Museum Perjuangan Bogor, Mengenang Sisa-sisa Sejarah Para Pejuang Melawan Penjajah
“Jasmerah” atau singkatan dari “Jangan Sekali-kali Melupakan Sejarah” menjadi sebuah kutipan yang cukup fenomenal bagi Bnagsa Indonesia. Untuk itu tidak ada salahnya berlibur dengan anggota keluarga ke salah satu museum yang ada di daerah Bogor yaitu Museum Perjuangan.

Museum Perjuangan ini dibangun pada tahun 1879. Saat pertama kali didirikan bangunan ini digunakan untuk gudang penyimpanan hasil bumi sebelum diekspor ke negara-negara Eropa. Pemilik bangunan ini merupakan seorang pengusaha berkebangsaan Belanda bernana Wilhelm Gustaf Wissner. Lima puluh enam tahun kemudian PARINDRA atau Partai Indonesia Raya menggunakan bangunan ini sebagai kantor dan nama gedung ini pun berubah menjadi Gedung Persaudaraan.

PARINDRA sendiri merupakan sebuah partai politik yang memiliki tujuan untuk membangun Indonesia Mulia dan Sempurna dengan cara bekerja sama dengan pemerintah Hindia Belanda. PERINDRA menggunakan gedung ini menjadi tempat untuk melakukan aktivitas organisasi seperti kegiatan kepanduan dan kepemudaan di dalam lingkungannya.

Gedung ini sempat berpindah tangan saat masa Belanda Kalah oleh Jepang dan beralih fungsi menjadi tempat penyimpanan barang-barang tahanan sebelum menjadikannya sebagai tempat menyambut Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945.

Barulah setelah Indonesia merdeka gedung ini bertempat di jalan Merdeka yang pada masa itu bernama Cikeumeuh weg dan berulang kali beralih fungsi. Berbagai jenis organisasi telah mempergunakan gedung ini untuk pelaksanaan kegiatan mereka. Mulai dari organisasi KNI Kersidenan Bogor, GABSI cabang Bogor dan bahkan menjadi Kantor Pemerintah Sementara Kabupaten Bogor juga pernah mempergunakan gedung ini.

Sampai akhirnya pada tahun 1925-1957 gedung ini menjadi milik seseorang yang bernama Umar Bin Usman Alwahab hingga kemudian beliau menghibahkan gedung ini untuk digunakan sebagai Museum Perjuangan Bogor. Kemudian pada tahun 1957, berdirilah museum yang hingga kini dikenal dengan Museum Perjuangan Bogor. Museum ini diresmikanpada tanggal 10 November oleh Pemangku Militer Daerah Res. Inf 8 Suryakencana Mayor Ishak Djuarsa yang saat kini namanya menjadi nama salah satu jalan di daerah Bogor. Tujuan dibangunnya museum ini adalah agar generasi mendatang bisa mengetahui serta mengenang jasa dan pengorbanan para pejuang-pejuang bangsa untuk merebut dan mempertahankan Kemerdekaan Indonesia.

Tentang Museum Perjuangan Bogor

Museum ini menyimpan koleksi berbagai benda bersejarah dan cerita perjuangan pahlawan dalam mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Koleksi museum ini terdiri dari berbagai jenis senapan yang pada masanya digunakan oleh para pejuang Indonesia. Selain itu juga terdapat berbagai senapan hasil rampasan dari Jepang dan Inggris, terdapat pula mata uang pada masa VOC dan juga dilokasi ini dilengkapi dengan berbagai diorama-diorama yang menggambarkan pertempuran sengit di tanah air ini terutama di daerah Bogor dan sekitarnya.

Tak hanya itu saja, di museum ini juga terdapat berbagai koleksi pakaian para pejuang yang sebagian diantaranya masih tersisa noda darah asli serta terdapat daftar nama-nama para pejuang yang gugur dalam medan perang tersebut.

Ada banyak benda penunjang pejuang-pejuang kita dalam mempertahankan kemerdekaan pun ikut diperlihatkan. Terdapat mesin ketik tua serta alat stensil yang pernah digunakan untuk membuat surat ataupun mencetak edaran bagi para pejuang pada masa itu.

Dengan memasuki museum ini para pengunjung seolah benar-benar berada pada masa-masa tersebut. Di museum ini juga menyajikan film bersejarah tentang perjuangan para pahlawan. Ada hal yang cukup menarik dan sedikit berbeda saat akan melakukan tur di museum ini, para pengunjung harus melakukan ritual terlebih dahulu sebelum melakukan tur. Hal yang harus dilakukan adalah dengan menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya dengan khitmat. Selanjutnya melakukan pembacaan doa pembuka yaitu Al-Fatihah da yang terakhir dengan membaca Surat Yasin yang akan dipimpin Mahruf. Berbagai ritual ini dilakukan untuk menghormati jasa para pejuang yang telah wafat dalam pertempuran di medan perang dan sebagai pembangkit rasa nasionalisme untuk para pengunjung yang datang ke loksai wisata ini.

Baca Juga : Museum Mobil Sentul, Tempat Bersejarah Yang Wajib Dikunjungi Penggila Mobil Antik

Lokasi Museum Perjuangan Bogor

Museum ini terletak di Jl. Merdeka No 56, Kelurahan Cibogor Kecamatan Bogor Tengah, Bogor Jawa Barat. Akses ke lokasi ini terbilang cukup mudah.

  • Dari Stasiun Kereta Bogor, Anda dapat menuju ke lokasi ini hanya dengan berjalan kaki karena lokasi museum ini terbilang dekat dengan stasuin kereta api dengan jarak yang akan anda tempuh sekitar 100 meter.
  • Dari terminal Baranagsiang, Anda bisa menaiki angkot merah dengan no 03. Kemudian turun dipersimpangan Jembatan merah dan dari situ anda dapat melanjutkan perjalanan dengan jalan kaki menuju lokasi museum.
  • Bila anda menggunakan kendaraan pribadi, anda dapat mencari akses jalan yang lebih mudah misal melalui jalan Merdeka atau juga bisa melauli Jalan Kapten Muslihat. Untuk tempat parkir, di museum ini terbilang cukup sempit untuk lokasi parkir.

Harga Tiket Masuk

Harga tiket yang ditawarkan di lokasi wisata bersejarah ini tebilang cukup murah, pengunjung hanya akan mengeluarkan biaya sebesar Rp 5000 per orang. Biaya yang termasuk sangat murah ini pungunjung sudah bisa mendapatkan banyak pengetahuan mengenai sejarah Bangsa Indonesia ini.

Tempat Wisata Lainnya