Pura Batu Bolong : Fasilitas, Rute, Jam Buka, Harga Tiket dan Daya Tarik
Pura Batu Bolong merupakan destinasi wisata uang digunakan untuk penyembahan umatnya kepada Sang Hyang Segara. Destinasi wisata Lombok ini terletak di Jalan Raya Senggigi, Batu Layar, Denpasar, Kab. Lombok Barat, NTB.

NTB merupakan salah satu provinsi yang ada di Indonesia dengan begitu banyak destinasi wisatanya yang indah. Khususnya Lombok yang banyak memiliki tempat wisata yang menarik. Salah satunya adalah Pura Batu Bolong, Pura yang telah berdiri sejak dulu dan digunakan untuk penyembahan umatnya kepada Sang Hyang Segara. Di Lombok memang terdapat banyak pura yang telah dibangun ratusan tahun lalu ketika Kerajaan-Kerajaan zaman dulu masih berdiri kokoh.

Pura-Pura tersebut biasanya digunakan untuk objek penyembahan atau penghormatan kepada Dewi-Dewa menurut kepercayaan warga setempat. Karena itulah Lombok selalu terkenal dengan sejarahnya yang penuh mistik dan misteri. Tidak hanya itu, di samping uniknya kegunaan pura ini bagi wisatawan, di sana Anda juga bisa menikmati pemandangan yang indah karena lokasinya sendiri berada di tepi pantai. Jadi ketika Anda berkunjung di sini, Anda tidak hanya mendapatkan pengetahuan sejarah baru di Lombok, tetapi juga bisa memanjakan mata.

Daya Tarik Pura Batu Bolong :

1. Pemandangan yang Menakjubkan

Karena keindahan tempat ini, banyak wisatawan pergi hanya untuk menikmati pemandangan di sana dan sekedar berfoto dibanding mengetahui sejarah tentang pura tersebut. Hal paling ikonik di sana adalah sunsetnya, banyak wisatawan yang rela menanti hingga matahari terbenam untuk mendapatkan sunset yang sangat indah dipandang dari sisi manapun di pura tersebut. Matahari biasanya terbenam di tengah lautan, namun jika ingin mengambil gambar dengan suasana sunset, menjadikan Gunung Agung yang ada sekitar sana juga bisa menjadi pilihan yang bagus.

2. Lokasi Memancing yang Bagus

Ketika berkunjung ke pura ini, mungkin Anda tidak jarang akan menemukan para pemancing yang sering mencari ikan di sana. Bisa dibilang pemancing ini adalah warga setempat dengan cara memancing yang tradisional. Hal ini sering terjadi seakan-akan sudah menjadi budaya di sekitar pura tersebut. Bisa dibilang pemancing tersebut adalah nelayan kecil yang mencari ikan untuk disantap.

3. Batu Berlubang

Batu Bolong bukan sekedar nama tanpa makna. Nama tersebut berasal dari Bahasa Jawa. Batu berarti Batu sedangkan Bolong berarti berlubang di tengah. Batu berlubang ini merupakan penopang bagi Pura untuk tetap berdiri. Batu tersebut juga menjadi rute akses para warga untuk masuk ke Hutan Senggigi dan mencari kayu. Ketika air surut atau air tidak dalam keadaan tinggi, wisatawan yang datang mungkin bisa melewati lubang tersebut dan airnya akan bermuara ke Pantai Duduk. 

4. Batu Dengan Corak Khas

Di bawahnya terdapat batu yang berlubang, kemudian di atasnya terdapat susunan batu tertata apik dengan corak khas Lombok. Di atas batu tersebut terdapat beberapa pohon Kaktus yang tumbuh dan terdapat juga pohon khas yang biasa tumbuh di bukit karang. Tak jarang Anda akan melihat sarang burung atau burung berkeliaran sekitar pepohonan tersebut dikarenakan banyak burung yang hinggap di sana. Corak yang terdapat di sana cukup menarik dan berkesan sangat kuno. Menatapnya sambil ditemani suara deburan ombak mungkin bisa menjadi pengalaman yang tidak akan terlupakan. Suara kicau burung dan lantunan ombak bisa menjadi melodi yang merdu.

5. Sejarah yang Begitu Dalam dan Bermakna

The history of Pura Batu Bolong merupakan kisah sejarah tentang masuknya penganut Hindu ke Lombok dan Bali. Sekitar tahun 1533, Pura tersebut sudah mulai dibangun sebagai bentuk penyebaran Agama Hindu di Tanah Bali kemudian merambat ke Lombok. Tempat ini juga dipercaya memiliki atmosfer spiritual karena letaknya langsung menghadap ke Selat Lombok serta Gunung Agung yang ada di Bali. Seseorang harus menggunakan pakaian berkain kuning untuk menghormati dan sopan terhadap Pura tersebut.

Fasilitas Pura Batu Bolong :

Fasilitas yang disediakan terbilang cukup baik dan sudah bisa memenuhi kebutuhan umum para pengunjung. Fasilitas yang ditawarkan seperti tempat parkir, penginapan, warung makan, toilet, kafe, penjual suvenir, bahkan tersedia juga ATM di kawasan sekitar. Selain itu, di sana juga terdapat fasilitas lain selain pura itu sendiri. Fasilitas tersebut adalah sebuah mata air suci yang konon katanya mampu memberikan banyak khasiat kepada orang yang menggunakannya, baik itu kesehatan atau keberuntungan.

Jam Buka dan Harga Tiket Masuk Pura Batu Bolong :

Anda bisa mengunjungi Pura Batu Bolong 24 jam, tentu disarankan untuk pergi pada siang hari saja. Sedangkan untuk tiket masuk ke sini memerlukan biaya, yakni Rp 20 rb per orang. Ada beberapa pantangan bagi para wisatawan untuk tidak masuk, yaitu untuk wanita yang sedang mengalami menstruasi. Tempat ini juga menjadi tempat suci bagi para penganut Hindu, maka dari itu diharapkan untuk tenang ketika berkunjung.

Lokasi dan Rute Pura Batu Bolong :

Lokasinya tepat berada di Jalan Raya Senggigi, Batu Layar, Denpasar, Kab. Lombok Barat, NTB. Lokasinya berdekatan dengan Pantai Senggigi. Dari sana, cukup berjalan sekitar 5 sampai 10 menit, Anda sudah sampai di Pura Batu Bolong. Dari Kota Mataram memerlukan waktu sekitar 20 menit menggunakan motor, bus, atau mobil pribadi dengan jarak 18 kilometer. Anda juga bisa menggunakan perjalanan darat dari Pelabuhan Bangsal. Untuk Anda yang mengikuti Google Map, arahkan saja ke Batu Layar dan tanyakan lokasi Pura Batu Bolong pada warga sekitar. Anda juga bisa menargetkan langsung ke Pantai Senggigi kemudian berjalan kaki sebentar dan tiba di Pura Batu Bolong.

Selain sejarah kental yang ditawarkan oleh Pura Batu Bolong, di sana juga memberikan pemandangan laut yang menakjubkan. Lokasinya dekat dengan beberapa tempat wisata di Lombok Barat, khususnya Pantai Senggigi.

Kumpulan Koleksi Foto dan Gambar Pura Batu Bolong :

Pura Batu Bolong
Pura Batu Bolong Source : instagram.com/erealopeztroitino/
Pura Batu Bolong
Pura Batu Bolong Source : instagram.com/sayyidah.bil/

Tempat Wisata Lainnya