Pemandian Cibulan, Berenang Bersama Ikan Dewa di Kuningan
Berwisata atau berlibur ke pantai, laut dan gunung tentu sudah biasa. Salah satu aktivitas yang dapat kita lakukan saat liburan adalah berenang di kolam renang. Jika tidak terlalu menantang, cobalah ke Pemandian Cibulan, Kuningan, Jawa Barat​

Berwisata atau berlibur ke pantai, laut dan gunung tentu sudah biasa. Salah satu aktivitas yang dapat kita lakukan saat liburan adalah berenang di kolam renang. Jika tidak terlalu menantang, cobalah ke Pemandian Cibulan, Kuningan, Jawa Barat. Objek wisata berupa pemandian ini menyediakan ikan-ikan yang dikeramatkan seperti ikan dewa untuk menjadi teman kita saat berenang. Tentunya akan semakin seru dan asyik.

Kolam pemandian ini juga menjadi sumber pendapatan bagi masyarakat Desa Manis Kidul tempat pemandian air panas ini berada. Banyak diantara mereka menjadi pedagang asongan dan membuka warung-warung di sekitar kolam pemandian. Mereka kebanyakan menjual makanan dan minuman ringan serta makanan ikan berupa kacang dan roti. Sehingga para pengunjung tidak perlu khawatir jika perut lapar atau ingin membeli makanan untuk ikan dewa.


Fasilitas di Cibulan

Meski semua kolam dihuni oleh puluhan ikan dewa, tetapi pemandian Cibulan ini dibuka sebagai kolam pemandian umum. Tempat wisata pemandian umum ini sudah dilengkapi beberapa fasilitas khas pemandian. Seperti tempat ganti pakaian, toilet dan kamar mandi sebagai tempat bilas seusai berenang. Tak ketinggalan terdapat juga area parkir kendaraan yang terjaga keamanannya. Serta terdapat musola bagi yang ingin menunaikan ibadah solat.

Keindahan Cibulan

Pemandian ini menyediakan 2 kolam utama berbentuk persegi panjang. Kolam pertama memiliki kedalaman sekitar 2 meter sedangkan kolam kedua hanya berkedalaman sekitar 60 cm hingga 120 cm.

Untuk menjaga kebersihan, kolam ini dikuras sekali dalam dua minggu atau bisa juga lebih. Tergantung dari kebersihan air. Air kolam ini diambil langsung dari mata air sehingga airnya sangat segar dan dingin serta bebas kaporit. Kedua kolam inilah yang diisi dengan puluhan ikan dewa yang dianggap keramat oleh masyarakat.

Ikan dewa dianggap sakral karena sebuah mitos yang dipercaya oleh masyarakat sekitar. Mitos tersebut bermula dari Prabu Siliwangi dari kerajaan Padjajaran yang murka terhadap para pengikutnya. Karena kemarahan Prabu Siliwangi terus memuncak, ia pun mengutuk semua pengukutnya menjadi ikan.

Hingga saat ini masyarakat masih percaya ketika air kolam pemandian dikuras, ikan-ikan dewa jelmaan pengikut Prabu Siliwangi akan menghilang sejenak. Barulah setelah kolam sudah terisi kembali, ikan-ikan jelmaan tersebut akan muncul dengan sendirinya.

Konon ikan-ikan dewa ini dari dahulu kala hingga sekarang jumlahnya tidak berkurang maupun bertambah. Boleh percaya boleh tidak, mitosnya bagi orang yang sengaja mengambil dan mengganggu ikan dewa ini akan tertimpa kesialan.

Ikan dewa yang mempunyai panjang mulai dari 60 sentimeter hingga 1 meter ini berwarna abu-abu kehitaman. Selain itu, ikan ini juga dikenal ramah pada pengunjung, jadi tak perlu takut jika berenang bersama mereka. Jika kita membawa makanan berupa roti atau kacang, ikan ini akan mendekat dan dengan senang hati memakannya.

Di sudut barat tempat pemandian ini terdapat tujuh sumber mata air yang juga disakralkan bernama Tujuh Sumur. Sumber mata air ini berbentuk kolam-kolam kecil yang mempunyai nama unik masing-masing. Diantaranya Sumur Cirancana, Sumur Cisadane, Sumur Kemulyaan, Sumur Pengabulan, Sumur Kemudahan, Sumur Kejayaan dan Sumur Keselamatan. Mitosnya bagi seseorang yang melihat seekor kepiting emas di Sumur Cirancana, maka segala keinginannya akan terkabul.

Hunting Foto di Cibulan

Momen berenang bersama ikan dewa sangat sayang jika tidak diabadikan. Kita bisa memegang bahkan mencium ikan dewa yang terkenal dengan keramahannya itu. Selain itu Tujuh Sumur yang berada di dekat kolam juga menarik sebagai latar belakang saat menghabiskan liburan bersama keluarga. Tentunya akan menjadi kenangan yang tak terlupakan dengan jepretan kamera.


Harga Tiket Masuk dan Jam Buka di Cibulan

Harga tiket masuk ke pemandian ini sangat terjangkau yaitu sebesar Rp 15.000 untuk dewasa dan Rp 12.000 untuk anak-anak. Pemandian Cibulan buka setiap hari dari jam 8 pagi hingga 5 sore.

Akses Lokas Menuju Cibulan

Pemandian kolam Cibulan berlokasi di Desa Manis Kidul, Kecamatan Jalaksana, Kabupaten Kuningan. Dari pusat kota Kuningan menuju Cibulan jaraknya sekitar 7 kilometer. Sedangkan jika dari pusat kota Bandung ke Cibulan jaraknya 165 kilometer.

Untuk menuju pemandian kolam ini bisa menggunakan kendaraan pribadi maupun kendaraan umum. Jika menggunakan kendaraan umum bisa ditempuh dengan dua jalur yaitu Kuningan dan Cirebon. Hal ini karena pemandian kolam ini memang berada di jalan Kuningan dan Cirebon.

Jalur pertama adalah berangkat dari Terminal Kuningan menggunakan angkutan kota jurusan Terminal Cirendang – Cimulus. Lalu berhenti di jalan menuju lokasi Cibulan. Jalur kedua lebih mudah yaitu melalui Cirebon dengan angkutan umum langsung menuju Cibulan.

Bagi yang menggunakan kendaraan pribadi seperti mobil dan motor dapat mengikuti rute angkutan umum. Kondisi jalan menuju pemandian kolam ini sudah sangat baik karena memang lokasinya di daerah perkotaan sehingga tidak akan menyulitkan.


Tips Berwisata di Cibulan

  • Jagalah barang bawaan pribadi masing-masing.
  • Jangan lupa membawa kamera untuk mengabadikan momen berkesan saat berenang bersama ikan dewa.
  • Bawalah perlengkapan kesehatan seperti sabun, tissue basah, shampoo dan antiseptik.
  • Jagalah kebersihan dengan selalu membuang sampah pada tempat yang telah disediakan oleh pihak pengelola.
  • Selalu patuhi aturan yang  sudah ditetapkan di tempat wisata.

Pemandian Cibulan ini memiliki pesona keindahan yang sangat menarik untuk dikunjungi. Berenang di kolam besar ditemani dengan puluhan ikan dewa tentu akan menjadi sensasi pengalaman berenang yang berkesan. Sangat disayangkan jika sedang berada di kota Kuningan tidak menyempatkan waktu untuk bermain dengan ikan dewa yang panjang dan ramah itu.

Tempat Wisata Lainnya