51 Tempat Wisata di Makassar Paling Menarik dan Wajib Dikunjungi
Makassar menjadi salah satu kota di Indonesia, yang menawarkan berbagai tempat wisata menarik untuk destinasi liburan. Sangat banyak tempat wisata di Makassar, yang bisa dituju seperti gugusan pulau, deretan pantai hingga tempat-tempat bersejarah. Kota berjuluk Anging Mammiri ini juga dikenal memiliki aneka ragam budaya, serta kuliner yang menggugah selera.

Makassar merupakan salah satu kota metropolitan di Indonesia, yang juga menjadi kota terbesar di wilayah Indonesia bagian Timur. Kota yang dulunya dikenal dengan nama Ujung Pandang ini, memiliki sejarah panjang dari masa ke masa. Layaknya kota besar lainnya, Makassar kian bersolek dan menjadi salah satu destinasi wisata di Indonesia yang wajib untuk dikunjungi.

Tempat wisata di Makassar sangatlah beragam, mulai dari Pantai Losari yang menjadi ikon wisata hingga deretan pulau-pulau kecil nan eksotis. Gugusan pulau-pulau kecil di Makassar sering juga disebut dengan Kepulauan Spermonde. Keindahan yang ditawarkan wisata bahari di Makassar ini memang sungguh menakjubkan. Tak hanya hamparan pasir putih nan bersih, tetapi juga panorama bawah laut yang masih alami.

Sebagai kota yang memiliki nilai historis tinggi, akan mudah menemukan berbagai tempat wisata sejarah di Makassar. Mulai dari museum-museum, monumen, hingga benteng-benteng kuno yang menjadi saksi akan masa keemasan Kerajaan Gowa-Tallo di masa lampau. Tak hanya itu saja, Makassar juga menawarkan wisata kuliner dengan makanan-makanan khas seperti Coto Makassar, Pisang Epe, Es Palu Butung, Sop Konro dll.

Saat berada di Makassar, wisatawan akan dimudahkan dengan berbagai sarana transportasi dan akomodasi yang lengkap. Bahkan untuk menuju pulau-pulau kecil, terdapat perahu-perahu motor dan speedboat yang senantiasa siap melayani. Bagi para pelancong yang hendak berkunjung ke Makassar, berikut daftar tempat wisata di Makassar yang paling menarik dan wajib dikunjungi.

Pantai Losari

Pantai yang menjadi landmark paling populer di Kota Makassar ini pastinya sudah tak asing lagi ditelinga wisatawan. Rasanya ada yang kurang jika tak berkunjung ke pantai ini, saat berada di Makassar. Pantai Losari tak pernah sepi pengunjung, mulai dari pagi hingga malam hari pantai selalu dipadati wisatawan. Selain menikmati hamparan lautan, wisatawan bisa hunting foto dibeberapa spot menarik yang ada ditepi pantai. Disekitar pantai pun banyak sekali ditemukan pedagang yang menjajakan kuliner khas Makassar.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Penghibur, Losari, Ujung Pandang, Makassar

Benteng Fort Rotterdam

Tempat ini merupakan bangunan bersejarah di Makassar yang dibangun pada sekitar tahun 1545 oleh Raja Gowa Tallo ke 9. Pada mulanya benteng ini dinamai Benteng Ujung Pandang, namun akhirnya diganti menjadi Benteng Fort Rotterdam oleh Belanda. Saat awal pembangunan, bahan konstruksi benteng ini menggunakan tanah liat yang direkatkan dengan putih telur. Jika dilihat dari atas, tempat wisata di Makassar ini akan nampak seperti penyu yang tengah merangkak ke laut. Selain menikmati kemegahan benteng, tak sedikit pula wisatawan yang datang berkunjung untuk hunting foto.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 08.00 – 16.00 WITA

Tiket: Sukarela

Alamat: Jalan Ujung Pandang, Bulo Gading, Ujung Pandang, Kota Makassar

Museum La Galigo

Lokasi museum ini masih berada pada kompleks Benteng Fort Rotterdam. Museum La Galigo dibangun pada tahun 1970, dan didalamnya terdapat berbagai macam koleksi benda bernilai historis tinggi dengan jumlah mencapai 500 buah. Wisatawan bisa melihat aneka koleksi seperti senjata-senjata tradisional, keramik, guci, baju perang, baju adat, replika Kapal Pinisi, lukisan Sultan Hasanuddin, dll. Dengan berkunjung ke museum ini, wisatawan akan lebih mengenal sejarah dan budaya Sulawesi Selatan.

Jam Operasional: Selasa – Minggu Jam 08.00 – 15.30 WITA

Tiket: Rp. 5.000 per orang

Alamat: Jalan Ujung Pandang No. 2, Bulo Gading, Ujung Pandang, Makassar

Trans Studio Makassar

Makassar juga memiliki sebuah tempat wisata modern yang bisa dituju bersama keluarga ataupun teman. Ya, Trans Studio Makassar adalah theme park indoor yang didalamnya terdapat sekitar 22 wahana permainan. Dibangun pada tahun 2009 lalu diatas lahan 2,7 hektar, tempat ini menjadi theme park indoor kedua terbesar di Indonesia setelah Trans Studio Bandung. Tak hanya itu saja, terdapat beberapa fasilitas lain yang masih berada pada kawasan theme park ini, seperti restoran dan pusat perbelanjaan.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 10.00 – 22.00 WITA

Tiket: Rp. 100.000 Weekday, Rp. 150.000 Weekend

Alamat: Jalan HM. Daeng Patompo - Metro Tanjung Bunga, Maccini Sombala, Tamalate, Makassar

Pantai Akkarena

Berada tak jauh dari Pantai Losari, tempat wisata di Makassar ini juga menjadi salah satu destinasi favorit untuk berlibur diakhir pekan. Pantai Akkarena menawarkan hamparan pantai berpasir hitam, yang sangat eksotis berpadu dengan indahnya sunset disore hari. Ditepi pantai terdapat sebuah dermaga, yang merupakan spot terbaik untuk menikmati sunset. Keindahan panorama di pantai juga bisa menjadi penghilang rasa penat dari aktivitas sehari-hari.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 06.00 – 24.00 WITA

Tiket: Rp. 15.000 per orang

Alamat: Jalan Metro Tanjung Bunga, Tanjung Merdeka, Tamalate, Makassar

Masjid Raya Makassar

Masjid yang menjadi kebanggaan warga Makassar ini dibangun pada tahun 1948, diatas tanah seluas 13 hektar. Selain digunakan sebagai tempat ibadah umat Islam, Masjid Raya Makassar juga menjadi tempat wisata religi yang sangat menarik. Masjid ini memiliki dua buah menara dengan ketinggian mencapai 66 meter. Arsitektur masjid pun sangat cantik dan menawan, merupakan perpaduan dari gaya Timur Tengah dan sedikit sentuhan gaya Mediterania. Menurut berbagai informasi, masjid ini mampu menampung hingga 10.000 jemaah.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Masjid Raya, Bontoala, Makassar

Pulau Lae-Lae

Pulau ini berada tak jauh dari Kota Makassar yang berjarak kurang lebih 1,5 kilometer saja. Wisatawan bisa menuju ke Pulau Lae-Lae dengan menggunakan speedboat dari Dermaga Kayu Bangkoa. Dengan penduduk yang hanya sekitar 2.000 jiwa, pulau ini menawarkan panorama yang sungguh menawan. Hamparan pasir putih, berpadu lautan biru akan membuat wisatawan betah berlama-lama di pulau ini. Terdapat beberapa homestay milik warga setempat yang bisa digunakan untuk menginap. Tempat wisata di Makassar ini juga menjadi destinasi yang cukup sering dikunjungi turis asing.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Sewa Speedboat)

Alamat: Lae-Lae, Ujung Pandang, Makassar

Pulau Samalona

Makassar memiliki deretan pulau eksotis, dengan keindahan serta daya tarik yang berbeda. Pulau Samalona adalah salah satunya, pulau ini menjadi surga bagi para pecinta diving dan snorkeling. Keindahan alam bawah laut yang ditawarkan sungguh mempesona, berbagai biota laut seperti ikan kecil, dan terumbu karang masih sangat terjaga. Tak hanya itu, pada pulau ini wisatawan juga bisa melihat langsung bangkai kapal milik Belanda dan Jepang yang karam saat perang dunia ke dua.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Sewa Speedboat)

Alamat: Lae-Lae, Ujung Pandang, Makassar

Pulau Kayangan

Tempat wisata di Makassar ini bisa ditempuh dengan menaiki speedboat selama kurang lebih 15 menit dari Dermaga Popsa, yang terletak dekat dari Benteng Fort Rotterdam. Pulau Kayangan merupakan salah satu destinasi andalan wisata bahari Makassar. Luas pulau ini hanya sekitar 1 hektar saja, tetapi keindahan alamnya tak bisa dipandang sebelah mata. Pantai eksotis, dengan hamparan pasir putih menjadi daya tarik utama. Selain itu, pulau ini juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas seperti permainan air, restoran, homestay dll. Dari pulau ini, wisatawan juga bisa melihat indahnya sunset dan indahnya Kota Makassar di malam hari.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Sewa Speedboat)

Alamat: Lae-Lae, Ujung Pandang, Makassar

Pulau Kodingareng Keke

Merupakan salah satu pulau eksotis di Makassar, yang tak berpenghuni serta masih sangat alami. Pulau Kodingareng Keke berjarak kurang lebih 14 kilometer dari Kota Makassar, dan bisa ditempuh dengan menaiki speedboat selama satu jam. Pulau ini menawarkan panorama berupa air laut yang jernih, dengan gradasi warna biru muda hingga hijau tosca. Keindahan alam bawah lautnya pun sungguh menawan, bagi para pecinta snorkeling pulau ini bisa menjadi tujuan wisata yang menarik.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Sewa Speedboat)

Alamat: Pulau Kodingareng, Kepulauan Sangkarrang, Makassar

Pulau Kodingareng Lompo

Berbeda dengan Pulau Kodingareng Keke, pulau ini dihuni oleh penduduk yang berjumlah sekitar 4000 jiwa. Sebagian besar penduduk di pulau ini berprofesi sebagai nelayan, dan sangat terbuka akan kehadiran wisatawan. Keindahan Pulau Kodingareng Lompo pun tak kalah dengan pulau-pulau di Makassar lainnya. Mulai dari hamparan pasir putih yang membentang luas, jernihnya air laut, hingga alam bawah laut nan memukau. Untuk menuju ke pulau ini, wisatawan bisa menggunakan kapal kayu atau speedboat.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Sewa Speedboat)

Alamat: Pulau Kodingareng, Kepulauan Sangkarrang, Makassar

Pulau Barrang Caddi

Pesona wisata bahari Makassar memang tiada habisnya untuk dieksplor. Deretan pulau-pulau cantik nan eksotis, menjadi magnet tersendiri bagi wisatawan. Pulau Barrang Caddi, merupakan salah satu pulau yang menawarkan keindahan alam bawah lautnya. Untuk menuju ke pulau ini, wisatawan bisa menggunakan perahu motor dari Pelabuhan Kayu Bangkoa. Sesampainya di pulau, hamparan pasir putih serta jernihnya air laut akan menyambut wisatawan. Bagi para pecinta snorkeling, tempat ini merupakan destinasi yang wajib dikunjungi.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Sewa Perahu Motor)

Alamat: Barrang Caddi, Kepulauan Sangkarrang, Makassar

Pulau Barrang Lompo

Tempat wisata di Makassar ini memiliki penduduk sekitar 3.000 jiwa yang sebagian besar berprofesi sebagai nelayan. Pulau Barrang Lampo juga menjadi pulau dengan penduduk paling banyak jika dibanding pulau-pulau lainnya. Daya tarik utama dari pulau ini adalah spot-spot diving dengan alam bawah laut yang sungguh menawan. Berbagai biota laut seperti ikan kecil warna-warni, dan terumbu karang bisa dinikmati dengan diving atau snorkeling pada kedalaman 3 sampai 10 meter.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Sewa Perahu Motor)

Alamat: Barrang Lompo, Kepulauan Sangkarrang, Makassar

Pulau Lanjukang

Berjarak kurang lebih 40 kilometer dari Kota Makassar, pulau ini bisa ditempuh dengan perjalanan selama 3 jam. Pulau Lanjukang menjadi salah satu pulau terluar di Makassar, yang dihuni sekitar 15 keluarga. Di pulau ini terdapat sebuah mercusuar tua, yang bisa digunakan untuk menikmati panorama sunrise maupun sunset. Keindahan dari tempat wisata di Makassar ini masih sangat alami dan terjaga. Pulau mungil ini menawarkan air laut yang jernih dengan warna biru kehijuan, serta hamparan pasir putih. Saking jernihnya, wisatawan bisa melihat terumbu karang dan ikan kecil dari permukaan air.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Sewa Perahu Motor)

Alamat: Barrang Caddi, Kepulauan Sangkarrang, Makassar

Pulau Langkai

Gugusan pulau-pulau kecil di Makassar memang bagaikan surga yang tersembunyi. Berbagai pulau cantik nan eksotis, bisa dengan mudah dijumpai di kota berjuluk Kota Daeng ini. Pulau Langkai menjadi salah satu pulau paling cantik, yang jaraknya hanya sekitar 5 kilometer dari Pulau Lanjukang. Sama seperti pulau-pulau lainnya di Makassar, pulau ini dikelilingi pantai berpasir putih yang sungguh menawan. Wisatawan bisa berenang pada jernihnya air laut, sembari menikmati biota bawah laut yang masih lestari. Pulau ini juga menawarkan beberapa spot memancing, dengan ikan yang beranekaragam.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Sewa Perahu Motor)

Alamat: Barrang Caddi, Kepulauan Sangkarrang, Makassar

Pulau Bonetambung

Pulau ini berjarak sekitar 18 kilometer dari pusat Kota Makassar, dan bisa ditempuh dengan menggunakan perahu motor. Luas Pulau Bonetambung hanya sekitar 5 hektar, dengan jumlah penduduk sekitar 500 jiwa dan hampir seluruhnya bekerja sebagai nelayan. Pulau ini menawarkan keindahan dunia bawah laut yang cukup mempesona. Berbagai biota laut seperti ikan, dan terumbu karang dapat dinikmati oleh wisatawan. Tempat wisata di Makassar ini bisa menjadi tujuan bagi para pecinta diving ataupun snorkeling.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Sewa Perahu Motor)

Alamat: Barrang Caddi, Kepulauan Sangkarrang, Makassar

Masjid Al-Markaz Al-Islami

Mulai dibangun pada tahun 1994, masjid ini menjadi masjid terbesar yang ada di Kota Makassar. Masjid yang memiliki tiga lantai ini diklaim mampu menampung hingga 10.000 jemaah. Tak hanya menjadi tempat ibadah serta pusat kegiatan agama Islam di Makassar, Masjid Al-Markaz Al-Islami juga memiliki daya tarik tersendiri pada segi arsitektur bangunan. Arsitektur masjid ini terinspirasi dari Masjid Nabawi yang dipadukan dengan gaya arsitektur khas Sulawesi Selatan.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Masjid Raya No. 57, Timungan Lompoa, Bontoala, Makassar

Masjid Amirul Mukminin

Sering juga disebut Masjid Terapung, tempat ibadah ini menghadirkan sebuah fenomena yang cukup langka. Masjid Amirul Mukminin memang dibangun pada pesisir Pantai Losari, yang ditopang dengan ratusan tiang. Jika air laut tengah pasang, maka masjid ini akan terlihat seperti benar-benar terapung. Masjid yang memiliki 3 lantai ini mampu menampung hingga 500 jemaah, dan juga menjadi salah satu tempat wisata di Makassar yang sangat menarik. Lantai 1 dan 2 digunakan untuk ibadah, sementara lantai 3 bisa digunakan wisatawan untuk menikmati panorama sunset.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Penghibur No. 289, Losari, Ujung Pandang, Makassar

Lapangan Karebosi

Lapangan ini merupakan pusat Kota Makassar dan menjadi salah satu ikon Kota Makassar selain Pantai Losari, dan Benteng Fort Rotterdam. Luas dari Lapangan Karebosi mencapai 12 hektar, yang didalamnya terdapat memiliki beragam fasilitas lengkap. Terdapat taman, lapangan sepakbola, area olahraga bahkan juga dilengkapi dengan pusat perbelanjaan. Uniknya, Mall Karebosi Link ini terletak dibawah tanah yaitu tepat berada dibawah lapangan sepakbola. Tempat ini menjadi salah satu destinasi wisata favorit yang ada di Kota Makassar.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Jenderal Sudirman, Ujung Pandang, Makassar

Kompleks Makam Raja-Raja Tallo

Tempat ini merupakan destinasi wisata sejarah sekaligus wisata ziarah yang cukup menarik di Makassar. Pada Kompleks Makam Raja-Raja Tallo, wisatawan akan menemukan puluhan makam yang tak lain adalah makam dari raja Kerajaan Tallo. Kompleks makam ini dibangun pada sekitar abad ke 17 dan digunakan sebagai tempat peristirahatan terakhir bagi raja-raja Tallo hingga abad ke 19. Kondisi makam pun masih tertata dengan baik, dan sangat terawat. Bentuk makam-makam pun cukup khas, yang sebagian besar dibuat dari tumpukkan batu.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Sukarela

Alamat: Jalan Sultan Abdullah Raya, Tallo, Makassar

Museum Kota Makassar

Sebelum menjadi museum, gedung yang dibangun pada zaman Belanda ini sempat digunakan sebagai kantor pemerintahan kolonial di Makassar. Gedung ini dibangun pada sekitar tahun 1916, dengan gaya arsitektur khas Eropa. Nuansa klasik pun akan mulai terasa saat wisatawan memasuki museum. Pada Museum Kota Makassar, terdapat lebih dari 500 koleksi yang berkaitan tentang sejarah perjalanan Makassar. Berbagai koleksi yang bisa dilihat di museum ini adalah lukisan Sultan Hasanuddin, meriam kuno, uang kuno, dokumen, naskah dll. Tempat wisata di Makassar ini juga bisa menjadi spot hunting foto ala-ala vintage.

Jam Operasional: Selasa – Minggu Jam 08.00 – 15.30 WITA

Tiket: Rp. 5.000 per orang

Alamat: Jalan Balaikota No. 11, Baru, Ujung Pandang, Makassar

Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat

Monumen ini dibangun untuk mengenang jasa para pahlawan yang telah berhasil merebut kembali Irian Barat dari tangan Belanda. Menara dengan ketinggian mencapai 75 meter ini, dibangun pada tahun 1994 dan memiliki 4 lantai didalamnya. Di monumen ini, pengunjung dapat melihat berbagai relief, serta diorama-diorama perjuangan masyarakat Sulawesi Selatan di masa lalu. Selain itu, terdapat pula foto-foto, tanda jabatan, dan seragam yang digunakan dalam peristiwa Pembebasa Irian Barat. Pengunjung pun bisa menuju ke gardu pandang Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, yang berada dilantai paling atas untuk menikmati pemandangan Kota Makassar.

Jam Operasional: Senin – Jum’at Jam 11.00 – 18.00 WITA

Tiket: Rp. 10.000 per orang

Alamat: Jalan Jendral Sudirman, Ujung Pandang, Makassar

Monumen Korban 40.000 Jiwa

Pada tahun 1946 hingga 1947 di Sulawesi Selatan khususnya Makassar, mencatat sebuah sejarah kelam yang dikenal dengan Pembantaian Westerling. Untuk mengenang peristiwa tersebut dibangunlah Monumen Korban 40.000 Jiwa ini. Saat memasuki kawasan monumen, wisatawan akan disambut dengan sebuah patung pejuang yang kaki kiri dan tangan kanannya telah buntung. Terdapat pula relief disebelah patung, yang menggambarkan betapa kejinya pembunuhan massal tersebut. Meskipun terdengar cukup ngeri, nyatanya tempat wisata di Makassar ini jauh dari kata menyeramkan.

Jam Operasional: Setiap Hari

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Korban 40.000 Jiwa, Tallo, Makassar

Pelabuhan Paotere

Jika Jakarta memiliki Pelabuhan Sunda Kelapa, Makassar pun memiliki sebuah pelabuhan bernilai historis tinggi yang bernama Pelabuhan Paotere. Salah satu pelabuhan tertua di Indonesia ini telah ada sejak abad ke 14, dan menjadi pelabuhan penting pada masa keemasan Kerajaan Gowa-Tallo. Hingga saat ini, pelabuhan masih beroperasi dan menjadi tempat bersandar bagi kapal-kapal tradisional seperti Phinisi. Tempat ini pun menjadi salah satu spot hunting foto terbaik di Makassar, dan juga surganya kuliner seafood.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Rp. 2.000 Wisatawan Lokal, Rp. 10.000 Wisatawan Asing

Alamat: Pelabuhan Paotere, Gusung, Ujung Tanah, Makassar

Taman Macan

Berada di pusat Kota Makassar, tak susah untuk menemukan taman yang didalamnya terdapat sebuah patung macan ini. Taman ini merupakan salah satu ruang terbuka hijau yang sekaligus menjadi paru-paru Kota Makassar. Didalamnya, tumbuh berbagai macam pohon sehingga menciptakan suasana rindang dan teduh. Taman Macan juga menjadi tempat favorit untuk berolahraga, didalamnya tersedia jogging track dengan panjang sekitar 350 meter. Tempat wisata di Makassar ini pun selalu ramai dikunjungi wisatawan, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Sultan Hasanuddin, Bulogading, Ujung Pandang, Makassar

Taman Maccini Sombala

Tempat wisata di Makassar ini bisa menjadi pilihan untuk berekreasi bersama keluarga ataupun sekedar jalan-jalan sore. Taman Maccini Sombala memiliki luas mencapai 4 hektar, yang didalamnya dilengkapi berbagai fasilitas seperti jogging track, gazebo, jalur sepeda, jalur pedestrian, air mancur hingga danau buatan. Tak hanya itu, taman ini pun ditumbuhi pepohonan rindang serta aneka tanaman hias yang semakin menambah keindahan taman. Selain menikmati udara segar, wisatawan juga bisa menemukan spot-spot menarik untuk background berselfie.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 06.00 – 20.00 WITA

Tiket: Gratis

Alamat: Maccini Sombala, Tamalate, Makassar

Pantai Tanjung Bayang

Lokasi pantai ini bersebelahan dengan Pantai Losari, sehingga karakteristik pantai pun hampir sama. Pantai Tanjung Bayang menawarkan panorama yang cukup eksotis, dengan pantai berpasir hitam. Tempat ini bisa menjadi alternatif wisata murah meriah saat berkunjung ke Makassar. Selain menikmati hamparan laut dan deburan ombak, wisatawan bisa bermain wahana air seperti banana boat, perahu, dll. Disekitar pantai juga banyak pondok-pondok yang bisa disewa dengan harga terjangkau. Salah satu daya tarik utama dari pantai ini adalah pemandangan sunset yang sangat indah disore hari.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Rp. 5.000 per motor, Rp. 10.000 per mobil

Alamat: Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Makassar

Pantai Barombong

Berbeda dengan pantai lainnya di Makassar, pantai ini tak banyak dikunjungi wisatawan. Kondisi pantai masih terbilang sepi, padahal pemandangan yang disajikan tak kalah indahnya dengan Pantai Losari. Dengan debur ombak yang cukup besar, Pantai Barombong sangat cocok untuk olahraga air seperti ski. Tempat wisata di Makassar ini juga sangat cocok dikunjungi bagi para pemancing. Saat sore hari, pengunjung akan disuguhi dengan panorama matahari tenggelam yang sungguh menawan.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Barombong, Tamalate, Makassar

Kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung

Tempat wisata di Makassar ini tengah hits dikalangan anak muda karena menawarkan spot-spot foto yang instagenic. Selain hamparan hijau hutan mangrove disepanjang bibir pantai, terdapat pula jembatan kayu pelangi yang nampak cantik. Jembatan ini memang sengaja dicat dengan warna-warna mencolok untuk menarik minat wisatawan. Tak hanya itu, Kawasan Ekowisata Mangrove Lantebung juga menawarkan panorama sunset yang indah saat sore tiba.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 08.00 – 18.00 WITA

Tiket: Rp. 2.000 per orang

Alamat: Jalan Lantebung, Bira, Tamalanrea, Makassar

Wisata Desa Lakkang

Makassar memiliki sebuah desa unik yang lokasinya berada diantara Sungai Tallo dan Sungai Pampang. Wisata Desa Lakkang yang telah diresmikan sebagai objek wisata sejak tahun 2011 ini, menjadi kawasan konservasi alam, budaya, dan penelitian. Menurut penelitian, Desa Lakkang terbentuk dari proses sedimentasi sehingga tercipta sebuah daratan yang disebut delta. Selain menawarkan suasana pedesaan yang masih asri, pada tempat wisata di Makkasar ini wisatawan juga dapat menemukan 7 bungker peninggalan Jepang. Dahulu, desa ini menjadi tempat persembunyian tentara Jepang dalam menyusun rencana penyerangan Kota Makassar.

Jam Operasional: Setiap Hari

Tiket: Gratis

Alamat: Desa Lakkang, Kecamatan Tallo, Kota Makassar

Masjid Muhammad Cheng Hoo

Di Indonesia terdapat beberapa Masjid Cheng Hoo yang tersebar diberbagai kota seperti Surabaya, dan Palembang. Makassar pun memiliki masjid tersebut, yang dikenal dengan nama Masjid Muhammad Cheng Hoo. Masjid cantik nan megah yang berada di tepi danau ini memiliki arsitektur unik dengan nuansa Tiongkok yang sangat kental terasa. Bagian luar masjid didominasi warna merah dan kuning sedangkan pada kubahnya berbentuk menyerupai pagoda. Masjid ini bisa menjadi pilihan untuk wisata religi di Makassar.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Danau Tanjung Bunga, Maccini Sombala, Tamalate, Makassar

Makam Pangeran Diponegoro

Pangeran Diponegoro adalah seorang pahlawan yang dikenal sebagai pemimpin Perang Diponegoro. Dalam sejarahnya, Perang Diponegoro menimbulkan kerugian besar bagi Belanda. Setelah Belanda berhasil menjebak beliau secara licik, Pangeran Diponegoro sempat diasingkan dan dipenjara di Benteng Fort Rotterdam hingga akhir hayatnya. Makam Pangeran Diponegoro kini bisa dijumpai pada Jalan Diponegoro, Makassar. Saat berkunjung ke makam, bisa dilihat makam-makam bergaya Jawa yang sangat khas.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 08.00 – 17.00 WITA

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Pangeran Diponegoro, Melayu, Makassar

Vihara Girinaga

Vihara ini dibangun pada tahun 1960, dan menjadi vihara terbesar sekaligus tertua di Makassar. Tempat ibadah umat Buddha ini nampak begitu indah dan megah dengan warna keemasan yang menyelimuti bagian luar. Terdapat 9 lantai didalam Vihara Girinaga, yang setiap lantainya memiliki ornamen berbeda. Wisatawan umum pun diperbolehkan untuk berkunjung ke vihara ini, asalkan minta izin terlebih dahulu. Pengunjung akan menjumpai beberapa patung budha, dengan berbagai bentuk dan ukuran. Didalam vihara ini juga terdapat stupa berwarna emas, dengan ukuran yang cukup besar.

Jam Operasional: Setiap Hari

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Gunung Salahutu II No. 11, Lariang Bangi, Kecamatan Makassar, Makassar

Taman Pakui Sayang

Merupakan salah satu taman di Makassar, yang bisa dituju untuk melepas penat atau sekedar jalan-jalan sore. Taman Pakui Sayang memang tak begitu luas, tetapi didalam taman ini terdapat beberapa fasilitas seperti jogging track, lapangan tenis, area bermain anak, gym gratis dan juga panggung. Tak heran, banyak masyarakat Makassar yang menjadikan tempat ini untuk berolahraga. Pada akhir pekan, sering pula diselenggarakan acara seperti live music ataupun pameran. Di taman ini pengunjung juga bisa berwisata kuliner, dengan mencicipi aneka makanan khas Makassar.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Masale, Panakkukang, Makassar

Kampung Popsa

Tempat wisata di Makassar ini merupakan salah satu destinasi terbaik untuk nongkrong sambil berwisata kuliner. Lokasi dari Kampung Popsa berada tepat diseberang Benteng Fort Rotterdam. Menawarkan konsep cafe yang dipadukan dengan foodcourt, wisatawan bisa mencicipi aneka kuliner mulai dari kuliner khas Makassar hingga kuliner mancanegara. Sambil menikmati kuliner, pengunjung akan disuguhi hamparan lautan serta deretan kapal yang tengah bersandar didermaga. Tempat ini sangat cocok untuk dikunjungi bersama teman ataupun keluarga.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 10.00 – 00.00 WITA

Tiket: Gratis (Belum Termasuk Pesan Makanan)

Alamat: Jalan Ujung Pandang No. 4, Bulo Gading, Ujung Pandang, Makassar

Bugis Waterpark

Dengan mengusung nuansa Bugis, waterpark ini menawarkan sebuah pengalaman wisata bahari yang dikonsep secara modern. Uniknya, Bugis Waterpark menamai seluruh wahana permainan air dengan bahasa Bugis. Tempat wisata di Makassar ini bisa menjadi pilihan untuk rekreasi bersama teman maupun keluarga. Terdapat beberapa wahana andalan seperti Lopi Wae, Kolam Ana’-Ana’, Mattulili, Mapettang dan masih banyak lagi. Tak hanya itu, terdapat pula sebuah wahana unik berupa seluncur air yang dibentuk menyerupai kapal.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 09.00 – 18.00 WITA

Tiket: Rp. 150.000 Weekday, Rp. 200.000 Weekend

Alamat: Jalan Raya Baruga, Sektor Mahameru No. 1, Makassar

Gowa Discovery Park

Selain Bugis Waterpark, Makassar masih memiliki wahana wisata air yang tak kalah menariknya untuk dikunjungi. Tempat tersebut dikenal dengan Gowa Discovery Park, yang letaknya tak jauh dari Benteng Somba Opu. Terdapat beberapa kolam yang bisa dipilih wisatawan, seperti kolam arus, kolam untuk balita, dengan dilengkapi seluncur air dan air tumpah. Tak hanya menawarkan aneka wahana permainan air yang seru, di tempat ini wisatawan juga bisa menemukan sebuah kebun binatang mini. Koleksi didalam kebun binatang ini meliputi buaya, anoa, monyet dan beberapa jenis burung langka.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 08.00 – 17.00 WITA

Tiket: Rp. 70.000 Weekday, Rp. 100.000 Weekend

Alamat: Jalan Tumanurung, Benteng Somba Opu, Barombong, Makassar

Benteng Somba Opu

Merupakan tempat wisata di Makassar yang cukup bersejarah, dan menjadi salah satu peninggalan Kerajaan Gowa. Pada masa Kerajaan Gowa, benteng ini menjadi pusat perdagangan rempah-rempah yang sering dikunjungi negara-negara dari Asia dan Eropa. Benteng Somba Opu sempat jatuh ke tangan VOC, dan dihancurkan hingga terendam air laut. Pada sekitar tahun 1980 an, benteng ini dapat ditemukan kembali dan berhasil direkonstruksi. Pada area benteng, terdapat sebuah museum mini yang menyimpan berbagai koleksi peninggalan Kerajaan Gowa.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 08.00 – 19.00 WITA

Tiket: Rp. 3.000 per orang

Alamat: Jalan Daeng Tata, Barombong, Kabupaten Gowa

Taman Nasional Bantimurung

Tempat ini merupakan destinasi yang sangat cocok untuk dikunjungi wisatawan pecinta alam. Taman yang pertama kali ditemukan oleh Alfred Russel Wallace ini dijuluki Kingdom of Butterfly karena didalamnya terdapat sekitar 250 jenis kupu-kupu. Tak hanya itu saja, Taman Nasional Bantimurung juga menawarkan keindahan alam yang begitu memukau berupa goa-goa alami, kawasan karst, air terjun, serta lembah kapur. Ditempat ini wisatawan juga bisa bermain flying fox, serta berbagai wahana yang telah disediakan.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 08.00 – 16.00 WITA

Tiket: Rp. 25.000 per orang

Alamat: Kabupaten Maros, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan

Museum Balla Lompoa

Museum ini menjadi salah satu bukti sejarah tentang Kerajaan Gowa yang sempat mencapai puncak kejayaan dimasa lalu. Dahulu, museum ini merupakan istana bagi raja Kerajaan Gowa. Bangunan dari Museum Balla Lompoa ini berbentuk seperti rumah Suku Bugis yang khas, berupa rumah panggung dengan tangga didepan pintu utama. Didalam museum, pengunjung bisa melihat berbagai peninggalan dari Kerajaan Gowa seperti tombak, meriam, singgasana raja, payung dll.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 08.00 – 16.00 WITA

Tiket: Rp. 2.000 per orang

Alamat: Jalan K.H. Wahid Hasyim No. 39, Sungguminasa, Gowa

Danau Unhas

Tempat wisata di Makassar ini berada didalam kawasan Universitas Hasanuddin, tetapi bisa dikunjungi oleh wisatawan umum. Danau Unhas merupakan danau buatan yang disekitarnya ditumbuhi banyak pepohonan rindang. Wisatawan bisa menikmati udara segar, dan suasana teduh saat memasuki kawasan danau. Terdapat pula jogging track, yang bisa dimanfaatkan untuk olahraga pada sore hari maupun pagi hari. Danau ini merupakan pilihan yang tepat, untuk berlari sejenak dari hiruk pikuk Kota Makassar.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Kawasan Universitas Hasanuddin, Tamalanrea Indah, Tamalanrea, Makassar

Jalan Somba Opu

Usai puas berwisata di Kota Makassar, rasanya tak lengkap jika pulang tanpa membawa buah tangan. Jalan Somba Opu inilah surganya untuk berlanja berbagai macam oleh-oleh khas Makassar. Lokasi tempat ini sangat strategis, dekat dengan Benteng Fort Rotterdam maupun Pantai Losari. Disepanjang jalan, wisatawan bisa menemukan toko-toko yang menjual oleh-oleh mulai dari kain tenun khas Bugis, sarung khas Makassar, gantungan kunci, hingga miniatur kapal Phinisi. Tak ketinggalan, aneka makanan ringan khas Makassar pun bisa dicari dengan mudah.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Somba OPU, Ujung Pandang, Makassar

Air Terjun Bantimurung

Masih berada di Taman Nasional Bantimurung, air terjun ini menjadi salah satu tempat wisata yang sangat populer di Sulawesi Selatan. Berjarak sekitar 45 kilometer dari Kota Makassar, wisatawan harus berkendara selama kurang lebih 30 menit untuk menuju ke Air Terjun Bantimurung. Saat akhir pekan, atau hari libur air terjun ini selalu dipadati wisatawan dari berbagai kota. Air terjunnya tak begitu tinggi, tetapi cukup lebar dengan debit air yang tak begitu deras. Wisatawan bisa mandi sepuas hati, atau menikmati keindahan alam sekitar yang masih lestari.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 08.00 – 16.00 WITA

Tiket: Rp. 25.000 per orang

Alamat: Kawasan Taman Nasional Bantimurung, Kalabbirang, Bantimurung, Kabupaten Maros

Air Terjun Takapala

Air terjun ini tak kalah indahnya dengan Air Terjun Bantimurung. Berjarak sekitar 70 kilometer dari pusat Kota Makassar, Air Terjun Takapala dapat menjadi alternatif destinasi wisata dikala penat melanda. Dengan ketinggian mencapai 109 meter, air terjun ini memiliki debit air yang sangat deras. Saat berada disekitar air terjun, wisatawan bisa merasakan percikan-percikan air yang terhempas menghantam bebatuan. Dibawah air terjun, tercipta sebuah kolam alami yang bisa digunakan untuk mandi ataupun bermain air.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Rp. 3.000 per orang

Alamat: Bonto Lerung, Tinggimoncong, Kabupaten Gowa

Kebun Teh Malino

Tempat wisata ini sangat pas digunakan untuk refreshing, atau rekreasi bersama keluarga. Kebun teh yang berada di kawasan Malino Highland ini memiliki luas mencapai 900 hektar. Tak hanya disuguhi hamparan hijaunya kebun teh, di tempat ini wisatawan juga bisa melakukan banyak aktivitas seperti outbond, bermain paralayang, berkuda, bersepeda dll. Udara sejuk dan bebas polusi akan senantiasa mengiringi wisatawan selama berada di Kebun Teh Malino. Selain itu, pada kebun ini terdapat sebuah cafe yang tak hanya menawarkan kuliner lezat, tetapi juga pemandangan kebun teh.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 08.00 – 18.00 WITA

Tiket: Dewasa Rp. 50.000, Anak-anak Rp. 25.000

Alamat: Pattapang, Tinggimoncong, Kabupaten Gowa

Gereja Katedral Makassar

Gereja yang dibangun pada tahu 1898 ini merupakan gereja tertua di Makassar bahkan Sulawes Selatan. Tempat ibadah umat Katholik ini, juga sering disebut dengan nama Gereja Hati Kudus Yesus. Bangunan dari Gereja Katedral Makassar tetap dipertahankan sejak pertama kali berdiri. Wisatawan pun bisa menikmati keindahan bangunan yang bergaya arsitektur Eropa ini. Lokasi dari gereja ini berada tak jauh dari Lapangan Karebosi, sehingga cukup mudah untuk menemukannya.

Jam Operasional: Setiap Hari

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Kajaolalido No. 14, Ujung Pandang, Makassar

Stadion Andi Mattalatta Mattoangin

Tempat ini sangat cocok dikunjungi wisatawan yang hobi bola khususnya sepak bola Indonesia. Stadion yang menjadi kandang klub PSM Makassar ini dibangun pada tahun 1957, dan mampu menampung hingga 15.000 penonton. Rencananya, pemerintah Kota Makassar akan merenovasi Stadion Andi Mattalatta Mattoangin dan menambah kapasitas tempat duduk penonton. Pada sisi luar stadion, biasanya dimanfaatkan oleh masyarakat Makassar untuk berolahraga pada pagi hari maupun sore hari.

Jam Operasional: Tergantung Event

Tiket: Tergantung Event

Alamat: Jalan Mappanyukki No. 17, Mariso, Makassar

Bendungan Kampili

Bagi wisatawan yang merasa bosan dengan tempat wisata mainsteram di Makassar, maka bendungan ini bisa menjadi pilihan untuk berlibur. Bendungan Kampili menawarkan sebuah fenomena alam berupa bebatuan yang sangat eksotis dan cantik. Jika dilihat sekilas, tempat ini mirip dengan Green Canyon dengan airnya yang berwarna kehijauan. Dari atas bebatuan, wisatawan bisa menikmati gemericik air sembari merasakan semilir angin. Tempat ini pun menyajikan banyak spot yang instagenic, sehingga cocok untuk hunting foto.

Jam Operasional: Setiap Hari Jam 06.00 – 18.00 WIB

Tiket: Rp. 5.000 per orang

Alamat: Kampili, Pallangga, Kabupaten Gowa

Danau Tanralili

Berada di kaki Gunung Bawakaraeng, tempat wisata ini sangat cocok untuk dituju para pecinta alam. Untuk menikmati keindahan Danau Tanralili, wisatawan harus tracking selama 2 jam dengan melewati medan yang cukup menantang. Panorama alam yang ditawarkan pun sungguh luar biasa, bahkan banyak wisatawan menjuluki danau ini sebagai Ranu Kumbolonya Sulawesi Selatan. Wisatawan pun bisa berenang saat tiba didanau, namun harus tetap waspada karena tekanan air danau bisa menyebabkan gendang telinga rusak.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Gunung Bawakaraeng, Parigi, Kabupaten Gowa

Bukit Samata

Bagi para pecinta fotografi dan hobi selfie didepan kamera, tempat wisata di Makassar ini tak boleh dilewatkan. Belakangan, bukit yang lokasinya dekat dengan Universitan Islam Negeri Alauddin Makassar ini semakin hits dikalangan anak muda. Wisatawan akan dimanjakan dengan berbagai spot menarik dengan background pemandangan alam. Dari Bukit Samata wisatawan juga bisa menikmati panorama sunset dan sunrise.

Jam Operasional: Setiap Hari 24 Jam

Tiket: Gratis

Alamat: Jalan Sultan Alauddin No.63, Romangpolong, Somba Opu, Kabupaten Gowa

Pantai Galesong

Pantai ini menawarkan sebuah konsep wisata pantai modern dengan berbagai fasilitas yang sangat lengkap. Tak hanya menikmati keindahan pantai saja, wisatawan bisa berenang di kolam renang yang berada tepat dibibir pantai. Selain kolam renang, masih banyak fasilitas yang bisa digunakan wisatawan seperti gazebo, skuter, motor cross, APV, dan berbagai wahana permainan air seperti banana boat, jet sky, dll. Jika ingin menginap, tempat ini juga menyediakan hotel yang bisa dipilih sesuai budget. Lokasi Pantai Galesong hanya berjarak sekitar 15 kilometer dari Pantai Losari, dan bisa ditempuh dengan perjalanan selama 30 menit.

Jam Operasional: Setiap Hari

Tiket: Rp. 30.000 Weekday, Rp. 40.000 Weekend (Belum Termasuk Sewa Permainan dan Hotel)

Alamat: Galesong, Kabupaten Talakar, Sulawesi Selatan

Demikianlah daftar tempat wisata di Makassar yang paling menarik dan wajib dikunjungi. Dengan berbagai keindahan alam serta objek-objek wisata sejarah yang ditawarkan, Kota Makassar seolah menjadi magnet tersendiri bagi para wisatawan. Bagaimana? Sudahkah kamu menentukan pilihan tempat wisata mana saja yang akan kamu singgahi? Tak cukup menjelajahi Kota Makassar hanya dalam waktu dua atau tiga hari saja. Jadi sebaiknya persiapkan kondisi fisik, dan yang tak kalah pentingnya adalah budget untuk wisata.

 

Loading...

Artikel Terkait