Museum Zoologi Frater, Berwisata Sambil Mempelajari Biota Laut
Malang adalah salah satu kota yang bersih dan sejuk di Jawa Timur, tanpa diragukan lagi, sudah terkenal sejak dulu. Sisa-sisa sejarah yang tersebar di sekitar Malang menampilkan bahwa tempat ini memainkan peran penting di masa depan dan membentang dari 112 ° 17 '10,90 ° sampai 112 ° 57' 0,00 ° BT Bujur dan memanjang dari 7 ° 44 '55,11 ° sampai 8 ° 26 '35,45 ° Lintang Selatan.

Berwisata menjadi salah satu kegiatan yang menyenangkan untuk dilakukan terutama jika anda bisa mengajam serta teman atau keluarga karena semakin ramai semakin mengasyikan. Biasanya kita melakukan liburan ke tempat-tempat wisata yang sudah pasti menawarkan hiburan dan kegiatan yang menyenangkan termasum wisata belanja yang digemari para wanita. Untuk anda yang sudah berkeluarga dan mempunyai anak, sebaiknya memikirkan baik-baik tempat wisata apa dan yang bagaimana untuk dikunjungi, karena kita tidak mau hanya kita yang merasa senang saja, namun kita juga ingin anak-anak merasa asyik. Tidak ada salahnya sekali-sekali anda memilih obyek wisata yang mengandung edukasi yang bisa menambah pengetahuan seperti museum atau tempat-tempat bersejarah lainnya. Nah, di kabupaten Malang, ada sebuah tempat wisata yang memang dikhususkan untuk anak-anak yang tidak hanya seru namun juga mendidik.

Museum Zoologi Frater adalah salah satu destinasi wisata yang bisa anda temukan di jalan Raya Karangwidoro 7, Kecamatan Dau, Kabupaten Malang. Museum Zoologi di Indonesia memang tidak banyak, selain yang ada di Bogor, Jawa Timur juga punya, yaitu yang ada di Malang. Museum Zoologi ini memiliki koleksi biota laut terlengkap di Indonesia walaupun memang museum jenis ini tidak seberapa populer di kalangan masyarakat Malang sendiri. Museum ini berada dalam satu kompleks dengan Provinsialat Frater BHK (Bunda Hati Kudus), Novisiat Frater BHK, Kantor Pusat Yayasan Pendidikan Mardi Wiyata, dan makam Frater BHK.

Koleksi spesimen konkologi (ilmu hewan kerang-kerangan darat dan laut) di museum ini ada sekitar ratusan, ada juga koleksi spesimen herpetologi (ilmu tentang biologi ular). Dan ratusan koleksi-koleksi di sana sudah terklasifikasi secara lengkap. Menurut sang Direktur Museum, Frater Maria Clemens BHK, ratusan koleksi itu adalah peninggalan almarhum Frater Vianney. Dia adalah biarawan kelahiran Belanda yang berkarya di Indonesia sejak tahun 1960-an. Tak kurang dari 80 famili hewan mollusca yang ada di Indonesia berhasil dikoleksinya.

Untuk lebih meningkatkan mutu museum, Museum Zoologi Frater Vianney sudah bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jawa Timur. Mereka menampung titipan satwa untuk dirawat.

Di Museum Zoologi Vianney anda juga bisa menemukan sekitar 500 jenis hewan langka yang diawetkan. Koleksinya selain siput dan kerang ada juga unggas, reptil, amfibi, singa, kepala rusa, dan mamalia, serangga dan berbagai hewan. Bahkan mereka juga punya jenis kerang langka dari Laut Flores, yakni Nautilus pumpilius dan ular berbisa Vipera russeli yang hanya bisa ditemukan di Pulau Flores. Dari kelas reptilia berupa ular awetan basah meliputi ular weling, ular cincin mas, ular hijau serta iguana. Awetan kering singa (Panthera leo) didapatkan dari sumbangan Keraton Ngayogyakarta.

 

Fasilitas di Museum Zoologi Frater

Fasilitas yang bisa anda temui di sini memang tidak banyak, dan hanya fasilitas-fasilitas standard saja.

- Kantor informasi

Jika ada hal yang sekiranya anda tidak mengerti, masih belum jelas atau ingin tahu lebih dalam, anda bisa datang ke pusat informasi untuk bertanya. Petugas di sana akan dengan senang hati membantu.

- Warung makan

Masalah makanan, anda bisa menemukan beberapa warung yang menjual makanan dan minuman di area luar museum.

- Toilet umum

Salah satu fasilitas penting yang sepertinya harus ada di setiap obyek wisata ini juga telah disediakan pihak pengelola. Jadi untuk anda yang ingin buang air kecil tinggal mencari toilet yang ada di sekitar area museum.

- Gazebo

Selesai melihat-lihat koleksi benda yang ada di Museum Zoologi Frater atau menunggu giliran masuk, anda bisa memanfaatkan gazebo di sana untuk bersantai, duduk-duduk sembari menikmati sejuknya semilir angin dan pemandangan yang ada di sekeliling anda.

- Tempat penginapan

Bagi anda yang mencari tempat untuk bermalam, di dekat Museum Zoologi Frater ada berapa penginapan yang bisa dipilih.

- Tempat parkir

Tempat parkir yang disediakan pengelola juga lumayan memadai, bisa menampung banyak kendaraan.

 

Hunting Foto di Museum Zoologi Frater

Bagi anda yang gemar dengan hobi fotografi anda bisa memuaskan hasrat berfoto anda di tempat ini. Banyak spot-spot menarik yang bisa anda manfaatkan walaupun lokasinya tidak terlalu luas seperti pemandangan hewan-hewan langkan yang diawetkan yang ada di obyek wisata ini. Anda bisa berfoto dengan latar belakang ratusan koleksi ular, siput, amfibi, singa, dan lain - lain yang ada di sana bersama keluarga atau teman-teman anda. Jangan lupa unggah foto yang anda dapatkan ke media sosial yang anda punya supaya bisa lebih memperkenalkan tempat ini ke orang banyak.

 Baca juga : Pantai Ngantep, Berwisata Sambil Belajar Surfing

Akses Jalan Menuju ke Museum Zoologi Frater

Bagi anda yang ingin menuju ke tempat obyek wisata ini, anda bisa menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil atau motor dan langsung saja arahkan kendaraan anda  kesulitan untuk menemukan lokasinya, anda bisa menyalakan aplikasi gps anda untuk menuntun anda menuju ke Museum Zoologi Frater. Untuk lebih mudahnya lagi anda juga bisa naik transportasi umum yang banyak melewati jalan Raya Karangwidoro 7 Karangbesuki.

 

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Zoologi Frater

Obyek wisata ini dibuka dari jam 08.00 sampai dengan 18.00 dari hari Senin-Sabtu. Untuk para wisatawan yang mau berkunjung, perlu membayar tiket masuk sebesar:

SD Rp 10.000,-

SMP Rp 12.500,-

SMA Rp 15.000,-

PT Rp 20.000,-

 

Tips Berlibur ke Museum Zoologi Frater

  • Pastikan anda dalam kondisi yang prima
  • Bawalah kamera
  • Persiapkan kendaraan yang akan anda gunakan
  • Jangan mengotori lingkungan

 

Loading...

Artikel Terkait