Makam Nong Isa, Berwisata Sambil Bersiarah dan Mengulas Sejarah
Batam sudah terkenal dengan berbagai tempat wisata yang selalu menjadi tempat tujuan wisatawan untuk dikunjungi. Selain dari banyaknya tempat wisata Batam juga merupakan kawasan industri dengan perekonomian yang tumbuh dengan baik, tetapi tetap saja Batam juga terkenal dengan Sejarahnya. Sejarah dari Kepulauan Riau, yakni Kerajaan Riau-Lingga.

Wisata religi yang terdapat di Batam ini menarik banyak wisatawan untuk mengunjunginya. bukan hanya terdapat satu makam, tetapi terdapat satu generasi yang dimakamkan disana. Sejarah dari generasi inilah yang membuat banyak wisatawan melakukan ziarah ke makam.

Sudah menjadi khas dari Melayu jika mengikatkan kain bewarna kuning pada batu nisan makam. Selain itu terdapat silsilah generasi dari Nong Isa diarea pemakaman, sehingga pengunjung bisa melihat dan mengetahui sejarah tentang generasi Nong Isa.

Wisata ziarah ini bisa dilakukan pada hari biasa maupun pada hari tertentu tergantung pada pengunjung yang akan engunjunginya. Selain itu pengunjung ziarah juga terdapat dari Negara tetangga yakni Malaysia.

Berwisata Sambil Mengenal Sejarah

Makam Nong Isa terletak di bukit kecil yang terletak di kampung Nogsa, Kelurahan Sambu. Lebih tepatnya berisikan makam dari generasi Nong Isa. Nong Isa merupakan nama kecil dari Raja Isan bin Raja Ali penguasa pertama di Pulau Batam.

Tempat wisata ini merupakan salah satu dari wisata religi yang terdapat di Batam. Wisata ini cukup menarik wisatawan dari Negara tetangga untuk mengunjunginya. Sedangakan makam ini merupakan dari generasi Nong Isa.

Ditahun 1982 ia mendapatkan mandat langsung dari surat yang dikirimkan oleh Sultan Riau Yang Dipertuan Muda Riau VI untuk memerintah Nogsa. Setelah memimpin, kemajuan mulai Nampak di Nogsa.

Kepemimpinan pemerintahan yang ditata begitu baik dan transparat menadapatkan respon yang baik dari penduduk Nogsa. Tidak hanya pada penduduk lokalnya, namun juga kepada pendatang yang pada akhirnya menetap di Nogsa.

Hanya saja pemerintahan ini bertahan selama 3 tahun. Nong Isa wafat pada tahun 1831 dan mengakhiri pemerintahannya pada saat itu. Sayangnya makan dari penguasa pertama di Batam ini tidak diketahui keberadaanya. Sedangkan pemakaman di Nogsa merupakan makam dari kerabat Nong Isa.

Surat mandat dari Sultan Riau diterima pada 22 Jumadil Akhir 1245 yang bertepatan pada tanggan 18 Desember 1829. Pada tanggal ini lah akhirnya diperingati sebagai hari jadi Batam. Tidak hanya iti Nogsa diambil dari nama Nong Isa sendiri.

Fasilitas di Makam Nong Isa

Dikawasan Makam Nong Isa tidak terdapat pengurus sehingga hanya terdapat bangunan yang melindungi makam dan juga papan yang berisi tentang silsilah dari Nong Isa. Tidak ada pengurus berdampak pada kondisi sekitar makam. Banyaknya daun dan batang pohon yang sudah kering berjatuhan dan menumpuk disekitar makam.

Terdapat papan yang berisikan silsilah dari generasi Nong Isa. Dari silsilah ini pengunjung bisa menambah wawasanya mengenasi siapa Nong Isa, dan itu sangat menguntungkan untuk pengunjung yang mngunjungi makam.

Hunting Foto di Wisata ini

Setelah melakukan ziarah pengunjung bisa mengabadikan suasana disekitar Makam Nong Isa. Dari mulai makam dengan ciri khas kain kuning diatasnya dan disekitar bangunan yang melindungi makam dari cuaca.

Selain itu papan yang berisi silsilah Nong Isa juga bisa diabadikan menjadi kenangan setelah mengunjungi makam dan juga nenambah wawasan mengenai Nong Isa beserta generasinya yang berada di Nogsa.

Akses Menuju Makam Nong Isa

Untuk para pengunjung yang akan mengunjungi Makam Nong Isa, maka pengunjung tak perlu bingung dengan transportasi yang akan digunakan. Karena makam yang masih terletak di Batam ini sangat mudah dijangkau oleh pengunjung. Cukup dengan kendaraan pribadi, mobil dan motor yang hanya memakan waktu selama 30 menit dari pusat kota.

Tips Berwisata ke Makam Nong Isa

Jika pengunjung mengunjungi Makam Nong Isa maka sebaiknya pengunjung menggunakan pakaian yang sopan dan tertutup. Mengingat makam ini termasuk wisata relegi yang dimiliki oleh Batam. Akan sangat tidak sopan jika pengunjung menggunakan pakaian yang begiti terbuka saat mengunjungi makam.

Menjaga perkataan yang akan diucapkan. Sama seperti pakaian, tidak sepatutnya pengunjung mengungkapkan perkataan yang tidak sesuai karena pengunjung sedang berada disekitar wisata religi.

Selaras dengan perkataan dan pakaian, sikap dari pengunjung juga harus dijaga. Pengunjung yang berkunjung meskipun masih dalam satu kawasan Batam juga perlu menjaga sikapnya. Tidak sepatutnya jika pengunjung melakukan hal yang tidak baik.

Peta Lokasi Makam Nong Isa

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk

Tidak ada jam yang dikhusukan untuk pengunjung yang akan mengunjungi Makam Nong Isa. Pengunjung bisa mengunjungi makam pada hari biasa dan tanpa terikat waktu. Begitu pula dengan harga tiket dari wisata ziara ini. Tidak ada yang menjual tiket untuk mengunjungi makam kepada pengunjung.

Loading...

Artikel Terkait