Makam Siti Fatimah Binti Maimun, Makam Islam Unik Di Jawa Timur
Makam Siti Fatimah Binti Maimun merupakan sebuah situs Islam tertua di Asia Tenggara yang berada di Jawa Timur. Selain dinobatkan sebagai situs Islam tertua di Asia Tenggara, makam yang satu ini memiliki sejumlah keunikan.

Jawa Timur merupakan salah satu provinsi di Indonesia yang memiliki sejumlah kota-kota industri, seperti kota Gresik misalnya. Meskipun Gresik terkenal sebagai kota industrial, namun hal itu tidak mempengaruhi sejarah yang pernah terjadi di kota tersebut. Terbukti dengan beberapa tempat bersejarah di kota Gresik yang kini sudah dikenal sebagai tempat wisata. 

Bicara soal tempat wisata, kemarin saya sudah mereview sebuah tempat wisata yang bernama Klenteng Kim Hin Kiong yang terletak di daerah Jawa Timur pula. Nah, kali ini saya akan mereview sebuah tempat wisata yang bernama Makam Siti Fatimah Binti Maimun. Tempat wisata kok makam sih, kan serem.. 

Jangan salah guys, makam yang satu ini bukan seperti makam-makam yang berasa di sekitar desa kalian, Makam Siti Fatimah Binti Maimun ini sekarang lebih dikenal sebagai tempat wisata, meskipun takdir tempat ini adalah makam. Kenapa makam yang satu ini bisa jadi sebuah tempat wisata? Karena Siti Fatimah merupakan salah satu tokoh islam yang paling berpengaruh di Jawa Timur. 


Baca juga : Klenteng Kim Hin Kiong, Destinasi Wisata Bersejarah Di Jawa Timur

Sejarah Makam Siti Fatimah Binti Maimun 

Makam Siti Fatimah Binti Maimun yang diketahui tidak pernah sepi, alias selalu dikunjungi oleh banyak orang ini memang merupakan sebuah makam yang kini marak dibicarakan oleh masyarakat. Pasalnya Siti Fatimah sendiri merupakan sosok wanita yang memiliki peran besar dalam penyebaran agama di daerah Gresik. Selain dikenal sebagai sosok wanita penyebar agama, Siti Fatimah juga dikenal sebagai seorang saudagar perdagangan. Dulunya beliau berdagang sambil menyebarkan agama islam, makanya tak sedikit penduduk yang menyebut Siti Fatimah dengan sebutan wanita paling kaya pada masa itu. 

Ayah Siti Fatimah bernama Maimun, berasal dari Iran. Sedangkan ibunya bernama Dewi Aminah, berasal dari daerah Aceh. Sosok kelahiran tahun 1064 Masehi ini juga sering disebut oleh masyarakat Jawa dengan sebutan Dewi Retno Swari. 

Saat beliau meninggal karena sebuah peristiwa "pagebluk" yang terjadi di desa Lebran, Prabu Brawijaya mendengar akan hal itu. Lantas Prabu Brawijaya tersebut membangunkan sebuah bangunan cungkup yang memiliki bentuk seperti candi, dimana cungkup tersebut merupakan makam Siti Fatimah. Selain itu, diluar cungkup tersebut juga terdapat beberapa makam yang kabarnya makam tersebut adalah makam para pengikut Siti Fatimah yang kala itu juga ikut tewas akibat peristiwa "pagebluk". 

Uniknya, cungkup yang menyerupai bentuk candi ini merupakan sebuah situs paling tua yang ada di kota Gresik. Bahkan keberadaan situs ini sudah ada sebelum masa-masa penyebaran agama yang dilakukan oleh Syekh Maulana Malik Ibrahim dan Sunan Giri, dimana dua orang tersebut juga dikenal sebagai tokoh Wali Songo yang paling disegani. 


Deskripsi Makam Siti Fatimah Binti Maimun 

Makam Siti Fatimah Binti Maimun juga dikenal sebagai makam Islam paling tua di Asia Tenggara. Makam wanita penyebar agama Islam ini terletak di sebuah desa yang bernama Desa Leran, Manyar, Gresik, dan diketahui juga lokasinya tidak jauh dari Masjid Malik Ibrahim. 



Gapura Makam Siti Fatimah Binti Maimun ini tidak begitu tinggi dan terdapat sebuah papan nama yang tergantung pada struktur pipa. Walaupun papan tersebut sekilas terlihat begitu tua, namun tetap saja terlihat bagus bahkan tergolong antik.



Makam yang satu ini memiliki sebuah cungkup unik yang dibuat dari bebatuan putih yang begitu tinggi dan tebal. Ada sejumlah tangkai bunga sedap malam yang berada di nisan Siti Fatimah. Tempat untuk meletakkan bunga itu pun di buat lebih tinggi daripada badan makamnya. Selain tempat bunga yang terlihat cukup unik, kijing Makam Siti Fatimah Binti Maimun ini juga terlihat unik, karena dibuat berundak lima yang begitu panjang. Dihias dengan sebuah kelambu dan memiliki sederetan pagar berbahan besi. Di samping Makam Siti Fatimah Binti Maimun terdapat beberapa makam lagi, yaitu makam Putri Kamboja, Putri Kucing serta Putri Keling. 



Selain itu, kompleks utama pada Makam Siti Fatimah Binti Maimun ini dikelilingi sebuah pagar atau tembok yang memiliki ketinggian setinggi pinggang orang dewasa, dan memiliki sebuah gapura yang kabarnya gapura ini sengaja dibuat dengan ukuran yang begitu rendah, hal itu bertujuan agar siapapun yang berkunjung ke Makam tersebut membungkukkan badan serta menundukkan kepala ketika hendak melewati gapura itu. Dan ini merupakan sebuah lambang yang dikenal sebagai tanda penghormatan untuk penghuni makam tersebut. 



Di kompleks pemakaman ini terdapat beberapa kubur yang terlihat begitu panjang, karena memiliki panjang yang jauh lebih panjang dari makam-makam pada umumnya, maka makam ini sering disebut juga dengan sebutan Makam Panjang. Makam Panjang tersebut adalah makam Sayid Kharim, Sayid Djakfar dan Sayid Sarif. Diketahui juga bahwa Makam Panjang ini memiliki ukuran sepanjang 9 meter, kabarnya sih panjang makam ini merupakan sebuah lambang bahwa menyebarkan agama Islam adalah sebuah perjuangan dan perjalanan yang begitu panjang. 

Di sisi lain juga terdapat beberapa makam, yaitu Makam Sayid Jalan serta Sayid Djamal yang memiliki kepanjangan sepanjang 6 meter. Di luar area makam ini juga terdapat lagi sebuah makam, yaitu makam Sayid Djamaludin. 


Jam Buka Dan Tiket Masuk Makam Siti Fatimah Binti Maimun 

Untuk urusan jam buka, makam ini dibuka sepanjang hari, untuk berkunjung pada malam hari, silahkan hubungi kuncen. Sedangkan tiket masuk ke Makam Siti Fatimah Binti Maimun ini adalah gratis, namun diharapkan untuk mengisi kotak amal yang sudah disediakan dengan biaya seikhlasnya, agar makam penyebar agama Islam ini dapat di renovasi jika memang sudah perlu di renovasi.. 


Akses Jalan Menuju Makam Siti Fatimah Binti Maimun 

Untuk menuju ke situs ini pun terbilang cukup mudah, lantaran lokasinya yang dilewati oleh sejumlah transportasi umum. Dan untuk memudahkan kalian menuju ke sana, silahkan lihat maps yang sudah tertera di atas.

Tempat Wisata Lainnya