Pemandian Lubuk Papan, Tujuan Utama Wisatawan Untuk Melepas Lelah
Bagi sebagian besar wanita, memanjakan tubuh adalah salah satu hal terpenting dan wajib menjadi agenda rutin. Kota – kota besar umumnya menyediakan sarana untuk kebutuhan tersebut, sebut saja spa dan sauna atau pijat relaksasi. Akan tetapi, Anda akan menemukan pengalaman memanjakan diri yang berbeda di Kepulauan Riau, tepatnya di Pemandian Lubuk Papan.

Pemandian Lubuk Papan menjadi salah satu objek wisata yang sangat terkenal karena suasananya yang sejuk dengan suguhan pemandangan yang indah. Hal ini tak lepas dari pengaruh letak pemandian tersebut yang berada dekat dengat pegunungan, bahkan kontur tanahnya saja termasuk dalam kontur tanah pegunungan.

Oleh karena itulah sumber air yang ada juga langsung berasal dari puncak Gunung Daik yang berada tidak jauh dari lokasi replika Istana Damnah yang tidak kalah ramai dikunjungi wisatawan. Selain itu, pemandian ini juga dekat dengan beberapa pulau dan pantai yang sama – sama terkenal sebagai objek wisata Riau.

Memang apa saja sih kelebihan pemandian ini dibandingkan pemandian lainnya? Jawabannya ada pada pembahasan lebih lanjut berikut ini yang dibagi menjadi beberapa sub judul sesuai dengan point – point utama kelebihan pemandian tersebut.

kesejukan pemandian ini menjadi salah satu keunggulan yang menarik minat pengunjung untuk mencoba datang dan menikmati sarana ini. Kesejukannya pun didapatkan secara alami karena air yang digunakan di pemandian ini berasal dari sumber mata air pegunungan langsung yang terjamin kebersihannya.

Tidak hanya itu, pengunjung yang datang pun akan disuguhi pemandangan indah di objek wisata tersebut. Benar – benar tempat rekreasi yang tepat dan patut dijadikan sebagai pilihan utama Anda untuk melepas penat dan sedikit menikmati hidup.

Sejarah Pemandian Lubuk Papan

Berdasarkan cerita yang beredar di area tersebut, pemandian ini dahulunya merupakan pemandian mewah yang biasa dipakai para raja. Lokasi pemandian yang berada di Daik Lingga menjadi salah satu alasannya karena daerah tersebut pernah menjadi pusat kerajaan Melayu sejak tahun 1761.

Kemudian, pemimpin yang berkuasa saat itu, tak lain dan tak bukan adalah Sultan Mahmud Riayat Syah III resmi menjadikan area Daik Lingga menjadi salah satu pusat Kerajaan Melayu dan sekaligus membangun istana megah yang dekat dengan Pemandian Lubuk Papan.

Pemilihan lokasi istana dan pemandian ini juga tidak sembarangan karena Sultan Mahmud Riayat Syah III mengetahui sumber air mudah didapat di daerah tersebut yang dekat dengan pegunungan. Bahkan, beberapa sumber menyatakan putri – putri raja seringkali menghabiskan waktu untuk memanjakan diri di pemandian ini.

Baca Juga : anjakan Tubuh Di pemandian air panas dabo singkep, Setelah Seharian Berwisata Di Pulau Batam

Saat ini, pemandian tetap dalam kondisi baik dan terus dijaga secara turun – temurun oleh penduduk setempat yang pada akhirnya diketahui keindahannya oleh wisatawan yang kemudian berkunjung. Lama – kelamaan, pemandian ini menjadi semakin terkenal dan resmi menjadi salah satu objek wisata di Kepulauan Riau.

Fasilitas di Pemandian Lubuk Papan

Lokasi pemandian yang dekat dengan beberapa objek wisata lainnya menjadi hal menarik lain yang dapat Anda temukan. Terdapat beberapa gazebo yang berada dekat dengan area pemandian dan sering digunakan para pengunjung untuk beristirahat sembari menikmati keindahan yang ditawarkan di tempat tersebut.

Hunting Foto di Wisata ini

Banyak sekali pemandangan indah yang dapat dijadikan foto – foto menarik untuk Anda koleksi sebagai kenang – kenangan. Akan tetapi, tidak untuk di dalam lokasi pemandian karena area tersebut merupakan area privasi. Pemandian untuk pria dan wanita dipisah, tidak ada pemandian campuran. Anda tetap dapat berfoto atau mengambil gambar – gambar pemandangan indah lainnya di luar area privasi pemandian.

Tips Berwisata ke Pemandian Lubuk Papan

Jadilah pengunjung yang baik dan menyenangkan saat berkunjung ke objek wisata ini. Kebanyakan yang datang memang benar – benar hanya bertujuan untuk mandi sembari menikmati pesona keindahan alam di tempat tersebut. Pihak pengelola juga tidak memperkenankan untuk membawa benda atau senjata tajam dan aneka minuman memabukkan ke dalam area pemandian.

Akses Menuju Pemandian Lubuk Papan

Menuju Pemandian Lubuk Papan dari pusat kota Daik hanya membutuhkan transportasi darat seperti mobil, motor, bahkan sepeda yang tidak memakan waktu tempuh lama. Kurang lebih hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit untuk bisa sampai dan menikmati pemandian tersebut.

Menikmati Keindahan Pemandian Lubuk Papan

Pemandian yang bersih membuat Anda betah berlama – lama menghabiskan waktu di tempat tersebut. Terlebih, pengunjung diperbolehkan untuk berenang juga di dalamnya. Bagi anak – anak atau yang belum bisa berenang dapat menyewa ban renang yang secara khusus disewakan pihak pemandian.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk

Pemandian ini mulai dapat dikunjungi dari pukul 10.00 WIB sampai dengan 17.30 WIB. Namun, bila pengunjung sedang ramai biasanya pihak pengelola secara sengaja menambahkan waktu jam buka.

Harga tiket masuknya pun sangat murah, orang dewasa hanya dikenakan biaya sebesar Rp 3.000,00 saja dan anak kecil Rp 1.000,00 dengan tambahan biaya parkir.

Itulah seputar informasi menarik mengenai Pemandian Lubuk Papan yang pernah menjadi pemandian para raja. Semoga bermanfaat untuk menambah wawasan Anda mengenai tempatliburan menarik dan menyenangkan.

Tempat Wisata Lainnya