Makam Bukit Cengkeh, Napak Tilas Peninggalan Sultan-Sultan Lingga
Selain itu, pada area makam bukit cengkeh juga terdapat makam Sultan Muhammad Syah II yang bergelar Marhum Kedaton. Seorang pemimpin agung yang juga menyukai selera seni yang tinggi ini wafat pada tahun 1841 M dan akhirnya dimakamkan di area ini

Salah satu lokasi yang menjadi daya tarik destinasi wisata yang berada di kawasan kepulauan Riau adalah wisata sejarahnya. Selain tempat-tempat wisata alam nan mempesona yang terdapat di banyak tempat pada kawasan ini, ternyata juga ada tempat-tempat khusus yang menjadi wisata sejarah untuk mengetahui perjalanan panjang kehidupan disini.

Memang bagi sebagian pada masyarakat kita, wisata religi sekaligus napak tilas sejarah sudah menjadi rutinitas. Hal seperti ini sering diagendakan bersamaan dengan agenda wisata yang lainnya. Sehingga perjalanan wisata akan semakin lengkap dengan mengunjungi tempat-tempat khusus yang berada di kawasan tersebut.

Pada kawasan kepulauan Riau yang tepatnya berada di pulau Lingga ini, jika Anda sedang berlibur di kawasan ini tidak ada salahnya jika dilengkapi dengan berwisata religi seperti berziarah kemakam ataupun ketempat-tempat yang mempunyai sejarah khusus. Satu diantara makam-makam yang sering diziarahi ditempat ini adalah makam bukit cengkeh.

Makam ini adalah salah satu peninggalan sejarah di kawasan Lingga yang menjadi bukti sejarah perjalanan kehidupan masyarakat disini. Dengan berkunjung ketempat seperti ini tentunya Anda akan semakin mendapatkan informasi serta tambahan wawasan tentang sejarah dari masyarakat di pulau Lingga.

Pesona Makam Bukit Cengkeh

Sebagaimana pada makam-makam lain yang juga sering diziarahi oleh banyak kalangan masyarakat. Pada makam ini juga banyak dikunjungi oleh berbagai kalangan masyarakat dikarenakan dimakam inilah tempat disemayamkannya serta napak tilas peninggalan dari sultan-sultan Lingga. Sehingga pengaruhnya juga cukup besar pada masyarakat setempat.

Di area makam yang terletak di ketinggian bukit inilah terdapat makam sultan-sultan yang dulunya memimpin di wilayah Lingga ini. Beberapa diantaranya adalah Sultan Abdurrahman Syah yang wafat pada tahun 1832 M. Sultan yang mendapatkan gelar Marhum Bukit Cengkeh ini terkenal sebagai seorang pemimpin yang taat beragama dan berwibawa.

Sedangkan yang terakhir adalah Sultan Sulaiman Badrul Alam Syah II yang merupakan putra dari  Sultan Abdurrahman Syah. Sultan Lingga IV ini mempunyai tempat khusus didalam hati masyarakat Lingga. Karena dengan kepeduliannya yang sangat besar terhadap peningkatan kesejahteraan rakyat.

Sejarah Makam Bukit Cengkeh

Sebenarnya nama bukit cengkeh bukanlah nama asli dari tempat wisata religi yang satu ini. Komplek pemakaman raja-raja yang berada di wilayah Daik Lingga ini menjadi terkenal dengan nama bukit cengkeh dikarenakan lokasinya yang berada di ketinggian bukit.

Ditambah pada bukit tersebut dahulunya banyak sekali ditumbuhi dengan pepohonan cengkeh. Sehingga penduduk sekitar menjadi lebih mudah menamai  komplek pemakaman ini dengan nama makam bukit cengkeh.

Baca Juga : Pantai Indah Sergang Laut, Manjakan dan Refresh Diri Dengan Wisata Pantai Asri

Fasilitas di Makam Bukit Cengkeh

Sebagai tempat yang banyak dikunjungi oleh sebagian besar masyarakat yang sedang di wilayah ini, sudah pasti pada area ini telah disediakan fasilitas umum yang dapat memudahkan keperluan para peziarah di area ini. Sehingga kenyamanan serta ketenangan tetap terjaga dengan baik.

Hunting Foto di Makam Bukit Cengkeh

Meskipun tempat ini adalah sebuah komplek makam, namun keindahan serta gaya bangunannya tetap menyuguhkan unsur serta budaya melayu dengan sangat kuat. Anda juga dapat berburu foto saat berada di komplek wisata religi ini sekaligus menapak tilasi peninggalan sejarah yang ada.

Tips Berwisata ke Makam Bukit Cengkeh

Mengingat lokasi ini adalah suatu komplek pemakaman raja-raja Melayu Riau, tentunya saat berada disini Anda harus tetap mengutamakan kesopanan dan perilaku. Sehingga ketenangan suasana menjadi  tetap terjaga dengan baik.

Karena pengunjung yang berdatangan ketempat ini biasanya diisi dengan agenda kirim doa bersama-sama untuk para raja-raja yang dimakamkan disini khususnya. Tips yang lain yang mungkin perlu Anda lakukan adalah tetap berkoordinasi terus dengan pemandu serta selalu menjaga stamina dan kondisi fisik Anda.

Akses Menuju Makam Bukit Cengkeh

Untuk menuju ke area makam bukit cengkeh ini sebenarnya tidak terlalu sulit. Karena letak dari area makam ini pun juga berada di dekat jalan raya. Sehingga aksesnya pun relatif mudah untuk ditempuh dengan berbagai macam kendaraan.

Seandainya Anda berangkat dari Tanjung Pinang, Anda perlu terlebih dahulu menyeberang menuju pulau Lingga. Setelah sampai di daerah tersebut Anda dapat mencari informasi tentang rute menuju daerah Daik tempat komplek pemakaman dan wisata religi ini berada. Jika sudah sampai Anda akan mudah untuk menemukan lokasi dari tempat ini.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk

Informasi mengenai jam buka dan harga tiket masuk menuju tempat ini, dapat dibilang sangat terjangkau. Kemungkinan besar untuk berziarah ketempat ini Anda hanya dikenakan biaya parkir kendaraan saja. Sehingga sangat disayangkan jika sedang berada di pulau Lingga tanpa berziarah ke makam ini.

Loading...

Artikel Terkait