Sungai Maron, Wisata di Jawa Timur dengan Sensasi ala Hutan Amazon
Daerah Kabupaten Pacitan adalah 1.898,87 Km, dimana kondisi fisiknya sebagian besar terdiri dari perbukitan yaitu sekitar 85% berupa gunung-gunung kecil. Di sini juga terdapat banyak obyek wisata alam yang mempunyai pesona mengagumkan seperti Sungai Maron yang satu ini.

Hampir semua orang mengetahui tentang sungai Amazon yang sangat terkenal di Amerika Selatan. Tidak hanya sungainya, hutannya pun dikenal memiliki banyak keanekaragaman flora dan fauna yang menarik untuk dilihat. Namun sayangnya tempat tersebut berada jauh di benua lain dan akan membutuhkan biaya yang lebih untuk kesana. Untungnya anda tidak perlu khawatir, karena di Indonesia lebih tepatnya di salah satu kabupaten di Jawa Timur ada sebuah obyek wisata dengan sensasi seperti anda sedang berada di tengah hutan dan sungai Amazon? Di manakah tempat tersebut?

Sungai Maron, mungkin bagi sebagian orang nama ini masih asing, namun bagis sebagian lagi nama ini sudah sangat familiar bahkan beberapa artis ibu kota telah mencoba datang dan merasakan langsung berlibur di obyek wisata satu ini. Sungai Maron terletak di Desa Darsono, Kecamatan Pringkuku, Kabupaten Pacitan, lebih tepatnya dekat dengan Pantai Klayar.

Pemandangan yang mungkin belum pernah anda temui sebelumnya akan anda lihat di sini, bagaimana rimbunnya pepohonan kelapa dan tumbuhan lain di samping kanan kiri, menghiasi Sungai Maron yang warna airnya jernih kehijauan. Suara cicit burung dan fauna lainnya akan saling bersautan, menciptakan melodi indah untuk didengarkan. Karena jernihnya air sungai ini, warga setempat sering memanfaatkannya juga untuk kebutuhan sehari-hari.

Tempat ini memang menawarkan wisata dengan pemandangan menawan yang akan membuat anda merasa seperti sedang berada di hutan Amazon. Karena belum banyak dikunjungi orang, tempat ini masih asri dan terasa menenangkan karena anda bisa menikmati alam dengan leluasa tanpa keramaian yang biasanya anda temui di tempat wisata lain.

Dan yang perlu anda tahu, di bawah jernihnya air Sungai Amaron ini terdapat banyak ikan. Tenang saja, bukan ikan Piranha pastinya seperti yang ada di sungai Amazon melainkan ikan kakap merah yang rasanya lezat jika dimasak. Jadi jika anda datang kesini juga bisa sekalian membawa alat pancing anda, siapa tahu anda sedang beruntung dan mendapatkan kakap merah untuk anda masak di pinggir sungai dengan api unggun.

Untuk anda yang ingin menikmati suasanya berada di hutan dan sungai ini lebih lama, anda juga bisa membawa peralatan kemah anda dan berkemah di pinggir sungai. Tidak hanya saat siang hari, pemandangan malam hari di tempat ini juga cantik karena minimnya pencahayaan sehingga anda bisa dengan lebih jelas memandangan bintang-bintang yang bertebaran di langit malam. Pemandangan yang tidak bisa anda dapatkan saat anda berada di tengah perkotaan besar tentunya.

Fasilitas di Sungai Maron

Seperti yang disebutkan di atas, tempat wisata ini memang masih jarang tersentuh tangan manusia terutama pemerintah daerah, sehingga jangan kaget jika anda tidak bisa menemukan fasilitas-fasilitas penunjang yang memadai di sini.

Fasilitas utama yang ditawarkan di obyek wisata Sungai Maron adalah menelusuri sungai dengan perahu wisata. Di sini para pengunjung akan diajak menyusuri keindahan Sungai Maron yang memiliki rute wisata sekitar 45 kilometer atau sekitar 45 menit perjalanan.

Perahu wisata yang ada di Sungai Maron adalah milik warga lokal yang sengaja disewakan untuk bisnis pariwisata. Satu perahu wisata biasanya dapat menampung orang sekitar 5-6 orang dengan tarif 100.000 – 150.000 rupiah. Terbilang cukup murah dibandingkan dengan keelokan alam yang akan kita saksikan.

Sayangnya untuk fasilitas tempat-tempat makan dan kamar mandi umum masih tersedia dengan jumlah terbatas. Hal ini dikarenakan wisata alam Sungai Maron baru saja dirilis dan diperkenalkan di dunia wisata indonesia. Semoga saja kedepannya pemerintah kabupaten Pacitan bisa lebih memperhatikan obyek wisata yang sangat potensial ini dan bisa membangun beberapa fasilitas lainnya tanpa harus merusak lingkungan hutan atau sungai.

Hunting Foto di Sungai Maron

Penggemar seni fotografi akan sangat dimanjakan di tempat ini, khusunya jika anda sangat mencintai foto-foto dengan tema alam. Di sepanjang sungai anda bisa melihat rimbunnya pepohonan dan tumbuhan lain yang bisa anda jadikan sebagai spot foto yang menarik. Di sana juga terkadang ada beberapa burung-burung yang terlihat berterbangan kesana kemari semakin menambah semarak panorama di sekitar Sungai Maron. 

Tidak hanya itu, anda juga bisa mengabadikan momen dan view yang akan anda saksikan saat anda menyusuri air sungai yang jernih tersebut. Dijamin jika anda memposting foto-foto itu di berbagai media sosial, maka akan cepat mendapat perhatian karena mungkin banyak yang tidak mengira provinsi Jawa Timur memiliki obyek wisata dengan sensasi rasa hutan Amazon. Semakin banyak orang yang tahu, artinya kita juga telah membantu untuk memasarkan obyek wisata lokal dan juga memberitahu mereka bahwa tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri untuk mendapatkan pengalaman seperti itu.


Baca juga : Vihara Avalokitesvara, Keindahan Wisata Religi Umat Budha di Madura

Akses Jalan Menuju ke Sungai Maron

Kabupaten Pacitan berjarak kurang lebih 100 km dari kota Solo. Jika anda berangkat dari arah Solo maka keberangkatan berawal dari Jl. Raya Pacitan dengan rute sebagai berikut;

Solo -> Kabupaten Pacitan -> Kecamatan Pringkulu -> Desa Darsono -> Sungai Maron

Sayangny kondisi jalan menuju lokasi agak sedikit kurang bagus dan juga keadaan jalan cukup menanjak dan berkelok kelok. Untuk itu setiap wisatawan yang melintasi jalur tersebut selalu dihimbau untuk lebih berhati hati. Menuju ke tempat ini juga sayangnya tidak bisa ditempuh dengan transportasi umum, jadi anda harus membawa atau setidaknya menyewa mobil agar lebih aman dan nyaman.

Jam Buka dan Tiket Masuk ke Sungai Maron

Jam operasional dari obyek wisata Sungai Maron adalah dimulai dari jam 09.00 sampai dengan 17.00 wib. Untuk tiket masuk juga terjangkau sekali, yaitu hanya 2.000 rupiah per orang, dan jika anda ingin menyewa perahu, hanya membayar sekitar 100.000-150.000 ribu rupiah.

Tips Berlibur ke Sungai Maron

  • Lebih baik datang saat cuaca cerah, karena air sungai akan berwarna keruh saat hujan
  • Membawa perbekalan makanan dan minuman
  • Jangan lupa membawa kamera
  • Jangan mengotori lingkungan hutan dan sungai
  • Berhati-hati saat anda di atas perahu


Loading...

Artikel Terkait