Pulau Serasan, Surga Terpencil di Perairan Natuna
Pulau Serasan memiliki banyak pantai yang siap dikunjungi oleh wisatawan yang menjadikanya daya tarik sendiri. Dengan biru dan jernihnya air laut memudahkan wisatawan untuk melihat langsung terumbu karang dan biota laut yang hidup didalamnya.

Pulau Serasan termasuk dalam KEPRI atau lebih dikenal dengan Kepulauan Riau yang memiliki banyak tempat untuk dikunjungi oleh wisatawan. Pulau ini memiliki banyak pantai yang bisa dipilih dan dikunjungi oleh wisatawan.

Bagi wisatawan yang sangat suka untuk mengunjungi pantai, maka pulau bisa menjadi destinasi pertama yang dituju oleh wisatawan. Pulau ini setidaknya memiliki lebih dari lima pantai yang siap untuk dikunjungi oleh wisatawan.

Pesona Pulau Serasan

Pulau ini memiliki banyak pantai, seperti Pantai Resan, Pantai Tarum, Pantai Jodoh, Pantai Sempadi, dan Pantai Sisi. Pantai Sisi lebih terkenal dibandingkan dengan pantai lainya. Pantai ini memiliki air laut yang jernih dengan pasir putih. Bagi nelayan pantai ini digunakan sebagai tempat persinggahan.

Selain itu wisata lautnya juga tak kalah menarik untuk dinikmati oleh wisatawan. Bagi pecinta bawah air maka wistawan bisa melakukan snorkeling disekitar pantai. Selain itu wisatawan juga dapat melihat penyu yang ada di pulau.

Selain pantai yang menjadi daya tarik wistawan, kerajian khas dari Pulau Sersan juga tak kalah mengambil perhatian wisatawan yang berkunjung. Kerajinan tikar merupakan kerajinan khas dari pulau yang sudah dilakukan secara turun temurun. Hasil dari kerjinan yang paling terkenal adalah tikar pandan dengan motif rabun 13 bunga cengkeh.

Berwisata Sambil Menggenal Sejarah

Pulau Serasan merupakan pulau paling jauh dari kebanyakan pulau di Kepulauan Riau. Pulau yang dijuluki dengan Pulau Tujuh ini terletak dekat dengan Kalimantan Barat yang langsung berbatasan dengan Malaysia Timur (Serawak).

Dari Ibu Kota Tanjung Pinang pulau ini sangat jauh dari Kepulauan Riau yang lain. Meskipun termasuk kedalam pulau terjauh tetapi pulau ini termasuk pulau terbesar setelah Pulau Bunguran

Fasilitas di Pulau Serasan

Pulau Serasan memiliki penduduk yang tinggal didalam pulau dengan mayoritas penduduknya adalah nelayan yang bergantung pada hasil tangkapan laut. Meskipun seperti itu, pulau ini memiliki perkebunan yang dirawat seperti cengkeh yang menjadi tanaman utama di pulau.

Bagi wisatawan yang datang mengunjungi pulau maka wisatawan tidak perlu merasa khawatir akan fasilitas yang ada. Banyak dari penduduk yang akan membantu wisatawan saat berkunjung.

Hunting Foto di Wisata ini

Saat mengunjungi pulau maka wisatawan tidak akan lupa untuk mengabadikan segala kegiatan yang akan dilakukan selama berlibur. Jika wisatawan senang dengan pantai-pantai yang ada di pulau ini maka wisatawan dapat menjadikanya spot untuk berfoto.

Begitu pula dengan pecinta bawah air yang dapat mengabadikan kegiatan snorkelingnya menikmati terumbu karang dan biota laut. Ditambah dengan kegiatan membuat tikar khas Pulau Serasan bisa menjadi kenangan yang patut untuk diabadikan.

Akses Menuju Pulau Serasan

Untuk menuju pulau seperti biasa setiap wisatawan harus menggunakan kapal karena jalur yang akan dilewati adalah laut. Wisatawan dapat menggunakan pesawat, tetapi tetap saja akan berakhir dengan menggunakan kapal untuk sampai di Pulau Serasan.

Dari Ibu Kota Nanuta dapat ditempuh dengan menggunakan kapal pelni KM. Bukit Raya. Sedangkan dari Pelabuhan Penagi dapat menggunakan kapal perintis dengan waktu pelayaran 10 hingga 12 jam.

Dari Ibu Kota Tanjung Pinang dapat ditempuh menggunakan kapal, hanya saja waktu pelayaran akan semakin lama yakni 3 hari. Untuk wisatawan dari luar yang akan berkunjung tidak perlu bingung dari mana jalur akan ditempuh.

Untuk wisatawan dari luar akan sangat cepat jika melewati Kalimantan Barat (Sambas), Sematan (Malaysia Timur). Jika dari Pontianak dapat ditempuh menggunakan kapal. Dari Batam menuju Natuna menggunakan pesawat dan menuju Ranai bisa menggunakan kapal kembali.

Baca Juga : Pulau Senoa, Menikmati Snorkling Dengan Tatanan Terumbu Karang Yang Masih Terjaga

Tips Berwisata ke Pulau Serasan

Meskipun Pulau Serasan tak berpenghuni bukan berarti wisatawan bisa bertindak sesukanya. Wisatawan juga harus menjaga sikap mengingat wisatawan tidak berada ditempat asal. Selain itu wisatawan juga harus menjaga keadaan lingkungan sekitar dengan tidak merusaknya.

Karena jarak yang ditempuh juga jauh, wisatawan juga harus memilih dengan tepat bulan dimana akan berkunjung sehingga tidak menjadi penghalang untuk wisatawan berkunjung. Ombak yang tinggi akan menyusahkan pelayaran untuk menuju pulau.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk

Meskipun sudah menjadi pulau dengan destinasi wisata, bukan bearti Pulau Serasan juga memiliki jam buka layaknya tempat wisata yang lain. Tidak ada waktu tertentu kapan tempat wisata dibuka dan ditutup.

Begitu pula dengan tiket masuk. Tidak ada biaya yang akan dikenakan bagi wisatawan yang akan mengunjungi pulau. Karena itu tidak ada tiket masuk pulau yang dijual kepada wisatawan saat berkunjung.

Berwisata sudah menjadi hal yang lumrah untuk wisatawan, terutama dengan tujuan pulau yang memiliki pantai. Dengan keindahan dan kealamianya akan menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung layaknya di Pulau Serasan.

Tempat Wisata Lainnya