Penangkaran Buaya Asam Kumbang, Berwisata Sambil Belajar Tentang Buaya
Sumatera Utara memiliki banyak sekali obyek wisata yang indah dan menarik. Di sana dapat menikmati keindahan alam yang tidak kalah dari negara-negara lain. Salah satu obyek wisata yang harus anda kunjungi di sana adalah, Penangkaran Buaya Asam Kumbang.

Padatnya kegiatan atau kerjaan yang anda lakukan sehari-hari sering memberikan perasaan stres dan tekanan yang berat dalam hidup anda, maka dari itu liburan terbilang penting agar anda bisa melemaskan otot di badan anda dan menikmati keindahan alam yang diciptakan Yang Maha Kuasa sekaligus melarikan diri dari penatnya keadaan kota yang penuh dengan kemacetan dan polusi udara yang bisa merusak kesehatan. Medan adalah salah satu kota di Sumatera Utara bisa menjadi tujuan pariwisata yang pas terutama jika anda mencari obyek wisata alam, karena di sana anda bisa menemukan banyak sekali wisata alam yang mengagumkan dan menarik termasuk yang akan kita bahas kali ini yaitu Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang.

Obyek wisata Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang sendiri memiliki lokasi yang tepatnya berada di Jalan Bunga Raya II, Asam Kumbang, Medan Selayang, Kota Medan, Sumatera Utara. Apabila anda suka dengan wisata di alam terbuka dan juga hewan reptil, maka tempat ini bisa menjadi tujuan yang mengasyikan saat berlibur bersama keluarga terutama anak-anak, karena paling suka saat bisa mempelajari hewan tertentu. Taman reptil ini juga tidak hanya paling besar se-Sumatera namun juga se-Indonesia.

Karena merupakan taman reptil terbesar di Indonesia, maka jumlah buaya di sana juga bukan puluhan atau ratusan, namun ribuan dari ukuran yang paling kecil hingga yang paling besar. Taman reptil yang dibuka sejak tahun 1959 ini memiliki ribuan buaya yang siap bereproduksi juga. Untuk makanannya, jangan ditanya lagi, sekitar 1 ton daging bahkan bisa lebih setiap harinya.

Taman Penangkaran Buaya Asam Kumbang ini juga termasuk salah satu dari obyek pariwisata yang sangat ikonik dari kota Medan, itulah mengapa banyak wisatawan dalam negeri ataupun asing menyempatkan datang kesana saat musim liburan atau akhir pekan untuk melihat para buaya-buaya. Di sana untuk tempat hidup hewan reptil tersebut telah dibangun 78 bak yang masing-masing dihuni 10 - 15 ekor buaya. Dan sebagian lagi dibuatkan danau buatan agar buaya dapat leluasa bergerak kesana kemari, namun jangan khawatir karena di sekeliling danau tersebut telah dibangun pagar setinggi 3 meter jadi aman.

Buaya-buaya di sana juga beberapa ada yang sudah terlatih jadi anda dapat menonton atraksi yang ditawarkan obyek wisata ini. Anda juga bisa melihat saat pawang-pawang di sana memberi makan buaya. Selain buaya yang sudah besar, anda bisa melihat buaya yang masih kecil sehingga tidak berbahaya. Untuk jenis buayanya sendiri kebanyakan adalah buaya muara, dan buaya muara buntung lah yang paling banyak dicari karena bentuknya unik, tidak memiliki ekor.

Fasilitas di Penangkaran Buaya Asam Kumbang

Masalah fasilitas di obyek wisata ini juga terbilang sudah cukup lengkap, jadi wisatawan tidak perlu risau. Beberapa fasilitas yang dapat anda manfaatkan adalah :

- Lahan parkir

Di obyek wisata ini telah disediakan lahan parkir yang lumayan luas untuk menampung kendaraan dari para pengunjung. Tempat parkirnya juga ada petugas yang menjaga, jadi aman.

- Mushola

Apabila di tengah waktu petualangan anda di tempat ini ternyata telah masuk jam untuk sholat, anda yang muslim bisa langsung ke mushola untuk menunaikan ibadah.

- Kantin

Biasanya setelah menghabiskan waktu bekeliling melihat-lihat buaya, anda merasa haus atau bahkan lapar. Nah di obyek wisata ini anda dapat menemukan kantin yang menjajakan snack, makanan dan minuman.

- Penginapan

Untuk anda yang ingin bermalam, di dekat obyek wisata ini anda dapat menemukan beberapa penginapan atau hotel dengan tarif yang cukup bervariasi.

- Toko souvenir

Rasanya ada yang kurang jika kita meninggalkan museum dan galeri ini tanpa buah tangan. Untungnya di sana ada toko souvenir yang bisa anda beli untuk saudara di rumah.

- Toilet umum

Fasilitas yang satu ini juga tidak kalah penting. Untungnya anda bisa menemukannya di sana.

Hunting Foto di Penangkaran Buaya Asam Kumbang

Jaman sekarang rasanya jika berpergian ke suatu tempat tanpa foto-foto itu rasanya kurang, apalagi saat anda mengunjungi obyek wisata alam dengan pemandangan yang menarik. Sehingga jangan sampai anda lupa membawa kamera, atau dengan handphone juga bisa, namun pastikan baterainya cukup. Selanjutnya anda bisa leluasa berburu foto-foto yang keren di obyek wisata Penangkaran Buaya Asam Kumbang. Di area seluas 2 hektar ini anda bisa mendapatkan spot foto yang menarik seperti saat anda melihat bak-bak di mana para buaya tinggal, atau danau buatan yang penuh dengan buaya. Atraksi seru saat para pawang-pawang memberi makan kepada hewan reptil ini juga patut anda abadikan agar bisa dikenang saat kembali ke rumah. Kegiatan memandikan buaya atau saat melihat anak-anak buaya yang baru menetas tidak kalah menarik untuk dipotret. Di sana juga ada kebun binatang mini yang berisi ular, monyet, kura-kura dan penyu.

Cara Akses ke Penangkaran Buaya Asam Kumbang

• Via udara : Sesampainya di Bandara Kuala Namu, anda langsung saja melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dengan rute : Jl. Tol Medan-Kuala Namu-Tebing Tinggi - Jl. Tol Belmera - Patumbak - Jl. Sisingamangaraja - Jl. Lintas Sumatera - Jl. Setia Budi Ps. I - Jl. Bunga Raya II - Penangkaran Buaya Asam Kumbang

• Via laut : Sesampainya di Pelabuhan Belawan, anda langsung saja melanjutkan perjalanan menggunakan kendaraan bermotor dengan rute : Jl. R. Pelabuhan - Jl. Tol Belmera - Tj. Mulia - Jl. Cemara - Jl. Amal Medan - Jl. Tahi Bonar Simatupang - Jl. Bunga Raya II - Penangkaran Buaya Asam Kumbang

• Via darat : Dari pusat kota, anda tinggal ikuti saja rute berikut ini : Jl. Guru Patimpus - Jl. Gatot Subroto - Jl. Lintas Sumatera - Jl. Amal Medan - Jl. Tahi Bonar Simatupang - Jl. Bunga Raya II - Penangkaran Buaya Asam Kumbang

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Penangkaran Buaya Asam Kumbang

Jam buka obyek wisata ini adalah setiap hari, dari jam 08.00 sampai 17.00 sore. Untuk tiket masuknya hanya Rp. 6.000/orang.

Tempat Wisata Lainnya