 jam perjalanan dengan menyusuri hutan dan juga melintasi sungai hingga sampailah di Air Terjun Nusi. Tidak begitu tinggi untuk ukuran air terjun, namun debit airnya cukup besar yang membentuk aliran layaknya sungai dibawahnya. Bermainan air di Air Terjun Nusi menjadi hal yang harus kamu lakukan untuk menghilangkan rasa lelah berjalan kaki.

Air Terjun Tamanggung Tuyang

Untuk menuju lokasi wisata Air Terjun Tamanggung Tuyang ini cukup mudah selain akses jalannya yang cukup lumayan dan kamu juga tidak perlu menyusuri hutan belantara. Lokasinya sendiri terletak di Desa Tumbang Manggu, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Sanaman Mantikei. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini memiliki debit air yang cukup besar, meski tidak memiliki kolam yang luas di bawahnya yang hanya berbentuk seperti aliran sungai. Airnya sangat jernih yang mengalir ke sungai bawahnya yang pasti akan membuat kamu tidak sabaran ingin cepet-cepet nyebur.

Air Terjun Tumbang Habangoi

Desa Tumbang Habangoi, Ketamatan Petak Malai memang sangat layak jika dijadikan sebagai desa wisata yang ada di Kabupaten Katingan. Sebagian wilayahnya yang berdekatan dengan Gunung Bukit Raya dan juga Taman Nasional Bukit Raya Bukit Baka memiliki pesona alam yang begitu istimewa. Tak hanya Air Terjun Bitah Samba dan Sungai Dahei saja, tetapi masih ada Air Terjun Tumbang Habangoi yang tersimpan di tengah hutan belantara. Membutuhkan setidaknya 2 jam perjalanan melewati sungai dan menyibak lebatnya hutan dari Desa Tumbang Habangoi ke objek wisata di Kalteng yang satu ini. Jadi membawa perbekalan yang cukup serta menyiapkan stamina menjadi hal yang wajib. Tak ketinggalan juga menggunakan guide dari Desa TUmbang Habangoi juga sangat dibutuhkan agar tidak salah arah di dalam hutan.

Bendungan Sungai Sala

Tujuan awal dari pembangunan Bendungan Sungai Sala adalah sebagai pencegahan meluapnya air Sungai Sala yang akibatnya membanjiri area sekitarnya. Dan juga bisa kembali difungsikan ketika musim kemarau untuk pertanian atau perkebunan. Namun seiring waktu justru menjadi objek wisata alternatif di Kalimantan Tengah, tepatnya di Kasongan, Kabupaten Katingan. Memang ketika senja view di Bendungan Sungai Sala cukup nyaman untuk bersantai sembari memancing di pinggiran bendungan.

Bukit Batu

Meskipun tidak sebesar Bukit Kelam yang ada di Kabupaten Sintang, Provinsi Kalbar, tetapi Bukit Batu ini tetap tak kalah pesonanya. Terlepas dari keindahan dan keunikan Bukit Batu, ada yang perlu kamu ketahui bahwa Bukit Batu ini menjadi salah satu objek wisata yang dikeramatkan. Jadi ketika kamu mengunjungi Bukit Batu kamu harus mentaati peraturan yang ada di sana. Seperti tidak diperbolehkan berbicara kotor atau bertindak yang tidak sopan. Tempat wisata di Kalteng yang juga dinamakan sebagai Pertapaan Pahlawan Nasional Tjilik RIwut ini memang sebagai tempat untuk bersemedia. Biasanya ketika hari-hari tertentu masih ada sebagian orang yang bersemedia dan berdoa di salah satu batu. Ada setidaknya 12 batu yang memiliki nama dan memiliki keunikan sendiri-sendiri. Misalnya Batu Bertapa yang dipercaya untuk bertapa dan berdoa untuk mewujudkan segala cita-cita. Untuk lokasi wisata Bukit Batu ini terletak di Desa Bukit Batu dan berada di dalam wilayah Kecamatan Katingan Hilir.

Bukit Bulan

Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini semakin dikenal oleh para traveler lantaran pernah rombongan ekspedisi yang dipimpin oleh Bupati Katingan melakukan pendakian di Bukit Bulan. Sejak saat ini semakin banyak para pecinta petualang menyusuri serta mendaki Bukit Bulan. Objek wisata di Kabupaten Katingan ini masih berada di dalam wilayah Taman Nasional Sebangau. Jadi ya sudah pasti menyimpan kekayaan flora dan fauna yang juga luar biasa., dan konon kabarnya di Bukit Bulan ini cukup banyak ditemukan tanaman-tanaman yang bisa digunakan sebagai pengobatan. Bukit Bulan secara administratif masuk di dalam wilayah Kecamatan Mendawai.

Bundaran Durian

Inilah landmark yang cukup ikonik dari Kabupaten Katingan, yakni Bundaran Durian yang berlokasi di kawasan perkantoran Pemerintahan Kabupaten Katingan. Menjadi hal yang wajib buat kalian yang baru pertama kali menginjakkan kaki di Kabupaten Katingan dengan berselfie ria di Bundaran Durian. Dibangunnya Bundaran Durian ini mencerminkan bahwa Kabupaten Katingan ini juga sebagai daerah atau wilayah di Kalimantan Tengah penghasil buah durian yang memiliki rasa yang sungguh istimewa. Ada beberapa wilayah perkebunan di Kabupaten Katingan, terutama di desa-desa yang cukup mudah ditemui adanya perkebunan durian. Dan ketika musim panen tiba sudah pasti harganya sangat murah untuk satu buah durian.

Bundaran Tjilik Riwut

Selain Bundaran Durian adalagi destinasi wisata yang sangat wajib kamu kunjungi ketika kamu berada di Kabupaten Katingan. Bundaran Tjilik Riwut, selain menjadi landmark Kabupaten Katingan juga menjadi salah satu bentuk penghargaan bagi Pahlawan Nasional Tjilik Riwut yang lahir di Kasongan pada tahun 1918. Beliau tidak hanya berjasa bagi rakyat Kalimantan saja, tetapi juga bagi bangsa Indonesia, karena dengan ketangguhan dan keberanian beliau melawan penjajah sudah mengantarkan Kalimantan ke pangkuan Republik Indonesia. Lokasi Bundaran Tjilik Riwut ini terletak tepat di depan Kantor Bupati Katingan. Jadi sudah pasti jika hari sudah mulai senja, atau ketika malam hari cukup ramai dikunjungi warga. Dan kamu juga bisa menikmati suasana malam di Katingan dengan nongkrong di Bundaran Tjilik Riwut.

Danau Biru

Kabupaten Katingan tidak hanya kaya akan objek wisata alamnya saja, tetapi juga wisata buatan tangan manusia, yakni Danau Biru yang terletak di Desa Tewang Rengkang, yang masih di dalam Kecamatan Tewang Sangalang. Inilah sisa dari pertambangan emas yang sudah bertahun-tahun dibiarkan yang menyisakan kubangan yang sangat besar. Dan karena proses alam, maka jadilah Danau Biru yang justru saat ini menjadi tempat wisata di Kalteng tepatnya di Kabupaten Katingan.kebanyakan anak-anak muda yang mengunjungi Danau Biru yang hanya ingin sekedar selfie dengan background keindahan warna birunya air danau. Terkadang juga ada anak-anak muda hingga menginap di kawasan Danau Biru sembari mendirikan tenda.

Danau Bulat

Inilah salah satu objek wisata Kabupaten Katingan yang sangat diandalkan, Danau Bulat namanya. Meski lokasinya berada di tengah hutan rimba namun fasilitas yang dimilikinya sangat memadai. Bahkan kamu tidak perlu khawatir jika terlalu malam baru sampai di Danau Bulat. Karena objek wisata di Kalimantan Tengah ini memiliki guesthouse yang menghadap ke danau yang bisa kamu sewa dengan harga yang relatif murah. Belum lagi adanya gazebo yang menjorok ke tengah danau yang bisa buat bersantai sembari menikmati suasana senja di Danau Bulat. Cukup sering Danau Bulat ini dijadikan sebagai spot fotografi dengan konsep nature dan bahkan juga untuk pre wedding. Lokasi Danau Bulat terletak di Desa Jahanjang, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kamipang.

Danau Jalan Pangen

Ketika kamu berkunjung di Taman Nasional Sebangau tepatnya di Desa baun Bango yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kamipang, jangan lupa mampir di Danau Jalan Pangen yang juga masih berada di dalam wilayah Taman Nasional Sebangau. Salah satu hal yang bisa kamu lakukan adalah menyusuri setiap sudut Danau Jalan Pangen yang berdekatan dengan kawasan hutan lindung. Udara yang sangat sejuk, panorama alam hutan yang begitu hijau serta jernihnya air danau benar-benar membuat kamu nyaman. Tempat wisata di Kalteng ini juga menjadi surga bagi para traveler yang memiliki hobi memancing. Cukup banyak spot-spot memancing di Danau Jalan Pangen yang dihuni ikan-ikan besar. dan jika kamu masih kurang puas, ada beberapa pendudukan yang menyewakan penginapan buat kalian yang masih ingin berpetualang di Danau Jalan Pangen atau di Taman Nasioanal Sebangau.

Danau Mare

Tidak bisa membayangkan seperti apa dahulu keindahan Danau Mare yang memiliki fasilitas yang sangat memadai. Mulai dari guesthouse, pondokan, serta perahu yang siap memanjakan kamu untuk menikmati keindahan Danau Mare. Namun kini objek wisata di Kalimantan Tengah ini justru seperti deretan rumah hantu yang dipenuhi semak belukar dan rumput liar. Tapi pesona Danau Mare yang terkenal akan keasriannya masih terlihat. Mungkin hanya sedikit pemebenahan pada fasilitas penunjangnya saja, agar semakin banyak wisatawan yang mengunjungi objek wisata yang dulu pernah menjadi andalan Kabupaten Katingan. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Samba Bakumpai, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Katingan Tengah.

Danau Panjang

Jika mendengarkan cerita dari orang-orang desa setempat memang cukup mengerikan, mungkin kita juga tidak akan berani berkeliling di Danau Panjang. konon kabarnya di Danau Panjang ini terdapat banyak buaya yang berkeliaran bahkan hingga kini cerita tersebut masih dipercaya oleh masyarakat. Padahal pesona indahanya benar-benar menggoda, dan akan semakin terlihat keindahaannya jika kita menyususri setiap sudut Danau Panjang. Namun karena cerita turun temurun yang dipercaya banyak masyarakat, akan lebih baik kita menikmatinya di pinggiran danau saja. Objek wisata di Kalteng ini terletak di Desa Asem Kumbang dan di dalam wilayah Kecamatan Kamipang.

Danau Petak Puti

Buat kalian yang memiliki hobi jeprat jepret bisa mencoba hunfot di Danau Petak Puti yang berlokasi di Desa Galinggang yang masih masuk di wilayah Kecamatan Kamipang. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini memang sangat berbeda dengan danau-danau lainnya yang ada di Kabupaten Katingan. Hampir beberapa persen danau tertutup oleh rumput ilalang yang begitu hijau dan nyaris seperti hampara hijau rerumputan. Sepertinya cocok juga buat fotografi dengan konsep nature dengan mengambil background perpaduan air danaud engan hijaunya rumput ilalang. Yang punya hobi memancing, jelas Danau Petak Puti akan membuatmu capek merasakan sensasi strike ikan-ikan yang menghuni Danau Petak Puti.

Danau Telaga

Menurut kepercayaan warga Desa Telaga, Danau Telaga ini memang sangat keramat, banyak spot-spot terntentu yang ada di pinggiran Danau dijadikan sebagai tempat untuk berdoa atau bersemedi. Biasanya orang yang ingin meminta sesuatu atau keinginan. Tetapi sebelum memasuki ke Dana atau Sungai Klaru harus meminta ijin dulu kepada Pambakal Daun yang menurut warga kita harus meminta ijin sama Pambakal Daun. Dan biasanya bagi orang yang meminta hajat atau keinginannya nanti berhasil akan membawakan kain kuning di muara Sungai Klaru sebagai bentuk penghormatan atau terimakasih kepada Pambakal Daun. Untuk lokasi Danau Telaga ini terletak di Desa Telaga yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Kamipang.

Gunung Bukit Raya

Tidak hanya para pendakai asal Kalimantan Tengah atau Kalbar saja yang mengenal Gunung Bukit Raya, tetapi para pendaki dari luar Pulau Kalimantan pun juga sering berdatangan untuk menaklukkan ketinggian Gunung Bukit Raya. Memiliki ketinggian 2278 mdpl dan menjadi Gunung Tertinggi di Kalimantan, serta berada di dalam Kawasan Taman Nasional Bukit Baka – Bukit Raya maka suguhan indah dari Pulau Kalimantan pun juga tersaji indah di dalamnya. Banyak para pendaki ingin mencobanya berkali-kali dikarenakan selama perjalanan menuju puncak Bukit Raya suguhan indah alam Borneo begitu memikat hati. Mulai dari flora dan fauna yang ada di dalamnya, serta tak ketinggalan sungai-sungai yang begitu indah yang mengalirkan air yang sangat jernih akan selalu mengiringi petualang kamu menuju puncak Bukit Raya. Secara administratif tempat wisata di Kalimantan Tengah ini berada di dalam wilayah Kecamatan Bukit Raya.

Jembatan Desa Tumbang Liting

Lagi hunting spot selfie kekinian di Kabupaten Katingan? Inilah salah satunya, Jembatan Desa Tumbang Liting atau Desa Betung yang berada di Kecamatan Katingan Hilir. Jembatan yang terbuat dari kayu ulin ini baru selesai pengerjaannya di awal tahun 2016 yang menjadi penghubung antar Desa TUmbang Liting dan Desa Betung, serta penghubung ke areal perkebunan. Karena jembatan kayu yang sederhana ini melewati hutan belantara serta berdiri di atas sungai, maka terciptalah panorama alam yang begitu indah. Cukup banyak anak-anak muda yang berkunjung di objek wisata di Kalteng ini yang ingin berburu foto selfie dengan spot alam yang begitu indah. sepertinya juga sangat cocok buat kalian yang ingin photo pre wedding, karena suasanya juga cukup romantis.

Kebun Raya Katingan

Tak lengkap rasanya ketika kamu mengunjungi objek wisata Bukit Batu tapi lupa mampir di Kebun Raya Katingan yang masih di dalam satu kawasan wisata. Kamu bisa berwisata di perkebunan buah dari berbagai macam buah tropis yang tumbuh subur di dalam Kebun Raya Katingan. Buat kalian yang ingin melihat berbagai macam jenis bunga anggrek, bisa juga di areal konservasi bunga anggre yang juga di dalam Kebun Raya Katingan. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini memiliki luas lahan sekitar 127 hektar yang setiap akhir minggu nyaris selalu dipenuhi wisatawan lokal maupun wisatawan yang datang dari luar Kabupaten Katingan. Lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Kasongan Lama dan di dalam wilayah Kecamatan Katingan Hilir.

Pantai Pegatan

Jika kamu sudah puas dengan berpetualang di alam hutan Kabupaten Katingan, mungkin kamu harus mencoba mengunjungi destinasi wisata yang sedikit panas, yakni Pantai Pegatan. Di Pantai Pegatan inilah Sungai Katingan yang menjadi sungai terpanjang kedua di Pulau Kalimantan Bermuara. Sudah pasti muara dari Sungai Katingan ini yang sering diburu oleh para pemancing mania untuk mencoba merasakan sensasi strike ikan-ikan besar. Pantai Pegatan ini juga memiliki hamparan pasir pantai yang cukup luas, yang memungkinkan kamu untuk melakukan segala macam aktifitas. Objek wisata di Kalteng ini tepatnya berada di Desa Pegatan yang masih di dalam wilayah Kecamatan Katingan Kuala.

Riam Mangkikit

Sungai Katingan tidak hanya terkenal akan potensi hasil perikanannya saja, tapi juga memiliki pesona yang sangat indah dan juga memberikan sebuah pengalaman yang luar biasa bagi wisatawan yang mengunjunginya. Dan salah satu yang paling istimewa di Sungai Katingan adalah Riam Mangkikit yang sangat terkenal akan arusnya yang sangat deras. Sudah pasti ini berpotensi sebagai spot olahraga arung jeram. Memang untuk saat ini masih jarang yang menjajal kedahsyatan arus deras Riam Mangkikit. Hanya ada wisatawan yang menikmati keindahannya di pinggiran sungainya saja, sembari berenang dan berendam. Tempat wisata di Kalteng ini tepatnya terletak di Desa Tumbang Kalemei, dan masih di dalam Kecamatan Katingan Tengah.

Rumah Betang Tumbang Manggu

Tak beda dengan Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah yang hampir semuanya memiliki destinasi wisata budaya, seperti rumah adat Suku Dayak yakni Rumah Betang. Di Kabupaten Katingan terdapat Rumah Betang yang kini justru sebagai tempat wisata di Kalimantan Tengah khususnya wisata budaya. Rumah Betang yang terletak di Desa Tumbang Manggu, Kecamatan Sanaman Mantikei ini milik seorang budayawan yang bernama Syaer Sua. Selain menjadi tempat tinggal Rumah Betang Tumbang Manggu tersebut juga dijadikan sebagai pusat pertunjukan budaya dan adat oleh masyarakat setempat. Jadi ketika kamu berkunjung disana pas hari-hari tertentu cukup ramai oleh warga yang biasanya melaksanakan berbagai macam acara adat.

Sepan Napui

Mungkin satu-satunya objek wisata air panas yang ada di Kabupaten Katingan yang berlokasi tepat di perbatasan antara Kecamatan Marikit dengan Kecamatan Sanaman. Ketika kamu berkunjung disana kamu akan merasakan sensasi yang sangat luar biasa. Kamu bisa merasakan sejuknya hembusan angin serta mandi di air hangat serta suguhan panorama lam yang begitu indah tersaji di hadapanmu. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini memang belum menjadi pilihan destinasi wisata ketika akhir minggu. Maka tak heran jika terkadang begitu ramai pengunjung, karena memang cocok buat kalian yang ingin berwisata keluarga.

Sungai Dahie

Ingin melihat keindahan yang ada di tengah hutan Borneo? Salah satunya adalah di Sungai Dahei atau yang biasa disebut Camp 1 atau Camp Dahie oleh para pendaki Gunung Bukit Raya. Dan memang Sungai Dahie ini menjadi shelter para pendaki yang memiliki ketinggian sekitar 300 mdpl. Namun jika kamu ingin mengunjungi Sungai Dahie, sepertinya kamu harus menyiapkan stamina yang cukup prima serta perbekalan yang cukup. Membutuhkan waktu setidaknya 5 jam dari Desa Tumbang Habangoi dan berjalan kaki dengan menyusuri hutan belantara. Tapi keindahannya memang sangat layak untuk diperjuangkan. Airnya yang sangat jernih dengan bebatuan yang ada di pinggirnya, arusnya juga sangat tenang. Sudah pasti cocok banget buat kalian yang suka berkemah di pedalaman hutan. Tempat wisata di Kalteng ini masih masuk di dalam wilayah Desa Tumbang Habangoi yang masih di wilayah Kecamatan Petak Malai.

Sungai Desa Petak Bahandang

Sepertinya membutuhkan waktu yang sangat lama untuk eksplorasi keindahan desa yang ada di Kabupaten Katinga. Salah satu desa yang memiliki sungai yang indah adalah Desa Petak Bahandang yang masih di dalam wilayah Kecamatan Tasik Payawan. Alamnya masih sangat terjaga, jika kamu melihat di pinggiran Sungai Desa Petak Bahandang masih berjajar alami pepohonan besar yang begitu hijau. Hanya saja potensinya masih belum tergali secara maksimal. Dan kebanyakan yang mengunjunginya adalah para pemancing mania yang kabarnya begitu banyak ikan yang menghuni Sungai Desa Petak Bahandang.

Sungai Katingan

Tak lengkap rasanya jika kamu berkunjung di Kabupaten Katingan atau berwisata di Katingan tanpa menikmati keindahan dari Sungai Katingan yang memiliki panjang sekitar 650 km. Sangat berbeda ketika kamu melihat Sungai Katingan yang ada di perkotaan dengan yang ada di hulu sungainya. Kamu akan disuguhi panorama alam Borneo yang begitu indah ketika menyusuri Sungai Katingan di pedalaman hutannya. Kamu juga akan menjumpai berbagai riam yang sangat cocok buat wisata olahraga arung jeram. Belum lagi adanya beberapa danau yang masuk di dalam kawasan Taman Nasional Sebangau. Sungai Katingan memang telah menjadi tempat wisata di Kalimantan Tengah yang tak kalah indahnya jika dibandingkan dengan sungai-sungai lainnya yang ada di Pulau Kalimantan.

Sungai Punggualas

Tak lengakp rasanya ketika kamu menikmati Taman Nasional Sembangau tanpa mampir di Sungai Punggualas. Salah satu hal yang bisa kamu nikmati di dalam Taman Nasional Sengau adalah menyusuri Sungai Punggualas dan memasuki ke dalam jantung hutan Borneo. Tidak hanya sekedar alam hutannya saja, tapi juga fauna yang ada di dalamnya, seperti orang hutan atau monyet ekor panjang bisa kamu jumpai di sepanjang Sungai Pungualas. Buat kalian yang suka banget memancing di alam liar, maka tempat wisata di Kalteng ini bisa menjadi salah satu destinasi wisata di Kabupaten Katingan yang wajib kamu kunjungi. Untuk lokasinya sendiri, Sungai Punggualas masih masuk di dalam wilayah Kecamatan Kamipang.

Sungai Tumbang Habangoi

Tumbang Habangoi adalah sebuah desa yang ada di dalam wilayah Kecamatan Petak Malai yang juga masih di dalam kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. Alam desa ini masih begitu asri mulai dari hutannya yang masih sangat terjaga dan juga sungainya yang rasanya sangat jauh dari yang namanya pencemaran. Sungai Tumbang Habangoi memang memiliki potensi yang luar biasa untuk pariwisata hanya saja hingga saat ini masih belum dikembangkan. Salah satu yang bisa kamu lakukan di Sungai Tumbang Habangoi selain memancing adalah river tubing. Kamu akan disuguhi pesona hutan lindung yang begitu hijau serta pemandangan alam pedesaan yang benar-benar menyejukkan. Dan memang diharapkan Sungai Tumbang Habangoi bisa menjadi objek wisata di Kalteng, khususnya bagi Kabupaten Katingan yang mampu menarik minat wisatawan untuk menikmati indahnya alam pedesaan.

Taman Hijau Kota Kasongan

Salah satu yang membuat wisatawan betah berlama-lama di Kota Kasongan adalah, adanya banyak area bersantai yang lokasinya tak jauh dari pusat Kota. Dan salah satunya adalah Taman Hijau Kota Kasongan yang selalu ramai dikunjungi warga, terutama ketika hari libur atau ketika hari sudah mulai senja. Bahakn siang hari pun juga cukup ramai, karena konsep awal menjadi ruang terbuka hijau maka ketika kamu masuk di dalamnya terasa sangat sejuk. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini juga sangat cocok untuk wisata keluarga, karena fasilitas seperti taman bermain untuk anak tersedia di dalam Taman Hijau Kota Kasongan.

Taman Nasional Bukit Baka – Bukit Raya

Memang kita harus bangga terlahir di Indonesia yang sangat kaya akan sumber daya alamnya. Salah satu yang patut kita banggakan saat ini adalah keberadaan Taman Nasional yang bertebaran hampir di setiap pulau di Indonesia. Tak hanya di Pulau Sumatera saja, tetapi Pulau Kalimantan juga memiliki Taman Nasional Bukit Baka – Bukit Raya yang mencakup beberapa wilayah di dalamnya, seperti Provinsi Kalimantan Barat dan Kalimantan Tengah. Beragam flora dan fauna ada di dalam Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. Tak hanya itu saja, di tempat wisata di Kalteng ini juga terdapat Gunung Bukit Raya yang memiliki ketinggia sekitar 2.278 mdpl yang juga menyajikan pesona indah di puncaknya.

Taman Nasional Sebangau

Kabupaten Katingan memang seakan memiliki 2 Taman Nasional yang keduanya menyajikan keindahan di dalamnya. sudah pasti PAD pun juga menjadi sumber pendapatan bagi Kabupaten Katingan. Meski hanya ada beberapa wilayah saja yang masuk di dalam Taman Nasional Sebangau, salah satunya adalah wilayah Kecamatan Kamipang, tepatnya di Desa Baun Bango. Dan objek wisata di Kalteng ini juga berdekatan dengan objek wisata yang juga wajib kamu kunjungi, yakni Danau Jalanpangen. Taman Nasional Sebangau memiliki beragam flora dan fauna di dalamnya, seperti owa, monyet ekor panjang, dan juga berbagai macam burung seperti burung merak dan burung enggang. Akan semakin puas kamu menikmatinya, bisa menyewa perahu milik nelayan dan berkeliling di area hulu Sungai Katingan dengan menyusuri ke pedalaman hutan. Benar-benar petualangan wisata yang tak akan pernah kamu lupakan.

Tempat Wisata di Kotawaringin Barat

Kabupaten Kotawaringin Barat menjadi salah satu gerbang Pulau Kalimantan di bagian barat. Hal ini sangat berpotensi untuk meningkatkan sektor wisata. Dimana akses untuk para wisatawan baik domestik maupun manca sangat mudah untuk masuk ke Pulau Kalimantan, tepatnya di Kalimantan Tengah. Apalagi Kotawaringin Barat memiliki beberapa destinasi wisata yang sangat layak untuk diandalakan. Salah satunya adalah Taman Nasional Tanjung Puting. Selain itu masih ada beberapa tempat wisata di Kalimantan Tengah yang masih tersimpan di Kabupaten Kotawaringin Barat. Dan berikut ini daftar objek wisata yang ada di Kotawaringin Barat.

Air Terjun Patih Mambang

Tak kan merasakan kebosanan ketika kamu mengunjungi Pantai Keraya yang memiliki pesona yang sangat indah bak pantai-pantai indah di Indonesia. Bahkan tak jauh dari pantainya kamu juga akan disuguhi keindahan Air Terjun Patih Mambang yang nyaris tertutup rimbunnya pepohonan di sekelilingnya. Setelah kamu puas berpanas-panasan di Pantai Keraya, kamu bisa ngadem di Air Terjun Patih Mambang. Objek wisata di Kalteng ini juga memiliki kolam alami di bawahnya yang cukup luas, yang siap menampungmu untuk bermain air. Dan uniknya lagi air yang mengalir dari Air Terjun Patih Mambang ini bermuara ke Pantai Keraya. Aktifitas seperti menyusuri sungai menggunakan ban pelampung seperti akan menjadi hal yang sangat menyenangkan ketika kamu berkunjung di Air Terjun Patih Mambang. Lokasinya sendiri terletak di Desa Keraya dan berada di dalam Kecamatan Kumai.

Air Terjun Suayap

Satu tahun yang lalu objek wisata di Kalimantan Tengah ini sempat menghebohkan medsos dan menjadi trending topik di kalawangan traveler khususnya di Kalimantan Tengah. Air Terjun Suayap namanya, yang terletak di Desa Runtu dan berada di dalam wilayah Kecamatan Arut Selatan. Memiliki ketinggian sekitar 10 meter dengan tebing batu terjal dan kolam alami di bawahnya menjadi suguhan utama bagi wisatawan yang berkunjung. Aktifitas berendam dan menikmati shower alami menjadi hal yang wajib ketika kamu berada di Air Terjun Suayap. Untuk mengunjungi Air Terjun Suayap kamu harus meminta ijin penjaga perkebunan kelapa sawit milik PT CBI Group, karena lokasi air terjun berada di kawasan perkebunan.

Astana Al Nursari

Wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama memang memiliki sejarah yang menarik untuk disimak, mulai dari perkembangan Islam yang ditandai dibangunnya Masjid Kiyai Gede dan juga beridirnya Kerajaan Kutaringin pada tahun 1679 dan Pangeran Adipati Antakusuma yang seorang bangsawan Kerajaan Banjar menjadi Rajanya. Tempat wisata di Kalteng ini menyimpan cukup banyak benda-benda peninggalan, seperti meriam, gerabah dan berbagai benda lainnya yang masih sangat baik kondisinya. Dan ada satu benda yang cukup dikeramatkan yakni Mariam Baranak, yang konon kabarnya bisa bertambah sendiri jumlahnya. Dan selain melihat benda cagar budaya, kamu juga bisa berwisata ziarah yang di belakang Astana Al Nursari terdapat makam Raja-Raja Kerajaan Kutaringin.

Bundaran Pancasila

Ingin menikmati suasana malam di Kabupaten Kotawaringin Barat? Sepertinya bisa dimana saja, bisa di Pelabuhan Panglima Utar dengan panorama lautan dan juga kapal-kapal besar.  Kamu juga bisa di Istana Kuning dengan melihat cahaya kemegahan Istana Kuning. Atau yang ada di pusat Kota Pangkalan Bun, yakni Bundaran Pancasila. Hampir setiap malamnya Bundaran Pancasila ini tidak pernah sepi akan pengunjung. Buat kalian yang datang dari luar Kabupaten Kobar, menjadi hal wajib untuk selfie di landmark yang ikonik Kabupaten Kotawaringin Barat ini.

Camp Leakey

Salah satu destinasi wisata yang berada di dalam Taman Nasional Tanjung Puting yang digunakan sebagai tempat rehabilitasi orang utan. Yang awalnya dulu pembalakan liar masih terjadi serta adanya pembakaran hutan menjadikan satwa orangutan terpinggirkan. Camp Leakey diambil dari nama seorang peneliti Prof Louis Leakey yang melakukan berbagai penelitian di Taman Nasional Tanjung Puting. Kini Camp Leaky selain menjadi tempat wisata di Kalteng juga menjadi pusat penelitian bagi para ilmuwan, para mahasiswa dari berbagai pelosok penjuru dunia.

Danau Burung

Lokasi Danau Burung masih berada di dalam kawasan Taman Nasional Tanjung Puting, yang akhirnya semakin lengkap objek wisata yang ada di dalam TNTP. Danau Burung terbagai menjadi dua wilayah yakni wilayah Kabupaten Sukamara dan sebagian berada di dalam wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat. Tempat wisata di Kalteng ini memang menjadi surganya para pecinta burung yang memiliki beragam jenis burung yang tinggal di Danau Burung sebagai tempa thabitat aslinya. Bird watching salah satu aktifitas para penggemar burung yang ada di hutan rawa ini.

Danau Gatal

Meski memiliki nama Danau Gatal, dijamin jika kamu ingin berenang tidak akan merasakan gatal-gatal di sekujur tubuhmu. Danau Gatal yang berlokasi di Kecamatan Kotawaringin Lama ini dulunya hanya difungsikan sebagai sektor perikanan tapi kini justru juga menjadi tempat wisata di Kalteng yang cukup ramai dikunjungi wisatawan. Bahkan banyak media sosial dipenuhi photo-photo selfie wisatawan dengan background Danau Gatal. Apalagi dengan adanya semacam jembatan atau dermaga yang dilengkapi dengan gazebo seperti memang sangat cocok buat piknik di akhir minggu. Buat kalian yang memiliki hobi memancing, sudah pasti Danau Gatal akan menjadi surga bagi para pemancing mania. Atau bisa juga kamu menikmati panorama Danau Gatal dengan menyewa perahu yang tidak mahal untuk harga sewanya.

Danau Gudang

Konon katanya dulu nelayan setempat mendapatkan 100 kg ikan per hari sangatlah mudah tidak seperti saat ini, seakan-akan ikan semakin sedikit jumlahnya. Hal tersebut dikarenakan adanya tekanan dari sungai yang bisa membuat ikan-ikan di danau mati. tapi tetap saja, Danau Gudang menjadi salah satu danau favorit para pemancing mania. Karena tidak hanya ikannya saja yang menarik minat mereka tetapi juga panorama alamnya yang masih sangat terjaga. Cukup mudah biaya untuk menyewa kapal dan mengelilingi Danau Gudang yang ekosistem alamnya masih cukup terjaga. Kamu bisa dengan mudah menemui berbagai jenis anggrek dan juga teratai yang hidup di Danau Gudang. Lokasi tempat wisata di Kalteng ini tepatnya berada di Desa Sulung yang masih di dalam wilayah Kecamatan Arut Utara.

Danau Munggur

Desa Sulung memang bisa menjadi salah satu desa di Kotawaringin Barat tepatnya di dalam wilayah Kecamatan Aur Utara yang cukup wajib dikunjungi. Memiliki dua danau yang berpotensi menjadi penggerak ekonomi masyarakat di sektor perikanan dan juga menjadi objek wisata di Kalimantan Tengah yang menawarkan keindahan alam. Ketika kamu mengarungi Danau Munggur kamu akan serasa mengelilingi Taman Nasional Tanjung Puting yang disuguhi pepohonan yang begitu besar di pinggiran danaunya. Dan satu lagi tujuan wisatawan yang banyak berkunjung ke Danau Munggur adalah wisata memancing. Karena Danau Munggur masih menyimpan begitu banyak stok ikan air tawar yang berukuran besar.

Gosong Senggora

Kabupaten Kotawaringin Barat memang memiliki potensi wisata yang bisa diandalkan selain Taman Nasional Tanjung Puting, yakni Gosong Senggora. Sebuah gugusan pulau kecil yang memiliki hamparan pasir putih dan juga menyimpan keindahan alam bawah laut yang sangat memukau. Wajar saja jika Gosong Senggora dijadikan sebagai kawasan konservasi kelautan. Snorkeling dan diving menjadi tujuan utama wisatawan mengunjungi objek wisata di Kalimantan Tengah yang satu ini. Kamu bisa melihat keindahan alam bawah laut mulai dari terumbu karang, rumput laut, serta fauna yang dilindungi seperti penyu dan juga lamun. Tidak begitu jauh dari wilayah Kecamatan Kumai yang bisa kamu kunjungi dengan menyewa perahu motor nelayan setempat.

Istana Kuning

Kemegahan tampak terlihat jelas dari kejauhan atau dari pintu gerbang istana yang terlebih dahulu disambut oleh alun-alun atau Taman Keraton Indah Sari. Disebut juga sebagai Istana Lawang Agung Bukit Indra Kencana ini menjadi tempat wisata di Kalteng yang sangat wajib kamu kunjungi ketika kamu berada di Kabupaten Kotawaringin. Istana Kuning dibangun pada tahun 1809 oleh Pangeran Ratu Imanudin atau Sultan IX yang sebelumnya ada di Astana Al Nursari di Kotawaringin Lama. baru pada tahun 1811 Sultan IX memindahkan Ibukota Kerajaan Kutaringin ke Sukabumi Indra Sakti yang kini dikenal dengan nama Pangkalan Bun. Cukup unik memang sebutan Istana Kuning yang nyaris tanpa warna kuning pada bangunan istananya. Jadi warna kuning tersebut sebagai warna kain yang disakralkan yang biasanya digunakan pada upacara-upacara adat.

Kolam Renang Salsabila

Salah satu destinasi wisata alternatif untuk wisata keluarga di Pangkalan Bun adalah Kolam Renang Salsabila. Memiliki beberapa kolam renang di dalamnya, mulai dari yang khusus anak-anak hingga orang dewasa. Selain itu Kolam Renang Salsabila juga memiliki beberapa fasilitas pendukung lainnya, mulai dari kafetaria yang menyajikan masakan khas yang berselera, serta beberapa saung atau pondokan buat bersantai sembari mengawasi anak-anak anda bermainan air. Untuk lokasinya sendiri terletak di Gang Bayang atau di Jalan Malijo Madurejo.

Masjid Kiyai Gede

Usianya yang sudah lebih dari 350 tahun masih berdiri kokoh hingga saat ini, itulah Masjid Kiyai Gede yang terletak di Desa Kotawaringin Hulu yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kotawaringin Lama. Masjid Kiyai Gede ini diambil dari nama seorang ulama dari tanah Jawa yang dibangun pada tahun 1632 yang menjadikannya sebagai masjid tertua di Kalimantan Tengah. Jika dilihat dari sejarah memang ketika itu Kotawaringin Barat masih di dalam daerah kekuasan Kerajaan Banjar. Dibuat dari kayu ulin dan memiliki arsitektural khas Jawa yang hampir mirip dengan Masjid Demaki. Masjid Kiyai Gede ini hanya beberapa kali saja dilakukan pembenahan pada bagian-bagian yang memang sudah tampak begitu lapuk. Kini Masjid Kiyai Gede seringkali dikunjungi wisatawan yang ingin berwisata religi, terutama ketika memasuki bulan Ramadhan begitu banyak para umat Islam yang mengunjungi Masjid Kiyai Gede.

Monumen Palagan Sambi

Inilah penghormatan oleh masyarakat Kabupaten Kotawaringin Barat kepada para pasukan terjun payung pertama RI yang diturunkan untuk merebut kembali Pulau Kalimantan dari tangan penjajah Belanda. Dan salah satu pasukan tersebut ada Pahlawan Nasional Tjilik Riwut yang berasal dari Kabupaten Katingan. Namun penerjunan pasukan tersebut tidak berjalan dengan mulus, banyak dari pasukan yang terperangkap di belantara hutan tepat di Desa Sambi, Kecamatan Arut Utara. Karena begitu banyak pribumi yang menjadi antek Belanda dan memberitahukan adanya pasukan penerjun, akhirnya pasukan RI tersebut di kepung oleh Belanda dan ada 3 pasukan yang meninggal dunia ketika itu. Dan sebagai penghormatan dibangunlah Monumen Palagan Sambi dengan pesawat C4 Dakota RI 002 sebagai pesawat asli untuk menerjunkan 13 pasukan penerjun ketika itu. Tempat wisata di Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Kotawaringin Barat ini memang cukup wajib untuk dikunjungi. Setidaknya kita bisa mengenang jasa para pejuang ketika melakukan perlawanan terhadap penjajah Belanda.

Pantai Keraya

Tak lebih dari 2 jam perjalanan darat dari pusat Kota Pangkalan Bun menuju Pantai Keraya. Banyak wisatawan yang sangat suka perjalanan menuju Pantai Keraya yang memiliki panorama perbukitan yang berapadu dengan birunya air laut. Selain itu kamu juga bisa melihat Teluk Bogam dari kejauhan serta kamu juga bisa mampir di Dermaga Seafood Teluk Bogam yang menyajikan berbagai makanan yang menggugah selera. Seperti pantai-pantai lainnya, Pantai Keraya memiliki pasir berwarna putih bersih serta pohon cemara yang ada di pinggirnya. Dan yang cukup menariknya lagi adalah ada air terjun yang tak jauh dari bibir pantai. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini lokasinya terletak di Desa Keraya yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kumai.

Pantai Kubu

Inilah salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Kotawaringin Barat, Pantai Kubu namanya. Memiliki pasir yang putih dan ombaknya yang begitu tenang sangat wajar hingga khirnya menjadi destinasi favorit juga bagi masyarakat Kotawaringin Barat. Bahkan tak jarang pulau wisatawan mancanegara pun juga memadati Pantai Kubu. Fasilitasnya pun juga cukup memadai, seperti adanya kolam renang air tawar yang tepat di pinggiran pantai, serta banyaknya pondokan untuk menikmati indahnya Pantai Kubu sembari menikmati sajian kuliner atau es kelapa muda di pinggir pantai. Tempat wisata di Kalteng ini berada di wilayah Kecamatan Kubu berdekatan dengan Taman Wisata Alam Pantai Tanjung Keluang.

Pantai Sungai Umbang

Ingin menikmati suasana pantai tapi jauh dari keramaian? Mungkin kamu bisa memiliki Pantai Sungai Umbang untuk menikmati kedamaian tanpa hilir mudik para wisatawan. Pantai Sungai Umbang memang tergolong masih sepi jika dibandingkan dengan pantai-pantai yang lainnya di Kabupaten Kotawaringin Barat. Padahal pesonanya juga tak kalah indahnya, pasirnya yang putih, ombaknya yang tenang, serta banyaknya pepohonan yang ada di pinggir pantai menjadi sajian utama Pantai Sungai Umbang. Belum lagi objek wisata di Kalteng ini juga memiliki muara Sungai Umbang, yang biasanya dijadikan sebagai spot memancing para pemancing mania. Lokasinya sendiri terletak di Desa Umbang yang masih masuk wilayah Kecamatan Kumai.

Pantai Tanjung Keluang

Ingin menikmati pantai berpasir putih dan sajian istimewa sunset di Kalimantan Tengah? Datang saja di Pantai Tanjung Keluang yang terletak di Desa Kubu dan di dalam wilayah Kecamatan Kumai. Tidak cukup itu saja, di Pantai Tanjung Keluang ini juga ada konservasi penyu langka yang akhirnya membuat Pantai Tanjung Keluang ini berstatus Taman Wisata Alam yang ditetapkan oleh Keputusan Menteri Kehutanan. Dan yang lebih menariknya lagi objek wisata di Kalimantan Tengah ini juga memiliki camping ground. Jadi buat kalian yang masih kurang puas menikmati keindahan Pantai Tanjung Keluang bisa juga berkemah di lokasi yang sudah disedikan di kawasan Pantai Tanjung Keluang.

Pantai Tanjung Penghujan

Tidak begitu jauh lokasinya dari Pantai Keraya dan juga Pantai Tanjung Keluang, menjadikannya sebagai objek wisata di Kalteng yang cukup difavoritkan wisatawan. Dan salah satu pesona utamanya adalah eksotisme sunset yang banyak dijadikan sebagai momentum fotografi ataupun selfie di kalangan anak-anak muda. Ketika matahari sudah mulai tenggelam dibalik pepohonan cemara di pinggir pantainya terlihat begitu indah. tak hanya di situ saja, seperti fasilitas penunjang pun juga disediakan di Pantai Tanjung Penghujan. Seperti adanya gazebo dan juga beberapa wahana bermain air lainnya. Lokasinya sendiri terletak di Desa Teluk Bogam yang berada di dalam wilayah Kecamatan Kumai.

Pelabuhan Panglima Utar

Inilah salah satu landmark yang cukup ikonik dari Kabupaten Kotawaringin Barat, yakni Tugu Panglima Utar yang ada di Pelabuhan Panglima Utar, Kecamatan Kumai, Kotawaringin Barat. Seakan menjadi tugu penyambutan bagi para penumpang kapal yang akan menginjakkan kaki di Kabupaten Kotawaringin Barat. Buat kalian yang baru pertama mengunjungi Kotawaringin Barat tidak ada salahnya selfie di bawah Tugu Panglima Utar sebagai kenangan pernah mengunjungi Kabupaten yang pernah meraih penghargaan adipura sebanyak 5 kali. Dibangunnya Tugu Panglima Utar sebagai bentuk penghargaan bagi para pejuang yang dipimpin oleh Panglima Utara berani melumpuhkan pasukan penjajah Belanda pada tahun 1946 dalam upaya merebut kembali kedaulatan NKRI. Cukup menarik dijadikan tempat nongkrong sembari menikmati udara malam Kotawaringin Barat serta melihat lalu lalang kapal-kapal besar yang berlabuh di Pelabuhan Panglima Utar.

Riam Oak

Tidak hanya Kabupaten Katingan saja yang memiliki spot arung jeram yang cukup menantang seperti Riam Mangkikit. Kabupaten Kobar pun juga memiliki Riam Oak yang juga berpotensi menjadi wisata olahraga arung jeram. Memiliki arus yang sangat deras serta rintangan bebatuan yang berada di tengah sungai menjadi tantangan tersendiri bagi para pecinta arung jeram. Tidak hanya sekedar arus sungai yang deras saja, tetapi panorama alam Desa Panahan yang masih diselimuti hutan lindung pun juga menjadi sajian istimewa. Tempat wisata di Kalteng ini tepatnya berada di Desa Panahan yang masih di dalam wilayah Kecamatan Arut Utara.

Rumah Betang Pasir Panjang

Salah satu desa yang harus kamu kunjungi di Kabupaten Kotawaringin Barat adalah Desa Pasir Panjang, yang ada di dalam Kecamatan Arut Selatan. Banyak hal yang sangat menarik di Desa Pasir Panjang, dan sudah pasti salah satunya adalah Rumah Betang yang hingga kini masih dijadikan sebagai tempat untuk berbagai kegiatan adat Suku Dayak. Dan justru kini menjadi objek wisata di Kalteng yang seringkali dikunjungi wisatawan asing. Dan sisi lainnya adalah tingkat toleransi umat beragama yang benar-benar harus kita contoh bagimana mereka saling menghargai meski berbeda keyakinan. Ada salah satu bukti nyata yakni rumah ibadah Gereja dan Masjid bersebelahan. Dan satu lagi yang cukup unik adalah hampir separuh warga Desa Pasir Panjang ini bekerja di Taman Nasional Tanjung Puting.

Rumah Pangeran Adipati Mangkubumi

Hampir secara total Rumah Pangeran Adipati Mangkubungi ini dibangun menggunakan kayu ulin yang diperkirakan dibangun pada tahun 1950. Rumah tersebut sebagai rumah warisan dari Ratu Kuning atau Ratu Adipati Mangkubumi I. secara keselurahan arsitektur Rumah Pangeran Adipati Mangkubumi ini mengambil arsitektur rumah Jawa. Dan salah satunya yang terlihat adalah pada bagian depan ruang utama diberikan sekat. Selain menjadi benda cagar budaya rumah tersebut juga menjadi objek wisata di Kalteng yang seringkali dikunjungi wisatawan dari luar daerah. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Raja yang masih di wilayah Kecamatan Arut Selatan.

Sungai Arut

Sisa dari sejarah besar sepertinya masih tersisa dan masih banyak pihak yang mengharapkan untuk meraih kejayaannya kembali. Itulah Sungai Arut yang dulu menjadi pusat peradaban Kotawaringin Barat sebagai jalur transportasi, pusat perekonomian, dan yang paling sederhana sebagai arena bermain air anak-anak. Tapi kini masih tersisa kejayaannya ketika hari sudah mulai senja dan cahaya matahari sudah berganti cahaya lampu pijar yang menciptakan warna yang indah. sepertinya saat ini masyarakat sudah mulai sadar akan fungsi dari Sungai Arut yang saat ini sudah tidak bisa lagi digunakan sebagai air minum karena pencemarahan sudah melebihi batas. Tapi tetap saja memiliki pesona indah ketika malam hari nongkrong di pinggiran Sungai Arut sembari menikmati udara malam Kotawaringin Barat.

Sungai Kumai

Selain Sungai Sekonyer yang menyajikan keindahan Taman Nasional Tanjung Puting, juga masih ada Sungai Kumai yang juga memiliki pesona indah. Untuk menikmati keindahan di pinggiran Sungai Kumai memang diharuskan untuk menyewa perahu klotok lalu kamu bisa mengambil ke arah hulu sungai. Dan disinilah kamu akan diperlihatkan keindahan dari hutan Kabupaten Kotawaringin Barat. Salah satu aktifitas yang bisa kamu lakukan adalah memancing ikan yang sangat banyak di bawah Sungai Kumai, untuk l

Sungai Sekonyer

Tak lengkap rasanya ketika kamu berwisata di Taman Nasional Tanjung Puting hanya depat berkeliling di dalam hutannya saja, tanpa menikmati keindahan Sungai Sekonyer. Sungai ini memang sebagai jalur transportasi bagi wisatawan yang ingin menikmati keindahan Taman Nasional Tanjung Puting. Buat kalian yang menyukai dunia fotografi inilah surga buat kalian hunfot keindahan alam Pulau Kalimantan. Ada sebagian wilayah Sungai Sekonyer yang memiliki air yang berwarna sangat hitam legam. Hal tersebut dikarenakan adanya endapan dari dedaunan yang jatuh ke dalam Sungai Sekonyer.

Taman Nasional Tanjung Puting

Siapa yang tak kenal Taman Nasional Tanjung Puting, bahkan namanya sudah sangat terkneal hingga di luar negeri. Inilah tempat wisata di Kalteng yang cukup banyak mendatangkan wisatawan mancanegara. Selain keragaman ekosistem di dalamnya seperti, hutan gambut, hutan pantai, serta hutan tropis berada di dalamnya. belum lagi berbagai macam satwa yang dilindungi seperti orangutan Kalimantan, bekantan, owa, monyet ekor panjang, serta ratusan jenis burung menghiasi Taman Nasional Tanjung Puting. Sepertinya tak cukup sehari kamu menikmati keindahan TNTP, mungkin kamu harus menginap beberapa hari di resort-resort yang memiliki view yang sangat indah di Taman Nasional Tanjung Puting. Secara administratif TNTP yang memiliki luas lahan sekitar 415 ribu hektar ini terbagi di dalam dua wilayah Kabupaten yakni, Kabupaten Seruyan dan Kabupaten Kotawaringin Barat tepatnya di wilayah Kecamatan Kumai.

Teluk Bogam

Nama pantai yang diambil dari nama desanya yakni Desa Teluk Bogam yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kumai. Tempat wisata di Kalteng ini juga disebut juga dengan nama Pantai Tanjung Penghujan. Memiliki hampara pasir putih berjejer pohon cemara dan di bagian lainnya ditumbuhi pepohonan kelapa dan dilengkapi gazebo di pinggiran pantainya. Itulah gambaran dari Teluk Bogam yang selalu ramai dikunjungi wisatawan ketika akhir minggu atau ketika musim liburan. Ombaknya cukup tenang, jadi sangat cocok buat liburan keluarga dan anak-anak untuk bermain air di Teluk Bogam. Ada lagi yang cukup menarik buat kalian yang berminat melihat bagaimana cara budidaya rumput laut di Desa Teluk Bogam.

Tempat Wisata di Kotawaringin Timur

Sedikit cerita sejarah yang kita mengharapkan agar tidak terulang kembali, yakni konflik antar etnis yang terjadi di Sampit, Ibukota Kotawaringin Timur. Konflik antara Suku Dayak dan Madura mulai pecah di awal tahun 2001 dan hampir sepanjang tahun tersebut masih saja terjadi. Konflik yang tentu saja banyak disesalkan oleh banyak pihak ketika itu. Namun kini Kotawaringin Timur mulai berbenah, seperti tingkat toleransi pun juga semakin lebih baik. Hal tersebut tentu saja memberikan dampak positif pada sektor pariwisata. Karena ada beberapa tempat wisata di Kalimantan Tengah yang cukup dikenal terletak di Kotawaringin Timur. Berikut ini ada beberapa destinasi wisata di Kotawaringin Timur yang sepertinya akan membuatmu merubah agenda wisata ke Kotawaringin Timur.

Air Terjun Merah Darah

Cukup ngeri ketika mendengar namanya, Air Terjun Merah Darah padahal memang benar adanya. Hanya saja warna merah pada airnya dikarenakan air yang mengalir dari tanah gambut jadinya airnya berwarna merah dan agak kecoklatan. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini tergolong masih sepi pengunjung karena minimnya informasi tentang obyek wisata itu sendiri. Jadi ketika kamu berkunjung disana, pesona alamnya yang masih sangat asri terlihat begitu jelas. Hanya saja perjalanan menuju ke Air Terjun Merah Darah tidak mudah, kamu harus berjalan kaki setidak 30 menit dari desa terdekat hingga sampai ke Air Terjun Merah Darah. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Ujung Pandaran yang masih di dalam wilayah Kecamatan Teluk Sampit.

Bundaran Nanas

Landmark yang sangat ikonik yang menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Kota Besi, Bundaran Nanas. Sebenarnya di bundaran tersebut ada juga buah jeruk tapi lebih dipilih buah nanas, karena salah satu alasannya adalah Kecamatan Kota Besi adalah penghasil buah nanas dan buah jeruk dengan kualitas yang istimewa. Bundaran nanas ini memang baru saja selesai mengalami pemugaran jadi masih cukup ramai dikunjungi warga ketika sore hari dan juga malam hari, ketika pijar lampu melahirkan cahaya yang artistik.

Danau Biru Antang Kalang

Itulah nama dari obyek wisata di Kalimantan Tengah yang seringkali memenuhi medsos unggahan dari photo selfie kebanyakan traveler di Kotawaringin Timur. Danau Biru Antang Kalang memang memiliki pesona alam yang begitu indah. Dikelilingi perbukita nan hijau yang berpadu dengan air danau yang berwarna biru membuat ornamen warna alam yang begitu sempurna. Seperti juga tak lengkap ketika kamu mengunjungi Danau Biru Antang Kalang tanpa mengelilingi danau menggunakan perahu sembari selfie. Dan untuk lokasi tepatnya terletak di Desa Tumbang Kalang yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Antang Kalang.

Danau Burung

Tidak begitu jauh dari pusat Kota Sampit menuju Danau Burung yang hanya sekitar 2 jam perjalanan melalui darat, atau bisa juga menggunakan kapal kelotok yang jauh lebih cepat. Birdwatching menjadi salah satu aktifitas kekinian yang ada di Kotawaringin Barat, tepatnya sudah pasti di Danau Burung. Berbagai jenis burung menghuni Danau Burung yang memang kebanyakan dijadikan sebagai tempat transit atau sebagai tempat migrasi burung-burung laut atau burung pemakan ikan. Kondisi alamnya yang masih sangat terjaga, maka objek wisata di Kalimantan Tengah ini dihuni berbagai satwa yang dilindungi selain burung itu sendiri, seperti halnya buaya masih sering juga dijumpai di Danau Burung. Lokasinya terletak di Desa Lempuyang, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Teluk Sampit.

Desa Wisata Besawang

Keitka kamu mengunjungi Kabupaten Kotawaringin Timur, sepertinya tak akan bosan plesir di setiap sudut kota maupun desa yang ada di dalamnya. seperti di Desa Wisata Besawang, meskipun masih belum tergarap dengan sempurna namun sudah menunjukkan potensi wisatawanya. Salah satunya adalah melihat monyet lucu Bekantan yang banyak bergelantungan di pinggiran Sungai Mentaya menjadi pemandangan yang cukup menyenangkan. Belum lagi menyambangi pusat industri rumah tangga gula kelapa yang ada di Desa Besawang. Diharapkan Desa Besawang, Kecamatan Teluk Sampit bisa menjadi tempa wisata di Kalteng, yang mampu bersaing dengan desa wisata lainnya yang ada di Kalimantan Tengah.

Desa Wisata Tumbang Koling

Sangat miris memang jika melihat salah satu kondisi hutan yang ada di Desa Tumbang Koling, Kecamatan Cempaga Hulu. Banyaknya investor kelapa sawit membabat hutan yang sebenarnya menjadi rumah bagi satwa orang utan, yang kini sebagai imbasnya orangutan semakin jarang sekali terlihat. Padahal potensinya cukup luar biasa untuk dijadikan tempat wisata seperti konservasi orang utan, layaknya Taman Nasional Tanjung Puting yang mampu mendatangkan begitu banyak wisatawan mancanegara. Selain itu di Desa Tumbang Koling juga terdapat situs budaya Sandung yang juga berpotensi menjadi Desa Tumbang Koling sebagai objek wisata di Kalteng yang mampu menarik minat wisatawan domestik dan juga asing.

Gerbang Sahati

Jika dikatakan sebagai salah satu tempat wisata mungkin tidak, tapi jika dikatakan sebagai salah satu bangunan yang cukup ikonik mungkin saja iya. Itulah Gerbang Sahati yang akan menyambut kedatangan kamu di Kota Sampit. Gerbang Sahati yang memiliki kepanjangan, Gerakan Memabangun Sampit Hijau Agamis dan Tertib ini memiliki banyak makna. Dana salah satunya adalah menjadi salah satu kota yang tertib menjaga kebersihan lingkungan serta menjadi salah satu kota yang agamis dan tingkat toleran yang tinggi. Tak jarang ketika para pelancong yang baru pertama kali masuk Kota Sampit menyempatkan selfie di bawah Gerbang Sahati atau hanya sekedar mengambil photo Gerbang Sahati yang memiliki arsitektur yang cukup keren.

Gerbang Selamat Datang di Sampit

Buat kalian yang ingin membuat sebuah memori tanpa henti ketika baru pertama kali menginjakkan kaki di Kota Sampit mungkin bisa mengambil beberapa jepretan photo selfie di Gerbang Selamat Datang di Sampit. Lokasinya yang berada tepat di pinggir Sungai Mentaya cukup memberikan view yang istimewa. Terlihat benar akan keindahan Sungai Mentaya ketika hari sudah mulai senja dan detik-detik digantikannya sinar matahari dengan pijar lampu. Dan memang kebanyakan wisatawan yang datang dari luar Kota Sampit menyempatkan diri selfie di bawah Gerbang Selamat Datang di Sampit.

Hutan Sagonta Kota

Terdengar kabar bahwa Kotawaringin Timur sekitar tahun 2021 akan memiliki Kebun Raya Sampit, yang sebenarnya sudah mulai digarap dari tahun 2016. Namun sebelum Kebun Raya Sampit dibuka untuk umum, tidak ada salahnya kita menikmati Hutan Sagonta Kota yang juga memiliki beragam ekosistem di dalamnya. meski masih dalam kategori Tahura atau Taman Hutan Rakyat, pesona tetap menggoda, apalagi jika kamu melihat keindahanya dengan menyusuri Sungai Mentaya, pasti begitu hijau dan terlihat sangat asri. Hutan Sagonta Kota juga memiliki akses di dalam hutannya seperti jembatan yang terbuat dari kayu, yang memang difungsikan untuk wisatawan yang ingin berkeliling di dalam Hutan Sagonta Kota. Tempat wisata di Kalteng ini tepatnya di Desa Baaman Hulu yang masih di dalam Kecamatan Baamang.

Islamic Center Sampit

Sepertinya pemerintah Kotawaringin Timur benar-benar memperhatikan tata kota Sampit. Berbagai bangunan yang menjadi landmark semakin menghiasi pusat Kota Sampit, seperti dibangunnya Islamic Center atau Masjid Raya Wahyu Al Hadi. Islamic Center Sampit yang berdekatan dengan Tugu Perdamaian atau Bundaran Balanga kini sudah menjadi objek wisata religi yang ada di pusat Kota Sampit apalagi berdekatan dengan Tugu Perdamaian. Dan memang cukup menyedot begitu banyak wisatawan yang ingin berwisata religi di Kota Sampit, khusunya para umat muslim. Untuk lokasinya sendiri sangat mudah untuk dijangkau, yang terletak di Jalan Jenderal Sudirman Km. 3,2.

Jembatan Bajarum

Secara administratif Jembatan Bajarum ini masuk di dalam wilayah Kecamatan Kota Besi. Pesonanya ketika senja begitu eksotis di Jembatan Bajarum, yang akhirnya menarik minat para fotografer ataupun para penggila selfie untuk berfoto ria di kawasan Jembatan Bajarum. Jembatan yang kini juga menjadi tempat wisata di Kalteng ini memang cukup ikonik. Ada beberapa spot si pinggiran jembatan yang memiliki view yang begitu indah dengan sajian utama Sungai Mentaya rasanya begitu menentramkan hati. Ada beberapa spot juga yang terdapat warung-warung untuk menikmati sajian serta minuman kopi hangat sembari menikmati pesona senja di Jembatan Bajarum.

Jembatan Gantung Bagendang

Sebenarnya layaknya jembatan gantung pada umumnya yang terbuat dari kayu dan juga baja. Namun karena kondisi alam sekitarnya begitu asri, maka jadilah obyek wisata di Kalteng yang mampu menyedot para traveler yang umumnya anak-anak muda. Jembatan Gantung Bagendang memang seringnya dijadikan sebagai objek fotografi dengan mengambil background jembaratan kayu. Jembatan gantung yang menghubungkan Desa Bagendang Hulu dengan Deda Bagendang Permai yang ada di dalam wilayah Kecamatan Mentaya Hilir Utara kini memang semakin ramai dikunjungi wisatawan yang lagi hunting fotografi. Begitu juga dengan para pemancing mania yang bisa mencoba sensasi strike ikan-ikan yang hidup di muara Sungai Mentaya.

Masjid Terapung

Tambah lagi pemandangan yang luar biasa yang ada di pinggiran Sungai Mentaya, yakni Masjid Terapung. Masjid yang didominasi warna kuning serta hijau pada kubahnya ini berlokasi di Ketapang, Kota Sampit. Adanya Masjid Terapung bisa dijadikan sebagai wisata religi alternatif selain di Islamic Center Kota Sampit. Keunikan bangunan Masjid Terapung seakan menjadi magnet yang mampu menarik para wisatawan yang memang kebanyakan dari umat Islam untuk berkunjung di Masjid Terapung.

Museum Kayu

Sudah banyak yang tahu bahwa Pulau Kalimantan adalah salah satu pulau penghasil kayu terbesar yang ada di Indonesia. Dan hampir rata-rata memiliki kualitas yang terbaik sesuai dengan standar eksport. untuk mengenang kejayaan dimana Kalimantan sebagai penghasil kayu yang berkualitas, maka di Kabupaten Kotawaringin dibangunlah Museum Kayu, yang memiliki cukup banyak koleksi furniture yang mayoritas terbuat dari kayu. Dan juga berbagai jenis kayu yang ada di Pulau Kalimantan. Namun tak hanya itu saja ternyata, di dalam Museum Kayu tersebut juga ada fosil tulang ikan paus yang panjangnya mencapai 20 meter. Dan tidak ketinggalan seperti mesin gergaji masa lalu pun juga menghiasi tempat wisata di Kalimantan yang satu ini. Untuk lokasinya sendiri terletak di Jalan S Parman Mentawa Baru .

Pantai Ujung Pandaran

Tempat wisata di Kalteng ini memang menjadi andalan Kabupaten Kotawaringin Timur. Dan memang Pantai Ujung Pandaran ini memiliki panorama yang begitu indah, mulai dari pasir putihnya dan ombaknya yang tidak begitu besar. Belum lagi beberapa fasilitas yang ada di dalamnya yang membuat wisatwan seakan ogah pulang. Seperti adanya pondokan yang berwarna warni yang berdiri di pinggiran pantai yang hanya disewakan ratusan ribu saja. ada juga resort tingkat yang menghadap ke arah pantai. Sudah pasti panorama sunset yang paling ditungu-tunggu oleh semua wisatawan yang mengunjungi Pantai Ujung Pandaran. Untuk lokasi Pantai Ujung Pandaran ini terletak di Desa Ujung Pandaran yang masih di dalam wilayah Kecamatan Teluk Sampit.

Patung Jelawat

Inilah destinasi wisata kekinian yang ada di Kotawaringin Timur, tepatnya di pusat Kota Sampit. Patung Jelawat atau Patung Ikan Jelawat ini memang sudah menjadi ikon Kota Sampit dan juga menjadi tempat wisata favorit warga Sampit ketika sore hari ataupun malam hari. Apalagi lokasinya tepat berada di pinggir Sungai Mentaya, sudah pasti viewnya juga bagus banget. Konsep pembuatan Patung Jelawat ini memang mirip-mirip patung Marlion yang ada di Singapura. Yang juga sama menyemburkan air dari mulut ikan jelawat ke Sungai Mentaya. Mengenai fasilitas yang ada di Patung Jelawat juga cukup komplit mulai dari permainan anak hingga kuliner yang menjajakan makanan khas Kota Sampit. Landmark Kota Sampit ini kini telah menjadi tempat wisata di Kalteng yang cukup menyedot banyak wisatawan baik dari Kotawaringin Timur sendiri maupun dari luar daerah.

Riam Sandung Angui

Kabupaten Kotawaringin Timur tak hanya menampilkan tata kotanya yang semakin keren saja, tetapi masih menyimpan spot wisata khusus bagi yang suka berarung jeram. Riam Sandung Angui namanya yang terletak di Desa Tumbang Manya yang masih di dalam wilayah Kecamatan Antang Kalang. Aliran sungainya yang begitu deras, serta banyaknya rintangan bebatuan yang ada di tengah sungai menjadi tantangan tersendiri buat para pecinta arung jeram. Didukung kondisi alamnya yang masih begitu asri, warna hijau pepohonan yang senantiasa mengiringi akan menjadi sajian utama yang begitu indah. Meski masih jarang yang berarung jeram di Riam Angui namun potensinya memang harus digali agar semakin banyak wisatawan yang berkunjung di Kotawaringin Timur.

Rumah Betang Tumbang Gagu

Tak hanya memiliki nilai sejarah yang begitu memukai, tetapi Rumah Betang yang dibangun pada tahun 1870 ini juga menyabet penghargaan dari ajang Anugerah Pesona Indonesia untuk kategori situs bersejarah terpopuler. Sangat membagakan bukan? Rumah Betang Tumbang Gagu atau disebut juga Betang Antang Kalang yang dibangun selama 7 tahun ini memang masih sangat orisinil. Dengan bahan utama kayu ulin masih sangat terlihat kokoh hingga saat ini. Rumah Betang dari Suku Dayak Ngaju atau Oot Danum ini menjadi objek wisata di Kalteng yang mampu menyedot perhatian dari wisatawan mancanegara. Karena tak hanya menghadirkan situs sejarah Rumah Betang saja, tetapi kondisi alam sekitarnya seperti hutan lindung yang masih sangat terjaga keasriannya menjadi nilai tambah Rumah Betang Tumbang Gagu. Lokasinya sendiri terletak di Desa Tumbang Gagu dan di dalam wilayah Kecamatan Antang Kalang.

Sampit Water Park

Tergolong masih baru, sekitar akhir tahun 2015 Sampit Water Park baru di launching. Wahana air yang memiliki kapasitas sekitar 10.000 pengunjung ini memang menjadi salah satu destinasi wisata favorit di Kabupaten Kotawaringin Timur, yang lokasinya berdekatan dengan Taman Kota Sampit yang hanya berjarak ratusan meter saja. Tempat wisata di Kalteng ini memang tergolong cukup lengkap untuk kelas Water Park yang memiliki beberapa kolam renang untuk usia yang berbeda serta berbagai wahana seluncur atau wahana air lainnya yang benar-benar akan memanjakan hari libur kamu di Sampit Water Park.

Sungai Mentaya

Inilah salah satu sungai yang melewati tengah Kota Sampit yang menjadi urat nadi perekonomian Kalimantan Tengah. Karena di Sungai Mentaya ini terdapat dua pelabuhan, yakni Pelabuhan Bagendang dan Pelabuhan Sampit. Dan pesona dari Kota Sampit yang cukup berbeda benar-benar tersaji di Sungai Mentaya. Kamu bisa melihat keindahan dari tiap sudut Kota Sampit dari Sungai Mentaya. Ingin melihat panorama alam yang lain, kamu bisa menuju ke arah pedalaman atau hulu Sungai Mentaya yang menyajikan panorama alam Kabupaten Kotawaringin Timur yang masih sangat asri.

Taman Kota Sampit

Menjadi salah satu kota yang selalu menjaga kebersihan dan ketertiban memang tidaklah mudah, dan Kota Sampit telah mengawalinya mulai dari salah satu spot, yakni Taman Kota Sampit. Selain menjadi salah satu landmark Kota Sampit, Taman Kota Sampit ini juga menjadi kebanggaan bagi warga Sampit. Selain lokasinya yang cukup bersih serta nyaman, bisa juga dijadikan sebagai tempat wisata di Kalteng, tepatnya berada di tengah Kota Sampit. Cukup banyak warga yang ketika sore hari biasanya menghabiskan waktu di Taman Kota Sampit, sembari mengajak bermain anak-anak. Taman Kota Sampit kini memang telah menjadi salah satu destinasi wisata alternatif yang berada di pusat Kota Sampit.

Tugu Perdamaian

Inilah perwujudan bangunan dari sejarah kelam Kota Sampit yang terjadi pada awal tahun 2001 yang menelan korban ratusan nyawa. Perselisihan antar SUku Dayak dan Suku Madura nyaris membuat Kota Sampit seakan menjadi kota mati ketika itu. Namun kini sejarah kelam mulai tertutupi dengan dibangun kembali tingkat toleransi dan juga pendewasaan baik untuk masyarakat Kota Sampit dan bagi bangsa Indonesia secara keseluruhan. Tugu Perdamaian ini memang menjadi objek wisata di Kalimantan Tengah yang cukup wajib kamu kunjungi ketika kamu berada di Kota Sampit. Tiang yang terbuat dari kayu ulin yang menulang tinggi pun juga masih berdiri berdekatan dengan Tugu Perdamaian. Senja menjadi momentum yang sangat tepat untuk berselfie ria di Tugu Perdamaian atau hanya sekedar bersantai di bawah Tugu Perdamaian.

Tempat Wisata di Lamandau

Kabupaten yang sebelumnya masuk di dalam wilayah Kabupaten Kotawaringin Barat ini memiliki topografi perbukitan dan juga dataran rendah. Sudah bisa dipastikan bahwa Kabupaten Lamandau juga banyak menyimpan wisata alam yang tak kalah indahnya dibandingkan dengan Kabupaten-Kabupaten lainnya yang ada di di Kalteng. Seperti Bukit Sampuraga dan Riam Tapin Bini menyimpan eksotisme alam yang sungguh luar biasa. Dan selain itu masih banyak lagi tempat wisata di Kalteng yang masih tersimpan di Kabupaten yang beribukota di Nanga Bulik ini. Dan berikut ini daftar objek wisata di Kabupaten Lamandau yang cukup menarik untuk dikunjungi.

Air Terjun 33

Dinamakan Air Terjun 33 mungkin saja ada sekitar 33 undakan atau tingkatan di tebingnya. Cukup unik memang air terjun yang satu ini, bentuknya tidak melebar tetapi menyempit, namun cukup tinggi serta memiliki debit air yang cukup besar. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini juga menghadirkan petualangan buat wisatawan yang ingin mengunjunginya. Setidaknya membutuhkan waktu sekitar 1 jam berjalan kaki dari desa terdekat. Selama perjalanan kamu tak akan merasakan yang namanya lelah, karena kamu akan disibukkan untuk menikmati pemandangan alam yang masih terjaga keasriannya. Lokasi Air Terjun 33 terletak di Desa Penyombaan yang masih di dalam wilayah Kecamatan Delang.

Air Terjun Bukit Kubau

Panorama yang begitu indah memang tersaji mulai dari awal pendakian Bukit Kubau, seperti adanya Air Terjun Bukit Kubau tingkat 1. Konturnya yang bertingkat tapi tidak dalam satu kawasan lah yang semakin membuat menarik Air Terjun Bukit Kubau. Tempat wisata di Kalteng ini memang seakan tersembunyi dan tertutupi oleh lebatnya pepohonan yang berada di di pinggir air terjun. Meski air terjunnya tidak tinggi yang hanya beberapa meter saja, namun debit airnya cukup besar. aktifitas berendam dan bermainan air di bawah air terjun dan merasakan shower alami tiada henti menjadi hal yang sangat menyenangkan ketika berkunjung di Air Terjun Bukit Kubau. Lokasinya sendiri terletak di Bukit Kubau yang masih di dalam wilayah Kecamatan Menthobi Raya.

Air Terjun Desa Bakonsu

Ketika kamu berkunjung di Desa Bakonsu yang masih wilayah Kecamatan Lamandau, tak hanya menikmati keindahan desa dengan rumah betangnya yang berjajar rapi. Tak jauh dari Desa Bakonsu juga terdapat air terjun yang cukup indah yang berada di tengah-tengah perkebunan kelapa sawit. Mungkin dulu sangat indah air terjunnya dengan dikelilingi pepohonan yang lebat, namun kini sudah berubah menjadi perkebunan sawit. Meskipun begitu tetap saja, Air Terjun di Desa Bakonsu ini masih memancarkan keindahannya.

Air Terjun Desa Karang Mas

Memiliki potensi wisata alam yang luar biasa akan menjadikan Kabupaten Lamandau pilihan destinasi wisata banyak traveler. Salah satu potensi wisata alam yang ada di Kabupaten Lamandau adalah Air Terjun Desa Karang Mas, yang seakan-akan tertutup oleh keindahan hutan yang masih begitu rapat. Meski tidak begitu tinggi air terjunnya, namun aliran airnya yang cukup deras, yang mengalir di sungai bawahnya tampak begitu indah untuk dinikmati. Memiliki air yang juga jernih, akan membuatmu tak sabar ingin segera berendam setelah berada di lokasi Air Terjun Desa Karang Mas. Tempat wisata di Kalteng ini tepatnya berada di dalam hutan lindung Desa Karang Mas, Kecamatan Batang Kawa.

Air Terjun Falling in Love

Mungkin destyinasi wisata yang satu ini lebih ditujukan buat kalian yang lagi kasmaran atau yang lagi pdkt aja kali ya. Lalu bagaimana dengan kalian yang jomblo?? Yaa nyebur aja lah di kolam bawah air terjun yang cukup lebar. Air Terjun Falling in Love ini memang cukup lebar dengan debit airnya yang sangat besar. aktifitas bermain air menjadi hal yang sangat menyenangkan memang ketika berada di tempat wisata di Kalteng ini. Kebanyakan wisatawan memang tak akan tahan ketika melihat airnya yang jernih, sudah pasti buru-buru nyebur di kolam alami dengan design batu alamnya yang sangat cantik. Untuk lokasinya, terletak di Kecamatan Bulik atau berada di kawasan perkebunan sawit milik PT. Pilar.

Air Terjun Kakap Pompinggis

Membutuhkan tenaga yang cukup ekstra jika kamu ingin merasakan kesegaran Air Terjun Kakap Pompinggis. Konturnya yang menanjak layaknya perbukitan menjadi tantangan tersendiri buat wisatawan hingga mencapai puncak air terjun. Tidak perlu ditanya lagi kejernihan dan kesegaran airnya di Air Terjun Kakap Pompinggis. Sudah pasti sangat jernih dan udara sejuk pun terasa selalu menyelimuti di kawasan objek wisata di Kalteng yang satu ini. Kamu bisa berendam di bawah kolam-kolam berbatu sembari bersantai menikmati lebatnya hutan di Desa Kudangan, Kecamatan Delang.

Air Terjun Muhur Silingan

Tak hanya Air Terjun Silingan Garung saja yang menjanjikan sebuah petualangan alam yang cukup menantang serta menyuguhkan keindahan alam tengah hutan. Tetapi Air Terjun Muhur Silingan ini juga menyuguhkan petualangan yang akan membuat kamu terpukau melihat keindahan pedalaman Kabupaten Lamandau. Bahkan obyek wisata di Kalimantan Tengah yang satu ini pernah diliput acara tv swasta My Trip My Adventure. Sudah pasti tau kan keindahaannya seperti apa. Namun kamu harus berjalan kaki memasuki hutan setidaknya 2 hingga 3 jam berjalan kaki. Dan akan semakin aman, kamu harus menggunakan pemandu dari desa setempat agar tidak salah arah. Suguhan sungai serta hutan adat yang dilindungi oleh hukum adat ini akan selalu mewarnai perjalanan kamu. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Kudangan yang masih di dalam wilayah Kecamatan Delang.

Air Terjun Palikodan

Salah satu destinasi wisata alam di Kabupaten Lamandau yang cukup wajib kamu kunjungi adalah Air Terjun Palikodan. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini memang menyajikan panorama alam yang begitu sempurna. Berada di tengah hutan yang masih rapat, serta memiliki kolam alami yang begitu luas serta memiliki air yang sangat jernih akan membuat kamu semakin kerasan bermaian air di sana. Selain itu aliran sungainya juga memiliki arus yang cukup deras, sangat cocok buat kalian yang ingin berarung jeram. Bagi yang masih belum puas menikmati keindahan Air Terjun Palokodan, bisa juga mendirikan kemah di kasawan air terjun. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Palikodan dan di dalam wilayah Kecamatan Bulik Timur.

Air Terjun Sebangkui

Ingin mencoba menyusuri sungai yang ada di tengah hutan Kabupaten Lamandau? Mungkin Air Terjun Sebangkui menjadi destinasi wisata yang tepat untuk memuaskan petualangan wisata kamu. Alirannya bisa dibilang tidak begitu deras, jadi kamu bisa menikmati keindahan hutan yang masih begitu rapat dengan menyusuri Air Terjun Sebangkui. Jika memasuki musim penghujan biasanya alirannya cukup deras, mungkin bisa menjadi pilihan untuk olahraga arung jeram. Selain itu di objek wisata di Kalteng ini juga ada spot-spot terbaik buat kalian yang suka hobi memancing dengan teknik casting. Selain itu kamu juga bisa melihat keindahaan alam sekitar dengan mendaki Bukit Kubau yang berada dalam satu wilayah dengan Air Terjun Sebangkui . Untuk lokasinya terletak di wilayah desa Lubuk Hijau dan di dalam Kecamatan Mentobi Raya.

Air Terjun Silikan Panyak

Ingin merasakan sensasi mandi menggunakan shower alami yang tiada henti?? Air Terjun Silikan Panyak bisa menjadi pilihan buat kalian yang ingin merasakan segarnya air pegunungan. Kolam alami yang tepat di bawah air terjun juga siap menyegarkan dirimu ketika terik matahari siang hari yang mulai menyengat. Kontur air terjunnya yang cukup landai bisa kamu naiki kemudian berendam di sungai atasnya yang cukup banyak spot sungai yang siap memanjakanmu. Tempat wisata di Kalteng ini tepatnya berada di Desa Cuhai yang masih di dalam Kecamatan Lamandau.

Air Terjun Silingan Garung

Memiliki jiwa petualangan?? Sepertinya kamu harus mengunjungi objek wisata di Kalimantan Tengan yang satu ini. Air Terjun SIlingan Garung namanya, yang berlokasi di Desa Lopus, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Delang. Setidaknya membutuhkan waktu 2 hingga 3 jam berjalanan kaki dari desa terdekat hingga sampai ke lokasi air terjun. Tapi suguhan hutan adat yang masih sangat terjaga ekosistemnya akan selalu mengiringi perjalanan kamu menuju Air Terjun Silingan Garung. Bahkan rasa lelah kamu pun bisa jadi tak akan kamu rasakan, udara yang begitu sejuk terasa selalu menyelimuti setiap langkahmu. Berkemah di kawasan air terjun sepertinya menjadi pilihan yang tepat untuk menikmati pesona alam Kabupaten Lamandau.

Air Terjun Silingan Poringk

Berada di desa yang sama dengan objek wisata Air Terjun Silingan Sangilipan, yakni Desa Hulu Jojabo yang amsih di dalam wilayah Kecamatan Delang. Air Terjun Silingan Poringk namanya, yang tak kalah indahnya dengan memiliki kolam alami yang cukup luas serta memiliki air yang sangat jernih. pesona indah itulah yang akan membuat wisatawan tak akan tahan ketika berada di lokasi dan pengin cepet-cepet nyebur dan merasakan sensasi berendam dan berenang di tengah hutan yang masih alami. Tempat wisata di Kalteng ini memang menyuguhkan panorama alam yang masih asri, bahkan kamu juga boleh mendirikan camp di kawasan air terjun sembari mengeksplorasi keindahan alam Desa Hulu Jojabo.

Air Terjun Silingan Sangilipan

Pbjek wisata di Kalimantan Tengah, tepatnya di Desa Hulu Jojabo, Kecamatan Delang, Lamandau ini semakin hari semakin banyak dikunjungi wisatawan. Apalagi pas ketika musim kemarau yang sangat panas, maka saatnya ngadem di lokasi wisata Air Terjun Silingan Sangilipan. Aksesnya juga sangat mudah dan tidak jauh dari jalan trans Kalimantan yang hanya berjarak sekitar 300 meter saja. memiliki kolam alami serta dipayungi pepohonan yang sangat rindang, menjadi tempat ternyaman ketika terik matahari sedang panas-panasnya. Berendam serta berenang menjadi aktifitas yang paling digemari wisatawan ketika berada di Air Terjun Silingan Sangilipan.

Air Terjun Tambay

Mungkin bisa juga dikatakan sebagai Green Canyonnya Kabupaten Lamandau. Ya beda-beda tipis lah, sama-sama memiliki tebing berbatu di sisi kanan dan kirinya, serta memiliki air terjun yang begitu indah dipandang mata. Namun untuk menuju tempat wisata di Kalteng ini kamu harus menyiapkan stamina yang cukup prima. Setidaknya kamu harus berjalan kaki sejauh hampir 2 km dengan medan yang cukup berat, dan tak jarang kamu harus sedikit mendaki untuk melalui berbagai rintangan. Namun menggunakan jasa pemandu dari desa terdekat sangat diperlukan bagi yang belum pernah mengunjunginya agar tidak tersesat. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Penyombaan yang masih di dalam wilayah Kecamatan Delang.

Air Terjun Todung

Salah satu destinasi wisata yang sangat tepat ketika memasuki musim kemarau di Kabupaten Lamandau adalah Air Terjun Todung. Memiliki debit air yang cukup besar serta berada di kawasan yang masih banyak tumbuh pepohonan yang begitu lebat akan semakin membuat badan kamu teasa adem banget. Merasakan shower alami alias guyuran air dari tebing berbatu yang tidak terlalu tinggi benar-benar bisa memberikan sensasi yang luas biasa. Kamu juga bisa bersantai di pinggiran air terjun sembari menikmati panorama alam, serta mendengarkan indahnya burung-burung yang bernyanyi di sekitaran air terjun. Objek wisata di Kalteng ini tepatnya berada di Desa Lopus yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Delang.

Belantikan Hulu

Siapa yang tak kenal Belantikan Hulu?? Inilah kawasan dimana populasi orang utan terbesar berada di sini. Tak hanya orang utan saja, tetapi banteng pun yang dikatakan sebagai satwa yang hampir punah juga masih mendiami kawasan Belantikan Hulu. Tak hanya wisatawan domestika saja yang berkunjung di objek wisata di Kalteng ini, tetapi wisatawan asing baik untuk penelitian atau hanya sekedar safari cukup banyak berdatangan. Hutannya yang masih sangat terjaga keanekaragaman hayatinya pun menjadi suguhan yang sangat menarik. Berpetualangan di Belantikan Hulu akan menjadi penglaman wisata yang tak akan pernah kamu lupakan.

Bendungan Manyam

Benar-benar tepat jika dikatakan sebagai “hidden Paradise”, itulah Bendungan Manyam yang dikelilingi pepohonan yang begitu rapat di pinggirnya dengan airnya yang begitu hijau menyejukkan. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini memang sangat cocok buat wisata di akhir minggu, dengan berkemah di pinggiran bendungan sembari memancing ikan air tawar yang banyak menghuni Bendungan Manyam. Aktifitas berenang, berenang, atau menyusuri setiap sudut bendungan menjadi hal yang cukup menyenangkan ketika berada di Bendungan Manyam. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Bayat, Kecamatan Belantikan Raya.

Bukit Batu Haji

Dulu sebelum ada pemekaran wilayah menjadi Kabupaten Lamandau Bukit Batu Haji masih masuk di dalam wilayah Kabupate Kotawaringin Barat yang berhadapan dengan Batu Marunting. Dan konon menurut cerita masa lalu Bukit Batu Haji dan Bukit Marunting ini menjadi pintu gerbang Kerajaan Sarang Paruya. Sangat eksotis memang ketika kamu melewati dua bukit melalui sungai di tengahnya, ibarat gerbang alami yang begitu kokoh dan menjulang tinggi di angkasa. Lalu bagaiama berada di puncak Bukit Batu Haji? Sudah pasti panorama alam Kalimantan begitu indah tersaji di hadapan kamu, ibarat lukisan alam yang tanpa cacat. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini, lokasi tepatnya terletak di Desa Kina dan masih di dalam Kecamatan Hulu Batang Kawa.

Bundaran Rusa

Seperti halnya kota-kota yang ada di Indonesia selalu memiliki landmark yang cukup ikonik. Begitu juga dengan Kabupaten Lamandau yang memiliki Bundaran Rusa yang berada di pusat Kota Nanga Bulik. Menjadi hal yang wajib buat kalian yang baru pertama menginjakkan kaki di Kabupaten Lamandau untuk mengunjungi Bundaran Rusa, setidaknya mengambil beberapa jepretan photo selfie sebagai cinderamata sudah mengunjungi Kabupaten Lamandau. Ketika sore hari hingga malam hari Bundaran Rusa, seakan menjadi pusat nongkrong di Kabupaten Lamandau. So, berkunjunglah ketika malam hari sembari menikmati suasana malam di pusat Kota Nanga Bulik.

Batu Batungkat

Inilah salah satu destinasi wisata yang memiliki legenda, kisah seorang kaya yang mengadakan pesta kemudian rumahnya dikutuk menjadi sebuah batu imbas dari sebuah kesombongan. Batu Batungkat atau Batu Bertongkat yakni batu yang ditopang oleh sebuah tongkat. Kebanyakan wisatawan yang datang ke tempat wisata di Kalteng ini ingin menikmati indahnya panorama perbukitan. Dan sudah pasti tak ketinggalan berphoto ria di atas Batu Batungkat. Untuk menaiki Batu Batungkat juga cukup mudah, karena ada fasilitas tangga untuk menaiki hingga ke atas batu. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Kubung yang masih di dalam wilayah Kecamatan Delang.

Bukit Boi

Buat kalian para pecinta alam atau para pendaki sepertinya akan terpuaskan ketika berkunjung di Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan Lamandau. Dan sepertinya sangat layak jika dijadikan sebagai desa wisata Kabupaten Lamandau, karena begitu banyak spot wisata alam yang ada di dalam wilayahnya. Dan salah satunya adalah Bukit Boi, yang lokasinya juga berdekatan dengan Bukit Bolau, serta melewati Hutan Adat Dahas Bolau. Suguhan alam yang begitu indah terlihat jelas di puncak Bukit Boi, lautan awan putih yang berpadu dengan sunset ketika sore hari membuat siapapun akan terkagum-kagum melihatnya. Objek wisata di Kalteng ini memang memiliki rintangan yang agak lumayan, jadi menyiapkan stamina yang prima serta perbekalan menjadi hal yang wajib kamu siapkan.

Bukit Bolau

Jika para pendaki mendengar ketinggian Bukit Bolau yang hanya 600 mdpl mungkin akan bilang “ga tinggi ya”. Namun jangan salah, meski hanya 600 an mdpl tapi trackingnya bisa menguras tenaga. Tergolong tidak mudah, karena banyak track yang licin karena berada di kawasan hutan hujan, dan juga banyak track yang mengharuskan kamu sedikit mendaki, serta lebatnya Hutan Adat Dahas Bolau. Tapi suguhan alam Kalimantan Tengah yang istimewa benar-benar tersaji di hadapan kamu. Belum lagi ketika kamu sudah mencapai puncak Bukit Bolau, sensasi seperti di negeri atas awan pun akan kamu rasakan. Suguhan lauran awan putih akan menghiasi perbukitan nan hijau di setiap sisi Bukit Bolau. Tempat wisata di Kalteng ini, secara administratif masuk di Kelurahan Tapin Bini dan masih di dalam Kecamatan Delang.

Bukit Desa Kinipan

Buat kalian yang suka banget nge-camp di perbukitan atau pegunungan mungkin bisa mencoba nge-cam di Bukit Desa Kinipan, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Batang Kawa. Lokasinya sangat mudah untuk diakses karena dekat dengan jalan Desa Kinipan. Udara yang begitu sejuk benar-benar akan kamu rasakan ketika berada di tempat wisata di Kalteng yang satu ini. Bahkan ketika senja datang, pesona eksotis sunset begitu jelas indahnya. Masih belum begitu banyak wisatawan yang emngunjungi destinasi wisata yang satu ini. Jadi rasa damai dan jauh dari keramaian benar-benar akan kamu rasakan.

Bukit Kubau

Ada yang unik mengenai bukit yang satu ini, yakni Bukit Kubau yang terletak di Desa Lubuk Hijau yang masih di dalam wilayah Kecamatan Mentobi Raya. Masyarakat setempat menyebutnya sebagai Kubau Lalaki, karena jika dilihat dari arah tertentu bentuknya mirip dnegan alat kelamin laki-laki. Tapi ada juga yang menyebutnya dengan Bukit Jempol, karena juga mirip dengan ibu jari. Puncak bukit yang merupakan batu besar ini bisa menjadi tantangan tersendiri bagi para pecinta pemanjat tebing professional. Dan mungkin saja hingga saat ini belum ada yang mendaki di tebing bebatuannya. Kondisi alamnya di objek wisata di Kalteng ini juga masih sangat alami, kamu akan menjumpai hutan yang masih sangat terjaga ekosistemnya.

Bukit Sampuraga

Meski tidak sebesar Bukit Kelam yang ada di provinsi Kalimantan Barat namun Bukit Sampuraga ini meninggalkan cerita rakyat yang hingga kini masih diceritakan. Dan yang cukup menarik adalah ada sebagian Suku Dayak Tomun yang mengakui masih keturunan Datuk Perpatih Nan Sebatang dari Pagaruyung Sumatera Barat. Dan beliau adalah ayahanda dari Cenaka Burai yang telah dikutuk oleh ibunya Mayang Ilung yang akhirnya menjadi batu atau Bukit Sampuraga, karena tidak mau mengakui Mayang Ilung sebagai ibu kandungnya. Tempat wisata di Kalteng ini memang menjadi destinasi wisata andalan Kabupaten Lamandau yang memang cukup menyedot perhatian para traveler. Tidak hanya dari kisahnya saja, tapi suguhan panorama indah yang tersaji di atas Bukit Sampuraga memang sangat menarik untuk dinikmati. Lokasi Bukit Sampuraga terletak di Desa Karang Besi yang masih di dalam wilayah Kecamatan Belantikan Raya.

Bukit Sebayan

Disebut juga sebagai Bukit Sebayan Bungsu atau Bukit Sebayan 7 karena Bukit Sebayan memiliki 7 buah bukit dan yang paling tinggi adalah Bukit Sebayan Bungsu dengan ketinggian sekitar 1300 mdpl. Menurut kepercayaan Kaharingan, Bukit Sebayan adalah bukit keramat yang dihuni oleh roh yang sudah meninggal. Dan konon kabarnya di pucnak bukit ada sebuah peradaban yang tidak bisa dilihat oleh kasat mata, atau hanya orang-orang “pintar” saja yang mampu melihatnya. Jika kamu ingin mendaki objek wisata di Kalimantan Tengah ini maka akan lebih baik menggunakan pemandu dari desa setempat. Karena kondisi alam hutannya yang masih sangat lebat, bisa membuat kita salah arah dan semakin lama perjalanan menuju puncak Bukit Sebayan. Lokasi Bukit Sebayan secara administratif masuk di dalam wilayah Kecamatan Delang.

Bukit Seluai

Meski puncak Bukit Seluai ini tidak terlalu tinggi, namun track menuju puncaknya lumayan menguras tenaga. Tapi sekejab saja bisa langsung hilang rasa lelahmu ketika sudah mencapai puncak Bukit Seluai. Suguhan hamparan perbukitan nan hijau serta lautan awan yang tepat di hadapan kamu seakan-akan membuatmu berdiri di atasa awan. Tak hanya itu saja, eksotisme sunsetpun akan segera hadir ketika kamu mencapai puncak sebelum petang. Sembari berkemah, maka sinar indah mentari di pagi hari juga akan menyambutmu. Tempat wisata di Kalteng ini tepatnya terletak di Desa Melata yang masih di dalam wilayah Kecamatan Menthobi Raya.

Danau Guci

Adanya Danau Guci yang berlokasi di Kecamatan Lamandau semakin menambah objek wisata danau di Kabupaten Lamandau. Untuk bisa merasakan keindahaan Danau Guci sepertinya tak lengkap jika kamu tidak mengarungi danau menggunakan rakit atau bisa juga membawa perahu karet. Hampir setiap sudutnya memberikan keindahan alam yang luar biasanya. Tak hanya para pemancing mania saja yang akan dimanjakan di Danau Guci tetapi juga para fotografer yang akan disuguhi objek alam untuk menghasilkan sebuah karya yang indah. Tempat wisata di Kalteng ini memang belum begitu diekplorasi atau diberikan fasilitas layaknya danau wisata, tetapi keasrian alamnya masih sangat terasa sekali di Danau Guci.

Danau Hijau

Tak banyak traveler yang tahu adanya danau kecil yang memiliki air berwarna kehijauan yang tak jauh dari pusat Kota Nanga Bulik. Danau Hijau atau disebut juga Danau Selomasan yang berada di Mungguh, Nanga Bulik. Kamu bisa menikmati keindahannya dari bukit kecil yang tepat berada di samping Danau Hijau. Semakin terasa kenyamanannya ketika hari sudah mulai sore, temaram senja begitu romantis ketika berpadu dengan eksotisme warna hijau air danau. Tak jarang objek wisata di Kalteng ini sekarang menjadi spot fotografi ataupun selfie dengan mengambil warna hijau air danau.

Danau Sematu

Rusaknya hutan di Pulau Kalimantan memang cukup parah ditambah lagi alih fungsi hutan yang menjadi perkebunan sawit. Hal tersebutlah yang sangat disayangkan, seperti yang terjadi di Danau Sematu. Danau yang dipenuhi dengan pepohonan di tengah bisa saja hilang beberapa tahun ke depan karena efek dari pembabatan hutan untuk lahan perkebunan. Padahal pesona Danau Sematu ini sangat luar biasa. Pesona alamnya yang masih sangat asri akan membuatmu terpukau. Kamu bisa menikmatinya dengan cara menggunakan perahu serta menelusuri setiap sudut danau. Tempa twisata di Kalteng ini memang sangat cocok buat kalian yang juga memiliki hobi memancing atau bisa bisa juga dijadikan spot fotografi. Lokasi Danau Sematu terletak di Desa Batu Kotam yang masih di dalam wilayah Kecamatan Bulik.

Desa Suku Dayak Bakonsu

Salah satu sub Suku Dayak, yakni Dayak Tomun yang berada di Desa Bakonsu Kecamatan Lamandau ini masih sangat kental dan menjaga adat dan istiadatnya. Yang cukup terlihat jelas adalah hampir mayoritas rumah yang ada di Desa Bakonsu adalah Rumah Betang. Dan berjajar sangat rapi dengan kondisi lingkungan alamnya yang juga masih sangat asri. Mungkin ke depannya Desa Bakonsu ini bisa menjadi tempat wisata di Kalteng tepatnya di Kabupaten Lamandau yang menghadirkan wisata budaya. Seperti berbagai perayaan atau ritual adat pun masih sangat sering dilaksanakan di Desa Bakonsu.

Desa Jemuat Batang Kawa

Mungkin sangat layak jika dijadikan sebagai desa wisata yang ada di Kecamatan Batang Kawa, Kabupaten Lamandau. Itulah Desa Jemuat yang berlokasi di hulu Sungai Lamandau dengan memiliki topografi dataran tinggi serta perbukitan. Jajaran perbukitan seperti Bukit Haji, Bukit Ramunting, dan Bukit Mangkasu seakan menjadi pagar indah Desa Jemuat. Belum lagi pesona hutannya yang masih sangat terjaga ekosistemnya. Suguhan kearifan lokal seperti berbagai ritual adat juga masih berjalan hingga saat ini. Cukup menarik buat kalian yang ingin mengenal alam serta keramahan Suku Dayak yang ada di Kabupaten Lamandau.

Goa Batu

Kabupaten Lamandau yang memiliki topografi perbukitan akan sangat memungkin memiliki destinasi wisata goa. Namun masih minimnya eksplorasi alam yang ada di Kabupaten Lamandau, hanya sedikit saja objek wisata yang mampu dipublikasi. Salah satunya adalah Goa Batu, yang berada di tengah hutan di wilayah Kecamatan Sematu Jaya ini menjadi salah satu goa yang cukup eksotis. memiliki pintu goa yang cukup besar dan berbentuk V serta relief alam dinding goa menjadi salah satu hal yang cukup menarik perhatian wisatawan. Namun tempat wisata di Kalteng ini sepertinya masih belum banyak yang mengetahui, jadi masih sedikit wisatawan yang berkunjung ke Goa Batu.

Hutan Adat Dahas Bolau

Agresifnya para investor yang ingin membuat perkebunan sawit di bumi Kalimantan juga berdampak pada Hutan Adat secara keseluruhan, dan salah satunya adalah Hutan Adat Dahas Bolau. Yang akan sangat disayangkan jika hutan adat beralig fungsi menjadi perkebunan kelapa sawit yang hanya menguntungkan sang investor. Hutan Adat Dahas Bolau ini termasuk hutan hujan tropis yang banyak dihuni flora dan faunan di dalamnya. Ketika kamu ingin mendaki puncak Bukit Bolau maka kamu akan melihat pesona keasrian Hutan Adat Dahas Bolau. Dan ini juga menjadi potensi yang sangat besar untuk menjadi objek wisata di Kalteng yang menghadirkan pesona alam Kabupaten Lamandau. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan Lamandau.

Hutan Produksi Korindo Hutani

Saat ini lagi hangat-hangatnya trend selfie dengan mengambil background hutan dengan berjajarnya pepohonan yang begitu rapi. Seperti yang ada di hutan pinus, atau hudan lindung dan di Kabupaten Lamandau ada perusahaan PT. Korindo Hutani yang seerti cocok juga buat hunfot. Dengan background hijaunya pepohonan atau bersantai dengan hammock seperti cocok buat selfie dan kamu upload di medsos kamu. Namun untuk mengunjungi objek wisata di Kalimantan Tengah ini sepertinya kamu harus ijin dulu dengan perusahaan terkait agar bisa berselfie ria dengan mengambil background hutan produksi. Untuk lokasinya sendiri terletak di perbatasan antara Kecamatan Delang dengan Kecamatan Arut Utara, Kotawaringin Barat.

Jembatan Gantung Kahingai

Meski hanya sekedar jembatan yang tyerbuat dari kayu yang berfungsi untuk menghubungkan antara desa yang satu dengan lainnya, tapi bisa menjadi objek fotografi yang istimewa. Pengambilan angle yang tepat serta momentumnya yang pas bisa menghasilkan sebuah karya fotografi yang memiliki nilai seni yang tinggi. Seperti pada objek wisata di Kalteng yang satu ini, yakni Jembatan Gantung Kahingai yang berlokasi di Desa Kahingai dan di Kecamatan Belantikan Raya. Cukup banyak wisatawan yang berniat hunfot di lokasi jembatan, dengan mengambil view sungai yang cukup deras di bawahnya.

Jembatan Gantung Pati Anum

Desa Riam Tinggi, Kecamatan Delang tak hanya memiliki sungainya yang indah, tapi juga memiliki Jembatan Gantung Pati Anum yang kini banyak diburu para fotografer dan juga para selfie mania. Tempat wisata di Kalteng ini memang memiliki view yang cukup indah, karena banyak pepohonan yang begitu hijau di sekelilingnya, serta sungainya yang begitu jernih airnya. Selain hunfot atau selfie kamu juga bisa melakukan aktifitas seperti susur sungai yang cukup menyenangkan untuk dilakukan di sungai Desa Riam Tinggi.

Kolam Renang H5

Kecamatan Mentobi Raya tak hanya memiliki Sendang Biru saja yang terlihgat begitu alami, tapi juga kolam renang yang berwarna biru. Itulah Kolam Renang H5 yang nyaris tak pernah sepi pengunjung ketika musim liburan atau akhir minggu. Yang sangat menarik di Kolam Renang H5 ini adalah adanya panorama perbukitan yang terselimuti kabut tebat dan tampak begitu hijau. Tak seperti kolam renang lainnya yang biasanya disamping kanan kirinya hanyalah gedung atau bangunan rumah. Tapi di tempat wisata di Kalimantan Tengah ini, kamu juga disuguhi panorama alam perbukitan yang begitu menyejukkan. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Bukit Raya, Kecamatan Mentobi Raya.

Pulau Konas dan Pulau Ombe

Inilah satu dari sekian banyak hal yang sangat menarik ketika kamu berarung jeram di Sungai Lamandau. Kamu bisa melihat dua pulau yang dinamakan Pulau Konas dan Pulau Ombe yang berada di tengah-tengah Sungai Lamandau. Tidak hanya sekedar pulau berbatu saja, tetapi juga dipenuhi pepohonan yang rindang di tengahnya. Sepertinya bisa juga kamu jadikan spot memancing, dengan cara casting, atau berkemah di tengah pulau. Namun juga harus waspada ketika musim penghujan debit airnya menjadi cukup tinggi. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini tepatnya berada di Kelurahan Tapin Bini, Kecamatan Lamandau.

Riam Bahu Burung

Menurut cerita yang beredar di masyarakat bahwa Riam Bahu Burung ini konon dulunya sebagai tempat mandi para bidadari. Mungkin saja iya, karena memang pesona alam sekitarnya benar-benar membuat siapapun yang nyebur bakal betah berlama-lama. Dan keunikan lainnya adalah ada seuah batu yang berlubang yang konon katanya memang sebagai tempat duduk bidadari ketika sedang mandi. Terlepas dari cerita rakyat, memang tempat wisata di Kalimantan Tengah yang satu ini memang sangat menjanjikan. Dan salah satunya sebagai spot untuk olahraga arung jeram yang memberikan begitu banyak tantangan di tengah maupun di pinggir sungainya. Untuk lokasinya terletak di daerah hulu sungai Desai Nanga Kemujan yang masih di dalam wilayah Kecamatan Bulik Timur.

Riam Hangus

Sangat menarik memang ketika kamu mengunjungi desa yang ada di Kabupaten Lamandau. Suguhan alamnya yang masih sangat terjaga benar-benar tersaji dengan sempurna. Apalagi ketika kamu mengunjungi Desa Jemuat, Kecamatan Batangkawa. Tak hanya keindahan perbukitan dan keindahan alam desanya saja, tetapi juga wisata air di Riam Hangus dan juga Riam Laminding. Kamu akan merasakan bebasnya berenang ataupun berendam di Riam Hangus. Atau bisa juga menyusuri sungainya yang dihiasi pepohonan nan hijau dan perbukitan di pinggirnya. Rasanya tak lengkap jika kamu ga berselfie ria di objek wisata di Kalteng ini. Background alamnya yang begitu indah sangat eman jika dilewatkan tanpa jepretan.

Riam Lubang Bongki

Benar-benar layak memang jika Kelurahan Tapin Bini ini menyandang desa wisata atau daerah wisata yang ada di Kabupaten Lamandau. Tidak hanya Bukit Bolau atau Bukit Boi dan Hutan Adat Dahas Bolau saja, tapi juga memiliki spot wisata olahraga arung jeram. Lokasinya berada di Sungai Lamandau yang memiliki arus yang sangat deras serta berbagai macam rintangan mulai dari yang ringan hingga berat. Benar-benar surga bagi para pecinta rafting, mulai dari sungainya yang masih sangat alami tanpa adanya pencemaran dan juga pesona alam pedesaan yang masih terlihat tradisional tanpa ada efek negatif modernisasi. Tempat wisata di Kalteng ini memang lagi menjadi trend dikalangan traveler muda yang suka memacu adrenalinnya.

Riam Panahan

Sesuai dengan nama desanya yakni Desa Riam Panahan, Kecamatan Delang yang memiliki pesona alam yang begitu indah. Seperti keindahan sungainya yang masih berbalut alam yang masih asri dengan airnya yang sangat jernih dan berpadu dengan pepohonan yang begitu hijau di pinggirnya. Salah satu aktifitas yang sangat menyenangkan adalah river tubing atau bisa juga buat kalian yang memiliki hobi memancing bisa merasakan strike ikan air tawar di Riam Panahan. Selain itu ketika kamu berkunjung ke Desa Riam Panahan, suguhan desa yang masih sangat tradisional bisa kamu nikmati. Di desa tersebut masih banyak seperti rumah-rumah untuk menyimpan padi yang disebut Jurung. Masyarakatnya yang sangat ramah sama pendatang membut kita akan semakin nyaman ketika berwisata di Desa Riam Panahan.

Riam Satongah

Jika musim hujan debit airnya lumayan tinggi dan juga deras yang berpotensi menjadi spot arung jeram yang sangat menantang di Riam Satongah yang ada di wilayah Kecamatan Delang. Tapi ketika memasuki musim kemarau, arusnya cukup nyaman untuk berwisata air. Kamu bisa menikmati kejernihan air serta panorama alamnya yang masih sangat asri. Salah satu aktfitas yang cukup menyenangkan adalah susur sungai atau river tubing menggunakan ban pelampung. Riam Satongah memang menjadi obyek wisata di Kalteng yang masih minim pengunjungnya. Jika kamu ingin menikmati suasana alam yang begitu damau, mungkin Riam Satongah bisa kamu jadikan destinasi wisata favorit di Kabupaten Lamandau.

Riam Tapin Bini

Inilah salah satu surga bagi para pecinta arung jeram ketika mengunjungi Kabupaten Lamandau. Dan salah satu lokasi yang sangat cocok buat menguji adrenalin kamu berarung jeram adalah Riam Tapin Bini yang memang sudah banyak mengenak derasnya arus sungai serta berbagai rintangannya. Mempunyai jarak tempuh yang cukup lumayan jauh, maka kamu akan terpuaskan tak hanya menikmati arus derasnya saja, tetapi juga keindahan alam Kelurahan Tapin Bini yang masih terlihat alami. Tempat wisata di Kalteng ini juga tidak begitu jauh dari pusat Kota Lamandau yang masih di dalam wilayah Kecamatan Lamandau.

Riam Tinggi

Sesuai dengan nama desanya yakni Riam Tinggi sebagai daerah aliran sungai yang memiliki pesona wisata jempolan. Air sungainya yang jernih aliran sungainya yang tidak begitu deras, serta panorama pedesaan yang masih begitu kental dengan adat istiadatnya, menjadi suguhan utama ketika kamu mengunjungi Riam Tinggi yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Delang. Dan satu lagi di Desa Riam Tinggi memiliki spot selfie ke kinian, yakni Jembatan Gantung Pati Anum. Salah satu aktifitas yang sangat menyenangkan ketika berada di Riam Tinggi adalah kegiatan susur sungai dengan bersantai di atas ban pelampung dan menikmati alam pedesaan. Dan tidak ketinggalan buat para pemancing mania, objek wisata di Kalteng ini juga cukup banyak dihuni ikan-ikan air tawar yang siap melahap umpan kamu.

Rumah Betang Dinding Tambi

Tak beda jauh dari objek wisata di Kalteng lainnya khususnya rumah adat Suku Dayak, yang dinamakan Rumah Betang. Rumah Betang Dinding Tambi ini berbeda dengan Rumah Betang Ojung Batu terutama pada letak tangganya. Jika Rumah Betang Ojung Batu tepat di depan rumah, tetapi untuk yang Rumah Betang Dinding Tambi letaknya agak ke samping. Rumah Betang Dinding Tambi ini termasuk cagar budaya yang hingga kini masih berdiri kokoh, meskipun ada beberapa bagian rumah yang terlihat pernah dilakukan perbaikan. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Lopus yang juga masih di dalam Kecamatan Delang.

Rumah Betang Ojung Batu

Inilah salah satu destinasi wisata budaya Rumah Betang Ojung Batu yang menjadi andalan Kabupaten Lamandau. Lokasinya sendiri terletak di Desa Kudangan, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Delang. Rumah Betang sebagai rumah adat Suku Dayak ini memang memiliki arsitektur yang sangat unik. Rumah yang berbentuk panggung dan cukup panjang ini terbuat dari kayu ulin yang memang sangat terkenal akan ketahanan terhadap cuaca dan bertahan hingga ratusan tahun. Objek wisata di Kalteng ini memang cukup menarik perhatian wisatawan, baik wisatawan domestik maupun mancanegara. Yang tak hany sekedar untuk objek fotografi dan selfie saja, tapi juga ada nilai-nilai luhur yang tersimpan di dalam Rmah Betang Ojung Batu.

Rumah Betang Rumbang Pirak

Seperti halnya tempat wisata budaya Rumah Betang Ojung Batu yang menjadi cagar budaya Kabupaten Lamandau. Begitu juga dengan Rumah Betang Rumbang Pirak yang sudah berusia kurang lebih 200 tahun ini masih berdiri dengan kokohnya. Rumah Betang Suku Dayak ini mayoritas terbuat dari kayu ulin yang memang sangat tahan terhadap berbagai cuaca dan juga bisa berumur panjang. objek wisata di Kalteng ini memang masih sangat ramai dikunjungi wisatawan, apalagi ketika diadakan upacara adat atau event kebudayaan Suku Dayak, seperti babukung atau berbagai acara keagamaan umat Kaharingan. Maka akan semakin banyak pengunjung yang berdatang dari kota atau dari luar Kabupaten Lamandau.

Sendang BIru

Sepertinya tak ada habisnya jika membahas objek wisata alam yang dimiliki oleh Kabupaten Lamandau. Dan salah satunya adalah Sendang Biru, yang menyajikan panorama sungai yang mengalirkan air jernih serta berbalut keindahan hutan yang masih terjaga keasriannya. Mungkin masih belum begitu banyak traveler yang mengunjungi tempat wisata di Kalteng yang satu ini. Lokasi tepatnay terletak di Desa Sumber Jaya dan di dalam wilayah Kecamatan Menthobi Raya. Aksesnya sangat mudah utnuk menuju lokasi Sendang Biru. Dan salah satu aktifitas yang wajib kamu lakukan adalah menikmati air sungai yang jernih dengan berendam atau menyususri sungainya dengan menggunakan ban pelampung.

Sungai Delang

Sepertinya agenda wisata kamu ketika mengunjungi Kabupaten Lamandau tak akan lengkap tanpa merasakan sensasi menyusuri Sungai Delang yang sudah menjadi ikon wisata arung jeram di Kabupaten Lamandau. Menariknya lagi tak hanya menghadirkan arus derasnya saja, tetapi juga suguhan alamnya yang begitu eman untuk kita lewati. Berjajarnya pepohonan nan hijau akan selalu mengikutimu ketika berarung jeram di Sungai Delang. Berbagai rintangan bebatuan yang ada di tengah sungai akan menjadi tantangan tersendiri bagi para pecinta arung jeram. Tempat wisata di Kalteng ini berada di dalam wilayah Kecamatan Delang yang memang menjadi wilayah terdepan dalam hal wisata alam.

Sungai Muhur

Inilah suguhan alam yang begitu indah ketika kamu akan mengunjungi Air Terjun Muhur Silingan. Bahkan ketika diliput salah satu acara stasiun tv MTMA banyak kru yang berselfie ria di Sungai Muhur. Dan memang tempat wisata di Kalteng ini sangat cocok buat kalian pecinta dunia fotografi, dengan mengambil view keindahan Sungai Muhur berpadu dengan hutan belantara. Nyebur ke sungai menjadi aktifitas yang wajib buat kalian yang suka banget dengan bermain air atau hanya sekedar bersantai menikmati alamnya yang begitu indah. Lokasinya sendiri terletak di Desa Hulu Jejabo, Kecamatan Delang.

Taman Benaik Benaki

Salah satu destinasi wisata yang menjadi ikon Kabupaten Lamandau, yang menjadi spot wajib yang harus kamu kunjungi adalah Taman Benaik Benaki. Inilah cerminan dari kearifan budaya lokal Suku Dayak yang digambarkan dalam bentuk tugu di pusat kota Nanga Bulik. Sebuah kehormatan yang diberikan pada seorang tamu yang datang diberikan tempat duduk di tetawak atau gong, dengan bersandarkan guci  dan diberikan minuman tuak dengan wadah tanduk kerbau serta diberikan tomcat persahabatan. Itulah sebuah gambaran penyambutan kepada para tamu oleh Suku Dayak yang sepertinya sangat tepat jika dibangun di pusat kota sebagai bentuk penyambutan bagi para pendatang di Kabupaten Lamandau.

Tempat Wisata di Murung Raya

Memiliki catatan cerita sejarah ketika pendudukan Belanda dan juga berbagai benda peninggalan sejarah terdapat di Kabupaten Mura atau singakatan dari Kabupaten Murung Raya. Kabupaten dari pemekaran Barito Utara ini juga menyimpan destinasi wisata jempolan yang beberapa diantaranya menjadi tempat wisata di Kalimantan Tengah yang menjadi tujuan utama wisatawan lokal maupun manca. Dan berikut ini beberapa diantaranya objek wisata yang ada di Kabupaten Murung Raya, yang sangat sayang untuk dilewatkan ketika kamu berkunjung di Murung Raya.

Air Terjun Balatung

Mungkin kamu harus menyiapkan stamina yang cukup prima untuk mengunjungi tempat wisata di Kalteng yang super indahnya ini. Tetapi yang sangat penting harus disiapkan adalah budget untuk menuju ke Air Terjun Balatung. Jika kamu dari pusat Kota Puruk Cahu membutuhkan waktu 2 hari perjalanan darat, lalu dilanjutkan dengan perjalanan menggunakan perahu klotok selama 7 jam perjalanan. Cukup melelahkan memang, tapi kamu akan disuguhi panorama alam yang begitu mempesona. Disebut-sebut sebagai Niagaranya Murung Raya, karena air terjunnya sangat lebar dan juga debit airnya sangat deras. Potensinya memang luar biasa dijadikan sebagai spot olahraga air arung jeram. Berkemah di kawasan Air Terjun Balatung menjadi pilihan utama untuk lebih menikmati keindahan alam yang masih di dalam wilayah Kecamatan Uut Murung.

Air Terjun Bangkan Taruh

Ornamen tebing yang mengelilingi Air Terjun Bangkan Taruh semakin mempercantik air terjun yang cukup lebar dan memiliki debit air yang cukup besar. meski tidak memiliki kolam alami di bawahnya namun aliran airnya yang ke sungai tetap bisa memanjakanmu yang ingin berendam. Memiliki ketinggian tak lebih dari 2 meter, sangat memungkinkan buat kalian yang ingin menelusuri sungai yang ada di atas air terjun. Konon katanya masih ada spot indah yang tak jauh dari objek wisata di Kalimantan Tengah ini. Yakni danau alami yang berada di atas air terjun yang masih membutuhkan beberapa menit berjalan kaki. Lokasi tepatnya terletak di Desa Makunjung, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Sumber Barito Tuhup Raya.

Air Terjun Bumbun

Salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Murung Raya yang nyaris tidak pernah sepi akan pengunjung. Inilah Air Terjun Bumbun yang kabarnya menjadi air terjun tertinggi yang ada di Kabupaten Murung Raya. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini memiliki fasilitas yang cukup memadai, seperti akses jalan untuk menuju lokasi air terjun, seperti dibangunnya anak tangga semakin memudahkan wisatawan yang ingin bermainan air tepat di bawah air terjun. Air Terjun Bumbun memiliki debit air yang sangat besar yang mengalir ke Sungai Bumbun dan nantinya bermuara ke Sungai Barito. Sepertinya juga sangat menyenangkan buat kalian yang suka dengan aktifitas river tubing. Air Terjun Bumbun terletak di Desa Muara Tuhup yang masih di dalam Kecamatan Uut Murung.

Air Terjun Kantutung

Ibarat lukisan alam yang begitu sempurna dan nyaris tanpa cela, itulah Air Terjun Kantutung. Ketinggian air terjun tidak lebih dari 10 meter, tetapi uniknya air terjunnya terbagi dua, seakan-akan seperti air terjun kembar. Yang lebih menariknya lagi adalah kolam alami di bawahnya yang begitu luas, yang akan membuatmu tak sabar ingin cepat-cepat nyebur. Airnya yang begitu jernih begitu adem ketika menyentuh kulit, belum lagi udara yang menyehatkan tanpa polusi. Bersantai di tempat wisata di Kalteng ini sangat mendamaikan dan cocok juga jika kalian ingin mendirikan kemah di kawasan Air Terjun Kantutung. Lokasinya terletak di Desa Doan Arung yang masih di dalam wilayah Kecamatan Tanah Siang.

Air Terjun Kohong

Tidak begitu jauh jaraknya antara lokasi Air Terjun Kohong yang berada di Kelurahan Saripoi dengan Riam Dirung Duhung yang sama-sama di dalam wilayah Kecamatan Tanah Siang. Air Terjun Kohong meskipun tidak terlalu tinggi namun memiliki kolam alami yang cukup lebar di bawahnya. Didasari bebatuan alam, menjadikan airnya terlihat begitu jernih bahkan dasar kolamnya pun sampai terlihat jelas. Tertutup pepohonan yang begitu hijau yang tumbuh di sekeliling air terjun, membuat akawan tempat wisata di Kalteng ini cukup memberikan suasana yang mendamaikan.

Air Terjun Liang Murau

Unik nan eksotik, itulah Air Terjun Liang Murau yang berlokasi di Desa Mangkahui yang berada di dalam wilayah Kecamatan Murung. Air terjun ini terletak di perbukitan yang penuh dengan bebatuan, namun uniknya bebatuan tersebut seakan tidak terlihat dan tertutup oleh dedaunan yang begitu rapat. Jadi ketika kamu melihatnya dari kejauhan seakan-akan ada air terjun yang keluar dari pepohonan. Sangat memungkinkan buat kalian yang ingin berada di puncak tebing dengan mendaki di sisi air terjun, namun tetap harus berhati-hati karena ketika musim hujan cukup licin. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini berlokasi di Desa Mangkahui yang masih di dalam wilayah Kecamatan Murung.

Air Terjun Malau

Memiliki kolam yang begitu luas, warnanya airnya yang jernih kehijauan, berhiaskan hijaunya pepohonan di sekelilingnya. Itulah gambaran dari keindahan Air Terjun Malau yang akan membuat kamu terpukau untuk pertama kali melihatnya. Dan kamu juga tak akan kuasa menahan rasa ingin nyebur di kolam alaminya atau mencoba sedikit tantangan dengan melakukan cliff jumping. Namun tetap harus waspada dengan melihat kedalaman kolam, agar tetap aman ketika kamu ingin terjun dari tebing air terjun. Tempat wisata di Kalteng ini tepatnya berada di Desa Dirung Lingkin yang masih di dalam Kecamatan Tanah Siang Selatan.

Air Terjun Ongkong Belatuk

Inilah salah satu pengalaman wisata yang tak akan terlupakan ketika kamu ingin mendaki Gunung Bondang. Tak hanya melewati hutan belantara dengan sungai-sungai kecil di dalamnya, serta berbagai fauna yang bisa kamu temui. Salah satu tempat yang bisa kamu kunjungi untuk menghilangkan rasa lelahmu adalah Air Terjun Ongkong Belatuk. Lokasinya masih berada di dalam satu wilayan dengan Gunung Bondang, yakni di Desa Kolam, Kecamaran Murung Raya. Memiliki debit air yang sangat besar, serta kolam yang sangat luas dan cukup dalam akan membuatmu tak kuasa menahan rasa ingin berenang ataupun sekedar berendam. Di kelilingi hutan yang begitu lebat membuat tempat wisata di Kalteng ini berselimutkan udara yang sangat sejuk.

Air Terjun Ongkong Lihon

Sepertinya para traveler harus bersabar ketika mau mengunjungi Niagara Kecil dari Murung Raya ini. Namanya Air Terjun Ongkong Lihon yang tergolong cukup tinggi dengan debit airnya yang sangat besar serta lebar. Bersabar dan menyiapkan stamina yang cukup prima sepertinya wajib kamu lakukan, dan tak lupa juga membawa perbekalan yang cukup. Membutuhkan waktu setidaknya 17 jam perjalananan jika melalui jalan darat. Lalu dilanjutkan dengan menggunakan transportasi air kurang lebih 3 sampai 4 jam, kemudian berjalan kaki menuju lokasi air terjun. Cukup melelahkan memang, namun ketika kamu melihat keindahaan air terjun dan berbagai fauna yang ada di sekitarnya, maka sekejap saja ra lelah itu hilang. Berkemah menjadi pilihan utama setelah menempuh perjalanan yang panjang dari pusat kota Puruk Cahu.  Tempat wisata di Kalteng ini secara administratif masih berada di dalam wilayah Kecamatan Seribu Riam.

Air Terjun Osom Tompok

Mungkin dikarenakan lokasinya masih tersembunyi, jadi tidak begitu banyak traveler yang mengunjungi Air Terjun Osom Tompok. Apalagi katanya yang sudah pernah kesana, aksesnya yang paling mudah adalah melalui air atau menggunakan transportasi seperti perahu klotok. Suasana yang damai berselimut udaranya yang sejuk serta lebatnya hutan menjadi suguhan utama di objek wisata di Kalimantan Tengah ini. Dinamakan Air Terjun Osom Tompok, karena lokasinya masih masuk di dalam wilayah Desa Osom Tompok, Kecamatan Tanah Siang.

Air Terjun Sabunut

Seakan-akan menjadi destinasi wisata tersembunyi yang ada di pedalaman Kabupaten Murung Raya, itulah Air Terjun Sabunung yang berada di tengah hutan perawan Murung Raya. Topografinya yang berbukit membuat air terjun ini mengalir cukup deras dengan debit airnya yang sangat besar. Akses jalannya tergolong cukup lumayan melelahkan, namun pesonan sepanjang perjalanan kamu akan disuguhi panorama alam yang begitu memukau. Apalagi sungainya yang terdapat banyak riam bisa menjadi lokasi yang potensial untuk olahraga arung jeram. Tempat wisata di Kalteng ini tepatnya berada di Desa Tumbang Tuan dan di dalam wilayah Kecamatan Sumber Barito.

Air Terjun Sanggrahan

Bisa dikatakan sebagai objek wisata kekinian yang ada di Kabupateng Murung Raya. Tempat wisata di Kalteng ini memang tergolong masih baru yang memang telah mendapatkan perhatian khusus oleh pemerintah. Sangat memanrik memang, seperti dibangunnya jembatan yang diwarnai cat merah dan kuning, serta beberapa gazebo untuk wisatawan bersantai sembari menikmati keindahaan Air Terjun Sanggrahan. Ibarat pemandian atau kolam alami, karena air terjunnya tepat berada di tengah sungai. Jadi kamu akan merasakan bebasnya bermain air, mulai dari sekedar berendam maupun berenang sepuasnya. Air terjun ini juga disebut sebagai Air Terjun Liang Pandan, karena tak jauh dari lokasi air terjun terdapat goa yang cukup menantang untuk disusuri. Lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung.

Air Terjun Sujan

Membutuhkan waktu setidaknya 2 jam perjalanan dari desa terdekat yang berada di dalam wilayah Kecamatan Sungai Babuat. Jadi persiapan stamina dan juga perbekalan menjadi hal yang sangat penting yang harus kamu perhatikan. Begitu juga dengan berbagai peralatan ketika kamu ingin berkemah di kawasan Air Terjun Sujan. Sangat menarik, ketika perjalanan menuju objek wisata di Kalteng ini, suguhan hutan yang masih begitu rapat, serta sungai-sungai kecil yang airnya begitu jernih akan menghiasi perjalanan kamu menuju Air Terjun Sujan. Tingginya sekitar 10 meter dengan debit airnrya yang cukup besar, serta kolam alami di bawahnya yang siap memanjakanmu.

Air Terjun Teluk Jolo

Siapapun yang mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Tengah yang satu ini, akan dibuat terpukau oleh keindahan air terjun serta air kolam alaminya yang berwarna kehijauan. Kolam di bawah air terjunnya tergolong cukup dalam jadi tetap aman jika kamu ingin menguji adrenalin kamu dengan melakukan cliff jumping. Atau jika kamu hanya ingin bersantai saja, kamu bisa bersantai di atas ban pelampung dan menikmati pesona alam sekitarnya yang masih sangat asri. Lokasi Air Terjun Teluk Jolo ini terletak di Desa Teluk Jolo dan masih di dalam wilayah Kecamatan Sumber Barito.

Air Terjun Tosah

Tak kalah indahnya dengan Air Terjun Bumbun yang menjadi air terjun tertinggi di Kabupaten Mura. Air Terjun Tosah ini cukup unik, ketika memasuki musim kemarau air terjunnya terbagi menjadi tiga pancuran air, maka dinamakan juga sebagai Air Terjun Kembar Tiga. Yang lebih menariknya lagi, air terjun ini memiliki kolam yang sangat luas, dan terbagi-bagi menjadi beberapa bagian. Memiliki air yang juga jernih serta dasar kolamnya yang berbatu, semakin terasa kesan keasrian Air Terjun Tosah. Benar-benar kamu akan merasakan terpuaskan ketika berwisata di tempat wisata di Kalteng ini. Lokasinya sendiri terletak di Desa Muara Ja’an dan di dalam Kecamatan Murung Raya.

Bukit Batikap

Mungkin belum begitu banyak traveler yang pernah mengunjungi atau mendaki Bukit Batikap yang lokasinya berada di hulu Sungai Barito. Padatnya hutan serta jalur pendakian yang cukup sulit semakin mengurungkan niat para traveler, padahal pesona indah di Bukit Batikap ibarat surga tersembunyi yang ada di Kabupaten Murung Raya. Kawasan Bukit Batikap ini juga dikenal sebagai kawasan penangkaran orang utan dan juga banyak dihuni oleh berbagai satwa dilindungi lainnya. Jika kamu berkunjung ke tempat wisata di Kalteng yang satu ini, mungkin kamu harus menyempatkan untuk berkunjung juga di Desa Tumbang Tohan yang konon kabarnya desa itu sudah ada sejak abad ke 5.

Bukit Pasir Putih

Dinamakan juga sebagai Bukit Tengkorak, mungkin saja jika dilihat dari kejauhan patahan-patahan bukitnya menyerupai tengkorak. Bukit Pasir Putih ini memang berasal dari pasir putih, dan tampak terlihat begitu jelas warna antara bukit dengan warna tanah di jalan yang begitu jauh berbeda. Salah satu aktifitas yang cukup menyenangkan di objek wisata di Kalimantan Tengah ini sudah pasti berphoto ria dengan mengambil ciew perbukitan nan hijau yang ada di sekelilingnya. Untuk lokasi Bukit Pasir Putih ini terletak di Desa Tombong Olong yang masih di dalam wilayah Kecamatan Uut Murung.

Bundaran Mura Emas

Bagi para pendatang atau traveler yang baru menginjakkan kaki pertama kali di Kabupaten Murung Raya mak cukup wajib berphoto ria di Bundaran Mura Emas. Layaknya bangunan-bangunan yang menjadi landmark atau ikon kota terkait, Bundaran Mura Emas ini memang sangat identik sekali dengan Murung Raya yang juga memiliki pertambangan emas di dalam wilayahnya. Selain menjadi ikon kota, objek wisata di Kalteng ini juga menjadi tempat yang asyik buat nongkrong. Mulai dari senja hingga malam hari kamu akan disuguhi suasana malam pusat Kota Puruk Cahu yang lumayan gemerlap cahaya layaknya kota-kota besar.

Gereja Christian Center

Tak hanya memiliki Masjid Al Istiqlal yang diklaim menjadi masjid terbesar di Kalimantan Tengah, namun Kabupaten Murung Raya juga punya Gereja Christian Center yang juga memiliki arsitektur yang sangat indah. Seakan akan semua agenda wisata kamu di Kabupaten Murung Raya semuanya terpenuhi, tak hanya wisata alam saja, namun juga wisata religi, khusunya bagi umat Kristiani di Gereja Christian Center yang berada di pusat Kota Puruk Cahu. Inilah tingkat toleransi antar umat beragama di Murung Raya yang begitu indah untuk dihargai.

Gunung Bahiyo

Tempat wisata di Kalimantan Tengah kali ini menjadi andalan dan kebanggaan Kabupaten Murung Raya, yakni Gunung Bahiyo atau gunung berbatu yang cukup curam. Memang objek wisata Gunung Bahiyo ini menjadi salah satu destinasi wisata bagi para pecinta alam, khususnya bagi para petualang atau pendaki. Maka Gunung Bahiyo bisa menjadi sebuah surga alam bagi para pendaki yang menyajikan tantangan untuk menaklukkan gunung berbatu. Yang sangat unik adalah meski berupa bebatuan yang terjal tetap ada pephonan yang tumbuh di sela-sela bebatuan hingga puncak gunungnya. Ada hal yang harus diperhatikan sebelum mendaki Gunung Bahiyo, yakni stamina yang harus fit serta perbekalan seperti air minum tidak boleh terlupakan. Karena mulai dari bawah hingga puncaknya, mengharuskan kamu untuk mendaki. Lokasinya sendiri terletak di Tumbang Olong, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Uut Murung. Membutuhkan waktu setidaknya 7 hingga 8 jam perjalanan darat jika kamu dari pusat Kota Puruh Cahu.

Gunung Bondang

Objek wisata di Kalteng ini menjadi andalan Kabupaten Murung Raya, yakni Gunung Bondang yang memiliki ketinggian sekitar 1400 mdpl. Gunung yang memiliki beberapa puncak ini yang paling tinggi adalah Puncak Karewa dengan ketinggian 1410 mdpl dan selanjutnya Puncak Lapak Mati yang hanya terpaut 10 mdpl saja. Meskipun Gunung Bondang ini menjadi surga bagi para pecinta alam maupun pendaki, namun ada semacam mitos yang tidak boleh dilanggar. Yakni bagi pendaki yang berusia sudah melebihi 40 tahun dilarang menaiki Gunung Bondang. Konon katanya jika tetap memaksa akan terkena berbagai macam penyakit yang bisa mengakibatkan dirinya atau bahkan keluarganya meninggal dunia. Gunung yang masih dikeramatkan oleh penduduk setempat ini memang menyimpan potensi wisata yang luar biasa, seperti keanekaragaman floran dan fauna, serta berbagai tempat indah seperti air terjun juga tersimpan di lereng Gunung Bondang. Secara administratif Gunung Bondang ini masuk di dalam wilayah Desa Kolam dan Desa Saruhung dan di dalam wilayah Kecamatan Tanah Siang.

Gunung Muro

Ada pilihan yang cukup menarik jika Gunung Bondang masih terlalu berat untuk didaki, masih ada Gunung Muro yang juga menyajikan pesona alam yang begitu indah. Kamu akan merasakan sensasi seperti apa berada di atas awan. Hamparan putih awan terlihat begitu jelas, ketika kamu berada di puncak Gunung Muro. Untuk treknya sendiri menuju tempat wisata di Kalteng ini tidak begitu sulit, hanya ada beberapa saja yang mengharuskan kamu untuk sedikit mendaki. Ketika sore hari, eksotisnya sunset begitu indah untuk diabadikan dengan sebuah jepretan selfie. Lokasi Gunung Muro terletak di Desa Muro yang masih di dalam wilayah Kecamatan Tanah Siang Selatan.

Gunung Usung

Sebenarnya jika dilihat lebih dekat, Gunung Usung ini seperti gundukan tanah yang menjulang tinggi yang bisa juga disebut sebagai bukit. Karena sudah menjadi kebiasaan para masyarakat dan wisatawan menyebutnya Gunung Usung. Inilah objek wisata di Kalteng yang menyajikan panorama indah lekukan Sungai Barito dan juga Kota Puruh Cahu dari ketinggian. Dan jangan sampai ketinggalan juga untuk menikmati eksotisme sunset di puncak Gunung Usung. Untuk lokasinya sendiri sangat mudah diakses, karena tepat berada di pinggir Jalan Bhayangkara Desa Danau Usung yang masih di wilayah Kecamatan Murung.

Jembatan Merdeka

Salah satu landmark dari Kabupaten Murung Raya ini bisa dijadikan sebagai destinasi wisata alternatif di kala senja. Semburat sinar sang mentari yang sudah mulai redup terlihat begitu indah di jembatan yang melintasi Sungai Barito. Jembatan yang menghubungkan antara Kota Puruk Cahu dengan beberapa Kabupaten di Kalimantan Selatan ini memiliki panjang sekitar 550 meter dengan lebar 7 meter. Ada bebera spot untuk bersantai menikmati senja di Jembatan Merdeka, dan sudah pasti spot untuk memancing pun juga banyak di temui di sekitaran Jembatan Merdeka. Lokasinya terletak di Desa Batihom, Kecamatan Murung.

Liang Pandan

Tak perlu jauh-jauh jika kamu ingin berwisata ketika berada di pusat Kota Puruk Cahu, ada destinasi yang sangat merak yang cukup dekat dari pusat kota, yakni Liang Pandan. Yakni wisata goa yang terlihat sangat kecil jika dilihat dari mulut goanya. Tetapi ketika kamu memasuki Liang Pandan, maka akan terdapat lorong-lorong yang cukup menantang untuk ditelusuri. Objek wisata di Kalteng ini memang menjadi surga bagi para pecinta caving. Dan tak jauh dari Liang Pandan juga terdapat Air Terjun Sanggrahan yang menawarkan wisata air yang sangat menarik. Lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung.

Masjid Al Istiqlal

Tidak hanya para traveler yang suka berpetualang saja dimanjakan oleh berbagai macam objek wisata di Kabupaten Murung Raya, tetapi bagi yang ingin berwisata religi pun juga bisa mengunjungi Masjid Al Istiqlal. Cukup menarik memang menyimak sejarah pembangunan masjid ini yang tanpa arsitektur tertentu yang hanya melihat design masjid Timur Tengah dan juga Arab Saudi saja, namun bisa menghasilkan sebuah karya yang begitu indah. Keindahan pada kubah serta 4 menara yang disertai gemerlap lampu di atas, semakin menambah estetika Masjid Al Istiqlal. Untuk lokasinya terletak di Kelurahan Beriwit, Kecamatan Murung.

Monumen Equator

Ketika kamu hendak berkunjung ke Air Terjun Bumbun atau Bukit Pasir Putih, cukup wajib buat selfie di bawah Monumen Equator di Kecamatan Uut Murung, tepatnya di Desa Tumbang Olong. Inilah titik nol derajat garis lintang yang ada di Kabupaten Murung Raya. Dan tak jauh dari Monumen Equator terdapat sebuah sungai yang memiliki air yang cukup jernih. Ya setidaknya kamu bisa nyebur dan beransati di pinggiran sungai, atau bisa juga memancing di sekitaran sungai yang cukup banyak dihuni oleh ikan-ikan yang cukup besar.

Pegunungan Muller Schwaner

Inilah salah satu ikon dari Pulau Kalimantan, Pegunungan Muller Schwaner yang membentang dari Provinsi Kalimantan Barat, Tengah, hingga Kalimantan Timur. Pegunungan Muller Schwaner memiliki luas wilayah lebih dari 2 juta hektar yang di dalamnya terdapat beranekaragam flora dan fauna. Seperti satwa beruang madu, orang utan, dan berbagai jenis primate dan juga burung terdapat di dalamnya. tak ketinggalan juga berbagai spot wisata yang sudah terekplorasi maupun yang masih tersembunyi banyak tersimpan di dalam kawasan Pegunungan Muller SChwaner. Buat kalian yang memiliki jiwa berpetualang seperti sangat tepat jika menjelajah di objek wisata di Kalimantan Tengah yang satu ini. Dan ada satu lagi yang sangat menarik adalah, banyaknya desa yang masih terisolir yang ada di kawasan Pegunungan Muller Schwaner yang cukup menarik untuk dikunjungi. Bahkan konon kabarnya terdapat beberapa desa yang sudah ada sejak abad ke 5.

Riam Dirung Duhung

Mungkin Riam Dirung Duhung bisa menjadi alternatif wisata air seperti berarung jeram atau river tubing daripada Air Terjun Balatung yang membutuhkan waktu 2 hari 7 jam dari pusat Kota Puruk Cahu. Objek wisata di Kalteng ini cukup dekat hanya membutuhkan waktu sekitar 1 jam perjalanan saja, tepatnya di Kecamatan Tanah Siang dan tak jauh dari Desa Saripoi. Fasilitasnya cukup memadai, ada beberapa gazebo sebagai tempat untuk bersantai sembari menikmati keindahaan alam serta sungainya yang begitu indah. Bermainan air seperti berarung jeram atau river tubing atau hanya sekedar berendam menjadi pilihan yang wajib kamu lakukan untuk menikmati segarnya air Riam Dirung Duhung.

Riam Mudang

Mungkin sangat tepat dinamakan Kecamatan Seribu Riam, karena di wilayahnya terdapat banyak sekali riam-riam yang memiliki arus yang sangat deras. Seperti salah satunya Riam Mudang yang cukup terkenal akan keganasan arus dan rintangan bebatuan di tengahnya. Namun bagi para pecinta rafting, inilah sebuah tantangan yang harus ditaklukan. Potensinya sungguh luar biasa memang untuk olahraga arung jeram, hanya saja objek wisata di Kalteng ini masih belum diekplorasi secara total. Lokasinya yang berada di kawasan hulu Sungai Barito juga menyajikan panorama alam yang cukup menakjubkan, tepatnya berada di Desa Muara Joloi.

Rumah Betang Konut

Tak lengkap rasanya ketika kamu berwisata di salah satu Kota atau Kabupaten di Kalimantan tanpa mengunjungi rumah adat Suku Dayak, yakni Rumah Betang atau Rumah Panjang. seperti di Kabupaten Murung Raya, terdapat Rmah Betang yang usianya sudah lebih dari 200 tahun. yang menurut ceritanya pada tahun 1800-an Rumah Betang Konut ini sudah berdiri. Banyak hal yang cukup menarik ketika kamu mengunjungi Rumah Betang, pasti ada cerita tentang masa lampu dari leluhur mereka yang cukup menarik untuk disimak. Rumah Betang Konut ini berlokasi di Desa Konut, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Tanah Siang.

Sungai Soko

Masih belum begitu banyak traveler yang tahu akan keindahan Sungai Soko yang berada di Desa Olung Nango, Kecamatan Tanah Siang. Karena memiliki debit air yang cukup stabil serta kualitas kejernihan air, maka air dari Sungai Soko ini dijadikan sebagai sumber utama oleh PDAM Kabupaten Murung Raya. Arusnya tidak begitu deras layaknya sungai-sungai besar lainnya, jadi sangat cocok buat kalian yang ingin menyusuri sungai sembari menikmati indahnya panorama alam pedesaan Desa Olung Nongo. Selain itu objek wisata di Kalteng ini juga memiliki spot-spot pemancingan yang cukup menjanjikan buat kalian yang memiliki hobi memancing.

Taman Sapan

Masih sangat baru dan untuk pengerjaannya pun juga ditargetkan selesai di bulan Agustus 20017 sebelum Perayaan Hari Kemerdekaan RI. Dibangunnya Taman Sapan ini bisa menjadi destinasi wisata alternatif bagi warga dan juga semakin membuat indah pusat Kota Puruk Cahu. Setidaknya bisa dijadikan kawasan nongkrong atau bersantai di kala senja oleh warga. Dan mungkin saja beberapa fasilitas di Taman Sapan pun juga akan dilengkapi oleh pemerintah yang gunanya semakin membuat nyawan para pengunjung.

Tempat Wisata di Pulang Pisau

Topografi Kabupaten Pulang Pisau yang memiliki dataran rendah atau pesisir serta perbukitan ini cukup memang masih memiliki potensi yang luar biasa. Hanya saja masih banyak spot wisata yang belum tereksplorasi secara total. Misalnya seperti sungai-sungai yang ada di Kabupaten Pulang Pisau juga berpotensi sebagai objek wisata yang cukup menarik. Dan berikut ini ada beberapa tempat wisata di Kalimantan Tengah yang berada di Kabupaten Pulang Pisau. Mulai dari wisata budaya, wisata alam, serta wisata minat khusus yang sangat menarik untuk kita kunjungi.

Danau Batu

Tempat wisata di Kalteng yang satu ini sepertinya sangat cocok buat kalian yang sudah mulai bosan dengan berbagai aktifitas di perkotaan. Danau Batu namanya yang berlokasi di Desa Sigi yang masih di dalam wilayah Kecamatan Kahayan Tengah. Danau ini tergolong cukup luas sekitar 12 km2 luasnya yang dikelilingi dengan pepohonan yang begitu lebat di pinggirnya. Dengan menyewa perahu nelayan setempat kamu bisa melihat keindahan setiap sudut Danau Batu. Pilihan untuk berkemah di pinggiran danau sembari menunggu senja atau bersinarnya sang mentari pagi seperti cukup menyenangkan. Dan tak lupa juga buat yang hobi memancing, kamu akan terpuaskan dengan banyaknya ikan air tawar di Danau Batu.

Danau Begantung

Pada tahun 2015 ketika terjadinya kebakaran di lahan gambut di Kalimantan Tengah, tepatnya di Kabupaten Pulang Pisau, kawasan gambut di Danau Begantung pun juga ikut terbakar. Meskipun begitu pesona indah danau yang masih sangat alami ini tak kehilangan kecantikannya. Salah satu selain keindahan yang dimilikinya adalah potensi akan sektor perikanan di Danau Begantung ini sungguh luar biasa. Hampir mayoritas masyarakat sekitar danau menambahkan pundi-pundi ekonominya dari sektor perikanan di Danau Begantung. Sudah bisa dipastikan tempat wisata di Kalimantan Tengah ini menjadi surga bagi para pemancing mania. Kamu juga bisa menyewa perahu nelayan untuk mencoba sensasi strike ikan-ikan besar di tengah danau. Lokasi Danau Begantung terletak di Desa Tanjung Taruna, tepatnya di Dusun Tanjung Pusaka, Kecamatan Jabiren Raya.

Danau Lais

Inilah salah satu destinasi wisata di Kabupaten Pulang Pisau yang cukup menarik untuk dikunjungi, Danau Lais namanya. Utnuk lokasinya terletak di dalam wilayah Kecamatan Kahayan Tengah yang tidak begitu jauh dari jalan raya menuju Kabupaten Gunung Mas. Danau yang memiliki air berwarna hitam ini sudah lama menjadi surga bagi para pemancing mania. Karena memang cukup banyak ikan-ikan besar yang menghuni Danau Lais. Objek wisata di Kalteng ini juga cukup memberikan kedamaian dengan didukung alamnya yang masih asri serta masyarakat sekitar yang masih kental dengan adat istiadatnya. di dekat Danau Lais juga terdapat Taman Eden yang menyajikan wisata alam seperti berbagai macam flora di dalamnya. Dan menariknya lagi di Taman Eden ini juga ada homestay yang bisa kamu sewa dengan harga yang sangat murah.

Danau Sabuah

Lokasi objek wisata di Kalimantan Tengah ini cukup dekat dengan Kota Palangkaraya yang hanya berjarak sekitar kurang lebih 7 km. Dulu Danau Sabuah ini pernah menjadi primadona salah satu obyek wisata di Kabupaten Pulang Pisau saat masih dikelola oleh pihak swasta. Namun kini seakan tidak terurus lagi, namun pesona indahnyapun juga tak hilang. Bahkan terlihat masih sangat alami dengan hutannya yang masih begitu rapat di sekeliling danau. Hal yang cukup menarik yang bisa kamu lakukan adalah menyusuri danau menggunakan perahu nelayan setempat. Tapi buat kalian yang memiliki hobi memancing, Danau Sabuah menjadi tempat yang tepat untuk merasakan sensasi strike ikan air tawar. Lokasi Danau Sabuah terletak di Desa Tuwung, Kecamatan Kahayan Tengah.

Jembatan Tumbang Nusa

Inilah jembatan layang terpanjang yang ada di Indonesia, Jembatan Tumbang Nusa yang menghubungkan Provinsi Kalimantan Tengah dengan Kalimantan Selatan. Jembatan yang memiliki panjang 7,1 km ini terletak di Desa Tumbang Nusa, Kecamatan Jabiren Raya. Awal pembangunan yang dimulai dari tahun 2000 hingga selesai 2006 ini menelan biaya setidaknya 147 milyar. Tak jarang Jembatan Tumbang Nusa ini menjadi objek wisata di Kalteng dan tak jarang pula ketika senja cukup banyak warga yang berphoto ria di jembatan. Jadi sempatkan diri kamu ketika mengunjungi Kabupaten Pulang Pisau juga mengunjungi Jembatan Tumbang Nusa.

Pantai Cemantan

Memiliki garis pantai yang sangat panjang hampir di atas 2 km, menjadikan Pantai Cemantan ini menjadi andalan wisata bagi Kabupaten Pulang Pisau. Dan inilah satu-satunya pantai yang ada di Kabupaten Pulang Pisau yang menjadi favorit masyarakat Pulang Pisau ketika meghabiskan hari libur. Kondisi kawasan pesisir pantai masih sangat alami, seperti berjajarnya pepohonan kelapa yang ada di pinggir pantai semakin mempercantik Pantai Cemantan. Tempat wisata di Kalteng ini juga menyajikan eksotisme sunset yang begitu istimewa. Cukup banyak spot-spot yang bisa kamu temukan di Pantai Cemantan untuk menikmati keindahan sunset. Dan untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Cemantan yang masih di wilayah Kecamatan Kahayan Kuala.

Pulau Mintin

Syarat akan cerita mistis, pulau yang ada di tengah Sungai Kahayan ini konon kabarnya dijaga oleh seekor naga besar, dan juga makhluk halus yang sangat besar. Terlepas dari cerita mistis yang menyebar di masyarakat ini sangat berpotensi menjadi wisata andalan Kabupaten Pulang Pisau. Seperti adanya agrowisata Pulau Mintin yang hingga saat ini masih terus diperbaiki. Pulau Mintin ini terdapat 3 pulau, Pulau Mintin Besar, Pulau Mintin Tengah dan Pulau Busung yang berada di dalam air, jadi tidak terlihat. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini memang menyimpan banyak flora dan fauna di dalamnya, mulai tanaman obat-obatan dan juga bekantan yang bisa kamu temui di dalam Pulau Mintin. Lokasi Pulau Mintin terletak di Desa Mintin, Kecamatan Kahayan Hilir.

Pulau Salat

Mungkin masih banyak traveler yang beranggapan bahwa Kabupaten Pulang Pisau sangat minim akan objek wisata. Padahal masih banyak sekali spot-spot wisata yang sangat menarik yang masih belum digali atau diekplorasi. Dan salah satunya adalah Pulau Salat yang saat ini menjadi lokasi konservasi orang uta. Lokasinya yang berada di kawasan delta Sungai Kahayan, maka sajian pesona alam yang begitu indah pun juga ada disana. Tak hanya sekedar panorama lebatnya hutan lindung saja, tetapi liukan Sungai Kahayan yang begitu eksotis juga bisa kamu nikmati. Dan Pulau Salat ini juga memiliki beberapa gugusan pulau kecil, seperti Pulau Badak Besar, Pulau Badak Kecil, dan Pulau Basarak. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini berlokasi di Kecamatan Jabiren Raya.

Rumah Betang Desa Buntoi

Tak hanya wisatawan domestik saja yang sering berkunjung di Rumah Betyang Desa Buntoi ini. Tetapi juga wisatawan asing pun berdatangan ingin melihat lebih dekat Rumah Betang Suku Dayak yang dibangun pada tahun 1870 oleh Bapak Jalla yang ketika itu menjabat sebagai Kepala Desa. Sejauh ini Rumah Betang Desa Buntoi ini telah di rehabp 2 kali jadi kondisinya pun juga masih terlihat bagus. Ketika kamu memasuki rumah adat tersebut kamu juga bisa melihat benda peninggalan seperti gong yang biasa digunakan untuk upacara adat. Rumah Betang Desa Buntoi kini telah menjadi salah satu objek wisata Kalteng yang menjadi andalan Kabupaten Kapuas untuk menampilkan cagar budaya yang masih terpelihara dnegan baik. Lokasinya sendiri terletak di Desa Buntoi dan di dalam Kecamatan Kahayan Hilir.

Taman Kota Komplek Perkantoran

Konsep pembangunan ruang terbuka hijau memang semakin digalakkan oleh berbagai Kota dan Kabupaten di Indonesia. Karena dengan adanya areal terbuka hijau di pusat kota satu sisi bisa mempercantik tata kota dan juga bisa sebagai tempat wisata alternatif bagi warga. Seperti pada Taman Kota Komplek Perkantoran di Kabupaten Pulang Pisau yang satu ini. Lokasinya yang berdekatan dengan perkantoran seakan menjadi penghias serta sebagi tempat untuk melepaskan penat setelah seharian bekerja. Kini taman kota tersebut menjadi salah satu objek wisata alternatif bagi masyarakat untuk menikmati indahnya Kota Pulang Pisau sembari bersantai di taman.

Taman Laut

Berbeda dengan Taman Kota Pulang Pisau yang berada di dekat perkantoran, Taman Laut ini menyajikan keindahan Sungai Kahayan. Inilah salah satu spot selfie kekinian yang ada di Kabupaten Pulang Pisau. Hampir semua spot bisa dijadikan sebagai background selfie, mulai dari arsitektur tamn maupun Sungai Kahayan. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini juga menyajikan keindahan senja di tepi Sungai Kahayan dan juga menjadi salah satu tempat menarik utnuk wisata malam ketika kamu berada di Kabupaten Pulang Pisau.

Taman Nasional Sebangau

Tak hanya Kota Palangkaraya dan Kabupaten Katingan saja yang memiliki Taman Nasional Sebangau, Kabupaten Pulang Pisau pun juga termasuk di dalam wilayah Taman Nasional Sebangau, tepatnya di dalam wilayah Kecamatan Sebangau Kuala. Sebauh pengalaman wisata yang sangat menarik pastinya ketika kamu mengunjungi Taman Nasional Sebangau yang memiliki keanekaragaman flora dan fauna di dalamnya. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini memang mampu menarik minat banyak wisatawan, dan tak hanya wisatawan domestik saja yang berdatangan ke Taman Nasional Sebangau, namun wisatawan asing tiap tahunnya berbondong-bondong ingin melihat lebih dekat Tamn Nasionbal Sebangau.

Tempat Wisata di Sukamara

Kabupaten yang berhadapan dengan Laut Jawa ini mungkin bisa dibilang sebagai Kabupaten kecil yang hanya memiliki luas wilayah sekitar 3.827 km2. Tapi jangan salah meskipun luas wilayahnya hanya segitu, Kabupaten Sukamara ini juga menyimpan objek wisata yang mampu menarik minat wisatawan asing. Apalagi ada beberapa tempat wisata yang menjadi penyangga Taman Nasional Tanjung Puting, sudah pasti cukup wajib untuk dikunjungi. Dan ada beberapa tempat wisata di Kalimantan Tengah yang sangat menarik yang berlokasi di dalam wilayah Kabupaten Sukamara. Dan berikut ini daftar destinasi wisata di Kabupaten Sukamara.

Air Terjun Riam Beguruh

Meskipun air terjunya tidak begitu tinggi, namun debit airnya yang sangat besar serta deras menjadi pesona utama Air Terjun Riam Beguruh. Bahkan ketika musim kemarau panjang pun airnya tidak pernah surut atau mengalami kekeringan. Maka oleh pemerintah setempat pun akan dijadikan sebagai PLTA yang diharapkan mampu memberikan pasokan listrik bagi masyarakat sekitarnya. Hanya beberapa menit saja perjalanan menuju tempat wisata di Kalimantan Tengah yang satu ini dari desa terdekat. Dan yang pasti ketika pertama kali melihatnya kamu tak akan kuasa untuk mencoba merasakan sensasi berendam ataupun berenang di kolam alaminya. Lokasi Air Terjun Beguruh terletak di Desa Semantun yang masih di dalam wilayah Kecamatan Balai Riam.

Bukit Patung

Destinasi wisata yang ada di Kabupaten Sukamara ini memang digadang-gadang akan menjadi salah satu objek wisata andalan Kabupaten Sukamara. Bahkan ada semacam masterplan pengembangan Bukit Patung yang akan dibuat lebih cantik lagi dan mampu menarik minat wisatawan untuk datang. Layaknya wisata perbukitan, objek wisata di Kalteng ini menyajikan panorama indah hijaunya perbukitan, dan juga sunset maupun sunrise yang begitu memukau. Namun untuk perjalanan ke puncaknya jelas membutuhkan stamina yang cukup prima serta perbekalan seperti air minum menjadi hal yang wajib kamu bawa. Dan tak jauh dari Bukit Patung juga terdapat Air Terjun Riam Beguruh yang sayang untuk dilewatkan yang berada di Desa Semantun. Lokasi Bukit Patung terletak di Desa Bangun Jaya, Kecamatan Balai Riam.

Café Jepang

Mungkin sudah biasa kalau berada di hutan mangrove itu menikmati wisata air serta berbagai macam fauna yang ada di dalamnya. Namun bagaimana rasanya ada sebuah kafe di dalam hutan mangrove?? Wow pasti sangat mengasyikkan, tidak hanya menikmati berbagai macam hidangannya saja, tetapi kamu juga bisa menikmati alam sekitarnya. Café Jepang namanya atau singkatan dari Café Jembatan Panjang yang berlokasi di Kampung Padang, Kecamatan Sukamara. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini memang cocok untuk wisata keluarga atau bersama pasangan kamu sembari menelusuri hutan mangrove yang cukup hijau menyejukkan.

Danau Basisik

Tak jauh dari Pantai anugerah ada objek wisata yang juga cukup menarik utnuk dikunjungi, terutama untuk mengambil jepretan photo selfie. Danau Basisik atau disebut juga Sumur Basisik yang dinding kolamnya bebatuan karang yang cukup unik relief alaminya. Jika kamu ingin mendapatkan angle yang oke, sepertinya kamu harus menaiki bebatuan yang ada di pinggiran danau dengan mengambil background bebatuannya yang cukup unik. Tempat wisata di Kalteng ini memang masih belum banyak yang tahu, padahal lokasinya juga tidak jauh dari Pantai Anugerah dan Kampung Wisata Sungai Tabuk.

Danau Burung

Buat kalian yang menyukai aktifitas “birdwatching” dan wisata petualangan, mungkin Danau Burung bisa kamu jadikan destinasi wisata utama ketika baru menginjakkan kaki di Kabupaten Sukamara. Danau Burung memang sangat terkenal dengan beraneka macam jenis burung yang menghuninya. Dan kebanyakan burung migran yang memang menjadikan Danau Burung sebagai tempat untuk mencari makan. Banyaknya burung migrant yang berdatangan ke Danau Burung pada bulan-bulan tertentu semakin menambah koleksi jenis burung.  Tempat wisata di Kalteng ini memang banyak menarik wisatawan asing untuk datang ke Kabupaten Sukamara. Dan sebagian diantaranya adalah kalangan peneliti, yang memperhatikan berbagai aktifitas jenis burung yang ada di Danau Burung. Lokasinya sendiri masih masuk di dalam wilayah Kecamatan Sukamara.

Hutan Kota Sukamara

Bagi penggila dunia fotografi kamu akan menemukan begitu banyak spot ketika berkunjung di Hutan Kota Sukamara. Jika dilihat dari kerapatan pepohonannya memang tidak bisa jika dibandingkan dengan hutan lindung, tetapi adanya hutan kota ini menjadi spot warga untuk menikmati alam yang begitu hijau di perkotaan. Apalagi tersedianya fasilitas seperti jembatan kayu yang melintasi tengah hutan kota menjadi semakin mudah untuk menikmati keindahan alan yang ada di pusat kota. Tempat wisata di Kalteng ini memang bisa dijadikan wisata alternatif maupun edukasi bagi pelajar serta wisata alam yang menghadirkan berankaragam flora di dalamnya.

Kampung Air

Tak hanya Kampung Wisata Sungai Tabuk saja yang menarik untuk dikunjungi, tetapi seperti Kampung Air yang berada di sepanjang Sungai Jelai juga menyimpan keindahannya sendiri. Panorama Sungai Jelai ketika senja salah satunya begitu eksotis ketika detik-detik digantikan oleh cahaya lampur rumah-rumah yang ada di pinggiran Sungai Jelai. Di Kampung Air ini wisatawan akan disuguhi berbagai jajanan khas Kampung Melayu. Seperti Kerupuk Basah yang menjadi salah satu makanan khas yang terbuat dari ikan dan dicampur dengan tepung. Selain hidangan makanan khas Sukamara, kamu juga akan diajak menyisiri setiap sudut Sungai Jelai yang pernah menjadi jalur air yang cukup ramai ketika era kolonial Belanda.

Kampung Wisata Sungai Tabuk

Inilah salah satu destinasi wisata andalan yang dimiliki Kabupaten Sukamara, yakni Kampung Wisata Sungai Tabuk. Tidak hanya memiliki wisata bahari saja, dengan Pantai Anugerahnya yang begitu indah, tetapi juga wisata mangrove dan juga fauna seperti bekantan yang menghuni kawasan hutan mangrove. Tempat wisata di Kalteng ini juga menyedikan camping ground buat kalian yang masih belum puas menikmati keindahan yang ada di Kampung Wisata Sungai Tabuk. Salah satu aktifitas yang cukup menyenangkan adalah menyusuri Sungai Tabuk dengan memasuki hutan mangrove yang begitu menarik untuk ditelusuri. Kampung Wisata Sungai Tabuk terletak di Desa Sungai Tabuk yang masih di dalam wilayah Kecamatan Pantai Lunci.

Makam Datuk Nahkoda Muhammad Tha’ib

Tak jauh dari Tugu Bundaran Sukamara, terdapat Makam Datuk Nahkoda Muhammad Tha’ib. konon menurut cerita masyarakat yang beredar, beliau ini adalah pendiri Kabupaten Sukamara yang berasal dari Brunei Darussalam. Dan memang benar adanya sesuai dengan cerita yang beredar, menurut kajian ilmiah dan penelusuran sejarah bahwa pendiri dari Sukamara adalah Datuk Nahkoda Muhammad Tha’ib. dan makamnya beliau ini juga sering dikunjungi para peziarah yang memang kebanyakan dari Kabupaten Sukamara.

Pantai Anugerah

Termasuk di dalam kawasan Kampung Wisata Sungai Tabuk membuat Pantai Anugerah ini menjadi primadona wisata bahari Kabupaten Sukamara. Memiliki hamparan pasir pantai yang begitu luas, serta dibangunnya semacam gazebo yang menjorok ke tengah pantai membuat objek wisata di Kalteng ini tidak pernah sepi dari pengunjung. Wisatawan bisa menikmati panorama indah lautan dengan deburan ombaknya dari gazebo, atau bisa juga selfie di gazebo dengan background Laut Jawa. Tak lupa menunggu sajian indah sunset yang begitu indah di Pantai Anugerah di kala senja sangat eman untuk dilewatkan. Lokasi Pantai Anugerah terletak di Desa Sungai Tabuk dan di dalam wilayah Kecamatan Pantai Lunci.

Pantai Citra

Memang masih kalah dalam hal kelengkapan fasilitas jika dibandingkan dengan kedua pantai lainnya, yakni Pantai Anugrah dan Pantai Tanjung Nipah. Tapi jangan salah, keindahan pantainya begitu membuat siapapun akan terkagum melihatnya. Pantai Citra tergolong masih sangat asri kondisi alamnya yang ada di sekitar pantainya. Pasirnya yang putih serta berjajarnya pepohonan cemara dan kelapa di pinggir pantainya semakin menambahkan kesan yang begitu asri. Belum lagi hadirnya pesona sunset yang begitu menggoda untuk ditunggu kehadirannya. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini tepatnya berada di Desa Cabang Barat yang masih di dalam wilayah Kecamatan Pantai Lunci.

Pantai Jorong

Lebih dikenal sebagai pantai nelayan atau pelabuhan bagi kapal-kapal nelayan. Biasanya pantai nelayan atau pelabuhan terkenal karena bau amis ikan dan juga terlihat kotor, namun ketika kamu berkunjung ke Pantai Jorong kamu akan kaget karena tidak seperti pantai nelayan pada umumnya. Berjajarnya pepohonan kelapa yang ada di pinggir pantai semakin membuat Pantai Jorong ini begitu indah. Bahkan pesona indah sunrise maupun eksotisme sunset juga hadir begitu indahnya di tempat wisata di Kalteng ini. Lokasi Pantai Jorong terletak di Desa Jorong yang masih di dalam wilayah Kecamatan Pantai Lunci.

Pantai Sungai Raja

Inilah salah satu destinasi wisata kekinian yang ada di Kabupaten Sukamara, Pantai Sungai Raja, yang berlokasi di Desa Sungai Raja dan masih di dalam wilayah Kecamatan Jelai. Pantai berpasir putih dengan air pantainya yang berwarna biru, serta berjajar pepohonan nan hijau di pinggirnya, semakin membuat Pantai Sungai Raja ini begitu cantik. Tak hanya itu saja, berdirinya mercusuar yang tak jauh dari bibir pantai menjadi salah satu spot selfie terkeren yang ada di Pantai Sungai Raja. Wajar saja jika objek wisata di Kalimantan Tengah ini nyaris tidak pernah sepi dari pengunjung. Tidak hanya sekedar menikmati keindahan pantainya saja, tapi spot fotografi seperti mercusuar semakin menambah daya tarik wisatawan ingin berkunjung di Pantai Sungai Raja.

Pantai Tanjung Nipah

Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini cukup menjadi favorit para warga Kabupaten Sukamara, Pantai Tanjung Nipah namanya. Memiliki garis panatai yang cukup panjang serta hamparan pasirnya yang luas menjadi pilihan para wisatawan yang ingin bermain di pantai. Berjajarnya pepohonan cemara yang cukup rapat di pinggir pantai, menjadi tempat ternyaman untuk menikmati indahnya deburan ombak di Pantai Nipah. Dengan memasang hammock dan bersantai di bawah pepohonan cemara sepertinya cukup nyaman juga. Pantai Tanjung Nipah ini juga memiliki mercusuar yang menjulang tinggi, dan bisa kamu jadikan spot untuk fotografi ataupun selfie. Lokasi Pantai Tanjung Nipah terletak di Desa Sungai Raja yang masih di dalam wilayah Kecamatan Jelai.

Pulau Sangkut

Mungkin dikarenakan keberadaan perairan Pulau Sangkut ini sering menyebabkan kapal-kapal besar kandas atau tersangkut. Terlepas dari penaman pulau yang terletak di Sungai Jelai tersebut, Pulau Sangkut ini termasuk di dalam wilayah perbatasan antara Kabupaten Sukamara dengan Provinsi Kalimantan Barat. Pulau Sangkut juga berdekatan dengan Pulau Tangguk yang sebenarnya memiliki potensi yang cukup luar biasa terutama untuk wisata. Pulau Sangkut bisa dijadikan sebagai tempat wisata di Kalimantan Tengah, tepatnya di wilayah Desa Pulau Nibung, Kecamatan Jelai.

Pulau Tangguk

Tak jauh dari Pulau Sangkut terdapat Pulau Tangguk yang sebenarnya masih sangat alami dan belum diekplorasi secara total. Pulau Tangguk dan juga Pulau sangkut memang sering dijadikan sebagai tempat wisata memancing bagi para pemancing mania. Lokasinya yang berada di tengah Sungai Jelai dan tepat di perbatasan antara Kabupaten Sukamara dengan Kalbar. Selain aktifitas memancing, mungkin kamu juga bisa nge-camp di Pulau Tangguk sembari menikmati alam yang begitu asri di Pulau Tangguk. Untuk menuju ke objek di Kalteng tersebut kamu harus menggunakan perahu nelayan atau perahu kelotok.

Rumah Adat Desa Kartamulia

Sangat berbeda dengan rumah adat pada umumnya yang ada di Kalimantan, yakni Rumah Betang dari Suku Dayak. Sementara Rumah Adat Desa Kartamulia ini memiliki arsitektur yang berbeda dari Rumah Betang. Lebih mirip dengan rumah adat suku-suku melayu, meskipun bahan dalam membangunnya sama-sama menggunakan kayu ulin sebagai kayu yang berasal dari Kalimantan yang sangat tahan terhadap berbagai macam cuaca. Objek wisata di Kalteng ini, memang cukup sering dikunjungi wisatawan yang mempunyai minat khusus seperti fotografi atau menyukai arsitektur rumah-rumah adat. Lokasinya sendiri terletak di Desa Kartamulia, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Sukamara.

Sungai Jelai

Tak hanya mencicipi kuliner khas Sukamara di Kampung Air saja, tetapi Sungai Jelai yang menjadi nadi perekonomian sebagian besar warga Kampung Air juga sangat menarik kamu telusuri. Sudah pasti Sungai Jelai akan menjadi surga bagi para pemacing mania, tetapi yang tidak boleh terlewatkan adalah panoramanya yang begitu indah. Baik yang ke arah hulu maupun yang ke perkotaan seperti eksotisme senja di Sungai Jelai yang begitu mempesona. Kamu bisa menyewai perahu kelotok milik nelayan setempat dan menyusuri setiap sudut objek wisata di Kalteng yang telah lama menjadi urat nadi sebagian besar masyarakat Sukamara.

Sungai Naning

Bagi para pemancing mania ketika berkunjung ke Kabupaten Sukamara ada satu destinasi wajib yang harus dikunjungi, yakni Sungai Naning. Hampir tidak mengenal musim, baik musim kemarau maupun musim penghujan ikannya sangat berlimpah di Sungai Naning. Bahkan ada salah satu acara stasiun tv swasta Mancing Mania pernah meliput aktifitas memancing di Sungai Naning. Salah satu ikan endemik penghuni Sungai Naning adalah ikan Toman, ikan gabus atau ikan haruan yang berukuran jumbo pun juga banyak ditemukan di Sungai Naning. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini memang sangat sering sekali dijamah para pemancing mania, namun hingga kini ikannya pun tak pernah habis.

Sungai Pinang

Inilah salah satu spot yang ada di Ekowisata Sungai Tabuk yang menjadi favorit para wisatawan, Sungai Pinang namanya. Kamu cukup merogoh kocek sekitar kurang lebih Rp. 20.000 saja untuk dapat menikmati keindahan Sungai Pinang dan juga wisata hutan mangrove yang banyak dihuni oleh kawasan monyet ekor panjang. bahkan juga terdapat berbagai jenis burung yang ada di hutan mangrove. Salah satu aktfitas “birdwatching” juga bisa kamu lakukan di objek wisata di Kalteng ini, dan jangan lupa siapkan kamera untuk beberapa jepretan. Dan buat kalian yang suka memancing, Sungai Pinang menyimpan begitu banyak ikan air payau dengan ukuran yang lumayan besar. Lokasinya sendiri masih di dalam Kawasan Wisata Sungai Tabuk.

Taman Sukma Indah

Inilah salah satu spot wisata kekinian yang ada di Kabupaten Sukamara. Taman ini memiliki arsitektur yang cukup memukau, apalagi ketika dilihat atau dijepret dari ketinggian menggunakan drone, maka design yang cukup artistik benar-benar terlihat. Tak heran jika hari menjelang sore atau ketika malam hari cukup banyak pengunjung yang berdatangan. Sekedar ingin bersantai atau sekedar nongkrong bersama teman. Tempat wisata di Kalteng ini memang cukup menarik ketika malam hari, kamu juga bisa menikmati indahnya malam di Kota SUkamara.

Tugu Besar Sukamara

Inilah salah satu bangunan yang cukup ikonik yang berada di pusat Kota Sukamara. Sepertinya tak lengkap rasanya ketika kamu ingin berwisata di Kabupaten Sukamara tanpa mengambil beberapa jepretan photo selfie dengan background Tugu Besar Sukamara. Dengan tata kotanya yang sangat rapi, Tugu Bundaran Sukamara ini semakin mempercantik tata kota Sukamara. Cukup menarik untuk dikunjungi apalagi ketika hari mulai senja, sinar matahari yang sudah mulai redup semakin menambahkan kesan yang begitu indah di Tugu Bundaran Sukamara.

Tugu Desa Terantang

Selain memiliki Tugu Besar Sukamara, masih ada lagi landmark dari Kabupaten Sukamara, yakni Tugu Desa Terantang atau biasa lebih dikenal sebagai Tugu Adipura. Dan inilah salah satu bukti prestasi dari Kabupaten Sukamara yang menjadi kota terbersih dan terasri. Dan memang benar adanya, ketika kamu menyusuri setiap sudut Kota Sukamara terlihat begitu indah, mulai dari tata kotanya dan juga kebersihan di pinggir-pinggir jalannya. Salah satu spot yang cukup menarik juga sepertinya buat kalian yang suka hunfot.

Waterboom Taman Permata Sukma

Dulu objek wisata di Kalteng ini pernah dibuka namun hanya sebentar saja lalu ditutup kembali, tapi kini sepertinya dibuka kembali setelah dilakukan beberapa kajian ulang. Adanya wisata air di Kabupaten Sukamara selain pantai, semakin menambah daftar objek wisata yang bisa dijadikan pilihan oleh banyak wisatawan. Waterboom Taman Permata Sukma memang menjadi salah satu objek wisata keluarga yang sangat cocok untuk menghabiskan hari libur. Terutama bagi anak-anak adanya waterboom tersebut seakan menjadi surga bagi mereka.

Tempat Wisata di Seruyan

Mungkin masih belum begitu banyak traveler yang tahu akan objek wisata di Kabupaten Seruyan yang tak kalah indahnya dengan Kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Tengah. Kabupaten yang berbatasan dengan Kalbar di bagian utara dan juga Laut Jawa di bagian selatan ini juga menyimpan destinasi wisata yang akan membuat terpukau para pengunjung. Salah satunya adalah Danau Sembuluh yang menjadi tempat wisata di Kalimantan Tengah yang patut diandalkan, karena sebagai danau terbesar yang ada di Kalteng. Selain itu juga ada spot wisata seperti pantai berpasir putih dan juga wisata alam lainnya. Dan berikut ini destinasi wisata yang menarik di Kabupaten Seruyan.

Air Terjun Kalap

Tempat wisata di Kalteng yang satu ini memang sangat unik, karena memiliki air yang berwarna merah. Untuk air terjunnya sendiri tidak begitu tinggi sebenarnya tak lebih dari 5 meter tingginya, namun kolamnya yang cukup luas serta kedalaman yang lumayan sangat menarik untuk diceburin. Untuk lokasinya sendiri tidak begitu jauh dengan Pantai Ujung Pandaran. Dan salah satu aktifitas yang bisa kamu lakukan selain berenang ataupun berendam adalah river tubing sembari menikmati indahnya alam di kawasan Air Terjun Kalap.

Air Terjun Sahai Gantung

Ingin menikmati indahnya air terjun ketika berada di Kabupaten Seruyan?? Maka datang saja di Air Terjun Sahai Gantung yang memiliki debit air yang cukup besar serta tebingnya yang berundak sangat memungkinkan untuk didaki. Kamu juga akan merasakan sensasi shower alami yang tiada henti dengan bersandar di tebing air terjun menikmati guyuran airnya yang begitu jernih dan segar. Tempat wisata di Kalteng ini masih begitu alami dengan pepohonan besar yang berada di sekelilingnya seakan menjadi payung alami bagi para wisatawan yang mengunjungi Air Terjun Sahai Gantung. Lokasi air terjunnya terletak di Desa Pangke dan di dalam wilayah Kecamatan Seruyan Tengah.

Air Terjun Suling Tambun

Potensi wisata air yang sungguh luar biasa yang dimiliki Kabupaten Seruyan, dan salah satunya adalah Air Terjun Suling Tambun yang berlokasi di Desa Tumbang Langkai, dan di dalam Kecamatan SUling Tambun. Dengan memiliki ketinggian sekitar kurang dari 20 meter serta kolam alaminya yang sangat lebar, dan juga debit airnnya yang besar benar-benar bisa dijadikan sebagai destinasi wisata ketika hari libur sembari nge-camp di kawasan air terjun. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini juga berada di kawasan hutan hujan, jadi suasananya benar-benar masih sangat alami. Air Terjun Sulin Tambun ini juga dimanfaatkan sebagai PLTA untuk desa-desa di sekitarnya karena debit airnya tidak pernah habis meskipun dalam musim kemarau panjang.

Arung Jeram Sungai Seruyan

Kabupaten Seruyan tak hanya menyajikan wisata bahari atau wisata alamnya saja, tetapi juga memiliki destinasi wisata minat khusus seperti wisata olahraga arung jeram. Sungai Seruyan di bagian hulu sungainya yang masuk di dalam wilayah Kecamatan Seruyan Hulu memiliki begitu banyak riam dengan arusnya yang sangat deras. Dan hal ini menjadikan tantangan tersendiri bagi para pecinta arung jeram. Apalagi wilayahnya juga masih masuk di dalam wilayah Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya, pesona hutan hujan tropis yang begitu rapat akan selalu menemanimu ketika berarung jeram di Sungai Seruyan.

Bukit Batu

Ingin menikmati sensasi berada di atas awan? Datang saja di Bukit Batu yang berlokasi di Kelurahan Rantau Pulut yang masih di dalam Kecamatan Seruyan Tengah. Di puncak Bukit Batu kamu akan merasakan kedamaian di Bumi Seruyan yang masih terlihat begitu hijau, meski ada sebagian lahan yang sudah beralih fungsi menjadi perkebunan. Kamu juga bisa berkemah di Bukit Batu sembari menunggu indahnya sang surya bersinar atau bisa juga menikmati eksotisme sunset di kala senja. Untuk menuju objek wisata di Kalteng ini mengharuskanmu berjalan kaki serta mendaki yang cukup menguras tenaga. Tapi tetap terbayarkan dengan sajian keindahaan yang ada di Bukit Batu.

Bukit Marundau

Tidak seperti Bukit Batu yang mungkin saja tergolong cukup mudah untuk mencapai puncaknya, tidak seperti Bukit Marundau yang tergolong cukup sulit. Melewati hujan hujan tropis yang masih tergolong cukup perawan mungkin agak menyulitkan. Bukit Marundau ini berada di perbatasan antara wilayah Kabupaten Seruyan dengan Kabupaten Kotawaringin Barat. Jika kamu ingin mendaki Bukit Marundau memang diharuskan untuk menggunakan pemandu dari desa terdekat agar tidak salah arah ketika mendaki. Tempat wisata di Kalimantan Tengah ini memang menyajikan alamnya yang begitu istimewa, mulai dari sungai dalam hutannya, berbagai flora dan fauna di dalamnya dan juga pesona indah lautan awan di puncak bukitnya.

Danau Seluluk

Objek wisata di Kalteng ini masih masuk di dalam daerah aliran sungai (DAS) Seruyan yang berlokasi di Desa Derangga yang masih di dalam Kecamatan Hanau. Danau Seluluk selain dikelilingi hutan juga dikelilingi perkebunan sawit. Meskipun Danau Seluluk tak seluas Danau Sembuluh, namun menurut penelitian di Danau Seluluk ini memiliki 120 jenis ikan, bahkan ikan langka seperti ikan arwana pun sebagai salah satu jenis ikan endemik Danau Seluluk. Selain menjadi objek wisata, Danau Seluluk memang sebagai tempat bagi nelayan setempat untuk mengais rejeki dari sektor perikana. Buat kalian yang hobi memancing, maka Danau Seluluk bisa kamu jadikan spot memancing yang tepat ketika musim liburan.

Danau Sembuluh

Bagi kalian yang suka berwisata air benar-benar akan dimanjakan ketika mengunjungi Kabupaten Seruyan yang tak hanya memiliki pantai saja, namun juga danau terbesar di Kalimantan Tengah. Danau Sembuluh namanya yang mencakup beberapa desa di Kecamatan Seruyan, yakni Desa Sembuluh I, Sembuluh II, Terawan, dan Bangkal. Tempat wisata di Kalteng ini memang menghadirkan panorama danau yang begitu indah yang masih sangat terjaga ekosistemnya. Berbagai jenis ikan juga terdapat di Danau Sembuluh, seperti ikan toman, baung, gabus, dan juga berbagai ikan endemik lainnya. Sudah pasti Danau Sembuluh akan menjadi surga bagi para pemancing mania yang akan merasakan sensasi strike tanpa henti di Danau Sembuluh.

Desa Derangga

Nama Desa Derangga semakin ramai dibicarakan para traveler di medsos, karena memiliki spot-spot terindah, tepatnya di kawasan Sungai Seruyan. Berbagai photo selfie banyak di pajang di akun-akun medsos dengan mengambil background keindahan Sungai Serayan, dan lebatnya pepohonan yang tumbuh di pinggi sungai. Tidak hanya para fotografer saja, tetapi para pemancing mania pun juga sering mengunjungi spot-spot pemancingan Sungai Seruyan yang ada di Desa Derangga, Kecamatan Hanau.

Jembatan Seruyan

Sepertinya tak lengkap rasayanya ketika kamu baru menginjakkan kaki pertama kali di Kabupaten Seruyan tanpa selfie di lokasi yang menjadi landmark Kabupaten Seruyan. Jembatan Seruyan yang begitu eksotis di kala senja yang tepat berada di atas Sungai Seruyan ini menjadi spot yang cukup keren untuk berselfie ria. Atau kamu juga bisa bersantai di pinggiran jembatan sembari menikmati minuman hangat dan sajian kuliner di kawasan jembatan.

Pantai Sungai Bakau

Inilah destinasi wisata bahari yang menjadi andalan Kabupaten Seruyan, Pantai Sungai Bakau. Dinamakan sebagai Pantai Sungai Bakau karena tepat di pantai tersebut bermuaranya Sungai Bakau. Tempat wisata di Kalteng ini juga dikenal sebagai Pantai Seribu Cemara, karena di pinggiran pantainya berjajar pepohonan cemara yang cukup rapat dan seakan menjadi payung alami bagi para wisatawan yang mengunjungi Pantai Sungai Bakau. Selain itu pantainya yang berpasir putih dan memiliki ombak yang tidak begitu besar sangat cocok untuk wisata keluarga, terutama anak-anak yang gemar bermain air. Dan yang cukup penting ditunggu adalah pesona senja serta sunsetnya yang begitu eksotis juga hadir di Pantai Sungai Bakau. Lokasi Pantai Sungai Bakau terletak di Desa Sungai Bakau, Kecamatan Seruyan Hiir yang hanya berjarak hanya sekitar 1 km dari pusat Kota Kuala Pembuang.

Pantai Tanjung Siamuk

Satu lagi pantai yang ada di Kabupaten Seruyan yang nantinya akan menjadi destinasi wisata yang mampu diandalkan, yakni Pantai Tanjung Siamuk. Berdasarkan sejarahnya, Pantai Tanjung Siamuk ini dahulunya sebagai tempat berkembang biaknya penyu, namun kini sudah agak jarang ditemukan di Pantai Siamuk. Atas rencana pemerintah, kemungkinan akan dijadikan sebagai tempat konservasi bagi penyu-penyu langka. Tempat wisata di Kalteng yang masih satu garis pantai dengan Taman Nasional Tanjung Puting Seruyan ini juga memiliki pesona pantai yang begitu indah. mulai dari pasir putihnya, sajian sunrise dan juga sunsetnya benar-benar menjadi sajian yang istimewa bagi wisatawan yang berkunjung ke Pantai Tanjung Siamuk. Lokasinya sendiri terletak di Desa Sungai Undang, Kecamatan Seruyan Hilir.

Pantai Ujung Pandaran

Secara administratif Pantai Ujung Pandaran ini terletak di dalam wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur dan tepat berada di perbatasan dengan Kabupaten Seruyan. Memiliki kontur pantainya yang landai dengan hamparan pasir putihnya yang begitu luas dan juga garis pantainya yang cukup panjang, menjadi pilihan tempat favorit wisatawan untuk berlibur. Ombaknya yang tidak begitu besar, cukup aman jika kamu membawa keluarga untuk bermainan air di Pantai Ujung Pandaran. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini juga memiliki pesona sunset yang begitu mempesona, jadi cukup eman jika melewatkan momentum sunsetnya.

Pasir Kiapak

Sebenarnya jika mau eksplorasi daerah-daerah Sungai Seruyan akan masih banyak lagi tempat-tempat indah yang berada di pinggiran Sungai Seruyan. Dan salah satunya adalah Pasir Kiapak, yang baru-baru ini menjadi tempat wisata hits di Kabupaten Seruyan. Untuk lokasinya sendiri berada di wilayah Kecamatan Hanau yang cukup mudah aksesnya untuk menuju kesana. Pasir Kiapak ini menjadi trend karena memang sangat bagus sekali jika dijadikan sebagai spot fotografi. Mulai dari pasir sungainya yang hampir mirip pasir pantai, serta lekukan indah Sungai Seruyan yang dihiasi pepohonan nan hijau di pinggirnya.

Sungai Bakau

Satu lagi spot yang berdekatan dengan Pantai Sungai Bakau adalah Sungai Bakau yang memang bermuara di Pantai Sungai Bakau. Cukup menarik untuk ditelusuri dan kamu akan disuguhi panorama sekitaran sungai yang juga memiliki pasir putih layaknya Pantai Sungai Bakau. di Sungai Bakau terdapat satu spot yang biasanya dijadikan sebagai spot selfie, yakni jembatan yang menghunungkan Desa Sungai Bakau dengan Pantai Sungai Bakau. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini juga menjadi spot memancing bagi para pemancing mania yang ingin merasakan sensasi strike ikan-ikan yang menghuni Sungai Bakau. lokasi Sungai Bakau masih masuk di dalam wilayah Desa Sungai Bakau dan di dalam Kecamatan Seruyan Hilir.

Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya

Memang untuk tempat wisata di Kalimantan Tengah ini lebih dikenal di wilayah Kabupaten Katingan, namun wilayah Kecamatan Seruyan Hulu, Kabupaten Seruyan juga masih di dalam kawasan Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. TNBBBR memang salah satu objek wisata yang ada di Kalimantan Barat dan juga Kalimantan Tengah yang sangat wajib untuk dikunjungi. Karena ditaman nasional inilah kamu akan banyak menemui berbagai macam flora dan fauna yang ada di hutan hujan Kalimantan. Untuk bisa menikmatinya, kamu bisa menyewa perahu kelotok dengan menyusuri Sungai Seruyan mulai dari wilayah Kecamatan Seruyan Hulu.

Taman Nasional Tanjung Puting

Tak hanya Kabupaten Kotawaringin Barat saja yang berada di dalam wilayah Taman Nasional Tanjung Puting, namun beberapa Kecamatan di Kabupaten Seruyan pun juga masih berada di dalam wilayah TNTP. Seperti Kecamatan Hanau dan Kecamatan Seruyan Hilir masih masuk di dalam kawasan Taman Nasional Tanjung Puting. TNTP ini sebagai kawasan terbesar untuk konservasi orang utan yang semakin hari semakin berkurang dan habitatnya sudah mulai rusak dikarenakan pertambangan, perkebunan, dan juga pembalakan liar. Berdirinya Taman Nasional Tanjung Puting ini benar-benar sangat mampu mendatangkan banyak wisatawan, tak hanya wisatawan domestik saja, tetapi juga wisatawan asing cukup banyak berdatangan di Taman Nasional Tanjung Puting.

Tempat Wisata di Palangka Raya

Wacana tentang pemindahan Ibu Kota kembali digulirkan di era Presiden Jokowi, dan salah satu wilayah yang cukup layak untuk dijadikan sebagai Ibu Kota Indonesia adalah Kota Palangka Raya. Sebenarnya wacana pemindahan Ibu Kota ke Palangka Raya ini sudah ada sejak era Sukarno pada tahun 1957 ketika meresmikan Palangka Raya menjadi Ibu Kota Provinsi Kalimantan Tengah, akan tetapi hingga saat ini juga tidak kunjung terealisasi. Sangat layak memang, karena Kota Palangka Raya sendiri memiliki infrastruktur yang sangat mendukung. Jika memang terealisasi, maka tidak hanya sektor perekonomian saja yang akan meningkat tetapi juga sektor pariwisata. Dan sebelumnya sudah ada beberapa tempat wisata di Kalimantan Tengah yang menjadi andalan dan berada di Kota Palangka Raya. Berikut ini beberapa daftar objek wisata yang ada di Palangka Raya.

Bukit Doa Karmel

Bagi umat Katolik, mungkin sangat wajib juga mengunjungi Bukit Doa Karmel ketika berada di Bukit Tangkiling. Lokasinya yang berdekatan, cukup sering menjadi tujuan wisata religi selain menikmati indahnya Kota Palangka Raya dari Bukit Tangkiling. Di Bukit Doa Karmel ini terdapat banyak patung-patung yang menggambarkan proses pemakaman Yesus yang selain memiliki nilai religious juga memiliki sisi estetika yang cukup luar biasa. Tak jarang spot tersebut dijadikan sebagai area fotografi dan juga selfie. Selain patung juga terdapat biara dimana ada beberapa suster yang tinggal di biara, dan pengunjung atau wisatawan pun juga di perkenankan mengunjungi biara bahkan disana juga disediakan penginapan.

Bukit Tangkiling

Destinasi wisata yang satu ini memang telah menjadi objek wisata andalan Kota Palangka Raya yang menyajikan pesona indah Kota Palangka Raya dari ketinggian. Di Bukit Tangkiling juga terdapat wisata religi bagi umat Hindu Kaharingan terdapat Pura Sali Paseban dan juga Bukit Doa Karmel bagi umat Katolik. Membutuhkan watu setidaknya hampir 1 jam mendaki hingga sampai puncak Bukit Tangkiling yang memiliki ketinggian sekitar 197 mdpl. Di objek wisata di Kalimantan Tengah ini selain menikmati indahnya Kota Palangka Raya, kamu juga akan disuguhi hijaunya perbukitan lainnya yang berada di Bukit Tangkiling. Untuk lokasinya sendiri tidak begitu jauh dari pusat Kota Palangka Raya yang hanya membutuhkan waktu 1 jam perjalanan darat.

Bundaran Besar Palangka Raya

Kota Palangka Raya tidak hanya menyajikan pesona alamnya yang begitu indah saja, namun juga memiliki landmark kota yang sangat ikonik. Mulai dari Tugu Sukarno Taman Perjuangan, Jembatan Kahayan, dan satunya lagi adalah Bundaran Besar Palangka Raya. Landmark kota yang saat ini justru menjadi objek wisata di Kalimantan Tengah ini memang cukup wajib untuk dikunjungi. Tidak hanya malam hari saja, tetapi ketika sore hari banyak masyarakat yang melakukan berbagai aktifitas di Bundaran Besar Palangka Raya. Mulai dari berolahraga, sekedar jalan-jalan atau hanya nongkrong bersama teman-teman. Apalagi ketika malam hari, kamu akan merasakan suasana berada di Kota Palangka Raya dengan pijar cahaya lampu perkotaan yang mencerahkan. Lokasinya sendiri masih masuk di dalam wilayah Kecamatan Jekan Raya.

Danau Agro

Ingin menikmati keindahan danau di kala senja dengan kedamaian? Kamu bisa datang di Danau Agro yang berlokasi di Jalan Hiu Putih Km. 7 dan tak jauh dari pusat kota. Jika kamu memiliki hobi memancing jangan lupa juga membawa kail serta pancingnya, karena tempat wisata di Kalteng ini juga cukup banyak ikan-ikan yang berukuran besar. Bagi penggemar fotografi bisa juga hunfot di sekitaran Danau Agro, pesona alamnya ketika senja begitu memukau untuk menghasilkan sebuah karya alam yang syarat akan keindahan.

Danau Kapur

Sangat disayangkan traveler yang nemuin Danau Kapur yang memiliki air berwarna rosca ini tidak menyebutkan daerahnya, dengan alasan banyaknya wisatawan yang alay terkadang merusak keindahan objek wisata. Tak jarang para kaum alay hanya ingin berselfie jurtu merusak keindahan yang ada. Sangat menarik sebenarnya tempat wisata di Kalimantan Tengah ini yang memiliki air berwarna tosca serta pepohonan yang begitu hijau di pinggirnya terlihat masih sangat asri. Sangat cocok juga buat kalian yang memiliki hobi fotografi bisa menghasilkan sebuah karya seni yang cukup indah.

Danau Tahai

Lokasi Danau Tahai cukup berdekatan dengan Pusat Reintroduksi Orang Utan, yakni berada di Kelurahan Tumbang Tahai dan di dalam Kecamatan Bukit Batu. Memang kamu akan dimanjakan dengan wisata air ketika berada di Kota Palangka Raya, salah satunya adalah di Danau Tahai. Danau ini cukup unik karena memiliki air yang berwarna kemerahan yang disebabkan oleh akar pada lahan gambut. Untuk fasilitasnya sendiri objek wisata di Kalteng ini sangat memadai. Mulai dari wahana air seperti bebek-bebekan dan juga perahu kecil bisa kamu sewa untuk menyusuri setiap sudut keindahan Danau Tahai. Adanya jembatan kayu serta gazebo yang berdiri di atas danau begitu indah jika kamu jadikan sebagai objek fotografi, dan tentunya selfie pun juga menjadi sebuah kewajiban di Danau Tahai.

Danau Tahai’i

Berbeda dengan Danau Tahai yang sudah sangat terkenal di Kota Palangka Raya yang memiliki banyak fasilitas seperti wahana airnya. Tetapi Danau Tahai’i ini masih sangat alami bahkan tidak ada fasilitas seperti jembatan kayu atau bebek-bebekan. Namun pesona indah alamnya akan membuat siapapun yang mengunjunginya terpukau akan keindahannya. Untuk menikmatinya, kamu bisa menyewa perahu kelotok serta menyusuri ke dalam rerimbunan pepohonan. Di objek wisata di Kalimantan Tengah yang satu ini masih banyak fauna seperti beragam burung serta bekantan yang bisa kamu lihat ketika mereka bergelantungan di dahan pepohonan. Untuk lokasinya sendiri tidak jauh dari Nyaru Menteng, tepatnya berada di Desa Sei Gohong.

Fantacy Beach

Mungkin jika belum pernah datang di objek wisata yang satu ini mungkin akan dikira sebuah pantai yang begitu indah dengan pasir pantainya yang putih dan birunya laut. Namun ternyata salah Fantacy Beach adalah sebuah danau yang memiliki berbagai macam wahana di dalamnya. seperti wahana air pun juga tergolong cukup lengkap, ada ban pelampung, perahu, serta bebek-bebekan, bahkan ada juga wahana untuk memacu adrenalin kamu, yakni flying fox. Sebelumnya objek wisata di Kalimantan Tengah ini hanyalah sebuah danau saja, namun kini disulah layaknya waterboom alami yang lokasinya tak jauh dari pusat Kota Palangka Raya. Jaraknya sekitar 21 km dari pusat kota yang bisa kamu tempuh jalur darat selama 30 menitan, tepatnya di Jalan Tjilik Rimut Km 21.

Jembatan Kahayan

Mungkin terlihat sangat biasa saja seperti umumnya jembatan, namun ketika hari sudah mulai senja maka semakin terlihatlah eksotisme Jembatan Kahayan yang hanya menyisakan temaram sinar matahari. Landmark Kota Palangka Raya yang di bangun pada tahun 1995 – 2001 ini memang menjadi salah satu tempat favorit untuk menikmati indahnya senja di Kota Palangka Raya. Cukup banyak spot di sisi jembatan yang bisa kamu gunakan untuk nongkrong, bahkan ada beberapa café yang menyajikan minuman hangat sembari menikmati indahnya Sungai Kahayan. Dan ketika malam hari sudah mulai tiba, sangat terlihat warna-warni lampu jembatan yang menggambarkan romantisme Jembatan Kahayan. Wajar saja, jika Jembatan Kahayan juga dijadikan sebagai tempat wisata di Kalteng yang cukup ikonik.

Masjid Raya Darussalam Palangka Raya

Renovasi pada masjid yang selesai tahun 20115 yang menelan biaya sekitar 120 miliar ini benar-benar sangat megah dan menjadi kebanggaan masyarakat Kota Palangka Raya. Ada yang menarik pada Masjid Raya Darussalam Palangka Raya ini, yakni adanya perisai Suku Dayak yang terletak di sudut bagian depan Masjid. Kebanyakan masjid memang mengambil arsitektural Timur Tengah maupaun Arab namun di Masjid Raya Palangka Raya ini sangat terlihat sekali akulturasi kebudayaan Suku Dayak dengan Islam benar-benar diperlihatkan dan menjadi sebuah keharmonisan pada sebuah tempat ibadah umat muslim.

Museum Balanga

Jika kamu ingin melihat secara langsung berbaga macam adat istiadat Suku Dayak bisa saja membutuhkan biaya yang cukup mahal, jika harus mengunjungi setiap desa yang ada di Provinsi Kalteng. Namun dengan berdirinya Museum Balanga ini kamu bisa melihat berbagai macam benda peninggalan serta berbagai adat dan budaya Suku Dayak yang dipamerkan di dalam Museum Budaya. Objek wisata di Kalimantan Tengah ini memang sangat tepat jika dijadikan sebagai sarana edukasi bagi siswa sekolah agar lebih mengenal beragamnya kebudayaan yang ada di Kalimantan Tengah, khususnya tentang Suku Dayak. Koleksi benda-benda bersejarah mulai dari alat pertanian, senjata tradisional hingga rumat adat seperti Rumah Betang juga di pamerkan di Museum Balanga. Untuk lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Palangka, Kecamatan Jekan Raya tepatnya di Jalan Tjilik Riwut Km, 2.5.

Pesona Alam Lestari

Meskipun Kota Palangka Raya sebagai Ibu Kota Provinsi Kalteng dan calon dari Ibu Kota Negara Indonesia masih memiliki destinasi wisata alam yang begitu memukau. Salah satunya adalah Pesona Alam Raya yang berada di kawasan Dermaga Kereng Bangkirai. Pesona Alam Lestasi memang digadang-gadang akan menjadi objek wisata di Kalteng yang mampu diandalkan oleh Kota Palangka Raya dan mendatangkan PAD. Dengan pesona Sungai Sebangau yang masih terlihat alami serta begitu banyaknya pepohonan di pinggirnya semakin menambahkan kesan asrinya alam Kota Palangka Raya. Kamu bisa menggunakan berbagai macam wahana bermain yang ada atau bersantai di jembatan kayu atau di pondokan-pondokan yang berdiri di atas air.

Pulau Kaja

Ingin merasakan petualangan dan melihat orang utan di Kota Palangka Raya? Maka salah satu tujuannya adalah di Pulau Kaja. Pulau Kaja ini berada di hulu Sungai Rungan yang memiliki luas sekitar 150 hektar yang menjadi rumah orang utan setelah mereka direhabilitasi. Jadi sebelum dilepasliarkan orang utan dipindahkan di Pulau Kaja sebelum nantinya dilepaskan di alam liar. Ada beberapa peraturan yang harus ditaati oleh setiap wisatawan ketika mengunjungi tempat wisata di Kalteng yang satu ini. Salah satunya adalah wisatawan tidak boleh terlalu dekat dengan orang utan, minimal berjarak sekitar 10 meter. Setidaknya ada sekitar puluhan hingga ratusan orang utan yang menghuni Pulau Kaja. Secara administratif Pulau Kaja ini masuk di dalam wilayah Kelurahan Sei Gohong dan di dalam Kecamatan Bukit Batu.

Pura Sali Paseban

Bagi umat Hindu baik yang Hindu Kaharingan maupun Hindu Bali salah satunya, bisa mengunjungi Pura Sali Paseban yang lokasinya tidak jauh dari Bukit Tangkiling. Dibangunnya Pura Sali Paseban ini tidak hanya semata-mata digunakan sebagai tempat ibadah umat Hindu Bali yang ada di Palangka Raya saja, tetapi juga Umat Hindu Kaharingan dari Suku Dayak. Benar-benar sebuah harmoni dari suku yang berbeda tetapi tetap menjadi satu dalam peribadahan. Lokasinya yang berdekatan dengan tempat wisata di Kalteng, yakni Bukit Tangkiling semakin membuat Pura Sali Paseban sering dikunjungi wisatawan. Apalagi dengan kondisi alam sekitarnya yang begitu asri, semakin membuat betah wisatawan dan juga para umat Hindu khusuk dalam beribadah.

Pusat Reintroduksi Orang Utan Nyaru Menteng

Menggeliatnya sektor pertambangan dan juga perkebunan khusunya di dalam wilayah Kalimantan Tengah berdampak pada deforestasi hutan. Dan sudah pasti flora dan fauna pun juga akan terkena dampaknya, seperti fauna yang dilindungi misalnya orang utan yang kehilangan tempat tinggalnya. Belum lagi aksi pembakaran lahan yang berdampak buruk terhadap lingkungan secara keseluruhan. Berdirinya Pusat Reintroduksi Orang Utan di Nyaru Menteng ini sebagai tempat rehabilitasi orang utan. Seperti mengajarkan kembali kepada orang utan bagaimana naik pohon, membuat sarang, dan waspada terhadap ancaman, dan lain sebagainya. Hanya saja wisatawan tidak diperbolehkan memasuki kawasan rehabilitasi dan hanya bisa melihat dibalik kaca. Tetapi di tempat wisata di Kalteng ini kamu juga bisa melihat video berbagai kisah orang utan yang cukup memilukan ketika mereka kehilangan tempat tinggalnya. Untuk lokasinya terletak di Kelurahan Tumbang Tahai, dan di dalam Kecamatan Bukit Batu, tepatnya di Komplek Aboretum Nyaru Menteng.

Red Canyon

Destinasi wisata yang cukup unik yang ada di Kota Palangka Raya yang dinamakan Rec Canyon oleh para traveler yang sudah mengunjunginya. Namun sayang lokasi tepatnya masih belum diketahui atau belum dipublish dimana lokasi sebenarnya. Mungkin karena tanah atau tebingnya yang berwarna kemerahan kemudian dinamakan Red Canyon. Memiliki warna air yang sangat jernih tak seperti sungai-sungai lainnya yang kebanyakan memiliki warna merah. Ketika musim penghujan mungkin sungai yang dijuluki Red Canyon ini akan terlihat lebih indah, mungkin juga bisa untuk river tubing.

Rumah Betang Palangka Raya

Inilah replika rumah adat, Rumah Betang Suku Dayak Ngaju yang berada tak jauh dari pusat Kota Palangka Raya. Replikai Rumah Betang Suku Dayak Ngaju ini dibuat dnegan sangat megah yang mayoritas bahan bangunan rumahnya terbuat dari kayu ulin dengan dominasi warna hijau pada dindingnya. Rumah Betang yang memiliki tinggi lebih dari 2 meter ini sebenarnya dipergunakan untuk gedung pertemuan, jadi ketika hari-hari tertentu bisa saja ramai. Kamu bisa mengambil beberapa photo di areal Rumah Betang tersebut atau memasuki ruangannya dengan seizin penjaga yang ada di Rumah Betang Palangka Raya.

Sei Gohong

Setelah lelah mendaki puncak Bukit Tangkiling mungkin saatnya nyebur untuk menyegarkan kembali rasa lelah sehabis mendaki. Sei Gohong atau Sungai Gohong yang berada di bawah kaki Bukit Tangkiling sepertinya pas untuk berendam dan menikmati keindahan alam sekitarnya. Airnya terkadang berwarna merah karena imbas dari akar hutan gambut, tetapi tetap saja bersih jika dibandingkan dengan sungai yang ada di perkotaan. Di tempat wisata di Kalimantan Tengah ini kamu bisa bersantai di pinggiran sungai yang berbatu, atau bisa juga melakukan river tubing serta bersantai di atas ban pelampung.

Sungai Kahayan

Salah satu destinasi yang wajib kamu kunjungi dan kamu nikmati adalah Sungai Kahayan Kota Palangka Raya. Kamu hanya perlu merogoh kocek Rp. 75.000 untuk bisa menikmati keindahan Kota yang kabarnya akan menjadi Ibu Kota Negara ini. Kurang lebih 1 jam lamanya menyusuri Sungai Kahayan yang menyuguhkan pesona alam yang masih sangat asri yang ada di Ibu Kota Provinsi Kalteng ini. Tak hanya wisatawan domestik saja yang sering menikmati tempat wisata di Kalteng ini, tetapi wisatawan domestik pun juga dibuatnya kagum oleh keindahan Kota Palangka Raya. Kamu bisa saja memilih kapal khusus untuk menyeusuri Sungai Kahayan atau bisa juga menggunakan kapal kelotok sembari mencoba memancing ikan di Sungai Kahayan.

Sungai Rungan

Kamu akan dibawa sera di hutan Amazon ketika menelusuri Sungai Rungan yang ada di Kota Palangka Raya. Sangat menarik sekali buat kalian yang suka berpetualang di tengah hutan dengan suguhan hutan yang begitu rapat serta berbagai fauna yang ada di dalamnya. Sungai Rungan hulu terdapat Pulau Kaja yang menjadi tempat atau rumah bagi orang utan sebelum mereka dilepa liarkan ke alam liar. Buat kalian yang suka memancing maka objek wisata di Kalteng ini bisa menjadi tujuanmu berwisata mincing selain melihat habitat orang utan di Pulau Kaja.

Taman Kota Palangka Raya

Ingin berselfie ria di salah satu landmark Kota Palangka Raya? Kamu bisa datang di Taman Kota Palangka Raya atau biasa disebut sebagai Taman Perjuangan. Taman kota ini memiliki nilai sejarah yang cukup tinggi karena rancangan arsitektural Taman Kota Palangka Raya ini dirancang sendiri oleh Presiden Sukarno. Kesan estetika bangunan yang ada di taman pun cukup melekat dan seperti adanya sentuhan arsitektural di Eropa yang berbaur dengan budaya Kalimantan Tengah. Taman yang juga menjadi tempat wisata di Kalimantan Tengah ini hampir tidak pernah sepi akan pengunjun, apalagi ketika malam hari kamu bisa menikmati indahnya suasana malam di pusat Kota Palangka Raya.

Taman Nasional Sebangau

Kota Palangka Raya juga termasuk di dalam wilayah Taman Nasional Sebangau di sebagian wilayahnya, dan ini memiliki potensi yang sangat luar biasa untuk mendatangkan lebih banyak wisatawan lagi ke Kota calon Ibu Kota Negara. Taman Nasional Sebangau ini memiliki luas total wilayah sekitar 570.000 hektar yang berisi beragam flora dan juga fauna yang ada di dalamnya. Mulai dari pohon ulin, meranti, dan jenis kayu lainnya cukup banyak ditemui di Taman Nasional Sebangau. Kemudian faunanya yang sangat menarik untuk dilihat adalah orang uta, owa, burung enggang, serta bekantan, dan lain-lainnya akan kamu jumpai ketika masuk di Taman Nasional Sebangau. Kamu bisa menggunakan perahu kelotok untuk menyusuri setiap sudut sungai yang ada di dalam Taman Nasional Sebangau.

Taman SCKC (Saya Cinta Kota Cantik)

Bisa dikatakan sebuah fenomena ketika Taman SCKC ini pertama kali dibuka untuk umum, yakni banyaknya antrian yang ingin selfie tepat di bawah lambang “Cinta”. Dan memang objek wisata di Kalteng ini menjadi tempat selfie kekinian yang ada di Kota Palangka Raya. Konsep pembangunan awal dari Taman SCKC ini adalah untuk menghindari para PKL dan juga meminimalisir adanya sampah yang berserakan di pinggiran jalan raya. Dengan berdirinya Taman SCKC sekarang ini justru menjadi tempat yang cukup mengasyikkan untuk nongkrong, mulai dari sore hingga malam harinya. Dan sudah pasti menjadi spot selfie bagi anak-anak muda Kota Palangka Raya. Untuk lokasinya sendiri terletak di Jalan Yos Sudarso, yang masih di dalam Kecamatan Jekan Raya.

Taman Wisata Kum-Kum

Banyak wisata yang berkunjung ke Taman Wisata Kum-Kum lebih sering menyebutnya sebagai Kebun Binatang Kecil. Karena di objek wisata di Kalteng ini terdapat beragam fauna, seperti orang utan, beruang madu, buaya, burung rangkong, dan masih banyak lagi fauna yang dilindungi di dalam Taman Wisata Kum-Kum. Selain kamu melihat berbagai fauna, kamu juga bisa menikmati pesona alamnya, dengan menyewa perahu kecil dan berkeliling di tepian Sungai Kahayan. Memancing menjadi salah satu aktifitas yang cukup menyenangkan, atau hanya sekedar bersantai menikmati kuliner di pondokan serta berselancar dengan free wifii. Lokasinya sendiri terletak di Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut.

Tugu Sukarno

Inilah destinasi wisata yang sangat wajib dikunjungi keitka kamu berada di Kota Palangka Raya. Di Tugu Sukarno inilah awal mula wacana tentang Ibu Kota Negara itu berada di Kota Palangka Raya, dan bahkan hingga saat ini wacana tersebut masih terus digulirkan. Tugu Sukarno yang diresmikan pada tanggal 17 Juli 1957 ini memiliki 17 tiang pancang yang menggambarkan tanggal dimana didirikannya Tugu Sukarno. Tempat wisata di Kalteng ini sangat berdekatan dengan Sungai Kahayan dan juga Jembatan Kahayan. Jadi pesona alam serta tempat yang memiliki nilai sejarah seakan menjadi satu di pusat Kota Palangka Raya.

Tempat Wisata Lainnya