107 Tempat Wisata di Kalimantan Utara Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi
Tempat wisata di Kalimantan Utara mungkin masih belum banyak yang tahu dimana saja yang menarik untuk dikunjungi. Cukup beragam mulai dari wisata alam hingga wisata budaya Suka Dayak yang masih kental adat istiadatnya, dan juga obyek wisata di daerah perbatasan dengan negara tetangga Malaysia.

Inilah Provinsi Termuda yang ada di Negeri kita, Kalimantan Utara atau lebih sering disingkat Kaltara. Pada tahun 2012 tepatnya di bulan Oktober Kalimatan Utara telah resmi menjadi daerah otonom yang sebelumnya menjadi bagian Provinsi Kalimantan Timur. Kaltara menjadi salah satu Provinsi di Indonesia yang berbatasan langsung dengan Negara Malaysia, yakni dengan Negara bagian Serawak dan Sabah. Dengan demikian potensinya sungguh luar biasa terutama di sektor pariwisata, dengan menjadi pintu gerbang masuknya wisatawan asing dari Malaysia bisa menambahkan PAD bagi Kaltara. Sudah pasti perbaikan pada tempat wisata di Kalimantan Utara juga harus lebih diperhatikan.

Mungkin masih belum begitu banyak traveler tempat wisata di Kalimantan Utara itu dimana saja, dan obyek wisata yang seperti apa. Apakah wisata alam, wisata budaya, atau wisata buatan yang benar-benar menarik dan wajib untuk dikunjungi. Dalam artikel kali ini akan mengulas dan mengeksplorasi destinasi wisata yang ada di Provinsi Kalimantan Utara. Dan berikut ini beberapa daftar obyek wisata di Kaltara yang terbagi pada tiap-tiap Kabupaten dan Kota di Kalimantan Utara.


Tempat Wisata di Nunukan


Kabupaten Nunukan menjadi salah satu pintu gerbang masuknya wisatawan asing seperti dari Negara tetangga Malaysia masuk ke Indonesia. Jadi sekali lagi potensi wisata wisata di Kabupaten ini cukup besar dan mampu menggaet wisatawan asing untuk berkunjungjung ke tempat wisata di Kalimantan Utara. Dan salah satunya di Kabupaten Nunukan itu sendiri. Kabupaten Nunukan juga memiliki destinasi wisata yang cukup beragam, mulai dari wisata budaya, wisata alam, dan juga wisata bahari. Apalagi Kabupaten Nunukan ini berhadapan langsung dengan Laut Sulawesi, sudah pasti memiliki spot-spot pantai cantik yang bisa menarik lebih banyak wisatawan. Dan berikut ini daftar obyek-obyek wisata yang ada di Kabupaten Nunukan.

Air Terjun Binusan

Terletak di dalam Kebun Raya Binusan dengan masih asrinya panorama alam hutan lindungnya, semakin membuat Air Terjun Binusan begitu terlihat eksotis. Banyaknya pepohonan yang mengelilingi kawasan air terjun justru menjadi payung alami serta membuat semakin adem di areal Air Terjun Binusan. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang tidak pernah sepi akan pengunjung, selain menikmati keasrian alam Kebun Raya Binusan, wisatawan juga bisa nyebur di kolam Air Terjun Binusan atau hanya sekedar berendam sembari menghirup udara yang bebas dari yang namanya polusi.

Air Terjun Krayan

Salah satu wilayah yang masih memiliki kebudayaan yang cukup kental adalah di Kecamatan Krayan. Mayoritas penduduknya adalah Suku Dayak Lundayeh ini memiliki potensi akan wisata yang sangat luar biasa. Namun karena lokasinya yang berdekatan dengan wilayah Negara tetangga Malaysia, Serawak dan tidak adanya akses darat dari Kabupaten Nunukan akhirnya minim wisatawan yang berkunjung. Seperti Air Terjun Krayan, yang berada di wilayah Kecamatan Krayan, tepatnya di Desa Lembudud ini masih terlihat nyata keasrian alamnya. Saking besarnya debit air dari Air Terjun Krayan sehingga digunakan sebagai PLTA bagi masyarakat Krayan. Namun untuk menuju kesana kamu harus merogoh kocek yang begitu dalam karena harus melakukan perjalanan udara jika kamu berangkat dari Kabupaten Nunukan.

Air Terjun Sianak

Eksotis mungkin itu kata yang tepat untuk menggambarkan Air Terjun Sianak yang terletak di Pulau Terluar dan sekaligus terdepan Indonesia, di Pulau Sebatik. Membutuhkan stamina yang cukup prima memang jika kamu ingin mengunjungi Air Terjun Sianak ini. Lokasinya yang berada di perbukitan dan di tengah hutan menjadi tantangan tersendiri sembari menikmati panorama hutan alami Pulau Sebatik. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang cukup tersembunyi, jadi kamu harus menggunakan pemandu dari desa setempat. untuk lokasi Air Terjun SIanak ini terletak di Desa Bambangan yang berada di dalam wilayah Kecamatan Sebatik Barat.

Air Terjun Ubol Alung

Kecamatan Lumbis Ogong memang memiliki potensi wisata yang sungguh luar biasa, namun karena akses daratnya begitu susah akhirnya banyak obyek wisata yang masih sangat sepi pengunjung. Dan salah satunya adalah Air Terjun Ubol Alung yang berada di Desa Ubol Alung ini sungguh indah. lokasinya yang berada di pinggir hutan dan dekat dengan sungai bisa kamu tempuh dengan menggunakan perahu motor atau bisa juga lewat darat dengan menyibak lebatnya hutan. Airnya begitu jernih serta kolam di bawahnya pun terlihat hingga dasarnya. Benar-benar tempat wisata di Kalimantan Utara yang pas buat bersantai menikmati keindahan Pulau Borneo.

Alun-Alun Kota Nunukan

Jika kamu baru pertama menginjakkan kaki di Kabupaten Nunukan, maka akan menjadi hal yang wajib untuk mengunjungi Alun-Alun Kota Nunukan. Inilah landmark Kota Nunukan yang menjadi pusat berkumpulnya masyarakat Nunukan. Dengan desain alun-alun yang begitu indah seperti adanya kolam yang berada di tengah alun-alun serta berdekatan dengan Tugu Dwikora, semakin membuat alun-alun ini cukup menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya di siang dan di sore hari saja, tetapi ketika malam hari Alun-Alun Kota Nunukan telah menjelma menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang menyenangkan untuk nongkrong menikmati indahnya Kota Nunukan di malam hari.

Bukit Damai

Inilah salah satu tempat wisata di Kalimantan Utara yang lagi hits di kalangan traveler muda Kabupaten Nunukan. Bukit Damai namanya, cukup sesuai dengan lokasinya yang begitu hijau ditumbuhi ilalang dengan udara yangsangat sejuk benar-benar menadamaikan. Bukit Damai memang menjadi spot fotografi maupun selfieable dengan background ilalang yang menghijau serta perbukitan yang bergradasi warna hijau sangat menyejukkan. Untuk lokasinya sendiri terletak di wilayah Sedadap yang masih di dalam Kecamatan Nunukan Selatan.

Giram Luyu

Mungkin sangat asing di telinga kita dalam bahasa Dayak “Giram Luyu” , yang berarti Jeram Longsor. Nama lain dari Sungai Pesiangan ini dulunya pernah terjadi longsor yang sangat besar pada tahun 1812 yang membuat bebatuan di perbukitan jatuh di Sungai Pesiangan. Pulau Kalimantan memang terkenal dengan Pulau Seribu Sungai, jadi jangan heran jika begitu banyak sungai di Pulau Kalimantan, dan salah satunya adalah Sungai Pesiangan. Kamu bisa menikmati arus deras dari Sungai Pesiangan dengan menyewa longboat atau perahu motor yang cukup panjang yang biasanya digunakan sebagai trannsportasi antar desa. Selain itu kamu juga bisa mencoba sensasi memancing ikan sungai yang rata-rata ukurannya jumbo di Sungai Pesiangan. Potensi akan olahraga arung jeram di Giram Luyu ini sangat besar namun hingga kini masih belum ada yang memanfaatkannya menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang sangat layak untuk dikunjungi. Lokasinya sendiri terletak di Desa Labang, yang masih berada di wilayah Kecamatan Lumbis Ogong.

Islamic Center Nunukan

Destinasi wisata religi yang sangat wajib di Kabupaten Nunukan bagi umat Islam adalah Islamic Center Nunukan atau dikenal sebagai Islamic Center Hidayatur Rahma. Masjid yang berlokasi dekat dengan Kantor Bupati Nunukan ini dibangun pada tahun 2013 dengan menelan biaya sekitar 300 miliar. Bangunan masjid ini memang sangat megah yang hampir 2 tahun lamanya proses pembangunan dan diresmikan pada tahun 2015. Arsitektural masjid yang mengadopsi khas Timur Tengah dan dipadukan dengan kebudayaan Kalimantan Utara ini memang sangat artistik, apalagi ketika malam hari, cahaya lampu dari menara begitu bersinar terang. Tempat peribadahan yang juga menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara khususnya wisata religi ini sangat sering mengadakan acara keagamaan seperti pengajian rutin yang cukup menyedot begitu banyak jemaah.

Kebun Raya Binusan

Jangan tanya deh kalau masalah hutan di Kalimantan lebatnya seperti apa, meski banyaknya pertambangan yang merusak ekosistem hutan yang menjadi paru-paru dunia. Sangatlah beragam flora yang ada di Kebun Raya Binusan ini. Udaranya yang begitu sejuk, lalu adanya spot-spot untuk bersantai menikmati alam hutan lindung menjadi alasan utama wisatawan untuk datang ke tempat wisata di Kalimantan Utara ini. Apalagi dengan adanya Air Terjun Binusan yang akan menyegarkan tubuhmu dan menghilangkan segala keluh kesah di pikiranmu. Kebun Raya Binusan memang sudah menjadi destinasi favorit masyarakat Nunukan untuk menghabiskan akhir pekan dengan berlibur menikmati alam. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Binusan yang masih di dalam wilayah Kecamatan Nunukan.

Long Bawan Krayan

Jika kamu ingin menikmati keindahan alam Kalimantan Utara kamu bisa datang ke Desa Long Bawan yang berada di dalam Kecamatan Krayan. Namun untuk akses kesana belum bisa melalui darat, jadi kamu bisa menggunakan transportasi udara dari Kabupaten Nunukan. Desa Long Bawan ini mayoritas penduduknya suku Dayak Lundayeh, yang hingga kini masih menjalankan adat dan istiadatnya. Selain kamu bisa menikmati keramah tamahan penduduk setempat, kamu juga bisa menikmati berbagai tempat wisata di Kalimantan Utara yang ada di Desa Long Bayan. Mulai dari air terjun, sungainya yang indah, serta panorama perbukitan yang begitu hijau. Kamu bisa menginap di rumah penduduk atau bisa juga ngecamp di area terbuka sembari menikmati segarnya udara di desa dekat perbatasan dengan Negara Malaysia.

Pantai Batu Lamampu

Tak lengkap rasanya ketika kamu mengunjungi Pulau Sebatik tanpa mampir di pantai yang terkenal dengan Pantai Jodoh ini. Pantai Batu Lamampu memiliki pantai yang begitu luas dan lebar, tidak heran jika akhirnya banyak wisatawan lokal yang lebih suka bermain di atas pasir daripada di pantainya. Hal ini dikarenakan ombak di Pantai Batu Lamampu ini cukup besar ketika air laut sudah mulai pasang, jadi agak sedikit berbahaya untuk anak-anak. Dan sisi menariknya lagi dari tempat wisata di Kalimantan Utara ini adalah adanya mitos pantai untuk mencari jodoh. Ada kepercayaan bahwa siapa yang mengikat seutas tali di ranting pohon beringin yang tumbuh di bebatuan karang akan segera menemukan jodohnya. Percaya tidak percaya, tapi begitulah adanya dan banyak wisatawan yang jomblo juga percaya dan melakukannya.

Pantai Eching

Salah satu pantai yang menjadi destinasi wisata favorit masyarakat Kabupaten Nunukan adalah Pantai Eching. Berbeda dengan Pantai Batu Lamampu di Pulau Sebatik yang ombaknya terkadang cukup besar. Pantai Eching memiliki ombak yang cukup tenang, yang jadinya sangat cocok buat wisata keluarga bersama anak-anak. Sangan menarik ketika kamu mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Utara ini. Selain pantainya yang indah, ada juga dermaga Mako TNI yang menjadi spot selfie para wisatawan dan juga spot memancing. Dan ada satu lagi yakni mercu suar yang menawarkan view keindahan Pantai Eching dari ketinggian. Untuk lokasi Pantai Eching ini terletak di Sedadap, Kecamatan Nunukan dan tidak begitu jauh dari pusat kota.

Pantai Kayu Angin

Tidak hanya Pantai Batu Lamampu saja yang begitu ikonik di Pulau Sebatik, tetapi Pantai Kayu Angin ini juga nyaris tidak pernah sepi akan pengunjung. tempat wisata di Kalimantan Utara ini sering diadakan berbagai event, mulai dari festival kesenian hingga event kebudayaan. Pantai ini tergolong cukup bersih, konturnya yang landai ombaknya yang tidak besar menjadi destinasi wisata keluarga yang cuku aman buat anak-anak yang ingin bermain air. Berbagai wahana bermain air juga cukup tersedia, mulai dari perahu karet hingga pelampung bisa kamu sewa dengan harga yang relatif sangat murah dan tidak ketinggalan banana boat juga siap mengisi hari libur kamu di Pantai Kayu Angin.

Pantai Simangkadu

Wisata bahari yang satu ini cukup unik, lokasinya berada di wilayah Kecamatan Nunukan Selatan. Garis Pantai Simangkadu tergolong cukup panjang, dan yang paling unik adalah ada sebagian wilayah pantainya penuh dengan rumput ilalang nan hijau dan sebagiannya lagi berpasir putih. Benar-benar bisa menjadi salah satu tempat wisata di Kalimantan Utara yang bisa diandalkan dan menggaet lebih banyak wisatawan lagi. Pantai Simangkadu juga memiliki ombak yang tidak terlalu besar, jadi buat kamu yang suka bermain air di pantai serta pengin selfie di atas rerumputan nan hijau datang saja di Pantai Simangkadu. Tetapi jangan bermain air di muara sungainya, karena masih ada buaya muara yang hidup di muara sungai Pantai Simangkadu. 

Pantai Taiwan

Dikenal juga dnegan sebutan Pantai Sungai Tawian oleh masyarakat Pulau Sebatik. Ketika kamu berkunjung di Pulau Sebatik tak lengkap rasanya jika tidak mengunjungi Pantai Taiwan. Tak kalah indahnya dengan Pantai Batu Lamampu, hamparan pasir pantainya yang begitu luas membutmu bebas melakukan berbagai aktifitas di pinggiran pantai. Mau bermain sepak bola, berlarian kesana-kemari atau hanya sekedar bersantai menikmati indahnya senja di Pantai Taiwan. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang cukup tenang jika dibandingkan Pantai Batu Lamampu, jadi buat kamu yang ingin merasakan kedamaian di pinggir pantai maka datang saja di Pantai Taiwan.

Pulau Sebatik

Inilah salah satu pulau terluat Indonesia yang juga menjadi terdepan berbatasan langsung dengan negara tetangga Malaysia. dan di pulau inilah terjadi konfrontasi antara Negara kita tercinta dengan Negara Malaysia. Cukup menarik apa yang ada di Pulau Sebatik ini, mulai dari bahasanya yang bercampur hingga seperti penggunaan mata uang antara rupiah dengan ringgit. Seperti ketika kamu membeli barang dengan menggunakan uang rupiah bisa saja pengembaliannya menggunakan uang ringgit. Di Pulau Sebatik ini juga menyimpan potensi wisata yang cukup menarik dan salah satunya adalah Pantai Batu Lamampu atau lebih dikenal sebagai pantai jodoh. Pulau Sebatik memang menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang cukup menarik untuk dikunjungi, tidak hanya potensi akan wisata alamnya saja, tapi juga budayanya.

Sungai Desa Balatikon

Desa Balatikon yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Sebuku mungkin sangat layak jika dijadikan sebagai desa wisata. Hal ini karena alamnya masih begitu asri dengan hutannya yang masih terjaga dan juga sungainya yang begitu jernih airnya. Di sebagian Sungai Desa Balatikon terlihat seperti pemandian alami yang begitu indah untuk dinikmati. Kamu bisa berendam atau berenang sepuasnya sembari merasakan kesejukan alam Desa Balatikon. Bagi para pemancing mania, mungkin inilah surga yang tersembunyi yang begitu banyak menyimpan ikan air tawar, seperti ikan toman, ikan gabus yang berukuran cukup lumayan besar. Desa Balatikon memang cukup layak jika menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara khususnya bagi mereka yang menyukai petualangan.

Sungai Hitam

Untuk menuju tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang cukup jauh setidaknya membutuhkan waktu hingga tiga jam perjalanan menggunakan perahu long boat. Namun dalam perjalanan kamu akan disuguhi hutan yang begitu asri yang berbatasan dengan negara tetangga Malaysia. Dinamakan Sungai Hitam karena airnya berwarna hitam, agak ngeri memang hal ini dikarenakan bebatuan dan juga sedimen yang memiliki warna hitam dan akhirnya membuat air sungai tersebut berwarna hitam. Arusnya cukup deras, dan sepertinya sangat cocok buat olahraga arung jeram atau river tubing, sembari menikmati keindahan hutan di pedalaman Pulau Kalimantan. Untuk loksinya sendiri masih masuk di dalam wilayah Kecamatan Sei Menggaris, Kabupaten Nunukan.

Sungai Nyamuk

Ketika kamu mengunjungi Sungai Nyamuk kamu bisa menikmati panorama pedesaan di sepanjang aluran Sungai Nyamuk. Sungai yang menjadi akses ke Pelabuhan Sungai Nyamuk menyimpan begitu banyak ikan-ikan besar di dalamnya. Sudah pasti Sungai Nyamuk menjadi surganya para pemancing mania yang ingin merasakan sensasi tarikan dari ikan air tawar. Kegiatan seperti menyusuri sungai menggunakan perahu motor akan memberikan kesan yang begtu mendalam buat wisatawan yang berkeliling di Sungai Nyamuk. Di kawasan tempat wisata di Kalimantan Utara ini juga terdapat begitu banyak dan luas perkebunan lada dan juga perkebunan coklat. Kamu juga bisa membeli dengan petaninya langsung dan mendapatkan harga yang cukup murah. 

Tugu Dwikora

Negara kita Indonesia dnegan Negara tetangga Malaysia memang cukup sering bersitegang, dan dari era Presiden Sukarno, kita sering berselisish dengan Malaysia. Dan dibangunnya Tugu Dwikora ini menjadi sebagai salah satu bukti, bahwa ketika kita berselisih paham dengan Malaysia. Banyak sekali masyarakat Indonesia, khususnya masyarakat Nunukan dengan berani membela dan mempertahankan NKRI, ketika berkonfrontasi dengan Malaysia pada tahun 1964. Dan yang cukup menarik di Tugu Dwikora ini adalah adanya Tank Amphibi, jangkar, dan meriam Howitser yang pasti sangat keren jika kamu jadikan sebagai background selfie. Tugu Dwikora yang syarat akan makna ini memang sudah menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara, karena nilai sejarah dan juga spot selfie dengan background alutsista yang cukup jarang ditemui.

Tugu Perbatasan Garuda Perkasa

Menjadi destinasi yang wajib ketika kamu mengunjungi Pulau Sebatik, di Kabupaten Nunukan harus mampir di Tugu Perbatasan Garuda Perkasa. Tugu yang ada patung burung garuda dengan tulisan NKRI Harga Mati ini memang dibangun di area perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia. Tapal batas antar kedua Negara ini terletak di Desa Aji Kuning, yang masih di wilayah Kecamatan Sebatik. Tugu yang memiliki arti yang sangat mendalam ini meskipun sederhana tapi tetap mengena di hati masyarakat Pulau Sebatik, meskipun tetap ada warga yang berpindah warga Negara Malaysia. namun mayoritas masyarakat Pulau Sebatik tetap mencintai NKRI meskipun dengan segala keterbatasan fasilitas umum yang ada di Pulau Sebatik.

Tempat Wisata di Bulungan

Sebelumnya Kabupaten menjadi bagian dari Provinsi Kalimantan Timur sebelum pembentukan daerah otonomi baru Provinsi Kalimantan Utara. Kabupaten yang pusat kotanya berada di Tanjung Selor ini memiliki sejarah Kesultanan Bulungan yang berdiri sekitara tahun 1731. Dengan demikian akan ada banyak obyek wisata peninggalan dari Kesultanan Bulungan yang cukup menarik dikunjungi. Selain itu masih ada tempat wisata di Kalimantan Utara yang lainnya yang menjadi andalan Kabupaten Bulungan atau menjadi favorit wisatawan lokal. Dan berikut ini daftar obyek wisata di Bulungan yang akan membuat hari libur kamu semakin berkesan.

Air Panas Sajau

Selain sebagai penghasil batubara Pulau Kalimantan juga berpotensi memiliki sumber panas bumi, hanya saja hingga saat ini masih belum dieksplorasi. Dan biasanya daerah yang memiliki sumber panas bumi, juga timbul adanya sumber air panas, seperti pada Air Panas Sajau, yang terletak di Desa Sajau, yang masih di wilayah Kecamatan Tanjung Palas Timur. Meskipun membutuhkan petualangan tapi juga cukup menarik untuk mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Utara yang satu ini. Lokasinya yang berdekatan dengan sungai kamu bisa merasakan sensasi mandi air hangat di area sumber air panas. Namun jangan terlalu dekat-dekat dengan sumber air panasnya karena cukup berbahayan.

Air Terjun Idaman

Banyak traveler lokal yang menyebutnya sebagai Air Terjun Idaman KM 18, karena jarak antara pusat Kota Tanjung Selor dengan lokasi air terjun sekitar 18 kilometer. Cukup dekat memang hanya akses masuk ke lokasi air terjun yang mengharuskan kamu tetap harus berjalan kaki melewati hutan yang masih sangat terjaga keasriannya. Air Terjun IDaman ini memang termasuk destinasi wisata yang lagi hits di kalangan traveler anak muda. Air terjun yang memiliki tiga tingkatan dan tiap tingkatannya memiliki kolam yang luas tersebut menjadi tujuan utama traveler. Apalagi kalau tidak nyebur menikmati jernihnya Air Terjun Idaman. Tapi ada waktu yang sangat tepat mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Utara ini, yakni ketika memasuki musim kemarau. Jadi airnya tidak keruh yang disebabkan curah hujan yang tinggi. 

Air Terjun La’as

Untuk menuju Air Terjun La’as ini memang dibutuhkan perjuangan dengan melewati hutan yang tergolong tidak dekat. Kamu harus melakukan perjalanan menuju Desa Pimping terlebih dahulu melalaui jalan Trans Kalimantan selama kurang lebih 1 jam 45 menit. Kemudian dilanjutkan melalui jalan perusahaan logging sejauh 7 km hingga sampai di lokasi Pt Inhutani yang juga menjadi destinasi wisata alam di Kabupaten Bulungan. Selanjutnya kamu harus berjalan kaki selama 1 jam melewati jalanan setapak tengah hutan. Setibanya di Air Terjun La’as kamu akan disuguhi air terjun dengan lebar sekitar 50 meter, meski hanya setinggi 3 meteran. Airnya yang sangat jernih, kolamnya yang begitu luas tak kuasa siapapun yang melihatnya pasti akan nyebur dan menghilangkan rasa lelah di perjalanan. Namun harus tetap hati-hati debit airnya yang besar serta arusnya yang kuat bisa membuat kamu terseret arus. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini masih termasuk di dalam wilayah Kecamatan Tanjung Palas Utara. Dan memang memiliki potensi wisata yang luar biasa termasuk di lokasi PT. Inhutani. 

Air Terjun Long Beluah

Lokasinya tidak jauh dari starting point Arung Jeram Long Beluah yang baru-baru ini lagi trend di kalangan para pecinta alam dan pecinta arung jeram. Adanya Air Terjun Long Beluah ini semakin melengkapi tempat wisata di Kalimantan Utara khususnya di Desa Long Beluah, Kecamatan Tanjung Palas Barat. Selain itu masih di kawasan yang sama wisatawan juga bisa melihat beraneka ragam jenis anggrek yang dikenal dengan hutan anggrek. Air Terjun Long Beluah ini memiliki kolam di bawahnya yang cukup luas dengan tingkat kedalaman yang sedang. Bahkan kamu juga bisa merasakan sensasi cliff jumping di Air Terjun Long Beluah.

Arung Jeram Long Beluah

Belum lama ini ada salah satu warga yang mencoba menaklukkan arus Giram Gaharu dan juga Giram Kerabang di Desa Long Beluah yang amsih di dalam wilayah Kecamatan Tanjung Palas Barat. Seperti Giram Gaharu memiliki panjang sekitar 500 meter sementara Giram Kerabang lebih dari 1 km.  Dan ini sebuah potensi wisata yang sangat luar biasa dengan memanfaatkan sungai yang ada di Kabupaten Bulungan untuk olahraga arung jeram. Dan menariknya lagi masih di wilayah yang sama ditemukan juga hutan anggrek dan juga air terjun yang begitu indah. Desa Long Beluah memang sangat layak menjadi desa wisata atau tempat wisata di Kalimantan Utara yang berpotensi meningkatkan ekonomi masyarakat setempat melewati sektor pariwisata.

Air Terjun Long Pin

Pesona air terjun ini sungguh luar biasa, apalagi dengan debit airnya yang cukup besar dan dilengkapi kolam alami di bawahnya akan semakin mengundang decak kagum bagi siapapun yang mendatanginya. Air Terjun Long Pin memiliki ketinggian kira-kira 10 meter dengan guyuran air jernihnya seringkali dimanfaatkan oleh penduduk terdekat sebagai tempat mandi serta berendam. Dengan bebatuan di sekelilingnya serta rapatnya pepohonan semakin menambahkan kesa yang begitu alami di tempat wisata di Kalimantan Utara ini. 

Air Terjun Telaga 17

Lokasi air terjun ini berada di Pulau Bunyu dan memang masih belum begitu banyak traveler yang mengetahui Air Terjun Telaga 17. Meskipun banyak pertambangan batubara dan pengeboran minyak di Pulau Bunyu masih tetap ada air terjun dengan keasrian alamnya yang masih sangat terjaga. Memang ketika musim kemarau airnya tidak begitu deras tetapi ketika musim penghujan debit airnya cukup besar, setidaknya bisa buat berendam kolam yang ada di bawah air terjun. Air Terjun Telaga 17 memiliki ketinggia tidak lebih dari 5 meter dengan pepohonan yang cukup rindang di sekelilingnya cukup nyaman untuk tempat bersantai ketika berada di Pulau Bunyu.

Batu Tumpuk

Cukup unik untuk destinasi wisata alam berikut ini, yakni Batu Tumpuk. Bebatuan besar yang terlihat seperti bertumpukan ini menjadi salah satu tempat wisata di Kalimantan Utara yang tergolong cukup ramai dikunjungi wisatawan lokal maupun wisatawan dari luar Bulungan. Dengan didukung panorama alam sekitar yang masih begitu banyak pepohonan yang menjulang tinggi menjadikan Batu Tumpuk memiliki udara yang cukup sejuk. Selain itu bisa juga dijadikan sebagai spot fotografi yang sangat menarik dengan background bebatuan besar yang menjulang tinggi, akan menghasilkan sebuah foto yang sangat artistik. Untuk lokasinya sendiri masih terletak di dalam wilayah Kecamatan Tanjung Palas Utara.

Crown Water Sport

Jika dari pusat Kota Tanjung Selor maka lokasinya sebelum obyek wisata Air Terjun Idaman. Crown Water Sport ini juga dikenal degan obyek wisata Sungai KM 16. Jadi cukup menari ketika kamu ingin wisata di wilayah Tanjung Selor, kamu bisa ke Air Terjun Idam terlebih dahulu selanjutnya mampir di Cungai KM 16. Crown Water Sport ini wisata alam, yang menyajikan keindahan panoram sungai dengan airnya yang jernih serta pemandangan alam hutan yang masih tampak begitu asri. Dan di Sungai KM 16 ini juga ada air terjun dengan kolamnya yang cukup dalam, jadi kamu bisa melakukan cliff jumping, tapi tetap yang namanya keselamatan harus menjadi hal utama. Kamu bisa berendam atau berenang, bahkan memancing di tempat wisata di Kalimantan Utara ini. Crown Water Sport ini juga termasuk destinasi wisata alam yang menjadi favorit warga lokal, jadi jangan heran kalau hari libur juga ramai dikunjungi wisatawan.

Dermaga Tidung

Disebut juga oleh banyak warga atau traveler dengan Dermaga Cinta, mungkin karena suasana romantis ketika senja dengan panorama sunsetnya mungkin ya. Dan memang di dermaga inilah salah satu spot terbaik untuk menikmati keindahan sunset di Pulau Bunyu. Sudah pasti yang namanya selfie menjadi kewajiban ketika kamu menikmati sunset di Dermaga Tidung. Tempat wisata di Kalimantan Utara yang juga berfungsi bersandarnya kapal-kapal nelayan dan juga penumpang ini memang cukup ramai ketika sore hari. Selain menikmati indahnya sunser, bagi para pemancing mania juga bisa merasakan sensasi strike ikan laut yang menghuni di bawah Dermaga Tidung.

Goa Tenguyun

Selain Goa Gunung Putih di kawasan Gunung Putih juga ada goa yang sangat menantang untuk dikunjungi, yakni Goa Tenguyun. Tidak terlalu besar mulut goanya hanya beberapa meter saja diameternya. Jika kamu ingin melihat relief alami dinding Goa Tenguyun kamu harus membawa peralatan yang cukup lengkap seperti senter menjadi peralatan yang sangat wajib kamu bawa ketika kamu ingin caving. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang tergolong masih sepi, karena masih kalah gaungnya dengan obyek wisata Gunung Putih.

Gunung Putih

Salah satu obyek wisata andalan Kabupaten Bulungan yang begitu ramai dikunjungi wisatawan adalah Gunung Putih. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang menyajikan panorama alam yang begitu mempesona, tidak hanya sekedar gunung kapur yang menjulang tinggi saja, tapi hamparan persawahan yang mengelilinginya seakan menghiasi Gunung Putih. Lokasinya yang berada di Desa Gunung Putih, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Tanjung Palas ini cukup mudah dijangkau. Dan di lokasinya sendiri pun wisatawan tetap bisa menaiki puncaknya dengan mudah, karena sudah dibangun anak tangga untuk memudahkan para pengunjung. Konon katanya goa yang ada di Gunung Putih ini dulunya digunakan sebagai tempat semedi oleh Sultan Bulungan. Cukup menarik memang, salah satu obyek wisata di Bulungan yang menyimpan cerita sejarah yang cukup kental.

Hutan Mangrove Pulau Bunyu

Tak lengkap rasanya ketika kamu mengunjungi Pulau Buru hanya menikmati pantainya saja tanpa mampir di Hutan Mangrove Pulau Bunyu. Tidak hanya sekedar menikmati lebatnya hutan mangrove saja, tetapi juga ada Bekantan yang ada di dalam Hutan Mangrove Pulau Bunyu. Meskipun jarang terlihat dan tidak sebanyak di hutan mangrove Tarakan, tetapi jika kamu beruntung kamu bisa melihatnya. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini ada yang cukup menarik yakni spot selfie di jembatan kayu yang ada di dalam hutan mangrove. Dengan background rimbunnya mangrove dan artistiknya jembatan kayu mangrove akan menghasilkan sebuah karya fotografie yang cukup mengagumkan.

Museum Kesultanan Bulungan

Tak lengkap rasanya liburan kamu ketika menginjakkan kaki di Kabupaten Bulungan tanpa mampir di Museum Kesultanan Bulungan. Berbagai macam koleksi peninggalah Kesultanan Bulungan sangat tertata dengan rapi, mulai dari barang-barang peninggalan, serta buku-buku, dan berbagai macam barang peninggalah yang memang sangat khas dengan adat Bulungan. Museum Kesultanan Bulungan ini sudah memiliki usia ratusan tahun. Namun hingga kini saja kokoh berdiri, selain menjadi cagar budaya, juga menjadi tempat wisata di Kalimatan Utara yang wajib untuk dikunjungi.

Pantai Cemara

Disebut juga dnegan nama Pantia Mangkupadi, selain berada di Desa Mangkupadi, Kecamatan Tanjung Palas Timur, Pantai Cemara ini juga berdekatan dengan Pantai Kelapa. Memiliki pasir pantai yang cukup putih dan bersih, air lautnya yang biru serta ombaknya yang tidak begitu besar menjadi spot terbaik untuk menghabiskan hari libur kamu. Apalagi jika tidak nyebur di pantai atau hanya sekedar menikmati keindahan panorama Pantai Cemara dari pinggir pantai dan berpayung pohon cemara. Dan yang lebih menarik lagi, di Pantai Cemara atau Pantai Mangkupadi ini cukup sering digelar event kebudayaan atau acara adat yang bisa kamu nikmati kearifan lokalnya ketika kamu berada di Pantai Cemara.

Pantai Kelapa

Inilah salah satu wisata bahari yang menjadi andalan warga masyarakat Kabupaten Bulungan, Pantai Kelapa. Dikenal dengan sebutan Pantai Kelapa karena hampir semua garis pantainya dihiasi dengan tumbuhnya pepohonan kelapa di pinggirnya. Dan memang justru menjadi payung penyejuk bagi wisatawan ketika terik matahari siang hari mulai menyengat. Air lautnya yang berwarna biru, pasirnya yang putih bersih memang menjadi pesonanya untuk menggaet wisatawan. Apalagi Pantai Kelapa memiliki ombak yang tidak begitu besar, dan airnya yang juga bersih menjadi spot paling disukai oleh wisatawan untuk nyebur. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini terletak di Desa Mangkupadi yang masih di dalam Kecamatan Tanjung Palas Timur.

Pantai Nibung

Hingga saat ini Pantai Nibung juga masih memiliki pesona indahnya di tengah kerusakaan ekosistem yang diakibatkan pertambangan yang ada di Pulau Bunyu dan di lokasi dekat Pantai Nibung. Dan memang adanya pertambangan batubara dan juga minyak oleh Pertamina sangat meningkatkan perekonomian warga Pulau Nibung dan juga berkontribusi besar bagi Negara. Tapi ada efek lingkungan seperti banyaknya bongkahan batubara yang ada di bibir Pantai Nibung. Meskipun begitu tempat wisata di Kalimantan Utara ini tetap menjadi salah satu pantai favorit warga. Pasirnya yang putih dan sangat luas serta birunya air laut menjadi sajian utama di Pantai Nibung.

Pantai Sei Kura

Hampir mirip dengan Pantai Serdang yang sama-sama memiliki hamparan pasir yang begitu luas ketika air lautnya mulai surut. Pantai Sei Kura ini memiliki pasir pantai yang putih dengan kontur pantai yang landai akan semakin membuat wisatawan merasa bebas melakukan apa saja di pantai. Bahkan kamu juga bisa bermain bola ataupun bola voly di pinggir pantai. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini semakin terlihat begitu indah dengan adanya semacam sungai yang ada di pantainya, hal ini dikarenakan ketika air laut sedang surut. Cukup eksotis, dan bisa kamu jadikan sebagai spot selfie yang cukup keren di Pantai Sei Kura.

Pantai Serdang 

Tak kalah indahnya dengan Pantai Nibung, berada di pulau yang sama Pulau Bunyu, Pantai Serdang juga menjadi spot terbaik untuk melepaskan lelah. Apalagi memiliki hamparan pasir yang sangat luas dan juga kontur pantainya yang landai dan ombaknya yang tenang benar-benar menjadi pantai yang tepat buat nyebur. Air lautnya cukup jernih berwarna kebiruan dengan ombaknya yang pelan ketika surut cukup aman untuk anak-anak yang ingin bermain air. Pepohonan yang begitu rapat di pinggiran menjadi tempat peneduh dan spot ternyaman untuk bersantai menikmati indahnya tempat wisata di Kalimantan Utara ini. Buat para pemancing mania, di Pantai Serdang ini juga ada spot memancing yang cukup menjanjikan, terutama yang dekat dengan tebing.

Pantai Tanah Kuning

Tempat wisata di Kalimantan Utara ini tidak begitu jauh dari pusat Kota Tanjung Selor yang hanya membutuhkan waktu setidaknya kurang dari 2 jam. Ada pemandangan yang sangat menarik ketika kamu akan sampai di Pantai Tanah Kuning, yakni hamparan perkebunan kelapa yang tidak jauh dari Pantai Tanah Kuning. Pantai ini cukup eksotis dengan warna kuning pasir pantainya menjadi terlihat begitu unik. Salah satu spot fotografi ataupun selfie di Pantai Tanah Kuning yang cukup menghasilkan karya keren adalah di dermaga kapalnya. Apalagi ketika hari sudah mulai senja, sudah mulai terlihat begitu kerennya Pantai Tanah Kuning ini. Untuk lokasinya sendiri terletak di Desa Tanah Kuning, yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Tanjung Palas TImur.

Pantai Tanjung Arang

Masih belum begitu banyak atau seramai pantai-pantai lainnya yang ada di Pulau Bunyu, padahal pesona Pantai Tanjung Arang ini juga cukup eksotis ketika hari sudah mulai senja. Dan memang kebanyakan pengunjung di Pantai Tanjung Arang adalah para pemancing mania yang suka melakukan casting di pinggiran pantai. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang cukup menjanjikan bagi yang suka banget mincing di laut. Tetapi buat kalian yang ga suka memancing cukup menikmati indahnya panorama Pantai Tanjung Arang sembari bersantai di bawah pepohonan di pinggiran pantai.

Pantai TPI

Tak heran memang jika di Pulau Bunyu memiliki pantai-pantai yang cukup menarik dan salah satunya adalah Pantai TPI. Dinamakan Pantai TPI karena lokasi pantainya berdekatan dengan Tempat Pelelangan Ikan. Cukup unik kan, setelah kamu puas menikmati pasir putih dan birunya air laut di Pantai TPI kamu bisa melanjutkan berbelanja ikan-ikan segar hasil tangkapan nelayan di Tempat Pelelangan Ikan yang sangat dekat dengan pantai. Harganya sangat murah dan berbagai macam jenis ikan dijual di sana, mulai dari ikan hingga jenis kepiting atau cumi juga tersedia. Dan yang juga tak kalah menarik adalah Tempat Pelelangan Ikan ini ada di tengah pantai jadi kamu juga bisa selfie di dermaga dengan background birunya air laut.

Persemaian PT. Inhutani

PT. Inhutani adalahs ebuah Badan Usaha Indonesia yang dikelola oleh Perum Perhutani, dan perusahaan ini tersebar di seluruh Indonesia, jadi tidak hanya di Kabupaten Bulungan saja. Namun Persemaian PT Inhutani yang sangat layak untuk dijadikan tempat wisata di Kalimantan Utara salah satu yang ada di Kabupaten Bulungan. Bisa dikatakan sebagai destinasi Wana Wisata, jadi kamu akan melihat lebih dekat panorama di dalam hutan dengan pepohonan besar yang menjulang tinggi, serta area persemaian bibit kayu yang begitu hijau. Dan semakin lengkap lagi petualangan kamu jika kamu juga mampir ke Air Terjun La’as yang tidak jauh dari Persemaian PT. Inhutani. Secara administratif Persemaian PT. Inhutani ini terletak di Desa Pimping, yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Tanjung Palas Utara.

Pulau Bunyu

Mungkin lebih banyak yang mengenal Pulau Bunyu sebagai pulau pertambangan saja, padahal Pulau Bunyu memiliki cukup banyak spot indah yang perlu kamu nikmatin. Memang Pulau Bunyu ada pertambangan batubara dan juga pengeboran minyak Pertamina EP. Namun pulau ini juga sangat layak untuk menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang menarik untuk dikunjungi. Seperti keindahaan Pantai Nibung juga tersaji di Pulau Bunyu, begitu juga dengan pantai-pantai lainnya yang tak kalah eksotisnya. Membutuhkan waktu setidaknya 3 jam menggunakan speedboat dari Tanjung Selor atau sekitar 2 jam jika kamu berangkat dari Kota Tarakan.

Pulau Burung

Secara administratif Pulau Burung masuk di dalam wilayah Kecamatan Pulau Bunyu, Kabupaten Bulungan. Untuk lokasinya sendiri tidak begitu jauh dari Pulau Burung, kamu bisa menggunakan speed boat untuk menuju ke Pulau Burung. Yang sangat menarik di Pulau Burung adalah kamu bisa melihat lebih dekat berbagai macam burung yang menghuni Pulau Burung, terutama burung seperti burung camar. Selain itu Pulau Burung ini juga sebagai lokasi bermigrasinya burung-burung, jadi sangat menarik untuk dikunjungi. Dan tak kalah indahnya adalah pantainya yang berpasir putih dan keindahan alam bawah lautnya yang menjadi andalan utama Pulau Burung. Kamu bisa bersantai di atas pasir putih atau bersnorkeling di pinggiran Pulau Burung. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang masih minim informasi jadi tidak begitu banyak traveler yang mengunjunginya. Jadi jika kamu mengunjungi Pulau Bunyu maka sempatkan saja untuk mengunjungi Pulau Burung.

Pura Agung Jagat Benuanta

Ingin merasakan nuansa seperti berada di Pulau Dewata? Kamu harus datang ke Pura Agung Benuanta yang berokasi di wilayah Tanjung Selor. Selain menjadi pusat peribadahan umat Hindu, Pura Agung Jagat Benuanta juga menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara. meskipun begitu, bagi setiap traveler juga harus mentaati segala peraturan yang ada di Pura Agung Jagat Benuanta. Yang cukup menarik di pura tersebut adalah gapuranya yang biasanya dijadikan sebagai background selfie memiliki relief yang begitu indah. Dan nyaris tidak ada bedanya dengan pura-pura yang ada di Pulau Bali.

Rumah Adat Dayak Uma Bilung Lung

Di Tengah modernitas di Kecamatan Tanjung Selor Kabupaten Bulungan masih menyimpan, sebuah karya rumah adat khas Suku Dayak yang ada di Desa Jelarai Selor. Rumah adat tersebut cukup besar dengan berbagai ornamen atau relief di tiangnya yang sangat khas Suku Dayak dan ada tulisan di rumah tersebut Uma Bilung Lung. Rumah adat tersebut berada di tengah lapangan yang cukup luas yang ditumbuhi rerumputan nan hijau. Terlihat begitu klasik dan bisa juga menjadi cagar budaya yang dimiliki oleh Kabupaten Bulungan. Hanya masih dibutuhkan perawatan agar lebih banyak lagi mengundang wisatawan untuk melihat lebih dekat Rumah Adat khas Suku Dayak. 

Selimau Park

Obyek wisata di Kabupaten Bulungan ini memang nyaris tidak pernah sepi akan pengunjung, terutama wisatawan yang mengajak anak-anaknya. Dan memang Selimau Park ini di desain untuk wisata keluarga, mulai dari anak kecil hingga orang dewasa bisa menikmati berbagai macam wahana yang ada di dalamnya. Mulai dari kolam renang anak, perahu bebek untuk mengelilingi sungai, serta bagi yang ingin mencoba tes adrenalin ada juga flying fox. Dan tidak ketinggalan juga spot pemancingan bagi para pemancing mania. Ketika kamu sudah mulai lelah, restoran yang dibuat seperti saung-saung juga menyajikan berbagai macam masakan yang menggugah selera. Tempat wisata di Kalimatan Utara ini lokasinya terletak di wilayah Kecamatan Tanjung Selor Timur.

Sungai Gunung Seriang

Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang sangat cocok bagi pecinta fotografi. Sungai yang memiliki air yang sangat jernih ini berada di dalam hutan Gunung Seriang yang mengalir diantara bebatuan. Tidak begitu dalam memang, tetapi tetap saja sangat nyaman untuk berendam di sepanjang Sungai Gunung Seriang. Pinggiran sungai yang penuh akan pepohonan nan hijau semakin menambah eksotisme Sungai Gunung Seriang. Sebenarnya potensinya sungguh luar biasa jika dikelola dijadikan pemandian, pasti bakalan banyak traveler yang bakalan menyambangi Sungai Gunung Seriang. Apalagi lokasinya yang sangat dekat dengan pusat Kota Tanjung Selor, tepatnya di Desa Gunung Seriang.

Sungai Kayan

Jika kamu mencoba masuk ke pedalaman hingga ke dalam kawasan Taman Nasional Kayan Mentarang, maka Sungai Kayan ini memiliki arus yang sangat deras. Alirannya yang cukup deras serta cukup banyaknya bebatuan bisa dijadikan sebagai spot arung jeram dengan tingkat kesulitan yang lumayan dan memang harus yang professional. Dengan melewati hampir 20 desa yang ada di pinggiran sungai semakin menarik jika kamu mencoba mengarungi Sungai Kayan, baik menggunakan perahu karet atau bisa juga dnegan perahu long boat. Memasuki wilayah perkotaan Sungai Kayan biasa digunakan lomba dayung yang cukup memikat banyak wisatawan untuk menyaksikan event yang sudah menjadi tradisi ini. Sungai Kayan memang benar-benar sangat layak menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang nantinya menjadi destinasi paling popular di Kabupaten Bulungan.

Taman Nasional Kayan Mentarang

Dengan luas 1.3 juta hektar Taman Nasional Kayan Mentarang ini mencakup 3 Kabupaten di Provinsi Kalimantan Utara. Tak heran jika TNKM ini menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang sering dikunjungi wisatawan asing. Dan tak lain adalah keanekaragaman ekosistemnya. Selain ini berbagai spot destinasi wisata juga terdapat di dalamnya, mulai dari sungai yang bisa digunakan olahraga arung jeram, air terjun yang masih asri dan berbagai keanekaragaman hayati yang ada di dalam Taman Nasional Kayan Mentarang. Kamu bisa memasuki kawasan TNKM melalui Sungai Kayan dengan menggunakan perahu long boat. Sangat menarik pesona alamnya yang masih begitu perawan dan nyaris tanpa tersentuh manusia. Selain itu TNKM ini juga menjadi perbatasan antara NKRI dengan Negara tetangga Malaysia.

Taman Cendrawasih

Memang masih kalah indah jika dibandingkan dengan Taman Sungia Kayan yang tergolong juga masih baru. Taman Cendrawasih ini dibangun dengan konsep menjadi ruang terbuka hijau dan bisa digunakan sebagai tempat wisata alternatif bagi warga. Memang sangat hijau, mulai dari rerumputan serta pepohonan yang ada di dalamnya. Dan cukup menarik juga jika kamu ingin menghabiskan hari di dalam Taman Cendrawasih. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini juga cukup keren untuk kegiatan fotografi, karena memiliki layout taman yang cukup artistik. Taman yang berada di jalan Cendrawasih, Tanjung Selor ini juga sangat mudah untuk dikunjungi dan masih berada di dalam kota.

Taman Sungai Kayan

Dikenal juga dengan sebutan Tepian Sungai Kayan menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara tepatnya di pusat Kota Kabupaten Bulungan, Tanjung Selor. Inilah destinasi wisata favorit bagi masyarakat Kabupaten Bulungan. Ketika hari mulai senja akan banyak spot-spot untuk nongkrong yang dipenuhi oleh warga dari beragam usia, mulai dari anak-anak hingga dewasa. Berbagai wisata kuliner pun juga dijajakan di Taman Sungai Kayan. Menjadi destinasi yang sangat wajib buat kamu yang baru pertam kali menginjakkan kaki di Kabupaten Bulungan. Namun seperti fasilitas wahana air masih belum tersedia di Taman Sungai Kayan. Padahal potensinya sungguh luar biasa, indahnya Sungai Kayan saat ini hanya bisa dinikmati dengan mata saja, belum adanya wahana air seperti banana boat ataupun jetski.

Telaga Patra Pulau Bunyu

Pulau Bunyu tidak hanya menyajikan keindahan pantainya saja, tetapi juga memiliki telaga yang begitu indah dan selfieable tentunya. Telaga Patra namanya, yang cukup mudah dijangkau lokasinya hanya dengan menggunakaan kendaraan roda dua atau roda empat. Airnya yang begitu jernih dan berwarna kehijauan semakin terasa menyejukkan. Berpadu dengan pepohonan nan hijau yang ada di sekeliling telaga semakin terlihat begitu asri alamnya di tengah-tengah pertambangan yang menggila di Pulau Bunyu. Kamu juga bisa menggunakan rakit untuk mengelilingi tempat wisata di Kalimantan Utara ini, atau hanya sekedar bersantai di pinggiran telaga sembari berselfie ria.

Tugu Cinta Damai

Inilah salah satu landmark dari Kabupaten Bulungan yang memiliki desain yang sangat artistik. Dengan ujung tugu Burung Enggang terlihat begitu indahnya dengan kepakan sayapnya yang lebar. Tugu Cinta Damai menjadi spot selfie kekinian, bagi wisatawan yang baru mendatangi Kabupaten Bulungan. Lokasinya yang berada di kawasan Taman Sungai Kayan semakin membuat suasana begitu damai dengan terpaan angin-sepoi-sepoi Sungai Kayan. Akan lebih terlihat eksotisnya ketika menjelang sore hari, redupnya sang surya menghadirkan siluet yang mempesona. Begitu juga dengan malam hari suasana yang begitu romantis benar-benar hadir di Tugu Cinta Damai. Tak heran jika Tugu CInta Damai kini menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang sangat ikonik. 

Water Fans Pulau Bunyu

Inilah satu-satunya wahana bermain air yang ada di Pulau Bunyu. Memang masih jauh jika dibandingkan dengan water park atau water boom, tetapi dengan adanya Water Fans di Pulau Bunyu semakin menambah destinasi wisata khususnya destinasi wisata keluarga. Berbagai waha seperti seluncuran, pelampung juga di sediakan. Dengan kolamnya yang sangat jernih dan juga dangkal sangat aman untuk anak-anak yang ingin bermain air di Water Fans. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang cukup ramai ketika akhir minggu atau musim liburan, dan kebanyakan warga Pulau Bunyu menghabiskan hari liburnya di Water Fans.

Tempat Wisata di Malinau

Di Kabupaten inilah keasrian hutan masih benar-benar terjaga, dan tak heran jika salah satu Taman Nasional Kayan Mentarang sebagian besar wilayahnya masuk di Kabupaten Malinau. Dan pada akhirnya membuat Kabupaten Malinau sebagai daerah yang memiliki potensi wisata yang luar biasa. Tak hanya wisatawan domestik saja yang datang ke Kabupaten Malinau, tapi juga wisatawan asing baik dengan tujuan traveling atau penelitian. Selain hutan konservasi masih banyak tempat wisata di Kalimantan Utara lainnya yang berada di Kabupaten Malinau yang cukup menarik untuk dikunjungi. Dan berikut ini daftar beberapa obyek wisata di Malinau yang akan membuatmu terpukau.

Air Terjun Jumpolon

Eksplorasi alam Kabupaten Malinau memang cukup menyenangkan, meskipun lelah tapi tetap terbayar ketika melihat keindahan alam yang dimiliki Kabupaten Malinau. Dan salah satunya adalah Air Terjun Jumpolon yang berlokasi di Desa Paking yang masih di dalam wilayah Mentarang. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini tidak diragukan lagi akan panorama alamnya. Pepohonan yang menjulang tinggi seakan mempercantik Air Terjun Jumpolon. Memang membutuhkan waktu yang tidak sebentar untuk menuju lokasi air terjun. Dengan melewati jernihnya sungai serta menyibak lebatnya hutan konservasi Malinau menjadikan pengalaman wisata kamu semakin tidak terlupakan.

Air Terjun Marthin Billa

Meskipun tidak memiliki titik semburan air panas seperti di Air Terjun Semolon, namun Air Terjun Marthin Billa tetap memiliki pesona yang sungguh luar biasa. Dan salah satunya adalah ketinggian air terjun yang setinggi 70 meter. Debit airnya yang cukup besar memenuhi kolam di bawahnya yang begitu luas. Airnya yang sangat jernih serasa mengundang semua wisatawan untuk berendam atau berenang di bawah Air Terjun Marthin Billa. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini dinamakan seperti Bupati Malinau terdahulu yang menjabat selama 2 periode. Karena Bupati Marthin Billa ini cukup memberikan perhatian terhadap tempat-tempat wisata seperti air terjun maka dinamaknlah Air Terjun Marthin Billa. Lokasinya cukup jauh jika dari pusat Kota Malinau yang membutuhkan waktu selama 3 jam perjalanan atau sekitar 30 km dari Desa Long Toreh yang berada di Kecamatan Malinau Selatan.

Air Terjun Mini Lekadan

Memang masih belum begitu banyak traveler yang mengetahui bahkan mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Utara yang satu ini, Air Terjun Mini Lekadan. Hanya beberapa komunitas pecinta alam seperti MTMA Malinau yang sudah mengeksplorasi alam Kabupaten Malinau. Air Terjun Mini Lekadan ini berada di tengah hutan yang cukup berdekatan dengan lokasi perbatasan antara Indonesia dengan Malaysia. Cukup menarik sebenarnya mengunjungi obyek wisata di Malinau ini, butuh perjuangan serta kamu akan merasa lebih dekat dengan alam. 

Air Terjun Semolon

Mungkin dari sekian banyak air terjun yang ada di Indonesia hanya Air Terjun Semolon yang memiliki keunikan tersendiri. Air Terjun Semolon ini tidak hanya menyajikan kesegaran airnya yang dingin saja, tetapi juga air hangat. Ada bebera titip semburan air panas yang ada di air terjun dengan kontur bertingkat ini. Jadi kamu bisa merasakan sensasi mandi di air dengan dua rasa hangat dan dingin. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang cukup ikonik dengan konturnya yang bertingkat-tingkat serta panorama alamnya yang masih begitu terjaga keasriannya. Lokasinya tergolong cukup jauh dari pusat Malinau Kota, butuh setidaknya 2 jam perjalanan. Lokasi tepatnya berada di Desa Paking, yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Mentarang.

Desa Apau Ping

Sangat berbeda dengan Desa Wisata Setulang yang sangat mudah aksesnya terutama jalan darat menuju ke lokasi. Berbeda jauh dengan Desa Apapu Ping yang hanya bisa ditempuh melalui udara dan sungai. Desa ini berbatasan langsung dengan Negara tetangga Malaysia, yang memiliki beragam pesona alamnya. Dalam perjalanannya saja kamu sudah disuguhi sungai-sungai besar yang hampir sepanjang perjalanan dikelilingi hutan yang begitu lebat. Dan membutuhkan waktu setidaknya hampir seharian jika kamu dari pusat Kota Malinau, cukup jauh memang. Tapi pesona alamnya yang masih asri menjadi sajian utama Desa Apau Ping, begitu juga dengan kearifan lokal yang dimiliki yang hingga kini masih terikat dengan adat dan istiadatnya. Sangat pantas jika Desa Apau Ping ini menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang menyajikan petualangan yang istimewa. Mulai dari sungai yang penuh dengan jeram begitu juga dengan alam perbukitan dan hutannya yang masih belum tersentuh modernisasi.

Desa Pulau Sapi

Kabupaten Malinau memang memiliki destinasi wisata pedesaan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Tidak hanya Desa Apapu Ping yang berada di perbatasan dengan Malaysia dan juga Desa Wisata Setulang saja, namun seperti Desa Pulau Sapi ini juga memiliki daya tarik tersendiri. Bahkan perjalanan menuju Desa Pulau Sapi saja cukup menarik, seperti ada jembatan gantung yang cukup panjang yang biasanya dijadikan spot selfie wisatawan yang akan berkunjung ke Desa Pulau Sapi. di desa ini kamu juga akan melihat lebih dekat kearifan lokal dengan berbagai adat istiadatnya, dan juga rumah adat yang berusia puluhan tahun. Seperti Rumah Balai Adat yang sering digunakan sebagai tempat bermusyawarah para warga Desa Pulau Sapi. Desa Pulau Sapi memang sangat layak menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang memiliki pesona sama seperti desa-desa yang lainnya. Desa Pulau Sapi secara administratif masih masuk di dalam wilayah Kecamatan Mentarang.

Desa Wisata Setulang

Inilah salah satu destinasi wisata andalan Kabupaten Malinau yang menghadirkan kebudayaan khas dari Suku Dayak Kenyah dan juga panorama alam Desa Setulang yang begitu asri alamnya. Sebagai desa perbatasan Desa Wisata Setulang ini banyak dikunjungi wisatawa, dan tidak hanya wisatawan domestik saja yang melihat eksotisme, tapi juga wisatawan asing yang sangat kagum dengan budaya serta keindahan alamnya. Kamu bisa menemui rumah adat Suku Dayak Kenyah yang sudah berusia cukup tua. Dan tak jarang juga event kebudayaan seperti tarian adat dan berbagai pertunjukkan sering diadakan di dalam Desa Wisata Setulang. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang cukup menarik minat para traveler untuk melihatnya lebih dekat. Untuk lokasinya tidak begitu jauh dari pusat Kota Malinau yang hanya membutuhkan beberapa jam saja.

Gunung Sidi

Jika kamu memiliki jiwa berpetualang ketika mengunjungi Kabupaten Malinau maka sempatkanlah untuk mendaki Gunung Sidi. Perjalanan kamu akan sangat mengesankan dengan melewati sungai-sungai di pedalaman hutan Kalimantan dan juga menyibak lebatnya hutan yang masih terjaga keasriannya. Namun untuk mendaki Gunung Sidi alangkah baiknya menggunakan pemandu dari desa terdekat, hal tersebut untuk menghindari salah arah. Pesonanya begitu menggoda mata memang, kamu bisa melihat indahnya hutan Kalimantan dari ketinggian, serta lekukan sungai yang begitu eksotis,belum lagi pesona sunrise dan eksotisnya sunset di atas puncak Gunung Sidi. Lokasi tempat wisata di Kalimantan Utara ini tepatnya terletak di Desa Long Loreh yang masih di dalam wilayah Kecamatan Malinau Selatan.

Hutan Tane Olen

Ketika kamu mengunjungi Desa Wisata Setulang rasanya tak lengkap jika kamu tidak memasuki Hutan Tane Olen. Hutan yang penuh dengan pesona dan menyimpan berbagai keindahan di dalamnya, mulai sungainya yang sangat jernih serta Air Terjun Hutan Olen juga tersaji bagi siapapun yang mendatanginya. Jika kamu masih merasa kurang puas kamu juga bisa nge-camp di pinggiran sungai yang menyimpan begitu banyak ikan di dalamnya. Tapi akan lebih amannya lagi jika kamu mengajak beberapa pemandu dari Desa Setulang yang mayoritas Suku Dayak Kenyah. Akan lebih menarik pastinya penglaman wisata kamu di tempat wisata di Kalimantan Utara ini.

Sungai Gita

Berada di bawah kaki pegunungan Mentarang Baru, membuat Sungai Gita ini terlihat begitu sejuk dengan airnya yang sangat jernih. Tidak usah tanya lagi panorama alam sekitar sungainya, sudah pasti masih asri banget. Udaranya yang begitu bersih akan selalu menyelimuti kamu dan terbebas dari yang namanya polusi. Arus Sungai Gita ini cukup lumayan deras, buat kamu yang suka river tubing mungkin bisa mencoba di Sungai Gita. Atau kamu juga bis amenikmati keindahaan pinggiran sungai dengan menggunakan perahu long boat khas Kalimantan, atau bisa juga mencoba memakai perahu karet. Sungai Gita ini benar-benar sangat layak untuk menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang menyajikan panorama alamnya yang begitu asri.

Sungai Setaban

Lokasi Sungia Setaban ini berada di dalam wilayah Desa Wisata Setulang yang masuk di dalam wilayah Kecamatan Malinau Selatan Hilir. Sungai Setaban ini memiliki air yang sangat jernih, bahkan hingga dasar sungainya pun terlihat dengan jelas. Kamu bisa dengan puas mandi di sungai dengan berpayungkan pepohonan yang menjulang tinggi ke angkasa. Kamu juga bisa melakukan aktifitas seperti river tubing sembari menikmati pinggiran Desa Wisata Setulang, tapi tetap gunakan pemandu dari desa setempat agar tidak terlalu jauh mengikuti arus. Selain itu kamu juga bisa memancing, bagi yang hobi memancing, Sungai Setaban menawarkan sensasi strike ikan-ikan tawar. Sungai Setaban memag sangat layak jika menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara, apalagi juga berada di dalam wilayah Desa Wisata Setulang.

Sungai Tanjung Lima

Pulau Kalimantan memang tidak terlepas dengan yang namanya sungai, makanya tidak heran jika dijuluki pulau seribu sungai. Dan salah satu sungai yang berpotensi menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara adalah Sungai Tanjung Lima. Sungai ini memiliki arus yang cukup deras, jadi potensi akan olahraga arung jeram sangatlah besar. Rintangan bebatuan yang ada di tengah dan di pinggir sungai menjadi tantangan tersendiri bagi para pecinta olahraga arung jeram. Dan kamu juga bisa menikmati keindahan hutan lindung di sepanjang Sungai Tanjung Lima. Dan untuk lokasinya sendiri tidak begitu jauh dari pusat Kota Malinau, yakni terletak di wilayah Respen yang masih di dalam wilayah Kecamatan Malinau Selatan.

Taman Nasional Kayan Mentarang

Sebelumnya dijadikan sebagai Cagar Alam oleh pemerintah Indonesia, dan kemudian berubah menjadi Taman Nasional Kayan Mentarang atas rekomendasi WWF. Selain menjadi perbatasan dengan Negara tetangga Malaysia, Taman Nasional Kayan Mentarang juga menjadi wilayah 3 kabupaten di Kalimantan Utara. Seperti Kabupaten Nunukan, Kabupaten Bulungan, dan juga Kabupaten Malinau. Sangat menarik memang bagi pecinta petualangan, kamu tidak hanya disajikan hutan konservasi yang begitu luas dengan keanekaragaman hayati saja, tetapi kamu juga akan mengenal desa-desa yang berada di dalam hutan dan di sepanjang sungai yang membelah Taman Nasional Kayan Mentarang. Berbagai aktifitas pun juga bisa kamu lakukan, mulai dari berarung jeram, camping, serta berburu babi ataupun memancing di sungai-sungai di tengah hutan. Benar-benar tempat wisata di Kalimantan Utara yang menjanjikan petualangan.

Tempat wisata di Tana Tidung

Kabupaten yang sebelumnya masuk di dalam wilayah Provinsi Kalimantan Timur ini mungkin masih belum banyak yang mengenalnya. Kini Kabupaten yang cukup terkenal dengan Sungai Sesayap ini berada di dalam wilayah Provinsi Kalimantan Utara. Berada di wilayah bagian timur, Tana Tidung memiliki potensi destinasi wisata yang sangat beragam. Tidak mau kalah dengan kabupaten-kabupaten lainnya yang ada di Provinsi Kalimantan Utara, Tana Tidung juga menghadirkan tempat wisata yang cukup menarik untuk dikunjungi. Dan berikut ini tempat wisata di Kalimantan Utara yang terletak di Kabupaten Tana Tidung.

Air Terjun Batu Mapan

Lokasinya sangat dekat dengan pusat Kota Tideng Pale yang tak lebih dari 30 menit perjalanan darat. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini terletak di Km. 4 yang masih masuk di wilayah Kecamatan Sesayap. Memang tidak begitu tinggi tetapi airnya sangat jernih yang mengalir hingga memenuhi kolam di bawahnya. Dengan kedalaman sedang, kamu bisa bersantai sembari berendam di kolam Air Terjun Batu Mapan. Kamu juga bisa mendirikan kemah di kawasan air terjun yang tergolong cukup asri yang cukup banyak ditumbuhi pepohonan yang lumayan bisa menjadi peneduh. 

Air Panas Sungai Lisun

Potensi alamnya sungguh luar biasanya hanya saja butuh pengelolaan yang lebih serius lagi. Seperti Air Panas Sungai Lisun yang berada di Desa Buong Baru yang masih di dalam wilayah Kecamatan Sesayap Hilir. Berpotensi memiliki pemandian air panas yang kemungkinan besar akan meningkatkan perekonomian warga desa setempat dan juga menambah PAD. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang masih terlihat alami, kamu juga bisa menikmati panorama alam hutan yang masih begitu asrinya. Sangat menarik sebenarnya dengan adanya sungai-sungai kecil bisa menjadi pemandian alami yang cukup menyegarkan. 

Air Terjun Gunung Rian

Tidak begitu jauh lokasinya jika kamu berangkat dari pusat Kota Tideng Pale ke obyek wisata andalan Kabupaten Tana Tidung ini. Hanya membutuhkan waktu setidaknya kurang lebih 1 jam perjalan darat ke Desa Safari Rian yang masih di dalam wilayah Kecamatan Sesayap. Air Terjun Gunung Rian ini memiliki ketinggian total 90 meter yang berkontur berundak-undak. Bagi para pecinta alam terutam panjat tebing, mungkin inilah obyek wisata yang dicari-cari. Dengan kontur berundak memungkinkan para pemanjat professional menaikinya hingga puncak air terjun. Tebing yang begitu terjal, airnya yang sangat jenih, serta hijaunya pepohonan di kawasan air terjun semakin mendamaikan suasana di Air Terjun Gunung Rian. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang selalu dikunjungi wisatawan, tak hanya wisata domestik saja, tetapi wisatawan asing pun juga sering berkunjung di Air Terjun Gunung Rian.

Balai Adat Suku Dayak Berusu

Kamu bisa melihat lebih dekat arsitektural dari Balai Adat Suku Dayak Berusu di Desa Limbu Sedulun yang masih berada di dalam wilayah Kecamatan Sesayap. Rumah yang berbentuk panggung dengan ketinggian sekitar 1 meter tersebut memiliki relief yang begitu khas Suku Dayak. Lukisan floral yang menghiasi dinding serta gapura masuk Balai Adat begitu terlihat artistik. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang memiliki atap dari seng, namun di dalamnya tetap merasakan sejuk dan tidak begitu panas. Ketika hari-hari tertentu di Balai Adat Suku Dayak Berusu ini sering kali diadakan acara adat, dan cukup menarik sekali untuk dilihat secara langsung.

Balai Adat Tidung

Kabupaten Tana Tidung memang memiliki warisan budaya berupa rumah adat yang cukup banyak, selain Balai Adat Suku Dayak Berusu, juga ada Balai Adat Tidung. Yakni warisan dari Suku Tidung yang ada di Kabupaten Tana Tidung. Lokasi Balai Adat Tidung ini berada di Desa yang sama dengan Danau Hijau, yakni di Desa Menjelutung yang masih di dalam wilayah Kecamatan SesayapHilir. Cukupmenarik dan berpotensi menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang mampu menggaet wisatawan. Balai Adat Tidung ini dibuat menggunakan kayu ulin sebagai kayu khas dari Pulau Kalimantan. Arsitekturnya yang begitu artistik dan berbentuk panggung tersebut hampir sama dengan obyek wisata Baloy Adat Tidung yang ada di Kota Tarakan.

Bunker Belanda Guong Baru

Salah satu warisan sejarah ketika era kolonial juga dimiliki oleh Kabupaten Tana Tidung yang berupa Bunker Belanda di Desa Guong Baru yang berada di dalam Kecamatan Sesayap Hilir. Bunker yang masih belum diketahui kedalamannya ini berada beberapa meter di bawah tanah. Kalau kamu ingin mengunjunginya mesti mengajak pemandu dari desa setempat, karena Bunker Belanda ini tertutup oleh semak belukar jadi tidak terlihat. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini seharusnya bisa menjadi cagar budaya yang terawat, namun sayang hingga kini tidak begitu terawat dan terkesan cukup angker.

Danau Hijau Desa Menjelutung

Tak jarang bekas pertambangan menyisakan kubangan besar yang merusak ekosistem di sekitarnya. Dan salah satunya adalah pertambangan batu bara yang ditinggal begitu saja dan hanya menyisakan kubangan menganga. Namun ada yang berbeda bekas pertambangan di Desa Menjelutung, Kecamatan Sesayap Hilir ini menyisakan danau yang memiliki air berwarna hijau atau tosca. Justru bekas pertambangan batubara ini menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara Utara yang cukup menarik untuk dikunjungi. Untuk lokasinya sendiri memang cukup lumayan dari Desa Menjelutung dan membutuhkan beberapa menit perjalanan. Namun setibanya disana kamu akan disuguhi keindahan bekas tambang batubara yang sangat eksotis. 

Goa Pangeran

Masih berada di dalam wilayah Kecamatan Sesayap dan tidak begitu jauh dari Air Terjun Batu Mapan terdapat Goa Pangeran tepatnya di Km. 6. Konon kabarnya Goa Pangeran ini dahulunya digunakan sebagai tempat pertapaan oleh para pangeran. Goa Pangeran ini tidak terlalu dalam, jadi kamu bisa masuk ke goa dengan aman. Dan tidak jauh dari Goa Pangeran terdapat air terjun yang cukup eksotis sebagai tempat bersantai menikmati kejernihan air. Namun agak disayangkan tempat wisata di Kalimantan Utara ini tidak begitu terawat jadinya banyai ditumbuhi semak belukar. Dan juga minimnya informasi yang menjadikannya sepi dari pengunjung. 

Hutan Lindung Sungai Sesayap

Ketika kamu berada di Kabupaten Tana Tidung, maka salah satu obyek wisata yang wajib kamu kunjungi adalah Hutan Lindung Sungai Sesayap. Yang cukup menarik adalah kamu tidak menikmatinya dengan memasuki hutan lindung, tetapi kamu menggunakan perahu long boat dengan menyusuri Sungai Sesayap. Bahkan tak jarang begitu banyak fauna yang bisa kamu lihat di pinggiran sungai, seperti kera, berbagai macam burung senantiasa menemani perjalanan kamu di Hutan Lindung Sungai Sesayap. Dan yang paling terkenal di tempat wisata di Kalimantan Utara ini adalah sebagai tempat penghasil udang. Kamu bisa melihat secara dekat para warga yang menjaring udang di pinggiran Sungai Sesayap.

Hutan Mangrove dan Bekantan

Inilah maskot dari Pulau Kalimantan yang di dunia hanya ada di Pulau Kalimantan saja, Bekantan. Iyaa salah satu spesies kera ini bisa kamu temui di kawasan Hutan Mangrove yang ada di Kabupaten Tana Tidung. Selain melihat lebih dekat Bekantan kamu juga bisa menikmati suasana teduh yang ada di Hutan Mangrove. Dan sudha pasti di HUtan Mangrove juga menjadi spot memancing yang cukup menjanjikan. Buat kalian yang hobi memancing jangan lupa bawa perlengkapan memancing ketika mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Utara ini. 

Persemaian Inhutani Tana Tidung

Hampir sama dengan yang ada di Kabupaten Bulungan, di Kabupaten Tana Tidung juga ada Persemaian Inhutani Tana Tidung. Di tempat inilah regenerasi atau konservasi hutan digalakkan, bahkan kamu juga bisa melihat proses persemaian dari bibit-bibit tanaman yang dikembangkan lalu di tanam kembali di lahan yang masih terbuka. Dan yang cukup menarik adalah kamu akan merasa lebihd ekat lagi dengan alam. Pepohonan yang sudah berumur puluhan tahun tersebar di kawasan Persemaian Inhutan Tana Tidung. Selain menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara tempat persemaian ini juga bisa dijadikan sebagai wisata edukasi bagi siswa agar ikut menjaga kelestarian hutan di Kalimantan Utaran khususnya di Kabupaten Tana Tidung.

Sungai Rongkang

Inilah destinasi wisata yang lagi ramai dikunjungi para wisatawan lokal, Sungai Rongkang namanya yang berada di wilayah Kecamatan Tideng Pale. Hampir setiap hari libur Sungai Rongkang selalu penuh dengan wisatawan yang ingin menikmati segarnya pemandian alami berupa sungai yang ada di dalam hutan. Airnya yang begitu jernih hingga dasar sungainyapun begitu jelas dilihat dan sebagian kedalamannya yang sedang bahkan tergolong dangkal menjadi tempat yang aman buat anak-anak yang ingin bermainan air. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini semakin terlihat begitu indah dengan banyaknya pepohonan di pinggiran sungai yang seakan menjadi payung alami buat Sungai Rongkang.

Sungai Sesayap

Tidak hanya Kabupaten Malinau saja yang memiliki Sungai Sesayap, tetapi Kabupaten Tana Tidung pun juga memiliki Sungai Sesayap yang berpadu dengan indahanya hutan lindung. Sepertinya cukup ikonik Sungai Sesayap dengan Kabupaten Tana Tidung, dan tak lengkap juga jika kamu berada di Kabupaten Tana Tidung tanpa mengarungi tempat wisata di Kalimantan Utara ini. Kamu bisa menyewa speed boat atau long boat dan menyusuri Sungai Sesayap hingga pedalaman. Panoramanya sungguh luar biasa indahnya, kamu bisa melakukan aktifitas seperti memancing atau hanya sekedar menikmati indahnya alam Pulau Kalimantan. Dan jika kamu beruntung kamu bisa menjumpai Ikan Pesut yang semakin langka dijumpai di Sungai Sesayap. Ikan Pesut ini kabarnya hanya tinggil puluhan ekor saja yang hidup di Sungai Sesayap. 

Tempat Wisata di Tarakan

Inilah Kota yang ada di dalam Provinsi Kalimantan Utara yang berhadapan langsung dengan Laut Sulawesi. Kota Tarakan yang menempati urutan ke 17 sebagai Kota Terkaya di Indonesia ini memang memiliki sejarah yang cukup panjang. mulai dari era Kerajaan Tidung atau dikenal dengan Kerajaan Tarakan hingga ke era kolonialisme Belanda. Keberagaman budaya antara beberapa etnis di Kota Tarakan mulai dari Suku Tidung, Suku Dayak, Jawa, Bugis, Tionghoa, dan lain-lain semakin membuat Kota ini nyaman untuk ditinggali. Apalagi dengan cukup banyaknya destinasi wisata yang ada di Kota Tarakan akan semakin menarik minat para wisatawan untuk datang di Tarakan. Dan berikut ini tempat wisata di Kalimantan Utara, tepatnya di Kota Tarakan yang akan membuat kamu terpukau melihatnya.

Air Terjun Karungan

Dinas pariwisata Kota Tarakan memang lagi menggenjot obyek wisata Air Terjun Karungan agar menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang mampu bersaing dengan obyek wisata lainnya. Selain wisatawan bisa menikmati keindahan Air Terjun Karungan juga bisa menikmati keindahan kawasan di Air Terjun Karungan. Seperti adanya jembatan gantung yang menjadi spot selfie favorit wisatawan dan juga agrowisata yang masih berada di dalam kawasan Air Terjun Karungan. Dan yang cukup menarik adalah adanya kolam pemandian tepat di bawah air terjun dengan kedalaman yang sedang semakin membuat wisatawan merasa nyaman dan cukup betah dengan berendam di kolam di bawah Air Terjun Karungan. Untuk lokasinya sendiri, Air Terjun Karungan ini berada di Kelurahan Mamburungan yang masih di wilayah Kecamatan Tarakan Timur.

Bais Hills

Disebut juga sebagai Taman Bermain dan Resto Bais Hills adalah destinasi wisata yang sangat cocok buat wisata keluarga. Memiliki area bermain anak-anak serta kolam air dan juga berbagai wahana permaianan air akan membuat betah anak-anak. Begitu juga dengan orang dewasa bisa mencicipi berbagai macam kuliner yang disajikan di Resto Bais Hills, sembari menikmati taman Bais Hills yang tampak begitu rapi dan juga bersih. Tak jarang juga area bermain yang menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara ini juga sebagai obyek fotografi dan sudah pasti selfie para wisatawan tak akan dilupakan. Dan untuk lokasinya sendiri tidak begitu jauh dengan Pantai Amal yang berada di Jalan Amal Baru.

Baloy Adat Tidung

Obyek wisata satu ini menjadi destinasi yang sangat wajib kamu kunjungi ketika kamu baru pertama kali menginjakkan kaki di Kota Tarakan. Baloy Adat Tidung adalah kawasan adat Suku Tidung, mulai dari museum Suku Tidung, Rumah Adat Suku Tidung, hingga ada bangunan kecil yang berfungsi sebagai tempat berkomunikasi dengan para leluhur. Selain itu ada bangunan yang cukup menarik yakni Lubung Kilong yang biasanya digunakan sebagai tempat untuk musyawarah adat, pelantikan kepala adat hingga untuk pagelaran kesenian Suku Tidung. Dan yang membuat unik tempat wisata di Kalimantan Utara ini adalah mayoritas bangunannya dibangun menggunakan kayu ulin, yakni kayu khas Pulau Kalimantan yang sangat kuat dan tahan terhadap berbagai cuaca maupun air. Baloy Adat Tidung selain menjadi tempat wisata juga sebagai spot fotografi yang bertemakan budaya, dan tidak ketinggalan juga selfie menjadi msebuah keharusan di Baloy Adat Tidung.

Bukit Pohon Satu

Inilah destinasi wisata yang lagi hits di Kota Tarakan, namanya Bukit Pohon Satu. Cukup unik memang dari namanya, dan memang hanya ada satu pohon mangga besar yang tumbuh di atas bukit. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang terlihat begitu eksotis dan ketika hari mulai senja suasana akan menjadi sangat romantis di Bukit Pohon Satu. Jangan sendirian ya guys, ajak pasangan kamu untuk menikmati keindahan di Bukit Pohon Satu yang berlokasi di Tanjung Palas. Dan Bukit Pohon Satu ini memang menjadi spot selfie yang lagi hits di Kota Tarakan, bahkan sangat sering pengambilan photo pre wedding di obyek wisata ini dengan mengambil background pohon yang ada di atas bukit tersebut. Dan sepertinya sangat menarik jika kamu mendirikan camp di areal Bukit Pohon Satu, sembari menikmati indahnya malam penuh bintan di Kota Tarakan.

Bunker Peninggalan Jepang

Di kawasan Bunker Peninggalan Jepang ini tidak hanya terdapat bunker saja, tetapi juga berbagai peninggalan Jepang ketika Perang Dunia II. Ada bangunan seperti untuk logistik, tangki raksasa atau Wash Tank yang peyok terkena bom dari sekutu dan juga meriam buatan Jerman tahun 1902. Sangat menari ketika kamu mengunjungi cagar budaya yang ada di Kota Tarakan ini. Dan memang tidak hanya wisatawan lokal saja yang mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Utara ini, tetapi juga wisatawan asing yang ingin melihat peninggalan Perang Dunia II. Lokasinya yang ada di perbukitan kamu juga bisa melihat panorama pantai yang begitu indahnya, terutama dari lokasi Meriam buatan Jerman yang memang mengarah ke lautan. Untuk lokasi peninggalan Jepang ini tidak begitu jauh dari bandara Juwata dan obyek wisata seperti Taman Lansia dan Taman Monumen Penghargaan.

Embung Binalatung

Udah bosan dengan wisata pantai atau padatnya perkotaan di Tarakan?Inilah destinasi wisata di Kota Tarakan yang menjanjikan sebuah kedamaian, Embung Binalatung namanya. Tempat wisata di Kalimantan Utara yang lagi hits ini terletak di Kampung Satu Skip, yang masih di dalam wilayah Kecamatan Tarakan Tengah. Yang paling menarik di Embung Binalatung ini adalah ketika malam hari, dengan cuaca yang sangat cerah kamu bisa nge-camp di pinggiran embung. Suasananya begitu romantis dengan sinar bintang di langit membuat kamu semakin betah menikmati malam di Embung Binalatung. Selain itu kamu juga bisa memancing ikan tawar yang banyak hidup di Embung Binalatung.

Islamic Center Baitul Izzah 

Selain berwisata budaya serta alam, ketika kamu di Kota Tarakan juga bisa berwisata religi, yakni di Islamic Center Baitul Izzah. Masjid Baitul Izzah atau Islamic Center Tarakan ini menjadi yang terbesar dan termegah di Provinsi Kalimantan Utara. Lokasinya yang berada di Kampung Empat ini cukup mudah untuk dijangkau dan sangat dekat dengan pusat Kota Tarakan. Islamic Center Baitul Izzah ini memiliki arsitektur timur tengah yang sangat artistik, dan dipadukan dengan kubahnya yang berwarna merah membuat masjid tersebut begitu indah dipandang. Sebagai pusat peribadahan umat Islam dan juga tempat wisata di Kalimantan Utara, juga akan dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti gedung pertemuan dan juga gelanggangang olahraga dan juga gedung perkantoran. Menjadi destinasi wajib bagi umat Islam ketika mengunjungi Kota Tarakan dan dilanjutkan untuk beribadah di Islamic Center Baitul Izzah.

Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan

Tak lengkap perjalanan wisata kamu di Kota Tarakan tanpa mengunjungi Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan. Selain kamu bisa menikmati keindahan hutan mangrove kamu juga bisa melihat lebih dekat monyet hidung panjang yang bernama Bekantan. Bekantan memang sudah menjadi ikon pariwisata Kota Tarakan dan mereka memang hidup di kawasan hutan mangrove karena pucuk daun mangrove sebagai makanan utama mereka dan juga pisang sanggar. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang menjadi destinasi andalan Kota Tarakan yang mampu mendatangkan begitu banyak wisatawan tiap tahunnya. Dan memang yang paling menarik untuk dilihat adalah aktifitas Bekantan yang cukup menggemaskan yang hidup bebas di kawasaan hutan mangrove. Lokasi Kawasan Konservasi Mangrove dan Bekantan ini terletak di Jalan Gajah Mada yang tergolong cukup dekat dengan pusat Kota Tarakan.

Museum Rumah Bundar

Tarakan memang memiliki sejarah yang cukup panjang mulai dari Kerajaan hingga era kolonial Belanda, dan juga ketika era perang dunia II. Dan Museum Rumah Bundar inilah salah satu peninggalan Perang Dunia II yang menjadi cagar budaya bagi Kota Tarakan. Museum Rumah Bundar ini dahulunya didirikan oleh tentara Australia yang waktu itu membantu mengusir tentara Jepang dari Bumi Kalimantan, khususnya di Kota Tarakan. Yang paling unik dengan tempat wisata di Kalimantan Utara ini adalah arsitektur museumnya yang berbentuk setengah lingkaran dan hingga kini juga tidak berubah hanya ada perbaikan di beberapa sisi bangunan saja. Museum Rumah Bundar ini menyimpan berbagai barang peninggalan seperti berbagai macam persenjataan dan ada juga seperti baling-baling pesawat Perang Dunia II. Untuk lokasinya sendiri terletak di Jalan Danau Ampang yang tidak begitu jauh dari pusat Kota Tarakan.

Pantai Amal

Memiliki pasir yang berwarna putih bersih menjadikan Pantai Amal sebagai destinasi favorit masyarakat Tarakan ketika menghabiskan hari libur. Meskipun sangat minim akan wahana air seperti banana boat dan lainnya, tetap saja Pantai Amal selalu ramai dijamah pengunjung. Ketika air lautnya surut hamparan pasirnya begitu luas dan itulah yang membuat wisatawan begitu leluasa melakukan berbagai aktifitas di pinggiran pantai, mulai dari bermain bola hingga hanya sekedar bersantai menikmati panorama pantai. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini juga memiliki dermaga yang biasanya dijadikan spot memancing maupun selfie dengan background sunrise yang begitu indah sempurna. Untuk lokasi Pantai Amal ini berada di dalam wilayah Kecamatan Tarakan Timur.

Pantai Binalatung

Tidak hanya Pantai Amal saja yang menjadi ikon wisata bahari Kota Tarakan, tetapi Pantai Binalatung juga menjadi spot wisata kekinian di Kota Tarakan. Pantainya yang begitu bersih, serta memiliki pasir pantai putih bersih menjadi alasan wisatawan suka menghabiskan waktu di Pantai Binalatung. Fasilitas seperti gazebo, resto yang menjajakan berbagai masakan serta pepohonan rindang cemara semakin menjadi penghias Pantai Binalatung. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini juga memiliki air pantai yang begitu bersih serta kebiruan. Dengan konturnya yang landai dan ombaknya yang tidak besar menjadi spot bermain air favorit bagi masyarakat Kota Tarakan.

Pantai Tanjung Batu

Ada pantai yang cukup unik nan eksotis di Kota Tarakan, yakni Pantai Tanjung Batu. Dinamakan sebagai Pantai Tanjung Batu karena terdapat begitu banyak batu berwarna-warni yang ada di bibir pantai maupun di pantainya. Jernihnya air laut semakin membuat bebatuan semakin menampakkan sinarnya yang begitu kemilau. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang sangat cocok buat kalian yang suka banget dengan dunia fotografi dengan background bebatuan yang warna-warni di pantai mampu menghasilkan sebuah karya fotografi yang begitu indah. Dan sudah pasti selfieable dan kekinian tentunya foto di Pantai Tanjung Batu. Untuk lokasinya sendiri terletak di daerah Mamburungan Kota Tarakan.

Penangkaran Buaya Juwata

Mungkin destinasi wisata berikut ini sedikit ekstrim, yakni Penangkaran Buaya Juwata. Bagi para penggemar reptile mungkin cukup menyenangkan dapat menyaksikan aktifitas buaya secara langsung. Ada beberapa jenis buaya, mulai dari buaya papua, buaya supit, buaya muara, dan buaya air tawar. Penangkaran Buaya Juwata ini juga sebagai pengembangbiakan buaya dan juga pembesaran. Lalu buaya tersebut diambil kulit serta dagingnya untuk dikonsumsi dan kulitnya dipergunakan untuk membuat berbagai macam tas dan pernik fashion lainnya. Selain menjadi tempat pengembangbiakan buaya kini sudah menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara tepatnya di Kelurahan Karang Harapan.

Pesta Rakyat Iraw Tengkayu

Tidak hanya Jogja saja yang mememiliki tradisi seperti melarung sesaji ke lautan, tetapi di Kota Tarakan juga ada Pesta Rakyat Iraw Tengkayu. Selain melarung sesji ke lautan biasanya juga akan dibebarengi dengan berbagai macam perlombaan. Acara adat Suku Tidung yang sudah turun temurun ini dilakukan setiap 2 tahun sekali dan biasanya bebarengan dengan hari jadi Kota Tarakan. Pesta Rakyat Iraw Tengkayu ini memang selalu mengundang begitu banyak wisatawan untuk datang. Tidak hanya wisatawan lokal saja tetapi wisatawan manca juga terkagum-kagum melihat pagelaran event adat tersebut. Biasanya acara tersebut puncaknya berada di tempat wisata di Kalimantan Utara yang cukup terkenal, yakni Pantai Amal Lama.

Pulau Sadau


Tak lengkap rasanya ketika kamu berkunjung di Kota Tarakan tanpa mampir ke Pulau Sadau yang hanya beberapa menit saja dari Kota Tarakan dengan menggunakan perahu motor. Memiliki luas pulau sekitar 37 hektar dan ada sekitar 38 kepala keluarga sangat berpotensi menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang mampu memikat para wisatawan, baik wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara. Kondisi alamnya yang masih begitu asri, dengan pantainya yang begitu indah serta hamparan pasir putihnya akan menjadi nilai lebih Pulau Sadau. Dan di pulau ini memiliki spot-spot memancing ikan laut yang sangat menjanjikan. Buat kalian yang hobi memancing, mungkin bisa mencoba sensasi memancing di Pulau Sadau.Secara administratif Pulau Sadau ini masih masuk di wilayah Kecamatan Tarakan Barat.

Taman Berlabuh

inilah ikon tempat wisata yang lagi hits di Kota Tarakan, Taman Berlabuh namanya. Namun sejak diresmikan pada Desember tahun 2016, Taman Berlabuh sempat ditutup. Dan salah satu alasannya adalah banyak para alay yang merusak fasilitas yang ada di Taman Berlabuh, seperti rusaknya wahana bermain anak kecil dan juga kolam air mancur yang diceburin serta banyak para alay yang membuang sampah sembarangan. Namun kini wajah Taman Berlabuh telah berubah menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara yang sangat kekinian. Berbagai fasilitas tersedia serta adanya dermaga untuk menikmati panorama pantai yang begitu indah dan juga sebagai spot memancing yang cukup menjanjikan. Tidak hanya ketika sore hari saja waktu yang tepat menikmati Taman Berlabuh, namun malam hari justru semakin terlihat eksotisme Taman Berlabuh yang terletak di Kelurahan Lingkas Ujung.

Taman Kebun Anggrek

Bisa dikatakan sebagai agrowisata dalam pengembangan berbagai macam jenis anggrek. Kamu bisa melihat mulai dari pembibitan anggrek hingga anggrek yang sudah berbunga. Buat cewek bakalan suka banget mengunjungi tempat wisata di Kalimantan Utara yang satu ini. Kamu bisa selfie diantara berbagai macam jenis anggrek yang sudah berbunga, begitu cantik warna-warnanya. Kamu juga bisa membeli bunga anggrek baik yang masih kecil maupun yang sudah berbungan dengan harga yang sangat terjangkau pastinya. Selain itu di Taman Kebun Anggrek juga terdapat berbagai macam jenis kaktus yang juga dikembangkan. Untuk lokasinya sendiri terletak di Jalan Gunung Amal yang tidak begitu jauh dari Pantai Amal.

Taman Lansia

Konsep dalam pembangunan Taman Lansia ini memang ditujukan bagi mereka yang sudah cukup tua atau lanjut usia. Karena di dalam Taman Lansia ini memiliki berbagai macam fasilitas penunjang bagi kaum lanjut usia. Misanya seperti fasilitas kuris roda, taman-taman bunga dan tempat duduk yang memang ditujukan bagi mereka yang sudah lanjut usia. Tetapi selain untuk kaum lanjut usia, bagi anak muda juga diberikan fasilitas seperti jogging track untuk berolah raga dan juga tempat-tempat buat bersantai menikmati suasana Kota Tarakan. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang sangat cocok ketika sore hari sembari berolahraga kamu juga bisa menikmati suasana Kota Tarakan di sore hari atau di malam hari. Untuk lokasinya sendiri berdekatan dengan bandara Juwata Tarakan.

Taman Monumen Penghargaan

Tidak heran jika berbagai macam penghargaan diraih Kota Tarakan ketika era pimpinan Walikota Jusuf SK. Berbagai penghargaan seperti Adipura, Kalpataru, Otonomi Award, E-Government Award diraihnya dan ini merupakan salah satu bukti kemajuan dari Kota Tarakan. Lokasinya yang berdekatan dengan cagar budaya seperti Bunker Peninggalan Jepang serta Taman Lansia menjadikan Taman Monumen Penghargaan ini sering dikunjungi wisatawan. Dan memang di tempat wisata di Kalimantan Utara ini menjadi tempat nongkrong yang cukup asyik ketika kamu berada di Kota Tarakan, tidak hanya di sore hari saja, tetapi juga malam hari kamu pun juga bisa mencicipi berbagai masakan kuliner khas Kota Tarakan.

Taman Oval Ladang

Ketika kamu berada di Kota Tarakan tidak perlu bingung mau hang out kemana, datang saja di Taman Oval Ladang yang terletak di daerah Pamusian, Tarakan Tengah. Konsep ruang terbuka hijau Taman Oval Ladang ini memang sangat menarik dan dilengkapi berbagai fasilitas dan salah satunya adalah adanya wifi gratis bagi para pengunjung. Dan uniknya lagi di taman tersebut juga ada Pesawat Terbang miliki TNI AL yang berjenis Nomad. Tempat wisata di Kalimantan Utara ini memang menjadi salah satu taman favorit masyarakat Tarakan untuk berlibur dengan biaya yang murah. Baik ketika sore hari maupun di malam hari sembari menikmati indahnya Kota Tarakan malam hari.

Taman Oval Markoni

Masih berada di dalam kawasan yang sama dengan Taman Oval Ladang yang juga memiliki konsep ruang terbuka hijau. Taman Oval Markoni ini dilengkapi dengan berbagai macam wahana bermain utnuk anak-anak. Dan memang sangat cocok buat wisata keluarga ketika hari libur dan di sore hari sembari menemani anak-anak bermain dengan berbagai wahana yang disediakan di Taman Oval Markoni. Tapi tak hanya untuk anak-anak saja, buat kalian yang masih abg di Taman Oval Markoni juga memiliki spot-spot yang sangat menarik untuk ngumpul bareng teman-teman. Ada juga berbagai pedagang yang menjajakan berbagai macam kuliner khas Tarakan yang siap menggoyang lidah kalian.  

Tugu Australia

Ketika Perang Dunia II pecah salah satu kota di Indonesia yang terkena imbasnya adalah Kota Tarakan. Dengan adanya Tugu Australia dan juga Tugu Perabuan Tentara Jepang sebagai salah satu bukti adanya peperangan yang sengit diantara dua kubu tersebut. Tugu Australia ini sebagai tanda bahwa di areal tugu dulunya terdapat makam dari 225 tentara Australia yang membantu pembebasan Kota Tarakan dari kolonialisme Jepang. Namun pada akhirnya semua makam dari tentara Australia tersebut dipindahkan ke negaranya Australia. Di Tugu Australia ini juga terdapat perjanjian yang isinya tentang perjuangan yang gagah berani tentara Australia dari divisi angkatan darat, laut dan udara yang membantu mengalahkan tentara Jepang di Kota Tarakan. Kini tugu bersejarah tersebut menjadi salah satu ikon tempat wisata di Kalimantan Utara tepatnya di Kampung Satu, Tarakan.

Tugu Perabuan Tentara Jepang

Bangunan Tugu Perabuan Tentara Jepang ini dibangun pada tahun 1933 dan sebagai penanda datangnya tentara Jepang di Kota Tarakan. Sebenarnya di lokasi Tugu Perabuan Tentara Jepang ini dahulu memang sudah digunakan orang-orang Jepang yang datang ke Tarakan untuk membakar mayat sebelum Perang Dunia II terjadi dan akhirnya ketika tentara Jepang mendarat di Kota Tarakan menjadi tempat untuk pemakaman tentara Jepang. Tugu yang bertuliskan hurfu Kanji tersebut memiliki tinggi 2 meter dan hingga kini tetap ada wisatawan yang mendatangi serta berdoa di Tugu Perabuan Tentara Jepang, dan kebanyakan dari mereka adalah turis asing dari Jepang. Bahkan tugu yang sekarang menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara ini juga ada juru kuncinya, dan konon kabarnya masih keturunan dengan salah satu tentara Jepang yang gugur di medan perang waktu itu. Untuk lokasinya sendiri terletak di Jalan Markoni Gang 3 yang hanya berjarak kurang dari 5 km dari pusat Kota Tarakan.

Wana Wisata Persemaian

Tidak hanya di Kabupaten Bulungan dan juga di Kabupaten Tana Tidung saja yang memiliki tempat persemaian PT Inhutani, tetapi di Kota Tarakan juga terdapat Wana Wisata Persemaian. Dari dulu hingga sekarang tidak hanya sekedar menjadi tempat konservasi untuk hutan lindung saja, tetapi juga sudah menjadi tempat wisata di Kalimantan Utara khususnya wisata hutan. Cukup menarik ketika kamu berkunjung di Wana Wisata Persemaian. Kamu bisa melihat mulai dari menyemai pohon hingga penanaman ulang di lahan yang masih kosong. Selain itu kamu juga bisa melihat berbagai jenis pepohonan yang ada di Wana Wisata Persemaian. Untuk lokasinya sendiri tidak jauh dari tempat Penangkaran Buaya Juwata, yakni di wilayah Kelurahan Karang Harapan.

Tempat Wisata Lainnya